BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
Berdasarkan analisis data yang dilakukan pada pengamatan diperoleh hasil kinerja keuangan perusahaan setelah diterapkankannya PSAK 73 dalam tabel berikut ini:
45
Tabel 4.1 Perubahan Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Penerapan PSAK 73
(Sumber : data diolah peneliti)
SMGR 55% 130% 3% 7% 52% 114% 3% 8% 3% 16% 0% -1%
KIAS 26% 36% -4% -6% 17% 20% -48% -58% 9% 16% 44% 52%
SMCB 64% 180% 3% 7% 64% 174% 3% 9% 0% 6% 0% -2%
LION 32% 47% 0% 0% 32% 46% -1% -2% 0% 1% 1% 2%
SPMA 42% 7% 6% 10% 34% 51% 7% 11% 8% -44% -1% -1%
SSTM 61% 157% -3% -8% 61% 159% -3% -8% 0% -2% 0% 0%
ASII 47% 88% 8% 14% 42% 73% 5% 10% 5% 15% 3% 4%
GJTL 67% 202% 1% 4% 61% 159% 2% 5% 6% 43% -1% -1%
BATA 24% 32% 3% 4% 38% 62% -23% -37% -14% -30% 26% 41%
KBLM 34% 51% 3% 5% 18% 22% 1% 1% 16% 29% 2% 4%
ULTJ 14% 17% 17% 20% 45% 83% 12% 22% -31% -66% 5% -2%
GGRM 35% 54% 14% 21% 25% 34% 10% 13% 10% 20% 4% 8%
KAEF 60% 148% 0% 0% 60% 147% 0% 0% 0% 1% 0% 0%
MRAT 31% 45% 0% 0% 39% 63% -1% -2% -8% -18% 1% 2%
LMPI 61% 155% -6% -14% 65% 183% -6% -1% -4% -28% 0% -13%
SETELAH PENERAPAN
DAR DER ROA ROE
SELISIH PERBEDAAN
DER ROA ROE
DAR
DAR DER ROA ROE
Kode
SEBELUM PENERAPAN
46
Pada tabel 4.1 terlihat adanya perubahan pada beberapa perusahaan yang cukup signifikan pada rasio DAR sebelum dan setelah penerapan PSAK 73 atas sewa pada tahun 2020. Perubahan rasio DAR yang menurun terlihat pada entitas SMGR, KIAS, SPMA, ASII, GJTL, KBLM dan GGRM. Sedangkan beberapa entitas yang sedikit mengalami kenaikan pada rasio DAR tersebut yaitu pada entitas BATA, ULTJ, MRAT dan LMPI. Adapun entitas yang tidak mengalami perubahan terdapat pada beberapa entitas yaitu SMCB, LION, SSTM, KAEF. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mengalami penurunan nilai pada rasio DAR.
Adapun pada rasio DER sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73 atas sewa pada tahun 2020. Terlihat perubahan yang menurun pada beberapa entitas yaitu SMGR, KIAS, SMCB, LION, SPMA, SII, GJTL, KBLM, GGRM dan KAEF. Sedangkan entitas yang mengalami kenaikan nilai pada rasio DER yaitu SSTM, BATA, ULTJ, MRAT dan LMPI. Dari data tersebut membuktikan bahwa sebagian besar perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mengalami penurunan nilai pada rasio DER.
Lebih lanjut pada rasio ROA sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73 atas sewa pada tahun 2020. Menunjukkan perubahan nilai yang menurun pada beberapa entitas yaitu KIAS, LION, ASII, BATA, KBLM, ULTJ, GGRM dan MRAT. Sedangkan entitas yang sedikit mengalami kenaikan nilai pada rasio ROA yaitu hanya SPMA dan GJTL. Adapun entitas seperti SMGR, SMCB, SSTM, KAEF dan LMPI tidak mengalami
47
perubahan yang signifikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mengalami penurunan nilai pada rasio ROA.
Terakhir pada rasio ROE sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73 atas sewa pada tahun 2020. Kondisi perubahan nilai yang menurun ditunjukkan pada entitas seperti KIAS, LION, ASII, BATA, KBLM, GGRM, MRAT dan LMPI. Untuk entitas yang sedikit mengalami kenaikan nilai itu di tunjukkan pada entitas seperti SMGR, SMCB, SPMA, GJTL dan ULTJ.
