• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Penggunaan kohesi referensi persona, mengacu kepada pembicara, lawan bicara dan orang yang dibicarakan.Penggunaan referensi persona dalam sebuah kalimat mempunyai peranan yang sangat penting. Hal tersebut disebabkan dengan adanya penggunaan referensi persona untuk menggantikan nama orang yang diajak berbicara atau orang yang dibicarakan. Dengan penggunaan referensi persona dalam berkomunikasi menimbulkan kesan sopan dan keakraban.

Jenis kohesi referensi persona dan penggunaanya dalam novel Love To Love

You karya Kezia Evi Wiadji. Jenis-jenis kohesi referensi persona yang dimaksud

akan diuraikan berikut ini.

1. Referensi Persona Pertama Tunggal

Referensi persona pertama tunggal mengacu kepada diri pembicara, yang jumlahnya tidak lebih dari satu persona atau satu orang saja seperti : persona saya, aku, dan –ku. Berikut ini akan dijelaskan beberapa jenis penggunaan referensi persona pertama tunggal yang ditemukan dalam novel Love To Love You karya Kezia Evi Wiadji.

a. Referensi Persona Saya

Persona “saya” adalah bentuk yang formal atau umumnya dipakai dalam tulisan atau ujaran yang resmi.Persona “saya” dipakai untuk menggantikan diri si pembicara, dapat digunakan oleh siapa saja terhadap siapa saja. Kalimat seperti

contoh-contoh berikut banyak digunakan didalam novellove to love you. Penulis menemukan 22 populasi hanya 5 yang dijadikan sebagai sampel.

DATA 1 :

“ Setelah saya periksa, tidak ada masalah atau kelainan. Semuanya normal, bentuk rahim juga normal. Tidak ada kista atau mium.” (LTLY :22).

Makna kata saya pada kalimat di atas menunjuk pada dokter yang sedang memberi tahukan Lia dan Anton mengenai hasil pemeriksaan kandungan Lia.

DATA 2 :

“ Dok, kalau bulan depan saya belum hamil juga bagaimana?” (LTLY :25)

Makna kata saya pada kalimat di atas menunjukkan Lia yang sedang mengajukan pertanyaan pada sang dokter, karena ingin cepat-cepat mendapatkan momongan.

DATA 3 :

“ Boleh saya masuk? Saya pimpinan baru di tempat Anton bekerja.” “ Nama saya Delila.” (LTLY :69)

Makna kata saya pada kalimat di atas menunjukkan Delila. Memperkenalkan diri pada Lia bahwa dia pimpinan perusahaan tempat suami Lia bekerja. Yang sedang menghampiri rumah Lia.

DATA 4 :

“ Saya dengar dari suami saya kalau Ibu sementara ini magang di Jakarta.” (LTLY : 70)

Makna kata saya pada kalimat di atas menunjukkan Lia, yang seraya bertutur lembut meski dalam pikirannya yang dipenuhi tanda tanya. Mengapa pimpinan Anton (suaminya) datang kerumahnya pada saat Anton keluar kota.

DATA 5 :

“A-apakah suami saya melakukan kesalahan di kantor?” Suara Lia terdengar gugup.”( LTLY :71)

Makna dari data 5 di atas menujukkan Lia, dengan suara yang kedengaran gugup bertanya kepada pimpinan Anton.

b. Referensi Persona Aku

Persona pertama “ aku” lebih banyak dipakai dalam pembicara dan dalam situasi yang tidak formal dan lebih banyak menunjukkan keakraban antara pembicara atau penulis dengan pendengar atau pembaca. Persona pertama “aku” digunakan untuk menggantikan diri si pembicara, dapat juga digunakan kepada teman yang sudah akrab, orang yang lebih mudah, orang yang lebih rendah statusnya atau kedudukan sosialnya, dan dalam situasi tertentu, misalnya dalam novel love to love you, terdapat lebih dari 100 populasi dan hanya 5 menjadi sampel. Penggunaan pemarkah “aku” dalam novel love to love you dapat dilihat pada kutipan berikut ini.

DATA : 6

“Aku ingin membuat perjanjian denganmu, perjanjian yang saling menguntungkan. Aku akan memenuhi semua kebutuhanmu. Makananmu, pakaianmu, tempat tinggalmu, sampai dengan biaya kuliahmu. Aku akan membuatmu menjadi seorang yang berhasil. Apa yang kau cita-citakan, bisa kau raih. Sebagai ungkapan terima kasihmu, aku hanya minta satu hal...kau harus ada saat aku membutuhkanmu.”(LTLY : 91)

Makna persona aku pada paragraf di atas menunjukkan Delila yang ingin membuat perjanjian dengan Anton suami Lia.

