BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan keterampilan menulis cerpen antara kelompok yang menggunakan strategi estafet writing dan kelompok yang menggunakan strategi konvensional di SMPN 4 Wates sekaligus untuk menguji keefektifan strategi estefet writing dalam pembelajaran menulis cerpen kelas IX SMPN 4 Wates. Data dalam penelitian ini meliputi skor pretes dan skor postes menulis cerpen dari kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil perhitungan data selengkapnya disajikan sebagai berikut.
a. Pretes Keterampilan Menulis Cerpen Kelompok Eksperimen
Keterampilan menulis cerpen kelompok eksperimen diuji menggunakan pretes. Statistik deskriptif skor pretes kelompok eksperimen ditunjukan pada Tabel 7. Tabel distribusi skor pretes kelompok eksperimen dan histogram skor pretes ditunjukan pada Lampiran 2a.
Tabel 7 Statistik Deskriptif Skor Pretes Kelompok Eksperimen N Valid 28 Missing 0 Mean 68,07 Std. Error of Mean ,966 Median 68,50 Mode 74 Std. Deviation 5,113 Variance 26,143 Skewness -,446 Std. Error of Skewness ,441 Kurtosis -,708 Std. Error of Kurtosis ,858 Range 17 Minimum 58 Maximum 75 Sum 1906
Kecenderungan perolehan skor pretes keterampilan menulis cerpen kelompok eksperimen dikategorikan menjadi tiga yaitu: tinggi, sedang, dan rendah. Perhitungan kategori kecenderungan nilai ditunjukan dalam Lampiran 2g. Distribusi kategori kecenderungan skor pretes keterampilan menulis cerpen kelompok eskperimen disajikan dalam Tabel 8.
Tabel 8. Distribusi Kategori Kecenderungan Skor Pretes Kelompok Eksperimen
No. Kategori Interval Kelas Frekuensi Frekuensi Relatif (%)
1. Rendah < 63,7 5 17,8
2. Sedang 63,7 s.d. 69,3 11 39, 3
3. Tinggi >69,3 12 42,8
Tabel distribusi kategori kecenderungan perolehan skor dapat digambarkan dalam Pie Chart pada Gambar 1
Gambar 1. Pie Chart Kategori Kecenderungan Perolehan Skor Pretes Kelompok Eksperimen
b. Pretes Keterampilan Menulis Cerpen Kelompok Kontrol
Keterampilan awal menulis cerpen kelompok kontrol diuji menggunakan pretes. Perhitungan statistik deskriptif skor pretes akan ditunjukan Tabel 9. Tabel distribusi skor pretes kelompok kontrol dan histogram skor pretes ditunjukan Lampiran 2b.
18%
39% 43%
Kategori Kecenderungan Perolehan Skor Pretes Kelompok Eksperimen
Rendah Sedang Tinggi
Tabel 9. Statistik Deskriptif Skor Pretes Kelompok Kontrol N Valid 28 Missing 0 Mean 68,14 Std. Error of Mean 1,041 Median 68,00 Mode 60 Std. Deviation 5,509 Variance 30,349 Skewness -,233 Std. Error of Skewness ,441 Kurtosis -1,090 Std. Error of Kurtosis ,858 Range 18 Minimum 59 Maximum 77 Sum 1908
Kecenderungan perolehan skor pretes keterampilan menulis cerpen kelompok kontrol dikategorikan menjadi tiga yaitu: tinggi, sedang, dan rendah. Perhitungan kategori kecenderungan nilai ditunjukan pada Lampiran 2g. Distribusi kategori kecenderungan skor pretes keterampilan menulis cerpen kelompok konrol disajikan dalam Tabel 10.
Tabel 10. Kategori Kecenderungan Perolehan Skor Pretes Kelompok Kontrol
No. Kategori Interval Kelas
Frekuensi Frekuensi Relatif (%)
1. Rendah <65 7 25
2. Sedang 65 s.d. 71 11 39,2
3. Tinggi >71 10 35,7
Jumlah 28 100
Tabel distribusi kategori kecenderungan perolehan skor dapat digambarkan dalam Pie Chart pada Gambar 2.
25%
39% 36%
Kategori Kecenderungan Perolehan Skor Pretes Kelompok Kontrol
Rendah Sedang Tinggi
Gambar 2. Pie Chart Kategori Kecenderungan Perolehan Skor Pretes Kelompok Kontrol
c. Perbandingan Data Statistik Hasil Pretes Menulis Cerpen Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol
Pretes keterampilan menulis cerpen, baik kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol cenderung sama, yakni berkategori tinggi-rendah. Untuk lebih jelasnya, pada Tabel 11 di bawah ini disajikan perbandingan hasil pretes menulis cerpen kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.
