BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Salamrejo. Subjek
penelitiannya adalah siswa kelas II yang berjumlah 21 siswa. Penelitian ini
dimulai tanggal 23 Maret sampai 31 Maret 2011.
Penelitian ini dilaksanaankan dengan dua siklus dengan jumlah 8 jam
pelajaran. Siklus I terdiri dari 2 pertemuan dengan jumlah 4 jam pelajaran,
begitupula siklus II terdiri dari 2 pertemuan dengan jumlah 4 jam pelajaran.
Kedua siklus menggunakan pendekatan kontenstual. Pembeda kedua siklus
tersebut yaitu pada indikator pembelajarannya. Siklus I dengan indikator
“siswa dapat mendeskripsikan tumbuhan atau hewan di lingkungan sekolah
secara lisan”. Pada siklus II dengan indikator “siswa dapat mendeskripsikan
tumbuhan atau hewan di lingkungan sawah secara lisan”.
Adapun hasil penelitian pada kelas II SD Negeri Salamrejo dalam
pembelajaran berbicara mendeskripsikan benda sebelum dan sesudah
menggunakan pendekatan kontekstual sebagai berikut :
1. Kemampuan Awal
Data awal ini didapat dari hasil penilaian guru kelas II SD Negeri
Salamrejo. Adapun nilai berbicara mendeskripsikan benda atau hewan
sebagai data awal sebagai berikut:
Tabel 5
Persentase Pencapaian KKM dan Nilai Rata-rata Pada Kondisi Awal
Data Jumlah Siswa Jumlah siswa yang
memenuhi KKM (67)
Persentase Nilai
Rata-rata
Kondisi
Awal
21 9 43% 62,47
2. Siklus I
a. Tahap Perencanaan Tindakan
Tahap perencanaan ini peneliti menyiapkan instrumen yang terdiri
dari sumber belajar, media belajar, rubrik penilaian, rencana
pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja siswa dan lembar refleksi.
Pembelajaran akan dikemas menggumakan pendekatan kontekstual.
Pembelajaran akan dilaksanakan sesuai dengan komponen pendekatan
kontekstual, meliputi: pemodelan, bertanya, lingkungan sekolah,
menemukan, masyarakat belajar dan refleksi.
b. Tahap Pelaksanaan Tindakan
Pelaksanaan tindakan pada siklus pertama dilaksanakan pada hari
Rabu 23 Maret 2011 pukul 07.00 sampai 08.10 dan hari Kamis 24
Maret 2011 pukul 08.10 sampai 09.35. Pelaksanaan pembelajaran
sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang sudah disusun oleh guru
guna meningkatkan kemampuan berbicara tentang mendeskripsikan
benda dengan pendekatan kontekstual. Rincian kegiatan siklus I sebagai
berikut:
1) Pertemuan I
a) Kegiatan Awal
Kegiatan pembelajaran diawali dengan salam pembuka oleh
guru dilanjutkan berdoa. Kemudian guru melakukan presensi dan
pengecekan kesiapan siswa. Setelah itu guru melakukan apersepsi
dengan bertanya kepada siswa tentang tumbuhan atau hewan yang
ada di lingkungan sekolah dan dilanjutkan penyampaian tujuan
pembelajaran.
b) Kegiatan Inti
Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang pengertian
deskripsi dengan pemodelan membawa contoh tumbuhan dan
mendeskripsikan bersama siswa. Sebelum siswa melakukan
pengamatan dan membuat deskripsi guru mengecek
pemahamannya dengan bertanya mengenai deskripsi. Kemudian
siswa diajak keluar kelas untuk mencari tumbuhan atau hewan di
lingkungan sekolah untuk dideskripsikan. Siswa membuat
deskripsi tumbuhan atau hewan berdasarkan ciri-cirinya. Setelah
itu siswa diajak masuk ke kelas kembali.
c) Kegiatan Akhir
Kegiatan ini siswa dan guru melakukan refleksi
pelaksanaan pembelajaran pada pertemuan ini. Siswa
menyampaikan perasaannya dan kesulitan yang dialami selama
pembelajaran. Selanjutnya ditutup dengan salam penutup.
2) Pertemuan II
a) Kegiatan Awal
Kegiatan pembelajaran diawali dengan salam pembuka oleh
guru. Kemudian guru melakukan presensi dan pengecekan
kesiapan siswa. Setelah itu guru melakukan apersepsi dengan
bertanya kepada siswa pembelajaran sebelumnya.
b) Kegiatan Inti
Setelah siswa melakukan pengamatan pada pertemuan I
pada pertemuan ini siswa membuat deskripsi secara lisan.
Kemudian dilakukan penilaian, dengan siswa mendeskripsikan
tumbuhan atau hewan di depan kelas.
c) Kegiatan Akhir
Kegiatan ini siswa dan guru sharing kesulitan atau
pengalaman yang didapat setelah melakukan pembelajaran ini.
Setelah itu merefleksikannya. Selanjutnya ditutup dengan salam
penutup.
c. Observasi dan Pengumpulan Data
Berdasarkan hasil observasi pada siklus pertama, siswa sudah
terdapat keberanian untuk berbicara. Siswa terlihat antusias mengikuti
pembelajaran mendeskripsikan benda dengan pendekatan kontekstual.
Meskipun sudah ada perkembangan, masih ada siswa yang merasa
kesulitan untuk mengeluarkan ide derkaitan mendeskripsikan benda.
Observasi dan pengumpulan data ini menggunakan instrumen yang
sudah disiapkan oleh peneliti. Berikut hasil mengarang menggunakan
pendekatan kontekstual siklus I:
Tabel 6
Hasil Tes Mendeskripsikan Benda dengan
Pendekatan Kontekstual SD Negeri Salamrejo Siklus I
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 Skor 1 Srwt √ √ √ √ √ 14 56 2 Asn D √ √ √ √ √ 18 72 tnts 3 Adk R √ √ √ √ √ 17 68 tnts 4 Asy A √ √ √ √ √ 19 76 tnts 5 Dw S √ √ √ √ √ 14 56 6 Dzhwn P √ √ √ √ √ 13 52 7 Erc P √ √ √ √ √ 17 68 tnts 8 Ervn D √ √ √ √ √ 19 76 tnts 9 Ft Rgt √ √ √ √ √ 20 80 tnts 10 Ftr N √ √ √ √ √ 20 80 tnts 11 Hrnda √ √ √ √ √ 18 72 tnts 12 Ptr N √ √ √ √ √ 15 60 13 R Fngk √ √ √ √ √ 17 68 tnts 14 Rnl H √ √ √ √ √ 13 52 15 Spt T √ √ √ √ √ 15 60 16 Srlt E √ √ √ √ √ 14 56 17 St N √ √ √ √ √ 18 72 tnts 18 Wln P √ √ √ √ √ 14 56 19 Ct N √ √ √ √ √ 19 76 tnts 20 Ik N √ √ √ √ √ 18 72 tnts 21 M. Aff Tyb √ √ √ √ √ 17 68 tnts 1396 13 66.48 80 52
Aspek Yang Dinilai
A B C E Jumlah Rata-rata Nilai Maksimal D Nilai Minimal Ket. Siswa No Total Nilai
Keterangan :
Aspek yang dinilai.
A : Ketepatan mengucapkan bunyi (vokal, konsonan)
B : Ketepatan intonasi
C : Kelancaran dalam berbicara
D : Ketepatan deskripsi sesuai dengan objek yang dideskripsikan
E : Kecepatan dan kejelasan dalam berbicara
Tabel 7
Perbandingan Persentase Pencapaian KKM dan Nilai Rata-rata Pada
Kondisi Awal dengan Siklus I
Data Jumlah Siswa Jumlah siswa yang
memenuhi KKM (67)
Persentase Nilai
Rata-rata
Kondisi
Awal
21 9 43% 62.47
Siklus I 21 13 62% 66.48
Hasil perbandingan persentase pencapaian KKM dan nilai rata-rata
kondisi awal dengan siklus I dalam bentuk grafik histogram sebagai berikut:
Grafik 1 Perbandingan Nilai Rata-rata dan Persentase Pada Kondisi
Awal dengan Siklus I
Data Awal; Nilai
Rata-rata; 62 Data Awal;
Persentase Siswa Memenuhi KKM;
43 Siklus I; Nilai
Rata-rata; 67 Siklus I; Persentase Siswa Memenuhi KKM; 62 Data Awal Siklus I
Grafik histogram di atas menunjukan bahwa nilai rata-rata kelas
mengalami peningkatan dari setiap siklusnya setelah menggunakan
pendekatan kontekstual dalam pembelajaran berbicara mendeskripsikan
benda. Nilai rata-rata pada kondisi awal sebesar 62,47 meningkat pada siklus
I menjadi 66,48 dan dilihat dari peningkatan secara persentase siswa yang
mampu pada kondisi awal sebesar 43% meningkat pada siklus I menjadi
62%.
d. Refleksi Siklus I
Tahap ini peneliti mengevaluasi mengenai proses dan hasil
pembelajaran berbicara mendeskripsikan benda yang telah dilakukan
pada siklus I. Meskipun telah mengalami peningkatan baik secara
proses maupun hasil yang dicapai, tetapi masih dirasa kurang. Ada
beberapa kendala yang dihadapi ketika pembelajaran berlangsung;
1) Sebagian siswa ada yang belum memahami deskripsi, oleh karena
itu pada siklus berikutnya perlu adanya bimbingan dari guru.