DATA : 7

“ Mana aku tahu kalau itu kantor suaminya? Dari dulu aku dan para pembantu di rumah itu tidak tahu nama suaminya, selain dipanggil dengan nama Bapak. Aku tidak tahu usaha suaminya. Aku juga tidak tahu kalau kantor ini ternyata milik suaminya yang sekarang diwariskan kepadanya. Sebegitu banyak perusahaan yang aku datangi saat aku di Jakarta, celakanya aku bekerja di perusahaan suaminya.” (LTLY : 100)

Makna persona aku pada paragraf di atas menunjukkan Anton, yang sedang menjelaskan kepada Lia tentang Delila pimpinan perusahaan tempatnya bekerja. Begitu pun dulu ia pernah tinggal di rumah perempuan yang mengaku sebagai pimpinannya saat ini.

DATA 8 :

“Aku tahu kamu jijik padaku. Kamu juga marah karena aku nggak cerita sebelumnya. Oh Lia, aku sangat mencintaimu. Aku takut kalau kau tahu masa laluku, kau akan lari meninggalkanku. Saat pertama kali aku bertemu denganmu, aku tahu aku menemukan seorang wanita yang baik. Wanita yang berbeda. Saat itu aku berjanji pada diriku sendiri, aku akan hidup benar, tidak menyimpang lagi.”(LTLY : 101)

Data 7 dan 8 pembicara berusaha meyakinkan lawan bicaranya.Makna kata aku pada kalimat di atas menujukkan Anton yang berusaha meyakinkan Lia istrinya. Ia sangat mencintai istrinya dari pertama kali bertemu dan sangat beruntung mendapatkan Lia. Tak ada wanita yang lebih baik selain istrinya itu.

DATA 9 :

Anton. Aku harus pergi, aku harus menenangkan diriku. Memikirkan dengan jernih masalah kita. Supaya kemarahan tidak memengaruhi pikiranku. Aku tidak tahu untuk berapa lama, tapi jika kau mau menemuiku, kau pasti tahu di mana aku berada. Aku berharap saat kita bertemu nanti, keadaan akan berubah menjadi lebih baik. Walaupun itu hanya cara pandangku padamu. Aku selalu berharap yang terbaik untuk kita berdua. Apakah kau juga?(LTLY :115)

Data 9, persona aku pada paragrap di atas menunjukkan Lia. Pembicara memberitahukan lawan bicara lewat sepucuk surat kepada Anton (si pembaca)

untuk menenangkan dirinya sementara waktu. Atas masalah yang menimpanya saat ini.

DATA 10 :

“ Kenapa harus takut, ada aku, Dear. Aku pasti menjagamu nanti. Aku

janji.”(LTLY : 131)

Data 10, persona aku pada kalimat di atas menunjukkan Leo (pembicara) berusaha menenangkan hati si lawan bicara. persona pertama “ aku” berbicara dalam situasi yang tidak formal dan lebih banyak menunjukkan keakraban antara pembicara dan pendengar.

c. Referensi Persona –ku

Persona pertama “ aku” mempunyai variasi bentuk, yakni “-ku”, dan “ku-“. Bentuk ini dipakai untuk menyatakan milik dan dalam tulisan dilekatkan pada kata di depannya.penggunaan persona “-ku” dalam novel love to love you terdapat 83 populasi dan 5 menjadi sampelnya. Dapat dilihat pada kutipan berikut ini. DATA 11 :

“Aku sudah memikirkan semuanya. Punya anak adalah keinginanku kedua setelah punya kamu, sebagai suamiku. Nggak masalah apakah anak itu kandung atau bukan.”(LTLY :50)

Makna data 11 persona “-ku “ pada kalimat di atas menujukkan Lia. Pembicara berusaha meyakinkan dan membujuk sang suami untuk mengasuh anak.

DATA 12 :

“ Ini tidak terjadi kalau kamu mengikuti keinginanku. Aku jamin berikutnya

istrimu yang akan menerima teleponku.”(LTLY: 51)

Makna data 12, pada kalimat di atas menujukkan Delila. Ia mengancam Anton untuk melakukan semua yang ia inginkan.