Tabel 11. Perbandingan Data Statistik Skor Pretes Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol
Data N Skor Tertinggi Skor Terendah Mean Median Std. Deviation Pretes Kelompok Eksperiman 28 75 58 68,07 68,5 5,113 Pretes Kelompok Kontrol 28 77 59 68,14 68 5,509
Mean kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memiliki selisih angka sebesar 0,07 (sangat kecil). Dapat disimpulkan bahwa keterampilan
menulis crpen kedua kelompok relatif sama. Perbandingan skor pretes kelompok kontrol dan kelompok eksperimen ditunjukan dalam Lampiran 2c.
d. Postes Keterampilan Menulis Cerpen Kelompok Eksperimen
Pelaksanaan postes dimaksudkan untuk melihat tingkat pencapaian nilai menulis cerpen siswa setelah dilakukan perlakuan dengan menggunakan strategi estafet writing. Statistik deskriptif skor postes kelompok eksperimen ditunjukan Tabel 12. Sementara itu, untuk distribusi frekuensi skor postes dan histogram skor postes ditunjukan pada Lampiran 2d.
Tabel 12 Statistik Deskriptif Skor Postes Kelompok Eksperimen
N Valid 28 Missing 0 Mean 77,29 Std. Error of Mean ,904 Median 78,00 Mode 78 Std. Deviation 4,783 Variance 22,878 Skewness -,881 Std. Error of Skewness ,441 Kurtosis ,913 Std. Error of Kurtosis ,858 Range 20 Minimum 65 Maximum 85 Sum 2164
Kecenderungan perolehan skor postes keterampilan menulis cerpen kelompok eksperimen dikategorikan menjadi tiga, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Perhitungan kategori kecenderungan nilai ditunjukan dalam Lampiran 2g. Distribusi kategori kecenderungan skor postes keterampilan menulis kelompok eksperimen disajikan dalam Tabel 13.
Tabel 13. Kategori Kecenderungan Perolehan Skor Postes Kelompok Eksperimen
No. Kategori Interval Kelas
Frekuensi Frekuensi Relatif (%)
1. Rendah <71 3 10,8
2. Sedang 71 s.d. 78,3 14 50
3. Tinggi >78,3 11 39,3
Jumlah 28 100
Tabel distribusi kategori kecenderungan perolehan skor dapat digambarkan dalam Pie Chart pada Gambar 3.
Gambar 3. Pie Chart Kecenderungan Perolehan Skor Postes Kelompok Eksperimen
e. Postes Keterampilan Menulis Cerpen Kelompok Kontrol
Pelaksanaan postes kelompok kontrol dimaksudkan untuk melihat tingkat ketercapaian nilai keterampilan menulis cerpen dengan menggunakan strategi pembelajaran konvensional. Statistik deskriptif skor postes kelompok kontrol ditunjukan pada Tabel 14 dan distribusi frekuensi skor postes kelompok kontrol dan histogram skor postes ditunjukan pada Lampiran 2e
11%
50% 39%
Kategori Kecenderungan Perolehan Skor Postes Kelompok Eksperimen
Sedang Rendah Tinggi
Tabel 14. Statistik Deskriptif Skor Postes Kelompok Kontrol N Valid 28 Missing 0 Mean 72,39 Std. Error of Mean ,839 Median 72,00 Mode 72a Std. Deviation 4,442 Variance 19,729 Skewness ,106 Std. Error of Skewness ,441 Kurtosis -,873 Std. Error of Kurtosis ,858 Range 15 Minimum 65 Maximum 80 Sum 2027
Kecenderungan perolehan skor postes keterampilan menulis cerpen kelompok kontrol dikategorikan menjadi tiga yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Perhitungan kategori kecenderungan nilai ditunjukan dalam Lampiran 2g. Distribusi kategori kecenderungan skor postes keterampilan menulis cerpen kelompok kontrol disajikan dalam Tabel 15.
Tabel 15. Kategori Kecenderungan Perolehan Skor Postes Kelompok Kontrol
No. Kategori Interval Kelas
Frekuensi Frekuensi Relatif (%)
1. Rendah <70 8 28,5
2. Sedang 70 s.d. 75 14 49,9
3. Tinggi >75 6 21,5
Total 28 100
Tabel distribusi kategori kecenderungan perolehan skor dapat digambarkan dalam Pie Chart pada Gambar 4.
