BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Penelitian
4.2.1.1 Informasi di Wahana Bermain “Wonderland-Adventure”
Standar kemanan menjadi indikator yang harus ada dalam setiap
wahana bermain. Dalam hal ini standar keamanan mencakup pada informasi
yang terdapat di wahana bermain, konsep standar keamanan dan
keselamatan yang diberikan oleh pengelola, serta kebersihan dan
kenyamanan di Wahana Bermain “Wonderland-Adventure”.
Wahana bermain “Wonderland-Adventure” berada di ADA
Swalayan Siliwangi Semarang lantai tiga, tepatnya di jalan MGR
Sugiyopranoto No.58-60 Semarang. Wahana bermain “Wonderland-
Adventure” beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00-21.00 WIB. Selain
wahana bermain “Wonderland-Adventure” yang merupakan jenis
permainan softplay dengan konsep petualanagan juga terdapat jenis wahana
bermain lain seperti kiddieride, redemtion, dedicated, price game dan
cardgame. Pada wahana bermain “Adventure” sistem pembayaran untuk
bermain menggunakan kartu yang kemudian ditukar dengan tiket.
“orang membeli kartu terlebih dahulu baru nanti bisa ditunjukkan ke operatornya untuk diberikan tiket” (CW.LD)
Satu tiket berlaku untuk satu anak dengan harga Rp 12.500 per
pengunjung harga tersebut terlalu murah untuk sebuah wahana bermain di
pusat perbelanjaan.
“Terlalu murah, tidak sebanding, terlalu murah menurut saya. Makanya dinaikan nggak papa tapi standar keamanannya ditingkatkan gitu.” (CW.PJ)
Ketentuan penggunaan tiket tersebut adalah ketika anak sudah keluar
dari wahana bermain maka akan dikenakan biaya lagi jika anak tersebut
ingin kembali bermain, kecuali jika jangka waktu masih dalam hitungan
menit maka anak diperbolehkan masuk kembali ke wahana bermain tanpa
membeli tiket terlebih dahulu.
“...kalo jangkanya belum terlalu lama artinya masih dalam hitungan menit masih diperbolehkan masuk, tapi kalau sudah keluar dari area berati sudah harus beli lagi.”(CW.LD)
Aturan bermain secara tertulis telah terpampang di dalam wahana
bermain “Adventure” sehingga orang tua atau pendamping dapat
membacanya dengan jelas.
“di Adventure peraturannya menjadi satu, jadi sudah dijelaskan dari apa ya istilahnya dari mungkin mulai dia mau masuk sampai peraturan di dalam itu seperti apa sudah tertera disitu semua.” (CW.LD)
Biasanya jika customer tersebut sudah sering datang ke wahana
bermain operator tidak perlu menyampaikan aturan bermain yang harus
diperhatikan, namun adakalanya aturan tersebut perlu disampaikan kepada
customer yang baru pertama kali datang agar orang tua atau yang
“Tidak pernah sama sekali ketika saya kesana, aturannya itu cuma anak yang boleh masuk adalah yang sudah bayar kemudian dikasih stiker ditangan. Tapi ada aturan tertulis di area bermainnya dan dia tidak menyampaikannya secara lisan, jadi orang suruh baca aja. “(CW.PJ)
Pengelola juga menetapkan kebijakan untuk tidak meninggalkan
anak bermain sendiri dengan alasan orang tua akan pergi belanja meskipun
hanya sebentar.