DATA 13:

Ya Tuhan, saat hidupku mulai tenang dan mapan, kenapa Kau izinkan masalah ini datang lagi menghampiriku? Aku sangat takut kalau wanita itu akan menghancurkan rumah tangga dan masa depanku. (LTLY :54)

Makna data 13 pada paragrap di atas menujukkan Anton. Diliputi rasa bersalah dan takut, ia menatap lama mata istrinya yang tertidur dengan lelap di sebelahnya, wanita yang dicintainya sepenuh hati.

DATA 14:

“ Aku mencari Ray. Aku menceritakan masalahku. Dia memberiku solusi, “lanjut Anton, suaranya berubah serius. (LTLY :158)

Makna data 14, pada kalimat di atas menujukkan Anton. Berbicara kepada Lia istrinya bahwa Ray temannya memberi jalan keluar atas masalah yang dihadapinya.

DATA 15:

“Tenang honey, kau bisa mempercayaiku. Aku ingin kau menemaniku saat bertemu dengan anakku nanti.”(LTLY :159)

Persona pertama “ku” pada data diatas, menunjukkan Anton. Pembicara menenangkan dan menjelaskan kepada lawan bicara atau pendengar tentang keinginan dan miliknya.

2. Referensi Persona Pertama Jamak

Referensi persona pertama jamak mengacu kepada diri pembicara, yang jumlahnya lebih dari satu persona atau satu orang. Dalam novel love to love you, penulis menemukan 2 jenis penggunaan referensi persona pertama jamak, yakni persona kami, dan kita. Berikut ini akan dibahas.

Referensi persona pertama jamak “ kami” bersifat eksklusif, artinya persona itu mengacu kepada penulis atau pembicara dan orang lain di pihaknya, tetapi tidak mencakupi orang lain di pihak pendengar atau pembaca. Persona “kami” dapat digunakan oleh siapa saja kepada siapa saja serta dalam situasi apa saja, dan oleh seseorang yang berbicara bukan atas nama pribadi melainkan nama jabatan.

Dalam novel love to love you ditemukan 6 populasi penggunaan referensi persona “kami”,namun yang mnjadi sampel hanya 5 dari populasi yg ada. Persona “kami” yang digunakan dalam novel love to love you dapat dilihat pada kutipan berikut ini.

DATA 16 :

“Saya hanya minta kerelaanmu untuk mengizinkan Anton menemui anaknya, anak kami. Jeremy harus mengenal siapa ayah kandungnya.” (LTLY:73)

Pada kutipan diatas dapat dijelaskan bahwa referensi persona ”kami” mengacu kepada pembicara dan orang lain di pihaknya. Makna persona kami pada kalimat diatas menujukkan Delila dan Anton. Delila meminta kepada Lia untuk mengizinkan Anton menemui Jeremy anaknya.

DATA 17:

“Oya, saya juga ingin mengembalikan barang Anton, tertinggal di hotel saat kami bertemu untuk membahas Jeje.” (LTLY: 74)

Makna persona kami pada data (17) di atas menujukkan Delila dan Anto. Dengan posisi berdiri dan berjalan santai ,Delila datang menemui Lia dan merogoh tasnya dan menarik sebuah dasi, lalu mengulurkan kepada Lia.

DATA 18:

“Ada!” sanggah Lia. “Kalau kami punya anak sendiri, nggak mungkin Anton menginginkan anak itu.”(LTLY:111)

Makna persona kami pada data (18) di atas , menujukkan Lia dan Anton. Lia menceritakan masalah yang di hadapinya kepada temannya Rini. Lia merasa bersalah kepada suaminya karena tidak bisa memiliki anak sendiri.

DATA 19:

“Hati Lia terlanjur sakit, Ma. Delila pasti akan terus menggangu. Dia seperti duri dalam daging bagi rumah tangga kami.”(LTLY :121)

Makna persona kami pada data (19) di atas menujukkan Lia dan Anton. Lia menjelaskan kepada ibunya tentang perasaannya. Tentang masalah yang dihadapinya bersama suaminya Anton.

