BAB VI HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
31 c. Membahas data hasil penelitian
d. Menarik kesimpulan berdasarkan hasil pengolahan data e. Membuat laporan hasil penelitian dalam bentuk skripsi.
F. Teknik Analisis Data 1. Analisis Deskriptif
Teknik analisis deskriptif yang digunakan adalah penyajian data berupa mean, dan standar deviasi. (Khaeruddin,2012)
a. Mencari rata-rata
̅
dengan:
̅ = Mean
= Jumlah skor total peserta didik = jumlah peserta didik
b. Standar deviasi (s)
Standar deviasi diperoleh dari rumus:
√∑( ̅) dengan: = Standar Deviasi = Nilai tengah ̅ = Nilai rata-rata n = Jumlah data
32
Untuk mengkategorikan tingkat kemampuan kognitif peserta didik digunakan interval nilai dan kategori sebagai berikut:
Tabel 3.2 Kategori tingkat kemampuan kognitif peserta didik
Interval (%) Kategori 0 – 20 Sangat Rendah 21 – 40 Rendah 41 – 60 Sedang 61 – 80 Tinggi 81 – 100 Sangat Tinggi (Sumber: Sugiyono, 2016: 187) 2. Analisis Inferensial
Analisis inferensial dilakukan untuk menjawab rumusan masalah yang ketiga penelitian ini, yaitu untuk menganalisis perbedaan secara signifikan kemampuan kognitif peserta didik setelah diajar dengan menggunakan model Pembelajaran inkuiri terbimbing untuk kelas eksperimen dan model pembelajaran konvensional untuk kelas kontrol. Adapun analisis yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (Uji-t).
a. Uji Normalitas
Metode Chi-Square atau untuk uji Goodness of fit Distribusi Normal menggunakan pendekatan penjumlahan penyimpangan data observasi kelas dengan nilai yang diharapkan. Uji Chi-Square seringkali digunakan oleh para peneliti sebagai alat uji normalitas.
∑( )
33 Dimana:
= Chi-Kuadrat
Oi = Frekuensi hasil pengamatan
Ei = Frekuensi harapan
K = Banyaknya kelas Kriteria Pengujian:
Apabila hitung tabel dengan derajat kebebasan dk = (0 - 1) pada taraf
signifikan
= 0,05 maka data dikatakan terdistribusi normal (Sugiyono, 2016).b. Uji Homogenitas
Uji homogenitas dalam penelitian ini memiliki makna bahwa data memiliki variansi atau keragaman nilai sama atau secara statistik sama. Rumus yang dapat digunakan yaitu homogenitas varians dua buah variabel independen dengan Uji Hartley atau biasa disebut Uji-f. Di mana uji-f ini digunakan untuk mengetahui apakah skor hasil ujian pada dua kelompok yang independen mempunyai varians yang sama (homogen). Adapun rumus uji-F sebagai berikut:
(Kadir, 2017) D
(varians terbesar sebagai pembilang) = ( ) dan ( varians terbesar sebagai penyebut) = ( )
34 Adapun hipotesis statistiknya:
Perhitungan pengujian pada taraf signifikansi Kemudian bandingkan dengan pada db pembilang dan db penyebut.
Jika diterima Jika ditolak
Uji homogenitas variansi dengan rumus Hartley bisa digunakan jika jumlah sampel antar kelompok sama.
c. Uji Hipotesis
Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji-t dua pihak. Hipotesis statistik:
Keterangan:
: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan kognitif peserta didik di MAN Pangkep yang diajar menggunakan model pembelaaran Inkuiri Terbimbing dan yang diajar tanpa menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing
H1: Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan kognitif peserta didik di MAN Pangkep yang diajar menggunakan model pembelajaran
35
Inkuiri Terbimbing dan yang diajar tanpa menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing
: Rata-rata kemampuan kognitif peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing
: Rata-rata kemampuan kognitif peserta didik yang diajar tanpa menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing Pengujian hipotesis digunakan untuk menguji apakah H0 dan yang dirumuskan pada hipotesis statistik diterima atau ditolak dengan menggunakan uji-t
̅̅̅ ̅̅̅
√( ) ( )
( ) )
Dimana,
t = Nilai t hitung
̅̅̅ = Nilai rata-rata skor kelas eksperimen ̅̅̅ = Nilai rata-rata skor kelas kontrol
= Jumlah sampel kelas eksperimen = Jumlah sampel kelas kontrol = Varian kelas eksperimen = Varian kelas kontrol
Dengan kriteria pengujiannya adalah H0 diterima jika -ttabel ≤ thitung ≤ ttabel
dan di terima thitung ttabel pada taraf signifikan α = 0,05 dengan derajat kebebasan
36
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil penelitian
Berdasarkan data yang dikumpulkan pada hasil tes peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam bentuk posttest, maka dianalisis hasil penelitian yang telah dilaksanakan di MAN Pangkep dari tanggal 10 s/d 26 november 2020. Kelas yang dipilih dalam penelitian ini adalah kelas XI Mia 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI Mia 3 sebagai kelas kontrol. Data didapatkan dari kelas XI Mia 5 yang berjumlah 27 peserta didik dan dari kelas XI Mia 3 berjumlah 27 peserta didik.