2) Sebagian siswa masih ada yang merasa malu saat berbicara di
depan kelas.
3) Hasil berbicara mendeskripsikan benda belum memuaskan, dapat
dilihat dari hasil pengamatan nilai rata-rata kelas yang masih di
bawah KKM.
Siklus I diperoleh informasi bahwa pembelajaran berbicara
mendeskripsikan benda mengalami peningkatan. Siswa terlihat lebih
aktif dan semangat dalam pembelajaran ini. Meskipun pada siklus I ada
peningkatan baik secara proses maupun hasil, masih ada kendala yang
harus diperbaiki pada siklus II. Siklus II akan dikontekstualkan dengan
lingkungan sawah. Penanaman konsep deskripsi lebih mengaktifkan
siswa dan pendampingan siswa terhadap proses pembelajaran lebih
ditingkatkan.
3. Siklus II
a. Tahap Perencanaan Tindakan
Tahap perencanaan, peneliti menyiapkan instrumen yang terdiri
dari sumber belajar, media belajar, rubrik penilaian, rencana
pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja siswa dan lembar refleksi.
Pembelajaran akan dikemas menggumakan pendekatan kontekstual.
Pembelajaran akan dilaksanakan sesuai dengan komponen pendekatan
kontekstual, meliputi: pemodelan, bertanya, lingkungan sawah,
menemukan, masyarakat belajar dan refleksi.
b. Tahap Pelaksanaan Tindakan
Pelaksanaan tindakan pada siklus kedua dilaksanakan pada hari
Rabu 30 Maret 2011 pukul 07.00 sampai 08.10 dan hari Kamis 31
Maret 2011 pukul 08.10 sampai 09.35. Pelaksanaan pembelajaran
sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang sudah disusun oleh guru
guna meningkatkan kemampuan berbicara mendeskripsikan benda
dengan pendekatan kontekstual. Berikut rincian kegiatan siklus II :
1) Pertemuan III
a) Kegiatan Awal
Kegiatan pembelajaran diawali dengan salam pembuka oleh
guru dilanjutkan berdoa. Kemudian guru melakukan presensi dan
pengecekan kesiapan siswa. Setelah itu guru melakukan apersepsi
dengan bertanya kepada siswa tentang tumbuhan atau hewan yang
ada di lingkungan sawah dan dilanjutkan penyampaian tujuan
pembelajaran.
b) Kegiatan Inti
Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang pengertian
deskripsi dengan pemodelan membawa contoh tumbuhan dan
mendeskripsikan bersama siswa. Sebelum siswa melakukan
pengamatan dan membuat deskripsi guru mengecek pemahaman
siswa dengan bertanya mengenai deskripsi. Kemudian siswa
diajak keluar kelas untuk mencari tumbuhan atau hewan di
lingkungan sawah untuk dideskripsikan. Siswa membuat deskripsi
tumbuhan atau hewan berdasarkan ciri-cirinya. Setelah itu siswa
diajak kembali ke sekolah dan masuk ke kelas.
c) Kegiatan Akhir
Kegiatan ini siswa dan guru melakukan refleksi
pelaksanaan pembelajaran pada pertemuan ini. Siswa
menyampaikan perasaannya dan kesulitan yang dialami selama
pembelajaran. Selanjutnya ditutup dengan salam penutup.
2) Pertemuan IV
a) Kegiatan Awal
Kegiatan pembelajaran diawali dengan salam pembuka oleh
guru. Kemudian guru melakukan presensi dan pengecekan
kesiapan siswa. Setelah itu guru melakukan apersepsi dengan
bertanya kepada siswa pembelajaran sebelumnya.
b) Kegiatan Inti
Setelah siswa melakukan pengamatan pada pertemuan III
pada pertemuan ini siswa membuat deskripsi secara lisan.
Kemudian dilakukan penilaian, dengan siswa mendeskripsikan
tumbuhan atau hewan di depan kelas.
c) Kegiatan Akhir
Kegiatan ini siswa dan guru sharing kesulitan atau
pengalaman yang didapat setelah melakukan pembelajaran ini.
Setelah itu merefleksikannya. Selanjutnya ditutup dengan salam
penutup.
c. Observasi dan Pengumpulan Data
Observasi dilakukan selama proses berlangsungnya pembelajaran.
Observasi yang dilakukan berdasarkan hasil observasi dari lembar
pengamatan dan hasil deskripsi siklus II. Berdasar pengamatan tersebut
pembelajaran berbicara mendeskripsikan benda dengan pendekatan
kontekstual mengalami peningkatan. Siswa sudah tidak mengalami
kesulitan untuk mengeluarkan ide berkaitan mendeskripsikan benda.