Sedangkan entitas yang tidak mengalami perubahan yang signifikan hanya ada yaitu SSTM dan KAEF. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mengalami penurunan nilai pada rasio ROE. Berikut ini gambar grafik presentasi hasil perhitungan perbandingan kinerja keuangan sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73 pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia:
Gambar 4.2 Rasio Keuangan Sebelum Penerapan PSAK 73 -50%
0%
50%
100%
150%
200%
250%
DAR DER ROA ROE
Gambar 4.3 Rasio Keuangan Sesudah Penerapan PSAK 73 2. Analisis Statistik
a. Analisis Statistik deskriptif
Dalam penelitian ini Statistik deskriptif menunjukkan nilai rata-rata (mean), nilai tengah (median), nilai maximum, nilai minimum dan standar deviasi dari data. Penelitian ini juga menggunakan beberapa rasio keuangan dalam mengdukung hasil dari perubahan kapitalisasi sewa yaitu rasio DAR, DER, ROA dan ROE. Hasil statistik deskriptif disajikan dalam tabel berikut:
Tabel 4.2 Deskriptif Statistik Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Penerapan PSAK 73
Descriptive Statistics
N Mean Std. Deviation Minimum Maximum DAR
SEBELUM
15 .4347 .16966 .14 .67
DAR SESUDAH
15 .4360 .16578 .17 .65
-100%
-50%
0%
50%
100%
150%
200%
DAR DER ROA ROE
49
DER SEBELUM
15 .9433 .61290 .17 2.02
DER SESUDAH
15 .9267 .57887 .20 1.83
ROA SEBELUM
15 .0300 .06256 -.06 .17
ROA SESUDAH
15 -.0260 .14927 -.48 .12
ROE SEBELUM
15 .0427 .09691 -.14 .21
ROE SESUDAH
15 -.0193 .20845 -.58 .22
Sumber: SPSS 25 (Data diolah)
Berdasarkan tabel uji deskriptif statistik diatas menunjukkan nilai mean, standart deviasi, minimun dan maksimum dari masing-masing kelompok data DAR sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73. Tampak bahwa mean atau rata-rata nilai sesudah penerapan PSAK 73 0.4360 dimana lebih besar dari nilai sebelum penerapan PSAK 73 yiaitu 0.4347.
Hal ini menunjukkan adanya sedikit peningkatan DAR setelah penerapan PSAK 73 bila ditinjau dari jumlah nilai rata-rata keseluruhan sampel dengan selisih perbedaan -0.0013.
Selanjutnya pada masing-masing kelompok data DER diatas menunjukkan nilai mean, standart deviasi, minimun dan maksimum sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73. Tampak bahwa mean atau rata-rata nilai sesudah penerapan PSAK 73 0.9267 dimana lebih kecil dari nilai sebelum penerapan PSAK 73 yiaitu 0.9433. Hal ini menunjukkan adanya penurunan DER setelah penerapan PSAK 73 bila ditinjau dari jumlah nilai rata-rata keseluruhan sampel dengan selisih perbedaan 0.0166.
Dari masing-masing kelompok data ROA diatas menunjukkan nilai mean, standart deviasi, minimun dan maksimum sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73. Tampak bahwa mean atau rata-rata nilai sesudah penerapan PSAK 73 -0.260 dimana lebih kecil dari nilai sebelum penerapan PSAK 73 yiaitu 0.0300. Hal ini menunjukkan adanya penurunan ROA setelah penerapan PSAK 73 bila ditinjau dari jumlah nilai rata-rata keseluruhan sampel dengan selisih perbedaan -0.23.
Pada masing-masing kelompok data ROE Berdasarkan tabel uji deskriptif statistik diatas menunjukkan nilai mean, standart deviasi, minimun dan maksimum sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73.
Tampak bahwa mean atau ratarata nilai sesudah penerapan PSAK 73 -0.0193 dimana lebih kecil dari nilai sebelum penerapan PSAK 73 yiaitu 0.0427. Hal ini menunjukkan adanya penurunan ROE setelah penerapan PSAK 73 bila ditinjau dari jumlah nilai rata-rata keseluruhan sampel dengan selisih perbedaan 0.0234.
b. Uji Normalitas
Tabel 4.3 Uji Normalitas
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic Df Sig.
DAR .178 15 .200* .926 15 .239
DER .211 15 .070 .896 15 .083
ROA .233 15 .027 .918 15 .177
ROE .130 15 .200* .972 15 .891
DAR1 .172 15 .200* .924 15 .220
DER1 .166 15 .200* .896 15 .083
ROA1 .289 15 .001 .724 15 .000
ROE1 .299 15 .001 .793 15 .003
*. This is a lower bound of the true significance.
a. Lilliefors Significance Correction
Sumber: SPSS 25 (Data diolah)
51
Berdasarkan hasil uji normalitas diatas menunjukkan variabel ROA dan ROE setelah penerapan PSAK 73 tidak berdistribusi dengan normal hal itu dikarenakan nilai signifikansi 0.000 dan 0.003 lebih kecil dari 0,05, sedangkan syarat sebuah data dikatakan berdistribusi normal yaitu nilai signifikansinya > 0.05, sehingga uji paired sample t tes tidak dapat digunakan dan yang digunakan yaitu uji Wilcoxon.
c. Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon (Wilcoxon Signed Ranks Test)
Tabel 4.4 Hasil Wilcoxon Signed Rank Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Penerapan PSAK 73
Ranks
a. SESUDAH < SEBELUM b. SESUDAH > SEBELUM c. SESUDAH = SEBELUM
Sumber: SPSS 25 (Data diolah)
Berdasakan Tabel dari uji Wilcoxon Signed Rank diatas didapatkan 7 sampel yang mengalami penurunan atau negatif ranks DAR setelah penerapan PSAK 73 dengan nilai mean rank 5.50 dan sum of ranks sebesar 38.50, 4 sampel yang mengalami peningkatan atau positif ranks setelah penerapan PSAK 73 dengan nilai mean rank 6.88 dan sum of ranks sebesar 27.50, dan 4 sampel yang memiliki nilai DAR yang sama atau ties antara sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73.
Selanjutnya pada rasio DER dari uji Wilcoxon Signed Rank diatas didapatkan 10 sampel yang mengalami penurunan atau negatif ranks DER setelah penerapan PSAK 73 dengan nilai mean rank 7.05 dan sum of ranks sebesar 70.50, 5 sampel yang mengalami peningkatan atau positif ranks setelah penerapan PSAK 73 dengan nilai mean rank 9.90 dan sum of ranks sebesar 49.50, dan tidak ada sampel yang memiliki nilai DER yang sama atau ties antara sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73.
Sedangkan pada rasio ROA dari uji Wilcoxon Signed Rank diatas didapatkan 8 sampel yang mengalami penurunan atau negatif ranks ROA setelah penerapan PSAK 73 dengan nilai mean rank 6.25 dan sum of ranks sebesar 50.00, 2 sampel yang mengalami peningkatan atau positif ranks setelah penerapan PSAK 73 dengan nilai mean rank 2.50 dan sum of ranks sebesar 5.00, dan 5 sampel yang memiliki nilai ROA yang sama atau ties antara sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73
Dan terakhir untuk rasio ROE dari uji Wilcoxon Signed Rank diatas didapatkan 8 sampel yang mengalami penurunan atau negatif ranks ROA setelah penerapan PSAK 73 dengan nilai mean rank 9.50
53
dan sum of ranks sebesar 76.00, 6 sampel yang mengalami peningkatan atau positif ranks setelah penerapan PSAK 73 dengan nilai mean rank 4.83 dan sum of ranks sebesar 29.00, dan 1 sampel yang memiliki nilai ROA yang sama atau ties antara sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73.
d. Uji Hipotesis
Tabel 4.5 Hasil Uji Statistik Wilcoxon Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Penerapan PSAK 73
Test Statisticsa
DAR SESUDAH – DAR SEBELUM
Z -.490b
Asymp. Sig. (2-tailed) .624
DER SESUDAH – DER SEBELUM
Z -.597b
Asymp. Sig. (2-tailed) .551
ROA SESUDAH – ROA SEBELUM
Z -2.308b
Asymp. Sig. (2-tailed) .021
ROE SESUDAH – ROE SEBELUM
Z -1.481b
Asymp. Sig. (2-tailed) .139
a. Wilcoxon Signed Ranks Test b. Based on positive ranks.
Sumber: SPSS 25 (Data diolah)
Berdasarkan tabel hasil dari uji Wilcoxon untuk rasio DAR diatas, maka nilai Z yang didapatkan sebesar -0490 dengan p value (Asymp. Sig 2 Tailed) sebesar 0.624 lebih besar dari 0.05 sehingga dapat disimpulkan hipotesis pertama (H1) “ditolak” atau berarti tidak ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73
Selanjutnya pada tabel hasil dari uji Wilcoxon untuk rasio DER diatas, maka nilai Z yang didapatkan sebesar -0.597 dengan p value (Asymp. Sig 2 Tailed) sebesar 0.551 lebih besar dari 0.05 sehingga dapat disimpulkan hipotesis kedua (H2) “ditolak” atau berarti tidak ada perbedaan DER yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73.
Sedangkan pada tabel hasil dari uji Wilcoxon untuk rasio ROA diatas, maka nilai Z yang didapatkan sebesar -2.308 dengan p value (Asymp. Sig 2 Tailed) sebesar 0.021 lebih kecil dari 0.05 sehingga dapat disimpulkan hipotesis ketiga (H3) “diterima” atau berarti ada perbedaan ROA yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73.
Terakhir, berdasarkan tabel hasil dari uji Wilcoxon untuk rasio ROE diatas, maka nilai Z yang didapatkan sebesar -1.481 dengan p value (Asymp. Sig 2 Tailed) sebesar 0.139 lebih besar dari 0.05 sehingga dapat disimpulkan hipotesis keempat (H4) “ditolak” atau berarti tidak ada perbedaan ROE yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan PSAK 73.