HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1. Deskripsi Pretest Hasil Belajar Berbicara Bahasa Indonesia Kelas V.A SD Inpres Bontomanai Sebelum Menggunakan Metode Poster Comment
Berdasarkan data hasil belajar berbicara siswa kelas V.A SD Inpres Bontomanai sebelum menggunakan metode poster comment diperoleh nilai rata-rata yaitu 63,91. Adapun dikategorikan pada pedoman Departemen pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud), maka data siswa dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 4.1 Tingkat Penguasaan Materi Pretest
No. Interval Frekuensi Persentase (%) Kategori hasil belajar 1 0-34 - 0 Sangat rendah 2 35-54 4 17,40% Rendah 3 55-64 10 43,47% Sedang 4 65-84 9 39,13% Tinggi 5 85-100 0 0% Sangat tinggi Jumlah 23 100%
Mean Std. deviasi Variansi Minimum Maksimum 63,91 10,72 115,08 43 82
Berdasarkan data yang dapat dilihat pada tabel di atas, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar berbicara murid pada tahap pretest dengan menggunakan
instrumen tes dikategorikan sangat rendah yaitu 0%, rendah 17,4%, sedang 43,47%, tinggi 39,13% dan sangat tingggi berada pada persentase 0%. Melihat dari hasil persentase yang ada dapat dikatakan bahwa tingkat kemampuan murid dalam berbicara serta penguasaan materi pelajaran bahasa indonesia sebelum menggunakan metode poster comment tergolong sedang.
Tabel 4.2 Deskripsi Ketuntasan Hasil Belajar Bahasa Indonesia
Skor Kategorisasi Frekuensi % 0 ≤ × < 69 Tidak tuntas 14 60,87%
69 ≤ × ≤ 100 Tuntas 9 39,13%
Jumlah 23 100%
Apabila Tabel 4.2 dikaitkan dengan indikator kriteria ketuntasan hasil belajar siswa yang ditentukan oleh peneliti, maka banyak murid yang tidak mencapai atau melebihi nilai KKM 70. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar bahasa indonesia kelas V.A SD Inpres Bontomanai Kecamatan Tamalate Kota Makassar, belum memenuhi kriteria ketuntasan hasil belajar di mana murid yang tuntas hanya 39,13%
70%.
2. Penerapan Metode Poster Comment Terhadap Hasil Belajar Berbicara Siswa Kelas V SD Inpres Bontomanai Kecamatan Tamalate Kota Makassar
Berdasarkan hasil wawancara dengan guru dan pengamatan oleh peneliti terhadap siswa sebelum menggunakan metode poster comment diperoleh data bahwa siswa cenderung gugup jika berada di depan kelas untuk berbicara di depan teman kelasnya. Siswa juga sering lupa dengan apa yang disampaikan di depan kelas. Siswa
32
menghafal kata-kata yang akan disampaikan di depan kelas, tetapi setelah di depan kelas mereka lupa dengan apa yang mereka sampaikan. Kesulitan yang paling sering dihadapi oleh siswa adalah kesulitan mengungkapkan ide dan gagasan yang ada dipikiran mereka. Pada akhirnya mereka kehabisan waktu hanya untuk memikirkan dan menghafal apa yang ingin disampaikan.
Salah satu alternatif untuk memecahkan masalah tersebut adalah melalui metode poster comment. Metode poster comment sebagai suatu metode pembelajaran yang diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar dan minat siswa terhadap pembelajaran bahasa indonesia serta diharapkan menjadi cara yang efektif sehingga siswa dapat aktif dalam pembelajaran bahasa indonesia.
Penerapan metode poster comment dapat berpengaruh terhadap keterampilan siswa dalam proses pembelajaran. Dimana siswa lebih aktif dalam memberikan solusi atau pendapatnya pada setiap permasalah yang diajukan pada gambar. Kemudian siswa menjadi lebih semangat dan percaya diri untuk tampil di depan kelas, dan tak gugup lagi.
3. Deskripsi Posttest Hasil Belajar Berbicara Bahasa Indonesia kelas V.A SD Inpres Bontomanai Setelah Menggunakan Metode Poster Comment
Berdasarkan data hasil belajar berbicara siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia, diperoleh nilai rata-rata hasil belajar berbicara kelas V.A SD Inpres Bontomanai setelah menggunakan metode poster comment yaitu 78,9 dari skor ideal 100. Adapun di kategorikan pada pedoman Departemen pendidikan dan kebudayaan (Depdikbud), maka data siswa dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 4.3 Tingkat Penguasaan Materi Posttest
No. Interval Frekuensi Persentase (%) Kategori hasil belajar 1 0-34 - 0 Sangat rendah 2 35-54 1 4,34% Rendah 3 55-64 3 13,04% Sedang 4 65-84 11 47,82% Tinggi 5 85-100 8 34,80% Sangat tinggi Jumlah 23 100%
Mean Std. deviasi Variansi Minimum Maksimum 78,9 10,31 106,35 53 88
Berdasarkan data yang dapat diketahui pada tabel di atas, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar pada tahap post-test dengan menggunakan instrumen test dikategorikan sangat tinggi yaitu 34,8%, tinggi 47,82%, sedang 13,04%, rendah 4,34%, dan sangat rendah berada pada 0,00%. Melihat dari hasil persentase yang ada dapat dikatakan bahwa tingkat kemampuan murid dalam memahami serta penguasaan materi pelajaran bahasa indonesia setelah menggunakan metode poster comment tergolong tinggi.