Observasi dan pengumpulan data ini menggunakan instrumen yang
sudah disiapkan oleh peneliti. Hasil mengarang menggunakan
pendekatan kontekstual siklus II sebagai berikut:
Tabel 8
Hasil Tes Mendeskripsikan Benda dengan Pendekatan Kontekstual
SD Negeri Salamrejo Siklus II
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 Skor 1 Srwt √ √ √ √ √ 15 60 2 Asn D √ √ √ √ √ 18 72 tnts 3 Adk R √ √ √ √ √ 17 68 tnts 4 Asy A √ √ √ √ √ 20 80 tnts 5 Dw S √ √ √ √ √ 18 72 tnts 6 Dzhwn P √ √ √ √ √ 14 56 7 Erc P √ √ √ √ √ 17 68 tnts 8 Ervn D √ √ √ √ √ 20 80 tnts 9 Ft Rgt √ √ √ √ √ 21 84 tnts 10 Ftr N √ √ √ √ √ 21 84 tnts 11 Hrnda √ √ √ √ √ 19 76 tnts 12 Ptr N √ √ √ √ √ 17 68 tnts 13 R Fngk √ √ √ √ √ 17 68 tnts 14 Rnl H √ √ √ √ √ 14 56 15 Spt T √ √ √ √ √ 17 68 tnts 16 Srlt E √ √ √ √ √ 15 60 17 St N √ √ √ √ √ 20 80 tnts 18 Wln P √ √ √ √ √ 16 64 19 Ct N √ √ √ √ √ 21 84 tnts 20 Ik N √ √ √ √ √ 19 76 tnts 21 M. Aff Tyb √ √ √ √ √ 18 72 tnts 1496 16 71.24 84 56 A B C D E Jumlah Rata-rata Nilai Maksimal Nilai Minimal Ket. Siswa No Total Nilai
Keterangan :
Aspek yang dinilai.
A : Ketepatan mengucapkan bunyi (vokal, konsonan)
B : Ketepatan intonasi
C : Kelancaran dalam berbicara
D : Ketepatan deskripsi sesuai dengan objek yang dideskripsikan
E : Kecepatan dan kejelasan dalam berbicara
Tabel 9
Perbandingan Persentase Pencapaian KKM dan Nilai Rata-rata Pada
Kondisi Awal, Siklus I dengan Siklus II
Data Jumlah Siswa Jumlah siswa yang
memenuhi KKM (67)
Persentase Nilai
Rata-rata
Kondisi
Awal
21 9 43% 62.47
Siklus I 21 13 62% 66.48
Siklus II 21 16 76% 71.24
Hasil perbandingan persentase pencapaian KKM dan rata-rata
pada kondisi awal, siklus I dengan siklus II dapat diperjelas dengan
grafik sebagai berikut:
Grafik 2 Perbandingan Nilai Rata-rata dan Persentase Pada Kondisi
Awal, Siklus I dengan Siklus II
Grafik di atas menunjukan bahwa nilai rata-rata kelas mengalami
peningkatan dari setiap siklusnya setelah menggunakan pendekatan
kontekstual dalam pembelajaran berbicara mendeskripsikan benda.
Nilai rata-rata pada kondisi awal sebesar 62,47 meningkat pada siklus I
menjadi 66,48 dan pada siklus II meningkat menjadi 71,24.
Berdasarkan data di atas dapat dikatakan pembelajaran berbicara
mendeskripsikan benda dengan pendekatan kotekstual dapat
meningkatkan kuantitas dan kualitas belajar siswa. Hal ini terbukti dari
peningkatan rata-rata nilai kelas. Dilihat dari peningkatan persentase
jumlah siswa yang memenuhi KKM dari 43% menjadi 62% dan dari
62% menjadi 76%. Persentase jumlah siswa yang memenuhi KKM dari
data awal ke siklus I naik 19% dan dari siklus I ke siklus II naik 14%.
Persentase jumlah siswa yang memenuhi KKM yang diharapkan pada
siklus I adalah 57% sedangkan siklus I adalah 71%. Pelaksanaan siklus
I menghasilkan 62% dan siklus II menghasilkan 76% nilai yang
memenuhi KKM.
Kondisi Awal; Nilai Rata-rata; 62 Kondisi Awal; Persentase Siswa Memenuhi KKM; 43 Siklus I; Nilai Rata-rata; 67 Siklus I; Persentase Siswa Memenuhi KKM; 62 Siklus II; NilaiRata-rata; 71 Siklus II; Persentase Siswa Memenuhi KKM; 76 Kondisi Awal Siklus I Siklus II