DATA 20:

“Omong kosong! Kau lihat buktinya, golongan darah kami sama. Kami memiliki golongan darah paling langka dan kau sekarang berkata DIA BUKAN ANAKKU?!” (LTLY:172)

Pada data (20) di atas, persona kami pada kalimat kedua dan ke tiga menunjukkan Anton dan anaknya Jeremy. Anton berubah geram, seketika itu juga tangannya dihantamkan ke meja ketika marah kepada Delila.

b. Referensi Persona Kita

Referensi persona pertama Jamak “ kita” bersifat inklusif, artinya persona itu mencakupi pembicara atau penulis, pendengar atau pembaca, dan mungkin juga pihak lain. Persona “ kita” untuk menyatakan diri pertama jamak dan orang yang diajak berbicara termasuk di dalamnya dapat digunakan oleh siapa saja kepada siapa saja.

Persona kita pembicara memasukkan lawan atau teman bicaranya ke dalam konteks pembicaraan. Karena itu, pembicara menggunakan referensi persona kita. Persona pertama melibatkan lawan bicaranya dengan menggunakan referensi persona kita.

Dalam novel love to love you ditemukan 20 populasi penggunaan persona “kita”, namun yang diambil jadi sampel hanya 5 dari populasi yang ada. Berikut ini penggunaan persona “kita” dalam novel tersebut.

DATA 21 :

“ Kita periksa lagi setelah hasil cek darah selesai. Jangan lupa bawa hasil pengukuran suhu tubuh.” (LTLY :23)

DATA 22:

“ Kita lanjut dengan pemeriksaan berikutnya. Tapi, kita berharap semoga bulan depan Ibu sudah hamil.”( LTLY :25)

Makna persona kita pada data (21), (22), di atas menunjukkan dokter memberi intruksi kepada Lia dan Anton mengenai kehamilannya.

DATA 23:

“Laporan ini kita bahas nanti saja. Aku ingin tahu keadaanmu. Kita sudah lama tidak bertemu, bukankah begitu?!”( LTLY :44)

DATA 24:

“Aku ingin kita kembali seperti dulu lagi.”( LTLY :45)

Makna persona kita pada data (23), (24) di atas menujukkan Delila dan Anton. Delila sedang menatap Anton dengan tajam, tangannya diletakkan terlipat di atas meja,ketika Anton melakkan dokumen yang dibawanya ke meja.

DATA 25:

“Aku nggak pesimis, aku hanya nggak mau kita sudah jadi kakek nenek tapi anak kita masih kecil. Kasihan ‘kan.”(LTLY :50)

Makna persona Kita pada kutipan di atas menunjukkan Lia dan Anton. Dengan wajah yang mendung, Lia agak pesimis dan mengelak tuduhan suaminya itu.

3. Referensi persona kedua Tunggal a. Referensi persona Kamu

Referensi persona kedua tunggal “ kamu” adalah salah satu wujud dari kohesi referensi dari bentuk pronomina persona kedua tunggal. Dalam novel love

to love you , terdapat 81 populasi dan 5 yang menjadi sampel. Dapat dilihat

kutipan di bawah ini.

DATA 26:

“ Kamu sekarang luar biasa, sangat dewasa dan tampan.” (LTLY :43) DATA 27:

“ Kamu sekarang berubah. Kerjaan melulu yang dipikirin,” omel Lia. (LTLY :54) DATA 28:

“Ibu. Kamu harus memanggil Ibu. Sama seperti dulu. Ingat?” LTLY: 57

“ Ekspresi wajah yang sama, saat pertama kali kamu tahu keinginanku.” LTLY : 57

Makna persona kamu pada kutipan di atas menunjukkan Delila yang sedang memuji Anton lalu mendecakkan lidahnya (Data 26). Makna persona kamu pada data 27 di atas, menunjukkan Lia yang kesal kepada Anton yang hanya memikirkan kerjaannya. Pada data 28 di atas, makna persona kamu pada kalimat 1 dan 2 menunjuk kepada Delila yang menginginkan Anton sama seperti dulu yang sangat menghargai Delila sewaktu masih tinggal di rumahnya.

DATA 29:

“Jangan keraskan hatimu, Nak. Kalau kamu dan Anton berniat baik, Tuhan pasti akan menunjukkan jalan keluar. Kamu harus percaya itu.”LTLY :121

Makna persona kamu pada data di atas, menunjukkan ibu Lia. Ia sedang meyakinkan hati Lia anaknya untuk tetap tabah menerima semua kenyataan ini sambil memeluk Lia dengan penuh kasih.

DATA 30:

“Kamu tidak mungkin mengganggu, kamu ‘kan istriku. Aku ingin kamu ikut.

