BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
a. Sistem akuntansi Di Universitas Muhammadiyah Makassar merupakan suatu metode dan prosedur untuk mencatat dan melaporkan informasi dan kondisi keuangan yang di butuhkan untuk di sediakan di Universitas Muhammadiyah Makassar, sistem akuntansi terdiri atas dokumentasi bukti transaksi, alat-alat pencatatan, laporan, prosedur yang di gunakan di Universitas Muhammadiyah Makassar untuk mencatat transaksi-transaksi serta melaporkan hasilnya.
b. Peran internal audit di Universitas Muhammadiyah Makassar merupakan audit intitusi dengan memperhatikan proses akademik dan pada manajemen, dan audit program studi dengan sasaran mata kuliah , proses pembelajaran dan kepatuhan adapun manfaat internal audit adalah mengenal dengan baik pekerjaan menyempurnakan dan mengembangkan SDM dan mengurangi resiko kegagalan audit eksternal. Dalam melakkukan audit internal ada dua tahap yaitu sistem terhadap kecukupan kebijakan sesuai standar sistem audit mutu dan audit kepatuhan dengan memeriksa setiap prosedur atau Instruksi Kerja (IK) secara benar dan tertip.
1. Peran internal audit
a) Sistem internal audit di Univeritas Muhammadiyah Makassar
Dalam sistem internal audit dapat membantu universitas untuk mengendalikan, mengawal dan memastikan praktek yang berjalan dengan maksinal.
Menurut bapak Muhaimin SE., M.Ak. Ak. CA. selaku auditor internal di Univeristas Muhammadiyah Makassar, dalam sistem internal audit di Universitas Muhammadiyah Makassar dilakukan oleh suatu lembaga audit internal Universitas Muhammadiyah Makassar itu biasanya lembaga audit internal itu telah menyusun program kerja untuk melakukan audit di lingkup Universitas Muhammadiyah Makassar auditnya itu dilakukan secara terjadwal di tentukan oleh lembaga audit itu sendiri.
Maka seluruh kegiatan dan aktivitas yang dilakukan universitas secara otomatis akan termonitor oleh sistem dan membantu peran tim internal audit dalam melakukan fungsi pengawasan dan mengurangi terjadinya bentuk pelanggaran serta adanya kebijakan dan peraturan tertulis maka membantu proses pengawasan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Makassar.
Sedangkan menurut ibu Mira, SE.,M.Ak selaku auditor internal di Universitas Muhammadiyah Makassar, Audit internal sendiri merupakan bagian yang independen tujuannya untuk menguji dan mengevaluasi kegiatan organisasi yang dilaksanakan, sehingga dapat membentu organisasi (baik itu fakultas, unit bisnis, lembaga lainnya) untuk melaksanakan tanggung jawab secara efektif.
Adapun sistem audit internalnya yakni :untuk waktu audit dilakukan 2 kali dalam 1 tahun (untuk audit keuangan), sedangkan audit lainnya dilakukan tentatif sesuai kebutuhan . SPI (Satuan
Pengendalian intern) sendiri berada dibawah devisi Perencanaan dan pengawasan yang di ketuai oleh Bapak Khaeruddin, sedangkan kepala SPI adalah ibu Muryani Arsal. Untuk proses audit sendiri ada beberapa hal yang kami lakukan yakni:
1) Pertama-tama ada Planning (Perencanaan), dimana pada tahapan ini kami sleaku Auditor perlu memperoleh informasi tentang jenis aktifitas yang dilakukan, sifat-sifat dari ktifitas dan relatifnya, dan untuk memperoleh informasi umun yang membantu perencanaan dini dari audit.
2) Yang kedua yaitu Field Work (Kerja Lapangan), dimana kami selaku Auditor menganalisis atas aktifitas untuk menentukan efektivitas manajemen dan kaitannya dengan pengadilan.
3) Yang ketiga Reporting (Pelaporan), dimana kami selaku
4) Auditor menyiapkan laporan yang berisi tentang temuan-temuan selama dilakukan pengauditan yang tertuang dalam kertas Kerja audit (KKP) yang Tujuan dari pelaporan ini adalah untuk dilakukannya tindak lanjut.