29%
50% 21%
Kategori Kecenderungan Perolehan Skor Postes Kelompok Kontrol
Rendah Sedang Tinggi
Gambar 4. Pie Chart Kategori Kecenderungan Perolehan Skor Postes Kelompok Kontrol
f. Perbandingan Data Statistik Postes Keterampilan Menulis Cerpen Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol
Skor postes kelompok eksperimen dan kelompok kontrol mengalami peningkatan dibandingkan dengan skor pretes. Perbandingan data statistik postes keterampilan menulis cerpen kelompok eksperimen dan kelompok kontroldisajikan pada Tabel 16.
Tabel 16. Perbandingan Data Statistik Skor Postes Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol
Data N Skor Tertinggi Skor Terendah Mean Median Std. Deviation Pretes Kelompok Eksperiman 28 85 65 77,29 78,00 4,783 Pretes Kelompok Kontrol 28 80 65 72,39 72,00 4,442
Keterampilan menulis cerpan antara kelompok yang mendapat pembelajaran dengan strategi estafet writing dan kelompok yang mendapat pembelajaran dengan strategu konvensional. Perbandingan rata-rata dan simpangan baku skor postes keduanya ditunjukan dalam Lampiran 2f.
2. Uji Persyaratan Analisis Data a. Uji Normalitas Sebaran Data
Uji normalitas dalam penelitian ini dilakukan terhadap nilai pretes dan postes keterampilan menulis cerpen baik terhadap kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol. Perhitungan uji normalitas disajikan dalam Lampiran 3a. sementara untuk rangkuman uji normalitas sebaran data disajikan dalam Tabel 17.
Tabel 17. Rangkuman Hasil Uji Normalitas Sebaran Data Keterampilan Menulis Cerpen
No. Data Asymp. Sig (2-
tailed) Shapiro-Wilk Keterangan 1. Pretes Kelompok Eksperimen ,200 * ,122 Normal
2. Pretes Kelompok Kontrol ,200* ,092 Normal
3. Postes Kelompok
Eksperimen ,084
,080 Normal
4. Postes Kelompok Kontrol ,200* ,211 Normal
Tabel 17 menunjukkan bahwa sebaran data kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memiliki nilai signifikansi lebih dari 0,05 (p>0,05). Dapat disimpulkan bahwa data tersebut berdistribusi normal dan memenuhi syarat untuk dianalisis.
b. Uji Homogenitas Varians
Uji homogenitas varians dilakukan setelah uji normalitas sebaran data. Hasil uji homogenitas varians penelitian selengkapnya disajikan pada Lampiran 3b. Sementara itu, rangkuman uji homogenitas varians akan disajikan pada Tabel 18.
Tabel 18. Rangkuman Hasil Uji Homogenitas Varians Keterampilan Menulis Cerpen
No. Data Levene Statistic
db p Keterangan
1. Pretes 2,136 14 0,102 Homogen
2. Postes 2,526 15 0,058 Homogen
Syarat agar varians dapat dinyatakan homogen apabila signifikansinya lebih besar dari 0,05. Pada Tabel 18 di atas, diketahui bahwa kedua data tersebut mempunyai varians yang homogen (p > 0,005) sehingga memenuhi syarat untuk dianalisis.
3. Hasil Analisis Data Untuk Pengujian Hipotesis a.Hasil Uji Hipotesis Pertama
Hipotesis pertama dalam penelitian ini adalah “tidak ada perbedaan keterampilan menulis cerpen yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran menggunakan strategi estafet writing dan kelompok yang menggunakan strategi pembelajaran konvensional. Hipotesis tersebut adalah hipotesis nol (Ho).
Dalam perhitungan atau pengujian, Ho diubah Menjadi Ha (hipotesis kerja) yang menjadi “ada perbedaan keterampilan menulis cerpen yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran menggunakan strategi estafrt writing dan kelompok yang menggunakan strategi pembelajaran konvensional. Syarat data bersifat signifikan apabila p lebih kecil dari 0,05 (p < 0,05).
1) Uji-t Pretes Menulis Cerpen Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol
Uji-t nilai pretes keterampilan menulis cerpen atara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan untuk mengetahui keterampilan awal kedua kelompok tersebut dalam menulis cerpen, apakah ada perbedaan keteraampilan atau tidak. Perhitungan uji-t sampel bebas pretes menulis cerpen kedua kelompok disajikan pada Tabel 19. Perhitungan secara lengkap ditunjukan dalam Lampiran 3c.
Tabel 19. Uji-t Sampel Bebas Pretes Keterampilan Menulis Cerpen Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol
Independent Samples Test
Uji-t Sampel Bebas Pretes Pretes
Eksperimen
Pretes Kontrol Levene's Test for
Equality of Variances
F ,319
Sig. ,575
t-test for Equality of Means t -,050 -,050 df 54 53,702 Sig. (2-tailed) ,960 ,960 Mean Difference -,071 -,071 Std. Error Difference 1,420 1,420 95% Confidence Interval of the Difference Lower -2,919 -2,920 Upper 2,776 2,777
Berdasarkan Tabel 19 di atas dapat disimpulkan, pada saat pretes tidak terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menulis cerpen antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada pretes.
2) Uji-t Postes Menulis Cerpen Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol
Uji-t nilai postes keterampilan menulis cerpen antara kelompok eksperimen daan kelompok kontrol dilakukan untuk mengetahui hasil belajar akhir kedua kelompok tersebut setelah mendapat perlakuan, apakah terdapat perbedaan keterampilan menulis cerpen atau tidak. Perhitungan uji-t sampel bebas postes menulis cerpen kedua kelompok disajikan dalam Tabel 20. Perhitungan secara lengkap dalam Lampiran 3d.
Tabel 20. Uji Sampel Bebas Postes Keterampilan Menulis Cerpen Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol
Independent Samples Test
Uji Sampel Bebas Postes Postes Kelompok Eksperimen Postes Kelompok Kontrol Levene's Test for
Equality of Variances
F ,018
Sig. ,894
t-test for Equality of Means t 3,966 3,966 df 54 53,707 Sig. (2-tailed) ,000 ,000 Mean Difference 4,893 4,893 Std. Error Difference 1,234 1,234 95% Confidence Interval of the Difference Lower 2,420 2,419 Upper 7,366 7,366
Berdasarkan Tabel 20 di atas dapat disimpulkan, ada perbedaan signifikan keterampilan menulis cerpen antara kelompok eksperimen yang mendapatkan pembelajaran menulis cerpen menggunakan strategi estafet writing
dan kelompok kontrol yang mendapatkan pembelajaran menulis cerpen menggunakan strategi konvensional.
b. Hasil Uji Hipotesis Kedua
Hipotesis kedua dalam penelitian ini adalah “pembelajaran cerpen menggunakan strategi estafet writing lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran menggunakan strategi konvensional di SMPN 4 Wates. Syarat data dikatakan signifikan apabila p lebih kecil dari taraf signifikansi 5% (p < 0,05). Perhitungan uji-t berhubungan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol disajikan dalam Tabel 21.
Tabel 21. Uji-t Berhubungan Pretes dan Postes Keterampilan Menulis Cerpen Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol
Paired Samples Test
Pair 1 Pair 2 Hasil Pretes Eksperimen- Hasil Postes Eksperimen Hasil Pretes Kontrol-Hasil Postes Kontrol Paired Differences Mean -9,214 -4,250 Std. Deviation 5,195 6,427 Std. Error Mean ,982 1,215 95% Confidence Interval of the Difference Lower -11,229 -6,742 Upper -7,200 -1,758 T -9,385 -3,499 Df 27 27 Sig. (2-tailed) ,000 ,002
Diketahui sig (2-tailed) kedua kelompok kurang dari 0,05 (p < 0,05) jadi, kedua strategi pembelajaran sama-sama efektif untuk digunakan. Namun untuk
strategi estafet writing memiliki signifikansi 0,000 sehingga dapat dikatakan lebih efektif digunakan dibandingkan strategi konvensional. Perhitungan uji-t berhubungan pretes dan postes kedua kelompok disajikan dalam Lampiran 3e.
c. Pengujian Hipotesis
Pengujian hipotesis dilakukan setelah analisis data dengan menggunakan uji-t, maka dapat diketahui hasil pengujian hipotesis adalah sebagai berikut. 1. Hipotesis Pertama
Ho : hipotesis nihil. Tidak ada perbedaan keterampilan menulis cerpen yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran menggunakan strategi estafet writing dengan kelompok yang menggunakan strategi pembelajaran konvensional di SMPN 4 Wates, ditolak.
Ha : hipotesis alternatif. Ada perbedaan keterampilan menulis cerpen yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran menggunakan strategi estafet writing dengan kelompok yang menggunakan strategi konvensional di SMPN 4 Wates, diterima.
2. Hipotesis Kedua
Ho : hipotesis nihil. Pembelajaran menulis cerpen mengggunakan strategi estafet writing tidak efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran di SMPN 4 Wates, ditolak.
Ha: hipotesis alternatif. Pembelajaran menulis cerpen menggunakan strategi estafet writing efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran di SMPN 4 Wates , diterima.