Aku ingin kamu memberiku kekuatan.” LTLY :162

Makna persona kamu pada data di atas, menunjukkan Anton yang sedang meyakinkan hati istrinya Lia. Bahwa betapa Anton sangat mengharapkan Lia ikut bersama Anton menemui Jeje.

b. Referensi persona kau

Kau adalah referensi persona kedua tunggal yang dapat berdiri sendiri. Referensi persona “kau” dipergunakan terhadap persona atau yang sederajat atau kepada persona yang lebih rendah kedudukannya atau kepada yang lebih muda usianya. Dalam novel love to love you, terdapat 67 populasi dan 5 yang menjadi sampel. Dapat dilihat kutipan di bawah ini.

DATA 31:

“Apa yang ingin kau bahas denganku ? Ini laporan yang kau minta.” LTLY : 44 DATA 32:

“ Kau laki-laki, Ton. Kau pasti tahu maksudku.” LTLY :92 DATA 33:

DATA 34:

“ Mana buktinya kalau dia anakmu. Bisa jadi dia anak dari laki-laki lain. Kau dijebaknya. Kau hanya takut kalau kau tidak memenuhi harapan bos-mu, kau akan dipecat, karirmu kandas. Egomu yang kau pertaruhkan di sini ‘kan?” LTLY :102

DATA 35:

“Lia, kamu anak perempuan Papa satu-satunya. Kau pasti tahu apa pun yang terjadi dalam hidupmu, kau tetap anak Papa.”LTLY : 145

Data 31, 32, 33, 34 dan 35 diatas, referensi persona kau mengacu kepada lawan bicara atau persona kedua yang sedang emosi dan tidak memandang umur serta status sosialnya. referensi persona tersebut digunakan oleh pembicara karena keduanya sudah cukup akrab.

c. Referensi persona –Mu

Referensi persona –mu mengacu kepada kepunyaan atau kepemilikan pada lawan bicara. Terdapat lebih dari 100 populasi yang telah ditemukan dan 5 yang menjadi sampelnya.

DATA 36 :

“Kamu memaki siapa? Delila?karena telah jujur padaku? Atau kepada dirimu sendiri karena belangmu ketahuan?”suara Lia meninggi.(LTLY :81)

DATA 37:

“Kau masih muda. Hanya badanmu saja yang menipu. Postur tubuhmu tinggi dan gagah.”(LTLY :84)

DATA 38:

“Aku akan memenuhi semua kebutuhanmu. Makananmu, pakaianmu, tempat

tinggalmu, sampai dengan biaya kuliahmu. Aku akan membuatmu menjadi seorang yang berhasil. Apa yang kau cita-citakan, bisa kau raih.” (LTLY :91) DATA 39:

“ Sebagai rasa terima kasihmu, aku hanya minta satu hal, kau harus ada saat aku

Makna persona –mu pada data diatas, menunjukkan Anton. Kepemilikan atau kepunyaan serta hak Anton terhadap Delila selama masih dibawah kendalinya.

DATA 40:

Rini terkejut.” Apa maksudmu, Lia. Hal ini tidak ada hubungannya denganmu. (LTLY :111)

Makna persona –mu pada data 40, menunjukkan Lia yang sedang diyakinkan oleh Rini temannya. Bahwa semua kenyataan pahit yang dialami oleh Lia dan Anton, tidak ada hubungannya dengan Lia melainkan semuanya berasal dari masa lalu Anton.

4. Referensi persona kedua jamak kalian

Referensi persona kedua jamak “kalian” yang jumlahnya lebih dari satu orang. Meskipun referensi persona kedua tersebut tidak terikat pada tata krama sosial, tetapi persona yang usianya lebih muda atau persona yang statusnya rendah umumnya tidak menggunakan, untuk mengacu kepada persona yang lebih muda atau yang lebih rendah kedudukannya. Terdapat 3 data yang ditemukan dalam novel love to love you dan semuanya menjadi sampel.

DATA 41:

“Kalau Anton keluar kota, sekali-kali kamu menyusul. Siapa tahu kalian pulang bertiga,” Ray mengedipkan matanya. (LTLY:16)

DATA 42:

Lia mendesah panjang . Perkataan ibunya mengusik pikirannya. Tidak adil menyalahkan Anton sekarang. Peristiwa itu terjadi sebelum kalian saling kenal. Sebelum kalian menikah. Semua orang punya masa lalu, memang masa lalu Anton buruk, tapi setelah itu kau membuktikan sendiri bahwa dia baik dan bertanggung jawab. (LTLY : 152)

DATA 43:

“ Keadaan Jeje sekarang sudah stabil. Kalian boleh kembali ke Jakarta. Terima

kasih sudah menjadi donor bagi anakku.” (LTLY:172)

Makna persona kalian pada kutipan diatas, menyatakan Lia, Anton dan calon bayinya (data 41), menyatakan Lia dan Anton pada data 42 dan data 43.