5) Tahapan akhir yaitu Follow-up (Tindak Lanjut), dimana kami selaku Auditor akan mengevaluasi kecukupan, efektivitas, dan ketepatan waktu tindakan yang diambil oleh unit kerja, unit bisnis atau lembaga internal atas pengamatan dan rekomendasi yang dilaporkan, dalam konteks auditor memberi rekomendasi,
kemudian auditor melakukan follow-up review terhadap tindakan internal adalah tidak singkron waktu antara yang di periksa dengan pemeriksa misalnya karena mereka juga adalah tim pengajar tidak ketemu waktunya berikutnya standar pelaporan karena belum adanya standar pelaporan yang bagus sehingga masing-masing yang di periksa itu membuat standar pelaporan sesuai vesi mereka saja.
Kendala dalam hal ini bisa saja menbuat internal audit dianggap sebagai sarana oencari-cari kesalahan, selaku internal audit terkadang kurang menyentuh esensi dari proses yang akan di jalani oleh audit sehingga audit akhirnya berfokus pada menyajian dokumen operasional, bukan pada level mengapa domentasi ini perlu di buat, mengapa dokumen ini perlu di simpan dan lain sebagainya
Sedankan dari wawancara yang di lakukan oleh ibu Mira, SE.,M. Ak Kendala nya seperti pihak yang diaudit tidak cooperative (tidak mau bekerjasama) untuk memberikan informasi yang dibutuhkan. Untuk kendala pada saat audit kuangan yaitu kalau ada devisi atau unit kerja yang ada di UNISMUH yang tidak melakukan pencatatan , Tidak lengkap pencatatannya dan tidak ada bukti berupa dokumen pembayaran atau pengeluaran uang sehingga sulit untuk melakukan penelusuran.
c) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang di alami internal audit di universitas muhammadiyah makassar
Menurut bapak Muhaimin SE., M.Ak. Ak. CA. Upaya apa yang di lakukan untuk mengatasi kendala tersebut yang terkait dengan standar laporan maka pihak audit internal mengusulkan untuk
membuat sdandar pelaporan yang baku dan terlaku untuk semua kemudian yang terkait dengan singkronisasi waktu yang dilakukan mencari waktu saja atau meyesuaikan dan berkomunikasi dari pihak yang di periksa mengalah.
Adapun Upaya lainnya dalam mengatasi internal audit upaya konsultasi dankoordinasi dilakukan dalam mengatasi kesulitan dan kendala kertebatasan kompetensi personal dilakukan dengan pihak yang memiliki kompetensi seta kewenangan seperti ketua intenal audit.
Adapun menurut ibu Mira, SE.,M. Ak Upaya Jika ada kendala seperti point b diatas, biasanya kami selaku auditor menyerakan untuk dibuatkan pencatatan dengan memberikan contoh pencatatan melaporka itu sebagai temuan, supaya ada tindak lanjut dari pimpinan universitas demi perbaikan tata kelola keuangan yang ada di Universitas Muhamamdiyah Makassar.
d) Internal audit di Universitas Muhammadiyah Makassar saat ini menjunjung idependensi
Dalam wawancara yang di lakukan dengan bapak Muhaimin SE., M.Ak. Ak. CA. Audit internal di universitas muhammadiyah makassar menunjang dan menjunjung independensi tidak boleh pilih kasih.
Independensi merupakan sikap yang netral, tidak memihak kepada orang lain dan bebas dari pengaruh. Pada hakikatnya netral itu merupakan hal yang sulit bahkan mustahil, dimana ketika kita dihadapkan dengan dua pilihan yaitu antara kebenaran dantyang salah, antara kepentingan orang banyak atau kepentingan bisnis.
Maka keberpihakanmerupakan suatu hal yang tidak dapat di hindari dalam artian mau tidak mau harus tejadi keberpihakan
Sedangkan menurut ibu Mira, SE.,M. Ak Sepanjang yang saya ketahui, auditor memang harus independen, untuk itu semua temuan dilapangan memang harus dituangkan dalam kerta kerja audit (KKP) , terlebih lagi ketua SPI yang dulu dan sekarang merupakan individu yang sangat idealis dan menjujung tinggi profesionalitas dalam bekerja. Dasarnya cukup jelas karena yang menjadi auditor internal UNISMUH tidak menduduki jabatan kepemimpinan di Universitas Muhamamdiyah Makassar. Kalau dari segi prosedur internal auditnya sudah menunjang independensi, karena independensi merupakan sikap profesional auditor.