“...sangat tidak diperbolehkan sekali karena itu sangat membahayakan anak juga, jadi orang tua tetep harus disitu mendampingi anak tapi di luar, di kursi tunggu itu kalau di atas 5 tahun, tapi kalau di bawah 5 tahun wajib didampingi orang tua.” (CW.SV)
Meskipun anak bersedia jika dibiarkan bermain sendiri tanpa
didampingi orang tua, namun dari pihak pengelola tetap tidak mengizinkan
karena jumlah petugas di wahana yang terbatas jika harus mengawasi anak
ketika bermain. Informasi untuk pendampingan anak juga sudah tertulis
jelas di aturan bermain dan sudah disampaikan oleh petugas sebelum anak
mulai bermain sehingga dari pihak pengelola berharap orang tua turut serta
menjaga keamanan dan keselamatan anak saat bermain di ruang publik
sebagaimana permyataan informan pengunjung berikut :
“Saya berbagi tugas dengan suami, dia tetap didampingi terus jadi suami saya yang mendampingi saya yang belanja.”(CW.PJ) Pada wahana bermain “Wonderland-Adventure” tidak ada batas usia
untuk setiap jenis permainnya, kecuali untuk permianan di mandi bola
pengelola memberikan batasan usia karena dikhawatirkan anak bisa jatuh
“kalau di mandi bola disarankan lebih ke anak yang sudah mulai bisa jalan atau yang masih di bawah kelas 3 SD, ya untuk usia- usia segitu.” (CW.LD)
Batas usia yang tertulis di dalam aturan hanya dicantumkan untuk
batas usia pendampingnya sedangkan untuk customer tidak dijelaskan pada
masing-masing jenis permainan yang tersedia karena wahana bermain ini
bersifat petualangan sehingga anak bebas memilih jenis permainan di area
tersebut.
“kalau untuk mandi bola sendiri anak usia dibawah 5 tahun wajib didampingi oleh orang dewasa dan itu usianya minimal 17 tahun, nah di atas 5 tahun orang tua mendampingi di kursi tunggu tidak diperkenankan menitipkan anak tanpa pendampingan seperti itu, dan anak usia dibawah 3 tahun wajib memakai diapers seperti itu.” (CW.SV)
Menurut penjelasan informan pengunjung, jenis permainan yang
tersedia sudah sesuai dengan usia anak, namun orang tua juga tetap harus
memperhatikan tingkat keamanan dari permainan di wahana bermain
tersebut.
“Saya rasa sudah sesuai kalau sudah sesuai, sudah sesuai tetapi yang perlu diperhatikan ehmm tingkat keamanan dari sisi berapa umur permainan itu, karena sudah banyak beberapa yang lapuk.” (CW.PJ)
Selain itu informan pengunjung juga menjelaskan bahwa tingkat
keamanan yang harus diperhatikan terkait batas usia untuk masing-masing
jenis permainan yang tersedia di wahana bermain tersebut.
“Eehhmm tergantung usia saya rasa, disana sendiri ada beberapa area ya, kalau yang usia 4 tahun ke atas itu memang areanya lebih banyak wahana tantangannya gitu jadi ketinggiannya juga lebih tinggi dari wahana lainnya gitu, dan untuk orang tua harus sangat
memperhatikan hal itu, karena kalau dipaksakan untuk anak yang usianya lebih kecil otomatis bahaya. Jadi anak usia dibawah 4 tahun itu ada sendiri areanya...”(CW.PJ)
“....Jadi mainannya lebih tidak beringkat-tingkat, mainannya lebih aman, lebih luas juga space nya, jadi orang harus benar-benar memperhatikan itu.”(CW.PJ)
Dalam aturan bermain di wahana tersebut batas maksimal waktu
untuk satu tiket adalah 3 jam, jika sudah melebihi batas waktu petugas akan
memberikan peringatan kepada customer atau yang mendampingi.
“ya kalau untuk peraturannya itu kan satu tap satu kali gesek ya itu untuk satu anak maksimal 3 jam, itu peraturannya, nanti kalau sudah 3 jam kita memperingatkan mereka kalau waktunya sudah habis, tapi kebanyakan si satu jam bahkan ada yang 30 menit itu udah bosan anak-anak, jadi nggak ada si kita sampai overtime itu nggak ada.” (CW.SV)
Selain peringatan terhadap waktu ketika anak bermain, sejauh ini
belum ada peringatan-peringatan lain yang disampaikan petugas karena
orang tua atau yang mendampingi selalu diupayakan untuk terus mengawasi
anak-anak mereka di wahana bermain jika anak bermain di luar wahana
“Wonderland-Adventure”.
Berdasarkan pernyataan-pernyataan tersebut terkait dengan
informasi di wahana bermain “Wonderland-Adventure” dapat disimpulkan
bahwa sudah tersedia aturan bermain yang terpampang jelas di dalam
wahana berain “Wonderland-Adventure”, untuk batasan usia dan informasi
pendampingan anak ketika bermain juga sudah tercantum dalam aturan
aturan tersebut demi keselamatan dan keamanan anak-anak mereka ketika
bermain.
