• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

N. Hasil Penelitian

10. Gambar Umum Profil Responden

Gambaran umum responden penelitian ini terdiri dari mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar tahun angkatan 2017 – 2020 yang mengetahui iklan produk kosmetik Wardah serta pernah dan atau menggunakan kosmetik Wardah dalam satu tahun terakhir. Dalam pengelolaan data kuesioner dalam penelitian ini memiliki jumlah populasi sebesar 2456 mahasiswi dengan penentuan jumlah sampel sesuai penggunaan rumus slovin dengan nilai eror adalah 5% sebanyak 346.

Responden dalam penelitian ini diidentifikasikan menurut jurusan dapat dilihat melalui tabel berikut ini:

Tabel 4. 1 deskripsi responden berdasarkan departemen Departemen Responden Frekuensi (Orang) Persentase (%)

Ekonomi Pembangunan 30 8,7

Ekonomi Islm 9 2,6

Manajemen 170 49,1

Akuntansi 137 39,6

Jumlah 346 100

11. Deskripsi Variabel penelitian

Untuk melihat tanggapan responden terhadap indikator-indikator variabel Advertiing, Percived Value, and Social Influence dan Keputusan Pembelian dapat diuraikan sebagai berikut :

q. Deskripsi Advertising

Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian yang dilksanakan total 346 responden melalui kuesioner maka diperoleh data mengenai variabel Advertising sebagai berikut:

Tabel 4. 2 distribusi frekuensi dan jawaban advertising (x1)

No Pernyataan Jawanam Responden Mean

Advertising (X1) F % F % F % F % F %

5 4 3 2 1

1 X1.1 73 21,1% 240 69,4% 27 7,8% 6 1,7% - - 4,10

2 X1.2 115 33,2% 224 64,7% 6 1,7% 1 0,3% - - 4,31

3 X1.3 73 21,1% 235 67,9% 33 9,5% 5 1,4% - - 4,09

4 X1.4 67 19,4% 214 61,8% 55 15,9% 8 2,3% 1 0,3% 3,98 5 X1.5 56 16,2% 200 57,8% 71 20,5% 19 5,5% - - 3,85

Rata-Rata Variabel 4,10

Lampiran 3

Dari hasil analisis olah data di atas menunjukkan bahwa tanggapan responden terhadap variabel Advertising dengan nilai rata-rata sebesar 4,10 sedangkan nilai tertinggi pada variabel Advertising sebesar 4,10 dan nilai terendah pada variabel Adversiting sebesar 3,85. Hal ini berarti bahwa variabel Advertising yang terdiri atas empat indikator yaitu Attention, Interest, Desire, dan Action memiliki penilaian yang tinggi dalam membuat konsumen memilih kosmetik Wardah.

r. Deskripsi Perceived Value

Berdasarkan data yang diperoleh dari responden melalui kuesioner, maka diperoleh data mengenai Perceived Value sebagai berikut:

tabel 4. 3 Distribusi Frekuensi dan Jawaban Perceived Value (X2)

No Pernyataan Jawanam Responden Mean

Percived Value (X2)

F % F % F % F % F %

1 2 3 4 5

1 X2.1 70 20,2% 212 61,3% 46 13,3% 17 4,9% 1 0,3% 3,96 2 X2.2 86 24,9% 210 60,7% 42 12,1% 7 2,0% 1 0,3% 4,08

3 X2.3 66 19,1% 212 61,3% 69 17,1% 9 2,6% - - 3,97

4 X2.4 68 19,7% 203 58.7% 62 17,9% 13 3,8% - - 9,94

5 X2.5 82 23,7% 231 66,8% 28 8,1% 4 1,2% - - 4,13

6 X2.6 72 20,8% 234 70,2% 23 6,6% 7 2,0% 1 0,3% 4,09 7 X2.7 65 18,8% 214 61,8% 57 16,5% 7 2,0% 3 1,9% 3,96

Rata-rata variabel 4,87

Lampiran 3

Dari hasil analisis olah data di atas menunjukkan bahwa tanggapan responden terhadap variabel Perceived Value dengan nilai rata-rata sebesar 4,87 sedangkan nilai tertinggi pada variabel Perceived Value sebesar 9,94 dan nilai terendah pada variabel Perceived Value sebesar 3,96. Hal ini berarti bahwa variabel Perceived Value yang terdiri atas empat indikator yaitu Emotional Value, Social Value, Performance Value dan Value for Money memiliki penilaian yang tinggi dalam membuat konsumen memilih kosmetik Wardah.