e) Internal audit dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mampu mempertahankan sikap independensi
Menurut bapak bapak Muhaimin SE., M.Ak. Ak. CA. dan ibu Mira, SE.,M. Ak Insyaa Allah, karena auditor memang harus mampu mempertangung jawabkan opini atau temuan yang tertuang dalam kertas kerja audit yang dibuat
f) Idikator yang menjadi tolak ukur dalam penilaian laporan keuangan semua kegiatan di ungkapkan atau mengungkapan secara penuh Menurut bapak Muhaimin SE., M.Ak. Ak. CA dan Menurut ibu Mira, SE.,M. Ak Idikator yang menjadi tolak ukur dalam penilaian laporan keuangan semua kegiatan di ungkapkan atau mengungkapan secara penuh. laporan keuangan tentunya adalah SOP, Pengendalian intern dan Standar keuangan yang berlaku.
g) Peran internal audit dalam pengawasan di universitas muhammadiyah makassar
Menurut bapak Muhaimin SE., M.Ak. Ak. CA kualitas layanan secara keseluruhan di Universitas Muhammadiyah Makassar itu biasa berjalan dengan baik oleh karena itu sebuah kegiatan , pelayanan itu semua tertumpuh pada seberapa besar dukungan finansial.
Peran internal audit yaitu sebagai berikut:
1) menerbitkan rekomendasi atas laporan keuangan secara periodik. Membantu (atau bersifat) melengkapi lingkup audit atas
laporan keuangan tahunan (membuat format pencatatan yang seragam atantara unit kerja, unist bisnis dan lembaga di lingkup Unsimuh)
2) Peran Audit Internal dalam pelaksanaan Management Audit Operational Audit selain mengacu pada angka-angka menurut laporan keuangan, Juga audit secara kritis atas pelaksanaan peraturan yang berlaku, performance management, efektivitas, ekonomis, efisiensi usaha dan pengungkapan penyimpangan dari kebijakan yang telah ditetapkan sebelumnya.
3) Berperan memberikan warning secara dini yaitu dengan menilai efisien dan efektivitas kegiatan perusahaan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian. Dengan demikian peran penting dari audit internasangat dibutuhkan untuk menghasilkan kulitas pemeriksaan yang dilakukan oleh 55 audit eksternal, yang dalam hal ini adalah kualitas pemeriksaan laporan keuangan.
2. Mekanisme audit
a) Mekanisme internal audit di Universitas Muhammadiyah Makassar Menurut bapak Muhaimin SE., M.Ak. Ak. CA. Mekanisme audit internal di universitas muhammadiyah memiliki perencanaaan audit, pekerjaan lapangan, pelaksanaan dan pelaporan.
Perencanaan dalam mekanisme audit meliputi kegiatan yang dilakukan sebelum internal audit dilakukan, perencanaan yang baik akan menentukan kualitas dan efektifitas pelaksanaan internal audit,
pelaksaan audit di pimpin oleh seorang penanggung jawab yang di tentukan oleh instutusi . pekerjaan lapngan yang dilakukan secara sistematis dalam mengumpulkan bukti-bukti audit yang objektif mengenai operasi/kegiatan yang di audit, kemudian mengevaluasinya untuk memastikan bahwa operasi/kegiatan tersebut sesuai dengan standar/kriteria yang di terima dan menjapai tujuan yang telah ditetapkan.
Pelaksaan dan pelaporan dalam pelaksaan internal audit meliputi kegiatan dari pengumpulan, yang dilanjutkan dengan proses menanalisis, kemudian menginterpretasi, sehingga mengdokumentasi bukti-bukti audit yang ada di sertai dengan pengumpulan informasi lain yang du butuhkan sesuai dengan prosedur audit awal atau sebelumnya yang telah di gariskan dala prosedur audit dalam rangkka mendukung hasil audit. Setelah pelaksaana audit dilakukan kemudia di buat pelaporan untuk di laporan kepada pimpinan di universtas muhammadiyah makassar.
Adapun wawancara yang dilakukan dangan ibu Mira, SE.,M.
Ak Audit dilakukan berdasakan program kerja yang diusulkan pada saat rapat kerja Universitas, sedankan untuk mekanisme auditnya, sebelum melakukan proses audit tentu harus ada surat tugas dari Pimpinan perguruan tinggi (dalam hal ini tentunya adalah rektor dan BPH) setelah itu baru prosesdan prosedur audit dijalankan, setelah itu melakukan pemebritahuan audit dan setelah itu melaksanakan prosedur audit (Perencanaan, dst). mekanisme audit terdiri dari 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan.