4.2.1.2Konsep Standar Keamanan dan Keselamatan wahana bermain “Wonderland-Adventure”
Standar kemanan dan keselamatan dalam suatu alat permainan
sangat penting karena menyangkut keselamatan penggunanya. Meskipun
secara tertulis belum ada standar kemanan yang telah ditentukan oleh
perusahaan, namun pengelola wahana bermain “Wonderland-Adventure” di
ADA Swalayan Siliwangi Semarang telah memperhatikan hal tersebut
dengan mengupayakan untuk selalu melakukan pengecekan pada alat
permainan setiap hari agar tidak membahayakan customer.
“kalau secara tertulis sendiri sejauh ini belum ada, tapi secara ehmm apa ya operasional tetap kita jalankan. Kaya misal contoh kasus baud yang kelihatan sedikit atau mungkin potongan kabel itu terus langsung kita upayakan perbaiki bagimana caranya supaya tetep tidak mencelakakan kustomer.” (CW.LD)
Selain untuk alasan kemanan customer, upaya pengelola wahana
bermain dalam melaukan pengecekan alat permainan yang dilakukan juga
untuk kepentingan perusahaan dalam mendapatkan akreditasi yang terbaik.
“ya sangat memenuhi peraturan ya karena kita juga sudah mau sertivikasi jadi pasti sangat aman sekali.” (CW.SV)
Ketersediaan alat permainan yang telah memenuhi aturan keamanan
atau standar operasional tentu harus memiliki jaminan dan evaluasi dari
perusahaan, berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh kedua
informan, jaminan dan evaluasi dari pelaksanaan SOP telah tersedia.
Namun dari pihak manager tidak mengizinkan peneliti untuk mengambil
data tersebut karena merupakan bentuk kerahasiaan perusahaan yang tidak
boleh disebarluaskan, termasuk ketersediaan arsip dalam sistem
keselamatan pengunjung yang tidak bisa peneliti lampirkan dalam penelitian
ini.
Sebagai bentuk tanggung jawab pengelola dalam memberikan
jaminan keamanan dan keselamatan kepada customer ketika terjadi
kecelakaan di area wahana bermain, meskipun pengelola tidak menyediakan
anggaran khusus tetapi fasilitas P3K telah disediakan untuk penanganan
pertama ketika ada anak yang jatuh saat bermain.
“kalau anggaran secara khusus belum ada, tapi setiap kali ada kejadian kita juga selalu mengupayakan ehmm apa ya istilahnya adanya pertolongan ke mereka, walaupun istilahnya bukan murni kesalahan dari kami karena biasanya anak bermain kan karena dia kurang apa ya istilahnya, kurang hati-hati, kurang pengawasan dari orang tua juga itu bisa jadi....” (CW.LD)
“...kalau ketersediaan anggaran itu ya paling hanya P3K itu ya, itu kami menyediakan...” (CW.SV)
Sedangkan untuk tenaga yang bertanggung jawab ketika ada
kecelakaan di area wahana bermain juga belum tersedia secara khusus,
melainkan dari petugas atau pengawas sendiri yang berada di lokasi
kejadian.
“ Tidak ada, jadi siapa yang tahu ya kita yang sigap untuk segera menolong” (CW.LD)
Gambar 1. Petugas sedang berjaga di depan wahana bermain “Adventure”
Informan pengunjung juga menyampaikan bahwa petugas selalu
berjaga di depan pintu masuk wahana bermain “Adventure”.
“Sepenglihatan saya petugas tidak ikut mengawasi dia hanya menjaga di depan pintu masuk dan yang mengawasi justru orang tuanya karena orang tua bisa masuk” (CW.PJ)
Berikut dokumentasi saat petugas sedang berjaga di wahana bermain
“Adventure”.
Kecelakaan di area wahana bermain anak sangat mungkin terjadi
oleh karena itu selain menyediakan fasilitas P3K, petugas atau pengawas
wahana bermain “Wonderland-Adventure” di ADA Swalayan Siliwangi
Semarang yang sedang berjaga selalu mengupayakan untuk cepat tanggap
ketika ada anak yang terjatuh atau membutuhkan pertolongan saat mereka
bermain.
“...tidak ada, kita tolong ditempat dulu seperti apa kejadiannya kalau misal dia luka kan berati kita obati dengan P3K semacam itu, kalau misalnya kok kiranya harus ada penanganan lebih lanjut ya kita bawa ke dinas terkait yang paling dekat” (CW.LD)
Menurut penjelasan informan, belum pernah ada kasus anak terjatuh
yang membutuhkan perawatan lebih lanjut. Biasanya anak jatuh karena
kurang hati-hati dan kurangnya pengawasan dari orang tua. Penanganan
pertama jika ada anak yang jatuh dan ada bagian tubuh yang luka, hal
pertama yang dilakukan petugas adalah segera menolongnya dan
memberikan perawatan dengan fasilitas P3K.
“...kita bersihkan dulu lukanya, kita kasih P3K, misalnya betadin, alkohol, segala macam seperti itu ya kalau misalnya ringan ya udah di plester sampai disitu.” (CW.LD)
Sejauh ini tidak ada kecelakaan yang mengaharuskan anak untuk
dibawa ke dokter. Sedangkan untuk proses recovery alat permainan
dilakukan setiap ada kerusakan dan akan segera diperbaiki atau diganti
dengan yang baru agar tidak membahayakan customer
“...oh ya pasti, kita selalu mengganti apa yang sudah rusak, selalu diganti, langsung diganti.” (CW.SV)
Meskipun belum pernah ada kecelakaan di wahana bermain tersebut,
namun orang tua tetap merasa khawatir ketika anak bermain di wahana
bermain tersebut, sebagaimana penjelasan informan pengunjung sebagai
berikut :
“Ya saya khawatir, karena ketinggiannya lumayan untuk anak usia 6 tahun ke bawah dan saya sempat khawatir dengan perosotannya, perosotan melingkar itu saya lihat ada bagian yang cuma disambung dengan kawat atau tali, ya tali karena sudah mulai copot bagian jadi saya sempet khawatir kalau anak saya disitu, jadi setiap dia sampai kesitu saya selalu berusaha ngawasin sebaik mungkin.”(CW.PJ)
Gambar 2. Kerusakan di wahana bermain “Adventure”
Kerusakan yang terjadi biasanya terkait baud yang lepas, tali
pengaman yang kurang kencang dan mulai menipis, bola yang kempes, dan
yang sejenisnya karena memang jenis permainan yang tersedia cukup tahan
lama dan tidak mudah rusak, sebagaimana penjelasan informan pengunjung
sebagai berikut:
“Ya, kondisi fisiknya itu beberapa bagian di area itu sudah usang, jadi misal tali-tali nya itu sudah mulai menipis, kemudian ada beberapa bagian yang retak gitu ya, terutama di bagian bahan plastik, kemudian juga luas area bermainnya itu tidak proporsional karena kalau weekend banyak anak main kesana gitu.”(CW.PJ)
Berikut dokumentasi kerusakan yang peneliti temukan di wahana
bermain “Adventure”.
Pemeriksaan rutin masing-masing alat permainan di lakukan sehari
Sebagian besar permainan yang tersedia masih tergolong baik dan aman untuk dimainkan. Hanya saja ada sedikit selongsong jok yang mulai mengelupas pada tangga dan tiang di dalam Wahana Bermain Adventure tersebut.
Hal lain yang saya amati adalah letak penataan kabel, karena jenis permainan yang tersedia untuk permainan yang bersifat petualangan, sehingga tidak banyak kabel yang digumakan, penataannya pun sudah rapi dan jauh dari jangkauan anak-anak.
“kalau kita itu setiap hari ada ya pemeriksaan rutin, jadi itu namanya QC, QC itu Quality Control, nah itu dari pihak supervisor dan crew juga pasti akan memeriksa setiap harinya seperti itu.”(CW.SV)
Pemeriksaan rutin tersebut terkait dengan kebersihan dan kondisi
alat permainan, pengelola selalu mengupayakan agar kebersihan tetap
terjaga di wahana bermain tersebut.
“...kebersihan, terus juga keamanan mulai dari misalnya di dalem bola ada kaya benda-benda yang sekiranya berbahaya, benda tajam seperti itu misalnya ya, terus mungkin juga ada selongsong jok yang lepas, tali yang lepas seperti itu.”(CW.LD)
Penjelasan LD yang mengatakan bahwa adanya selongsong jok yang
lepas diperkuat dengan catatan lapangan dibawah ini :
Sedangkan untuk penataan kabel di wahana bermain “Wonderland-
Adventure” sudah cukup rapi karena memang tidak ada jenis permainan
yang menggunakan aliran listrik.
“selalu diupayakan harus rapi dan aman, jauh dari jangkuana anak-anak ya.” (CW.LD)
Penjelasan LD tersebut juga diperkuat dengan catatan lapangan
Gambar 3. Penataan kabel di wahana bermain “Adventure”
Berikut dokumentasi penataan kabel di wahana bermain
“Adventure”.
Pada wahana bermain “Wonderland-Adventure” di ADA Swalayan
Siliwangi Semarang tidak ada jenis permainan yang mengharuskan anak
untuk menggunakan sabuk pengaman.
“....di adventure itu anak sifatnya petualang ya mbak, jadi disitu tidak mungkin kalau harus dikasih sabuk pengaman karena kan logikanya kalau dikasih sabuk pengaman otomatis anak cuma diam ditempat, ya kan seperti jadi kalau di adventur tidak ada...” (CW.LD)
Meskipun di wahana bermain “Wonderland-Adventure” tidak
disediakan sabuk pengaman karena memang jenis permainan yang bersifat
petualang, di luar area tersebut telah disediakan sabuk pengaman seperti
pada jenis permainan kiddieride, dan penggunaan sabuk pengaman itu harus
bergantian karena permainan tersebut bersifat individu.
“ya sudah ada, tapi kalau untuk di adventure sendiri di mandi bola ya tidak ada ya, tapi kalau untuk wahana bermain lainnya sudah ada.” (CW.SV)
Pengawasan yang dilakukan petugas dibantu oleh orang tua anak
masing-masing karena memang hanya ada satu pengawas yang mengawasi
keseluruhan wahana bermain “Wonderland-Adventure” Orang tua
diperbolehkan masuk ke dalam wahana bermain terutama yang membawa
batita dan masih membutuhkan pengawasan lebih dibanding anak usia pra
sekolah.
“petugasnya satu mengawasi all area di adventure itu sendiri. Orang tua yang anaknya masih batita terutama tidak diperbolehkan meninggalkan putra-putrinya di dalem” (CW.LD) Informan pengunjung juga menjelaskan terkait kurangnya petugas
sehingga orang tua diharapkan selalu mendampingi anak-anak ketika
bermain.
“Saya rasa kekurangan petugas ya, karena saya lihat setiap petugas hanya berjaga di depan pintu masuk, kemudian ada yang disitu kan ada berbagai macam mainan ya nggak Cuma wahana Adventure aja tapi ada yang seperti Timezone itu loh yang pake kartu gitu, itu penjaganya juga terbatas, kemudian ada yang menyewa-nyewakan apa namanya mobil-mobilan, kemudian ya sepeda apa itu, kok saya sebutannya lupa, semacam sepeda yang disewakan itu jadi petugasnya menurut saya kurang.” (CW.PJ) Orang tua juga tidak boleh meninggalkan anak di wahana bermain
dengan alasan untuk berbelanja meskipun anak tidak keberatan untuk
ditinggal dan bermain sendiri tanpa pengawasan dari orang tua. Pengelola
sangat memperhatikan keamanan dan keselamatan anak sehingga dengan
adanya peraturan tersebut pengelola berharap orang tua bisa tetap
Dari berbagai pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa untuk
standar keamanan dan keselamatan di wahana bermain “Wonderland-
Adventure” di ADA Swalayan Siliwangi Semarang sudah dapat dikatakan
baik karena meskipun secara tertulis belum ada standar kemanan yang telah
ditentukan oleh perusahaan, namun pengelola wahana bermain
“Wonderland-Adventure” memperhatikan hal tersebut dengan
mengupayakan untuk selalu melakukan pengecekan pada alat permainan
setiap hari agar tidak membahayakan customer. Selain itu pengelola juga
telah menyediakan fasilitas P3K dan selalu sigap ketika ada anak yang jatuh
saat bermain. Penataan kabel secara keseluruhan juga sudah tertata rapi dan
jauh dari jangkauan anak-anak serta kondisi fisik alat permainan yang masih
bagus karena adanya pemeriksaan yang dilakukan rutin setiap hari.