5. Referensi persona ketiga tunggal a. Referensi Persona ketiga Ia

Persona “ia” untuk menyatakan diri orang ketiga atau orang yang dibicarakan, digunakan terhadap orang sebaya atau seumuran, dan lebih muda, yang status atau kedudukan sosialnya lebih rendah, atau yang tidak perlu secara eksplisit dihormati. Persona “ia” merupakan referensi persona yang banyak digunakan dalam novel love to love you tersebut. Dalam tulisan ini ditemukan 89 populasi, namun yang menjadi sampel hanya 5 dari populasitersebut. Persona “ia” yang digunakan dalam novel tersebut dapat dilihat pada kutipan berikut ini.

DATA 44 :

Nama yang telah terukir kuat di pikirannya, di benaknya. Nama yang sudah ia kenal bertahun-tahun lalu. Nama yang semula ia ucapkan dengan penuh rasa hormat dan terima kasih, tetapi di kemudian hari ia ucapkan dengan penuh kegetiran dan sakit hati : (LTLY: 40)

DATA 45:

Ia hanya terpaku pada seseorang di balik pintu ini. Ia tahu benar, Delila memanggilnya bukan karena urusan pekerjaan. (LTLY : 43)

DATA 46 :

DATA 47:

Lia terkejut bukan kepalang.Ia memandang wanita di depannya dengan tidak percaya. Pikirannya masih berusaha mencerna kata-kata itu. Sejenak ia seperti orang linglung. (LTLY: 71)

DATA 48 :

Dalam perjalanan, Anton merenungi nasibnya. Tujuh tahun silam, ia lari meninggalkan kota ini. Waktu itu ia berjanji kepada dirinya sendiri, ia tidak akan pernah menginjakkan kaki di kota ini lagi. Sepanjang yang bisa diingat Anton, di kota ini, hidupnya selalu dirudung duka dan berakhir dengan kenangan pahit. Ironisnya, sekarang ia kembali ke kota ini lagi, mengikuti kembali jejak masa lalunya. (LTLY: 163)

Makna persona ia pada data 44 paragraf di atas menunjukkan Delila yang dulunya dikenal dengan penuh rasa hormat oleh Anton namun sekarang dengan penuh kegetiran dan rasa sakit hati yang mendalam. Wanita yang hampir merusak rumah tangganya.

Makna persona ia pada kutipan data 45 diatas menunjukkan Anton yang tak berdaya diperlakukan semaunya oleh Delila. Pada kutipan data 46 diatas menunjukkan Anton yang merasa senang mendengar cerita istrinya sewaktu di sekolah, seharian mengatur anak-anak di lapangan olah raga,membuat Lia merasa seperti lari ribuan kilometer. Makna kutipan pada data 47, menunjukkan Lia yang tidak percaya seperti orang linglung di depan Delila. Makna data 48 diatas, menjelaskan bahwa Anton sebagai persona ia. Ia tidak pernah berpikir bahwa kota yang dulunya ditinggalkan, dan berjanji tidak akan mendatanginya lagi, kini ia kembali mengikuti jejak masa lalunya yang selalu dirundung duka dan berakhir dengan kenangan pahit.

b. Referensi Persona Ketiga Dia

Persona “Dia” sebagai referensi persona ketiga tunggal digunakan untuk menyatakan diri orang ketiga atau orang yang dibicarakan. Referensi persona “dia” sebagai alat kohesi tidak banyak berbeda dengan persona ia dalam mengacu partisipan-partisipan yang disebut sebelumnya atau orang yang dinyatakan. Dalam novel love to love you penggunaan persona “dia” terdapat 19 data yang telah di temukan dan 5 yang menjadi sampelnya. Dapat dilihat pada kutipan berikut ini.

DATA 49:

“Dia...dia berusaha mengajakku melakukan...hmm,” Anton terlihat sangat gugup.”...ya seperti itulah. Dia memaksaku dan melepas dasiku. Tapi aku langsung pulang. Aku lupa dasiku tertinggal di sana. Kau bisa mempercayaiku

Dokumen terkait