s. Deskripsi Social Influence

Berdasarkan data yang diperoleh dari responden melalui kuesioner, maka diperoleh data mengenai Social Influence sebagai berikut:

Tabel 4. 4 distribusi frekuensi jawaban social influence (x3)

No Pernyataan Jawanam Responden Mean

Social tanggapan responden terhadap variabel Social Influence dengan nilai rata-rata sebesar 3,62 sedangkan nilai tertinggi pada variabel Social Influence sebesar 3,71 dan nilai terendah pada variabel Social Influence sebesar 3,50. Hal ini berarti bahwa variabel Social Influence yang terdiri atas tiga indikator yaitu Family, Reference Group dan Culture and Social Class memiliki pengaruh yang tinggi dalam membuat konsumen memilih kosmetik Wardah.

t. Deskripsi Keputusan Pembelian

Berdasarkan data yang diperoleh dari responden melalui kuesioner, maka diperoleh data mengenai Keputusan Pembelian sebagai berikut:

Tabel 4. 5 distribusi frekuensi dan jawaban keputusan pembelian (y)

No Pernyataan Jawanam Responden Mean

Keputusan

Dari hasil analisis olah data di atas menunjukkan bahwa tanggapan responden terhadap variabel Keputusan Pembelian dengan nilai rata-rata sebesar 3,6 sedangkan nilai tertinggi pada variabel keputusan pembelian sebesar 3,65 dan nilai terendah pada variabel keputusan pembelian sebesar 3,53. Hal ini berarti bahwa variabel Keputusan Pembelian yang terdiri atas tiga indikator yakni Prioritas Pembelian, Pertimbangan dalam Membeli, dan Kemantapan Membeli, memiliki penilaian yang cukup dalam membuat konsumen memilih kosmetik Wardah.

12. Uji Validitas

Untuk mengetahui valid atau sahnya variabel penelitian maka digunakan uji validitas. Uji Validitas merupakan pengujian yang diarahkan untuk mengukur ketepatan atau kecermatan apa yang ingin diukur. Dalam melakukan pengukuran mengenai validitas dilakukan dengan melakukan korelasi antara item pernyataan dengan item total (score total). Suatu item dianggap valid jika memiliki nilai corrected item total correlation >

0,30. (Sugiyono, 2017).

Dalam kaitannya dengan uraian tersebut diatas, dapat disajikan hasil olahan data mengenai pengujian validitas atas instrumen penelitian yang dapat dilihat pada tabel berikut dengan jumlah 364.

Tabel 4. 6 hasil pengujian validitas

variabel Pernyataan Corrected

item total

Berdasarkan tabel uji validitas di atas, diketahui bahwa seluruh item pernyataan yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur variabel advertising, perceived value, social influence dan keputusan pembelian dinyatakan valid. Nilai dari masing-masing item pernyataan berdasarkan Corrected Item Total Correlation memiliki nilai koefisien positif dan lebih dari 0,30.

13. Uji reabilitas

Uji reliabilitas digunakan untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari suatu variabel. Reliabilitas dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus koefisien Cronbach Alpha, dengan cara

membandingkan nilai Alpha dengan standarnya. Reliabilitas suatu variabel dikatakan baik jika memiliki nilai Cronbach‟s Alpha > 0,60.

Berikut tabel 4.7 yang menunjukkan hasil pengujian reliabilitas dengan responden sebanyak 346 responden menggunakan alat bantu SPSS 25.

Tabel 4. 7 hasil uji reabilitas NO Variabel

Cronbach’s Alpha Based on Standardized Items

Standar

Reliabilitas Keterangan

1 X1 0,828 0,60 Reliabel

2 X2 0,908 0,60 Reliabel

3 X3 0,822 0,60 Reliabel

5 Y 0,849 0,60 Reliabel

Lampiran 2

Berdasarkan tabel hasil uji reliabilitas terhadap seluruh variabel d atas, menunjukkan bahwa nilai Cronbach’s Alpha > 0,60 sehingga dinyatakan reliabel atau layak digunakan untuk menjadi alat ukur instrumen kuesioner dalam

14. Analisis regresi linear berganda

Analisis regresi merupakan salah satu analisis yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh suatu variabel terhadap variabel lain. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen yaitu pengaruh advertising, perceived value, social influence dan keputusan pembelian. Adapun hasil olahan data dengan menggunakan SPSS 23.0 tabel 4.8 sebagai berikut :

Variabel

Hasil analisis regresi linear berganda pada tabel diatas menunjukkan bahwa Advertising (X1) memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap keputusan pembelian, Perceived Value (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan Social Influence (X3) memiliki pengaruh positif dan berpengarh signifikan terhadap keputusan pembelian.

15. Asumsi Klasik u. Uji Normalitas

Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal.

Seperti diketahui bahwa uji t dan uji F mengasumsikan bahwa residual mengikuti distribusi normal. Jika asumsi ini dilanggar maka uji statistik menjadi tidak valid untuk jumlah sampel kecil.

Gambar 4.2 Uji Normalitas

Lampiran 4

Berdasarkan grafik diatas, dapat terlihat bahwa titik-titik menyebar disekitar garis diagonal serta mengikuti arah garis diagonal. Oleh karena itu dapat diketahui bahwa model regresi layak digunakan untuk memprediksi keputusan pembelian berdasarkan masukan variabel independent.

v. Uji Heterokedastisitas

Uji heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah di dalam model regresi tersebut terjadi perbedaan varian dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lainnya. Dan jika varian dari residual satu pengamatan ke pengamatan tetap, maka disebut dengan homoskedastisitas, dan apabila berbeda maka disebut heteroskedastisitas. Uji heteroskedastisitas dilakukan dengan melihat pola dari Multivariate Standardized Scatterplot. Jika pola titik-titik yang membentuk pola yang teratur maka data dapat dikatakan terjadi heteroskedastisitas, tetapi jika pola titik-titik tidak membentuk pola yang

teratur dan menyebar diatas dan di bawah angka 0 sumbu Y maka data dikatakan terjadi heteroskedastisitas.

Gambar 4.3 Uji Heterokedastisitas

Lampiran 4.

w. Uji Multikoleniaritas

Berdasarkan hasil uji yang telah dilakukan, dapat terlihat bahwa pada variabel kesadaran merek memiliki nilai tolerance sebesar 0,736, variabel kualitas persepsian dengan nilai tolerance sebesar 0,309, variabel asosiasi merek sebesar 0,296, dan variabel loyalitas merek sebesar 0,477. Apabila nilai tolerance mlebih besar dari 0,01l maka variabel terbebas dari multikolinearitas.

Kemudian nilai Variance Inflation Factor (VIF) pada variabel Advertising sebesar 1,991, untuk variabel Perceived Value sebesar 2,141, pada variabel Social Influence sebesar 1,688. Apabila nilai VIF kurang dari 10 maka variabel dapat dinyatakan terbebas dari multikolinearitas. Berdasarkan hasil nilai tolerance dan VIF yang telah di jabarkan di lampiran 4 ,maka seluruh variabel dalam penelitian ini terbebas dari multikoleniaritas

16. Pengujian Hipotesis

Pengujian hipotesis yang dilakukan pada penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Pengujian hipotesis ini terdiri dari, Uji Determinasi (R2), Uji t (Parsial). Adapun hasil dari pengujian tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

a. Uji Koefisien Determinasi (R2)

Koefisien determinasi (R2) yang pada intinya akan dilihat besarnya kontribusi untuk variabel bebas terhadap variabel terikatnya dengan melhat besarnya koefisien determinasi totalnya (R2). Nilai koefisien determinasi untuk variabel bebas lebih dari dua digunakan Adjusted R Square. Hasil dari koefisien determinasi dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :

Berdasarkan lampiran 4.8, hasil dari koefisien determinasi dapat diketahui bahwa nilai R = 0,759 dan R2 sebesar 0,572 artinya model menggambarkan fakta sebesar 57,2% dan sisanya sebesar 42,8% merupakan keterbatasan alat ukur serta eror peneliti dalam mengungkap fakta.

b. Uji t (Parsial)

Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah masing-masing variabel independennya yaitu Advertising, Perceived Value,Social Influence secara individual atau parsial berpengaruh terhadap variabel dependennya yaitu keputusan pembelian. Jika nilai signifikansinya < 0,05, maka dapat dikatakan variabel independennya secara inidividu berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel

dependennya. Hasil uji t dapat dilihat pada tabel sebagai berikut : Berdasarkan tabel 4.8 menyatakan sebagai berikut;

1. Advertising berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian kosmetik wardah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar, nilai sig 0,174 ≥ α

= 0,05.

2. Perceived Value berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian kosmetik wardah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar, nilai sig 0,000 ≥ α

= 0,05.

3. Social Influence berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian kosmetik wardah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar, nilai sig 0,000 ≥ α

= 0,05.

Dokumen terkait