4.2.1.3Kebersihan dan Kenyamanan di Wahana Bermain “Wonderland-Adventure”
Kebersihan dan kenyamanan di dalam wahana bermain merupakan
dua elemen yang saling berhubungan dalam menciptakan suatu kondisi yang
menyenangkan, tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga untuk orang tua
yang mendampingi. Tingkat kebersihan di wahana bermain “Wonderland-
Adventure” sudah cukup baik, hal tersebut berdasarkan pada frekuensi
waktu membersihkan yang dilakukan sehari tiga kali, yaitu pagi, siang, dan
sore termasuk pengecekan alat permainan.
“Kita sehari tiga kali kebersihannya, pagi, siang sore bahkan malem, berati empat kali ya, itu kita selalu membersihkan jadi
Gambar 4. Petugas saat membersihkan wahana bermain “Adventure”
Ketika malam, petugas hanya melakukan pengecekan dan jika
memang ada yang perlu dibersihkan maka petugas akan langsung
membersihkannya. Proses membersihkan tersebut dilakukan sebelum
pergantian shift. Sedangkan untuk membersihkan secara keseluruhan alat
permainan, seperti pada permainan mandi bola dilakukan dua minggu sekali
dengan melibatkan seluruh crew. Dalam membersihkannya tidak ada
kesulitan yang dikeluhkan oleh petugas.
“Nggak juga si karena kita udah profesional semua disini udah lama-lama crew nya jadi mereka sudah paham sudah mengerti bagaimana caranya untuk tempat-tempat yang sulit dibersihin mereka udah paham, jadi mereka nggak ada kesulitan.” (CW.SV) Berikut dokumentasi saat petugas melakukan pengecekan dan
membersihkan wahana bermain “Adventure”.
Selain itu, karena seluruh crew disini merupakan satu tim sehingga
meskipun sudah ada cleaning servis sebagai petugas kebersihan namun
mereka tetap membantu membersihkan sehingga kebersihan di wahana
wahana bermain petugas selalu menggunakan cairan antiseptic agar
kebersihannya terjamin bebas dari kuman.
“...ya karpet, bola, termasuk juga apa ya namanya menyek- menyekan yang di dalem kaya pelosotan, ayunan juga setiap kali membersihkan setiap sehari tiga kali itu juga pake antiseptic terus.”(CW.LD)
Ketika membersihkan di area mandi bola, petugas belum pernah
menemukan barang-barang yang tajam dan berbahaya untuk anak, biasanya
petugas hanya menemukan permen itu pun belum terkelupas dari kulitnya.
Sedangkan jika ada anak yang mengompol di tempat meskipun sudah ada
aturan untuk mengenakan diapers petugas akan langsung membersihkan
tempat dimana anak tersebut mengompol.
“Aturan pake pempers ada cuma kan dari kita nggak ngecek body anak satu per satu nya seperti itu ya, kalau kejadian ngompol si ada juga, seketika itu karpet diambil langsung dicuci.” (CW.LD) Demikian juga ketika ada anak yang muntah maka petugas akan
langsung mencuci karpet tersebut sehingga tidak mengganggu aktivitas
bermain anak yang lain. Di wahana bermain “Wonderland-Adventure”
sudah terdapat lebih dari 10 tempat sampah yang di letakkan di sekitar area
wanaha bermain. Berdasarkan hal tersebut Informan telah menjamin bahwa
kebersihan di wahana bermain “Wonderland-Adventure” selalu diupayakan
untuk bersih agar customer dan yang mendampingi selalu merasa nyaman.
“...secara keseluruhan kami bisa menjamin 95% bersih.” (CW.LD)
Namun demikian, kebersihan di dalam wahana bermain
“Adventure” ketika akhir pekan masih belum terkover dengan baik karena