1. Hasil Analisis Deskriptif
Hasil analisis deskriptif menunjukkan deskripsi tentang karakteristik distribusi skor hasil belajar dari masing-masing kelompok penelitian dan sekaligus jawaban atas masalah yang dirumuskan dalam penelitian. Analisis deskriptif dilakukan dengan menggunakan aplikasi Ms. Excel 2010
Tabel 4.1 Statistik Skor Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas XI MAN Pangkep.
N Minimum Maksimum Rata-rata Standar daviasi
Posttest eksperimen 27 70 85 78,59 4,031217 Posttest control 27 60 83 73,63 5,4359781
37
Berdasarkan tebel diatas dapat dilihat perbedaan skor hasil analisis deskriptif peserta didik yang diperoleh dari kelas eksperimen (MIA 5) dan kelas kontrol (MIA 3), dengan menggunakan model pembelajara inkuiri terbimbing dan model pembelajaran konvesional.
2. Hasil Analisis Statistik Inferensial Analisis data posttest
Sebelum analisis data dan menguji hipotesis maka terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas yaitu:
a. Uji Normalitas
Dari hasil pengolahan data melalui Ms exel maka kita dapat langsung memperoleh nilai mean (rata-rata), dan standar deviasi seperti pada tabel dibawah ini:
Table 4.2 Deskripsi data Statistik Postest Kelas Eksperimen dan kelas kontrol
N Minimum Maksimum Rata-rata Standar daviasi
Posttest eksperimen 27 70 85 78,59 4,03 Posttest control 27 60 83 73,63 5,44
Sumber Data: Exel
Berdasarkan hasil data deskriptiv diatas maka dapat diperoleh hasil pengujian normalitas data sebagai berikut:
Tabel 4.3 Uji Normalitas Posttest
Posttest kelas eksperimen Posttest kelas control
N 27 27
Rata-rata 78,59 73,63
Standar deviasi 4,03 5,44
Chi square 10,29 8,75
38
Pengujian normalitas dilakukan dengan menggunakan uji chi square, dimana pengujian dilakukan pada taraf signifikansi 0,05 dengan derajat kebebasan dk = (0 - 1). Berdasarkan perhitungan uji chi square data postest untuk kelas eksperimen, nilai hitung yang di peroleh adalah 10,29 12,59 (Chi square tabel dengan taraf signifikan 0,05 dan derajat kebebasan dk 6 = 12,59), dan uji chi square data postest untuk kelas control nilai hitung yang di peroleh adalah 8,75 (Chi square tabel dengan taraf signifikan 0,05 dan derajat kebebasan dk 9= 16,92). Kedua kelas memiliki hitung tabel ini menunjukkan baik kelas eksperimen maupun kelas kontrol memiliki data terdistribusi normal.
b. Uji homogenitas
Uji homogenitas dilakukan untuk melihat mengetahui apakah sampel ini berhasil dari populasi dengan varians yang sama, sehingga hasil dari penelitian ini berlaku bagi populasi. Berdasarkan hasil pengolahan menggunakan exel maka diperoleh data sebagai berikut:
Tabel 4.4 Uji Homogenitas Posttest kelas eksperimen dan kelas control F-Test Two Sample For Variances
Kelas control Kelas eksperimen
Mean 73,63 78,59 Variance 29,55 16,25 Observations 27 27 Df 26 26 F 1,82 P(F<=f) one-tail 0,07 F Critical one-tail 1,93
39
Berdasarkan uji homogenitas dengan taraf nilai signifikansi 0,05. Hasil perhitungan sig. F-Test Two Sample For Variances didapat nilai 1,818373072<1,929212675. maka Ho diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa varians data posttest kelas eksperimen dan kontrol adalah sama atau homogen.
c. Uji hipotesis (t test)
Uji hipotesis yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan uji-t pada taraf signifikan 0,05 dan tingkat kepercayaan 95%. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan data posttest peserta didik dengan menggunakan perhitungan nilai rata-rata dan nilai standar deviasi pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data hasil uji hipotesis dapat dilihat ditabel
Tabel 4.5 Hasil Uji Hipotesis Independent sample test
Kelas Kontrol Kelas Eksperimen
Rata-rata 73, 63 78,59
Standar Deviasi 5,44 4,03
Variansi 29,55 16,25
Dk n1+n2-2 =27+27-2= 52
Uji - t -3,16
Sumber Data: Exel
Berdasarkan dari hasil perhitungan menggunakan Exel hasil uji-t dua sampel independen dengan asumsi kedua varians berbeda yang memberikan nilai t = -3,16 > 2,0067 dengan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 = 27 + 27 - 2 = 52. Maka H0 di tolak dan H1 di terima sehingga dapat disimpulkan bahwa Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan kognitif peserta didik di MAN Pangkep yang diajar
40
menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan yang diajar tanpa menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing