• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.1. Hasil penelitian

5.1.1. Deskripsi Lokasi Penelitian

SMA Negeri 1 Medan didirikan pada tanggal 18 Agustus 1950 di jalan Teuku Umar No.1 Medan. Saat ini SMA Negeri 1 Medan terletak di jalan Cik Ditiro No.1 Medan. SMA ini memiliki kelas, perpustakaan, laboratorium biologi, laboratorium fisika, laboratorium kimia, laboratorium komputer dan laboratorium bahasa. Jumlah siswa-siswi SMA Negeri 1 Medan pada tahun ajaran 2011/2012 adalah 1156 siswa, terdiri dari 320 siswa kelas X, 277 siswa kelas XI dan 559 kelas XII.

5.1.2. Deskripsi Karakteristik Responden

Jumlah responden yang terpilih dalam penelitian ini adalah 93 siswa SMA Negeri 1 Medan, 31 siswa dari kelas X, 31 siswa dari kelas XI dan 31 siswa dari kelas XII.

Gambaran karakteristik responden yang diamati meliputi: umur dan jenis kelamin. Data lengkap mengenai karaktersitik umur responden dapat dilihat pada tabel 5.1.

Tabel 5.1 Distribusi frekuensi karakterisktik responden berdasarkan usia

Usia Jumlah % 14-15 16-17 44 49 47.3 52.7 Jumlah 93 100

Dari tabel 5.1, ditinjau dari segi usia, kelompok terbesar pada usia 16-17 tahun yaitu sebanyak 49 orang (52.7%) dan yang berusia 14-15 tahun sebanyak 44 orang (47.3%).

Data lengkap mengenai distribusi frekuensi karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel 5.2.

Tabel 5.2 Distribusi frekuensi karakterisktik responden berdasarkan jenis kelamin

Jenis Kelamin Jumlah %

Laki-laki 38 40.9

Perempuan 55 59.1

Jumlah 93 100

Berdasarkan tabel 5.2, jenis kelamin kelompok terbesar adalah perempuan yaitu 55 orang (59.1%) dan terendah pada kelompok laki-laki yaitu 38 orang (40.9%).

5.1.3. Sumber Informasi Mengenai HIV/AIDS

Informasi tentang HIV/AIDS dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti media massa atau orang disekitar. Sumber informasi yang baik sangat penting untuk mendapat informasi yang benar sehingga dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang penyakit ini. Data lengkap mengenai distribusi frekuensi tentang sumber informasi penyakit HIV/AIDS dapat dilihat pada tabel 5.3

Tabel 5.3 Distribusi frekuensi tentang sumber informasi penyakit HIV/AIDS

Sumber Informasi HIV/AIDS Jumlah %

Televisi/Radio/Internet 66 71.0

Teman 8 8.6

Keluarga 6 6.5

Sekolah 13 14.0

Berdasarkan tabel 5.3, sumber informasi HIV/AIDS yang terbanyak adalah dari televisi/radio/internet yaitu sebanyak 66 orang (71.0%) dan dari sekolah sebanyak 13 orang (14.0%) .

5.1.4. Tingkat Pengetahuan

Tingkat pengetahuan siswa-siswi SMA Negeri 1 Medan dalam mencegah HIV/AIDS yang telah diuji dengan menggunakan kuesioner seperti pada tabel 5.4.

Tabel 5.4 Tingkat pengetahuan siswa-siswi SMA Negeri 1 Medan

Kategori f % Baik 27 29.0 Cukup Kurang 63 3 67.7 3.2 Jumlah 93 100

Dari tabel 5.4 tingkat pengetahuan siswa-siswi SMA Negeri 1 Medan terbanyak pada katergori cukup yaitu 63 orang (67.7%) diikuti kategori baik sebanyak 27 orang (29.0%) dan kategori kurang sebanyak tiga orang (3.2%).

Data lengkap mengenai distribusi frekuensi jawaban responden pada variabel pengetahuan dapat dilihat pada tabel 5.5.

Tabel 5.5 Distribusi frekuensi jawaban responden pada variabel pengetahuan No Pertanyaan Jawaban Responden Benar Salah f % f % 1 Pengertian HIV 81 87.1 12 12.9 2 Pengertian AIDS 16 17.2 77 82.8

3 Keberadaan virus HIV dalam tubuh manusia 75 80.6 18 19.4

4 Cara penularan HIV/AIDS 90 96.8 3 3.2

5 Cara yang tidak dapat menyebabkan penularan HIV/AIDS

88 94.6 5 5.4

6 Waktu timbul gejala setelah terinfeksi oleh virus HIV 57 61.3 36 38.7

7 Gejala HIV/AIDS 38 40.9 55 59.1

8 Kelihatan tahap awal penderita HIV/AIDS 37 39.8 56 60.2 9 Tingkat penyembuhan penderita HIV/AIDS 42 45.2 51 54.8

Berdasarkan tabel 5.5, pada pertanyaan yang paling banyak dijawab dengan benar adalah pada nomor 4 yaitu sebesar 90 orang (96.8%). Sedangkan yang paling banyak menjawab salah adalah pada pertanyaan nomor 2 yaitu sebesar 77 orang (82.8%).

Distribusi frekuensi hasil uji tingkat pengetahuan berdasarkan usia dapat dilihat pada tabel 5.6.

Tabel 5.6 Distribusi frekuensi tingkat pengetahuan berdasarkan usia

Usia

Tingkat pengetahuan

Baik Cukup Kurang Total

f % f % f % f %

14-15 12 27.3 29 65.9 3 6.8 44 100

16-17 15 30.6 34 69.4 0 0.0 49 100

Dari tabel 5.6 dapat dilihat bahwa tingkat pengetahuan yang dikategorikan baik dan cukup paling banyak pada kelompok usia 16-17 tahun yaitu sebesar 15 orang (30.6%) dan 34 orang (69.4%), sedangkan tingkat pengetahuan yang dikategorikan kurang paling banyak pada kelompok usia 14-15 tahun sebesar tiga orang (6.8%). Persentase ini dihintung berdasarkan jumlah masing-masing populasi.

Data lengkap distribusi hasil pengetahuan tentang pencegahan HIV/AIDS berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel 5.7.

Tabel 5.7 Distribusi frekuensi tingkat pengetahuan berdasarkan jenis kelamin

Usia

Tingkat pengetahuan

Baik Cukup Kurang Total

f % f % f % f % Laki-laki Perempuan 10 17 26.3 30.9 26 37 68.4 67.3 2 1 5.3 1.8 38 55 100 100 Total 27 29.0 63 67.7 3 3.2 93 100

Dari tabel 5.7, menunjukkan bahwa jumlah perempuan yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 17 orang (30.9%) dan laki-laki yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 10 orang (26.3%). Tingkat pengetahuan yang dikategorikan cukup paling banyak pada laki-laki yaitu sebesar 26 orang (68.4%), sedangkan perempuan 37 orang (67.3%). Seterusnya tingkat pengetahuan yang dikategorikan kurang paling banyak pada laki-laki sebanyak dua orang (5.3%) dan perempuan sebanyak satu orang (1.8%). Persentase berdasarkan jumlah masing- masing populasi.

5.1.5. Sikap

Sikap siswa-siswi SMA Negeri 1 Medan dalam mencegah HIV/AIDS yang telah diuji dengan kuesioner dapat dilihat pada tabel 5.8.

Tabel 5.8 Sikap siswa-siswi SMA Negeri 1 Medan

Kategori f % Baik 46 49.5 Cukup Kurang 45 2 48.4 2.2 Jumlah 93 100

Berdasarkan tabel 5.8, dapat diketahui bahwa sebanyak 46 orang (49.5%) siswa-siswi SMA Negeri 1 Medan memiliki sikap dalam kategori baik, 45 orang (48.4%) dalam kategori cukup dan dua orang (2.2%) dalam kategori kurang dalam mencegah HIV/AIDS.