Tabel 4.4 Deskripsi Ketuntasan Hasil Belajar Bahasa Indonesia
Skor Kategorisasi Frekuensi % 0 ≤ × < 69 Tidak tuntas 4 17,40% 69 ≤ × ≤ 100 Tuntas 19 82,60%
34
Apabila Tabel 4.4 dikaitkan dengan indikator kriteria ketuntasan hasil belajar murid yang ditentukan oleh peneliti yaitu jika jumlah murid yang mencapai atau melebihi nilai KKM 70, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar berbicara bahasa indonesia kelas V.A SD Inpres Bontomanai Kecamatan Tamalate Kota Makassar telah memenuhi kriteria ketuntasan hasil belajar dimana siswa yang tuntas adalah 82.60%≥70%.
4. Pengaruh Metode Poster Comment terhadap Hasil Belajar Berbicara Siswa Kelas V.A SD Bontomanai Kecamatan Tamalate Kota Makassar
Berdasarkan hipotesis penelitian yakni “penggunaan metode poster comment memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas V.A SD Inpres Bontomanai mata pelajaran bahasa Indonesia Kecamatan Tamalate Kota Makassar”, maka teknik yang digunakan untuk menguji hipotesis tersebut adalah teknik statistik inferensial dengan menggunakan uji-t, maka didapatkan nilai Md= 14,95, nilai = 606,96, dan thitung= 13,71. Jika mencari t Tabel peneliti menggunakan tabel distribusi t dengan taraf signifikan = 23 – 1 = 22 maka diperoleh t 0,05 = 2,073. Setelah diperoleh t Hitung= 13,71 dan t Tabel = 2,073 maka diperoleh t Hitung > t Tabel atau 13,71 > 2,073. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima dan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
B. Pembahasan
1. Deskripsi Pretest Hasil Belajar Berbicara Bahasa Indonesia Kelas V.A SD Inpres Bontomanai Sebelum Menggunakan Metode Poster Comment
Pada pembelajaran berbicara sebelum menggunakan metode poster comment diperoleh data bahwa siswa cenderung gugup jika berada di depan kelas untuk berbicara di depan teman kelasnya. Siswa juga sering lupa dengan apa yang disampaikan di depan kelas. Siswa menghafal kata-kata yang akan disampaikan di depan kelas, tetapi setelah di depan kelas mereka lupa dengan apa yang mereka sampaikan. Kesulitan yang paling sering dihadapi oleh siswa adalah kesulitan mengungkapkan ide dan gagasan yang ada dipikiran mereka. Pada akhirnya mereka kehabisan waktu hanya untuk memikirkan dan menghafal apa yang ingin disampaikan.
Merujuk pada data hasil belajar berbicara siswa kelas V.A pada mata pelajaran bahasa indonesia sebelum menggunakan metode poster comment, diperoleh nilai rata-rata siswa yaitu 63,91 dengan 14 orang tidak tuntas dan 9 orang tuntas, jika dikategorikan maka diperoleh data yaitu sangat rendah 0%, rendah 17,4%, sedang 43,47%, tinggi 39,13% dan sangat tingggi berada pada persentase 0%. Melihat hasil persentase dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan siswa dalam berbicara serta penguasaan materi pelajaran bahasa indonesia sebelum menggunakan metode poster comment tergolong sedang dengan nilai rata-rata siswa yaitu 63,91 sedangkan nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada mata pelajaran bahasa indonesia yaitu 70.
36
2. Deskripsi postest Hasil Belajar Berbicara Bahasa Indonesia Kelas V.A SD Inpres Bontomanai Setelah Menggunakan Metode Poster Comment
Peneliti menggunakan metode poster comment untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V.A pada mata pelajaran bahasa indonesia. Setelah menggunakan metode poster comment pada mata pelajaran bahasa indonesia di kelas V.A, maka diperoleh nilai rata-rata siswa yaitu 78,9 terdapat 14 orang tuntas dan 9 orang tidak tuntas, jika dikategorikan maka diperoleh nilai sangat tinggi yaitu 34,8%, tinggi 47,82%, sedang 13,04%, rendah 4,34%, dan sangat rendah berada pada persentase 0,00%. Merujuk pada data hasil persentase disimpulkan bahwa tingkat kemampuan siswa dalam memahami serta penguasaan materi pelajaran bahasa indonesia setelah menggunakan metode poster comment tergolong tinggi dengan nilai rata-rata siswa adalah 78,9 dengan Kriteria Ketuntasan Mininmal (KKM) pada mata pelajaran bahasa indonesia adalah 70.