Berdasarkan dari wawancara keduanya dapat di simpulkan bahwa dalam menkanisme internal audit dapat berjalan dengan baik
harus melalui beberapa tahap yaitu persiapan, perencanaa, pekerjaan lapangan, pelaksanaa dan pelaporan.
b) Mekanisme internal audit di Universitas Muhammadiyah Makassar sesuai dengan standar pemeriksaan yang berlaku
Berdasarkan undang-undang nomor 15 tahun 2004 standar pemeriksaan merupakan patokan untuk melaksanakan pemeriksaan pengolahan dan tanggung jawab keuangan Negara. Standar pemeriksaan terdiri dari standar umum, standar pelaksaaan, dan standar pelaporan pemeriksaan yang wajib di pedomani oleh BPK dan pemeriksaan. Dalam melaksanakan tugas dan pemeriksaan, BPK telah menyusun standar pemeriksaan pertama kali pada tahun 1995 yang di sebut standar audit pemerintahan (SAP).
Menurut bapak Muhaimin SE., M.Ak. Ak. CA dan ibu Mira, SE.,M.Ak Mekanisme internal audit di Universitas Muhammadiyah Makassar sudah sesuai dengan standar pemeriksaan yang berlaku.
c) Mekanisme internal audit di Universitas Muhammadiyah Makassar telah efektif dan efesian
Internal audit yang efektif merupakan aspek penting dalam mewujudkan pelaksanaan universitas yang baik. Internal audit universitas yang efektif memerlukan sistem pencatatan yang tepat, sedangkan efesien adalah perbandingan terbaik antara suatu pekerjaan yang dilakukan degan ghasil yang di capai oleh pekerjaan tersebut sesuai dengan yang ditargetkan baik dalam hal mutu
maupun hasilnya yang meliputi pemakaian waktu yang optimal dan kualitas cara kerja yang maksimal.
Menurut bapak Muhaimin SE., M.Ak. Ak. CA Mekanisme audit yang berlaku telah efektif tetapi belum efesien karena kadang kala yang direncanakan susah dijalankan karena banyak hambatan.
Sedangkan menurut ibu Mira, SE.,M. Ak mekanisme internal audit di Universitas Muhammadiyah Makassar sudah efektif dan efesien.
d) Bertanggung jawab apabila terjadi kecurang dalam mekanisme internal audit di Universitas Muhammadiyah Makassar
Kecurang dapat didefinisikan sebgai tingkat kriminal(kejahatan) yang dilakukan secara sengaja oleh seseorang atau beberapa orang berupa penipuan/ketidakberesan atau penipuan yang melanggar hukum untuk mendapatkan keuntungan atau mengakibatkan kerugian pada Universitas.
Berdasarkan wawancara yang di lakukan dengan bapak Muhaimin SE., M.Ak. Ak. CA bertanggung jawab apabila terjadi kecurangan dalam mekanisme audit internal adalah pimpinan departemen misalnya di fakultas yang bertanggung jawab itu dekan fakultas, di unit perpustakaan yang bertanggung jawab itu pimpinan perpustakaan dan di penelitian yang bertanggung jawab pimpinan penelitian yang menjadi penanggng jawab utama.
Internal audit bertanggung jawab membanty manajemen dalam pencegahan, pedeteksian dan penginvestigasian penipuan yang terjadi di uviversitas. Agar dapat menjalankan tugas yang di emban tersebut internal audit perlu meningkatkan pengetahuan dan keahlian melalui pendidikan profesi berkelanjutan.
Sedangkan wawancara yang dilakukan dengan ibu Mira, SE., M.Ak Tanggungjawab tentunya dikebalikan kepada pimpinan UNISMUH selaku pengambil kebijakan dan keputusan, auditor hanya mengemukakan temuan dan memberikan rekomendasi atas temuan.
e) Upaya pengendalian atas kecurangan dalam mekanisme internal audit di Universitas Muhammadiyah Makassar
Dalam upaya mengendalian menghadapi kecurangan pada universitas, peran utama internal audit sesuai dengan fungisinya dalam mencegah atau mengupayakan pengendalian atas kecurangan adalah berupaya untuk mengihilangkan atau meminimalisir sebab-sebab timbulnya kecurangan tersebut . karena pencegah pada suatu kecurangan lebih mudah dari pada mengatasi kecurangan yang telah terjadi.
Menurut bapak Muhaimin SE., M.Ak. Ak. CA Upaya pengendalian atas kecurangan mewajibkan kepada satuan kerja atau unit kerja universitas muhammadiyah makassar membuat sop baku dan menjalankan sop itu secara bertanggung jawab.Sedangkan menurut ibu Mira, SE., M. Ak Upaya pengendalian tentunya tergantung dari pimpnan bagaimana menindak lanjuti temuan dan rekomendasi yang diberikan oleh auditor.