Data lengkap distribusi frekuensi jawaban kuesioner responden pada variabel sikap dapat dilihat pada tabel 5.9.

Tabel 5.9 Distribusi frekuensi jawaban responden pada variabel sikap Jawaban Responden

No Pertanyaan Sikap Positif Sikap Negatif

f % f %

1 Bersedia untuk hidup dengan penderita HIV/AIDS di komunitas yang sama.

37 39.8 56 60.2

2 Mendiskriminasi penderita HIV/AIDS. 71 76.3 22 23.7 3 Penderita HIV/AIDS boleh berkeja di tempat

umum.

48 51.6 45 48.4

4 Berteman dengan penderita HIV/AIDS. 63 67.7 30 32.3 5 Penderita HIV/AIDS boleh menggunakan

toilet umum.

34 36.6 59 63.4

6 Penderita HIV/AIDS didukung, diperlakukan dan dibantu.

88 94.6 5 5.4

7 Penjualan kondom ditempat umum. 32 34.4 61 65.6 8 Pendidikan seks diberikan sejak SMA. 76 81.7 17 18.3 9 Ketidaksetujuan terhadap pemakaian

narkoba.

91 97.8 2 2.2

10 Hubungan seksual bebas. 88 94.6 5 5.4

11

12

Membantu mendukung promosi kesehatan masyarakat dalam mencegah HIV/AIDS. Program kesadaran HIV/AIDS dengan sasaran orang-orang muda.

86 90 92.5 96.8 7 3 7.5 3.2

Dari tabel 5.9, terlihat bahwa pertanyaan yang paling banyak dijawab dengan sikap positif adalah pertanyaan nomor 9 yaitu sebesar 91 orang (97.8%). Pertanyaan yang paling sedikit dijawab dengan sikap positif adalah pertanyaan nomor 7 yaitu sebesar 32 orang (34.4%).

Distribusi frekuensi hasil uji sikap berdasarkan usia dapat dilihat pada tabel 5.10.

Tabel 5.10 Distribusi frekuensi sikap berdasarkan usia

Usia

Sikap

Baik Cukup Kurang Total

f % f % f % f %

14-15 18 40.9 25 56.8 1 2.3 44 100

16-17 28 57.1 20 40.8 1 2.0 49 100

Total 46 49.5 45 48.4 2 2.2 93 100

Dari tabel 5.10 dapat dilihat bahwa, tingkat sikap yang dikategorikan baik paling banyak pada kelompok usia 16-17 tahun yaitu sebesar 28 orang (57.1%), sedangkan tingkat sikap kategori cukup dan kurang paling banyak pada kelompok usia 14-15 tahun yaitu 25 orang (56.8%) dan satu orang (2.3%).

Distribusi frekuensi hasil uji sikap berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel 5.11.

Tabel 5.11 Distribusi frekuensi sikap berdasarkan jenis kelamin

Usia

Sikap

Baik Cukup Kurang Total

f % f % f % f %

Laki-laki 23 60.5 14 36.8 1 2.6 38 100 Perempuan 23 41.8 31 56.4 1 1.8 55 100

Total 46 49.5 45 48.4 2 2.2 93 100

Tabel 5.11 menunjukkan bahwa jumlah laki-laki yang memiliki sikap baik sebanyak 23 orang (60.5%) dan perempuan sebanyak 23 orang (41.8%). Tingkat sikap yang dikategorikan cukup paling banyak pada perempuan yaitu sebesar 31 orang (56.4%), sedangkan laki-laki 14 orang (36.8%). Seterusnya tingkat sikap yang

dikategorikan kurang paling banyak pada laki-laki sebanyak satu orang (2.6%) dan perempuan sebanyak satu orang (1.8%). Persentase berdasarkan jumlah masing- masing populasi.

Dokumen terkait