37
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan data hasil penelitian dalam pembahasan disimpulkan bahwa penerapan metode poster comment berpengaruh terhadap keterampilan berbicara. Hal ini dapat dilihat pada nilai rata-rata siswa sebelum menggunakan metode poster comment tergolong sedang yaitu 63,91 dan setelah menggunakan metode poster comment nilai rata-rata yang diperoleh siswa tergolong tinggi yaitu 78,9 dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 70.
Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan analisis data statistik inferensial dan uji t maka diperoleh nilai tHitung= 13,71 dan tTabel = 2,073 maka diperoleh tHitung > tTabel atau 13,83 > 2,073. Sejalan dengan penelitian yang relevan oleh Helnawati yang memperoleh nilai thitung = 9,49 dengan frekuensi (dk) sebesar 17 - 1 = 16, pada taraf signifikansi 0,05% diperoleh ttabel = 1,74 atau 9,49 1,74 pada taraf signifikansi 0,05, maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternative (H1) diterima yang berarti bahwa penggunaan metode poster comment mempengaruhi keterampilan berbicara pada mata pelajaran bahasa indonesia. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang diperoleh dari kedua penelitian dia atas maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode poster comment berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa.
38
B. Saran
Berdasarkan temuan yang berkaitan dengan hasil penelitian penggunaan metode poster comment yang mempengaruhi hasil belajar bahasa indonesia kelas V.A SD Inpres Bontomanai, maka dikemukakan beberapa saran sebagai berikut :
1. Kepada para pendidik khususnya guru SD Inpres Bontomanai, disarankan untuk selalu melatih keterampilan berbicara siswa dengan memilih metode pembelajaran yang cocok dengan materi yang diajarkan, dapat pula guru menggunakan metode poster comment untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
2. Kepada peneliti, diharapkan mampu mengembangkan metode poster comment ini pada mata pelajaran lain demi tercapainya tujuan yang diharapkan.
3. Kepada calon peneliti, agar dapat mengembangkan metode poster comment serta memperkuat hasil penelitian ini dengan cara mengkaji terlebih dahulu dan mampu mengadakan penelitian yang lebih sukses.
DAFTAR PUSTAKA BSNP. 2006. Standar Isi. Jakarta: Depdiknas.
Faturrohman, Muhammad. 2016. Model-Model Pembelajaran Inovatif Alternatif Desain Pembelajaran yang Menyenangkan. Yokyakarta: AR-RUZZ MEDIA. Helnawati. 2016. Pengaruh Metode Poster Comment terhadap hasil Belajar Bahasa
Indonesia Siswa Kelas V SDN 170 Pangembang Kecamatan Tombopulu Kabupaten Maros. Makassar: Universitas Muhammadiyah makassar.
Khoirunnisa 2017.Pengaruh Metode Poster Comment terhadap Hasil Belajar IPS Peserta Didik Kelas IV SDN 1 Sukarame Dua Teluk Betung Bandar Lampung. Skripsi tidak diterbitkan.Bandar Lampung:Universitas Islam Negeri.
Ningsih, Suwarti. 2014. Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Metode Bercerita Siswa Kelas III SDN 1 Beringin. Jurnal Kreatif Tadulako Online, 2(4): 243.
Tim Penyusun FKIP Unismuh Makassar. 2017. Pedoman Penulisan Skripsi.Makassar : Universitas Muhammadiyah makassar.
Samsul. 2014. Peningkatan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas IV SDN 1 Galumpang melalui Metode Latihan. Jurnal Kreatif Tadulako Online,4(8):175. Sugiyono. 2016. Metode Penelitian pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif
dan R&D. Bandung:Alfabeta.
Suprijono, Agus. 2009. Cooperative learning Teori dan Aplikasi PAIKEM.Yogyakara : Pustaka Pelajar.
Suryani, Anis. 2014. Pengaruh Pendekatan ACTIVE LEARNING METODE POSTER COMMENT Terhadap Hasil Belajar IPS di SDN Sunter Agung 11 Pagi. Skripsi tidak diterbitkan. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulla
Susanto, Ahmad. 2014. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana.
Thobroni, M.2015. Belajar dan Pembelajaran Teori dan Praktik. Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA.