• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

1. Deskriptif Tingkat Efikasi Diri Siswa Kelas VIII SMP BOPKRI 1 Yogyakarta Tahun Ajaran 2016/2017

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efikasi diri siswa dalam meraih prestasi non-akademik yang dimiliki oleh para siswa kelas VIII SMP BOPKRI 1 Yogyakarta. Berdasarkan data-data yang telah diperoleh dan diolah diketahui tingkat efikasi diri siswa kelas VIII SMP BOPKRI 1 Yogyakarta dalam meraih prestasi non-akademik Tahun Ajaran 2016/2017, seperti tampak pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.1

Tingkat Efikasi Diri Siswa Kelas VIII

SMP BOPKRI 1 Yogyakarta Meraih Prestasi Non-Akademik

Rentang Skor f % Kategori

≥ 143 13 13,82 % Sangat Tinggi

121 – 142 46 48,93 % Tinggi

99 – 120 32 34,04 % Sedang

77 – 98 3 3,19 % Rendah

Kategorisasi deskripsi tingkat efikasi diri siswa dalam meraih prestasi non-akademik siswa jika digambarkan dalam bentuk grafik dapat di lihat pada grafik di bawah sebagai berikut :

Grafik 4.1 :Tingkat Efikasi Diri Siswa Kelas VIII SMP BOPKRI 1 Yogyakarta Meraih Prestasi Non-Akademik

Tabel dan diagram di atas menjelaskan bahwa:

a. Terdapat 13 siswa (13.82 %) yang tingkat efikasi diri dalam meraih prestasi non-akademiknya masuk dalam kategori “Sangat Tinggi”. b. Terdapat 46 siswa (48.93 %) yang tingkat efikasi diri dalam meraih

prestasi non-akademiknya masuk dalam kategori “Tinggi”.

c. Terdapat 32 siswa (34.04 %) yang tingkat efikasi diri dalam meraih prestasi non-akademiknya masuk dalam kategori “Sedang”.

d. Terdapat 3 siswa (3.19 %) yang tingkat efikasi diri dalam meraih prestasi non-akademiknya masuk dalam kategori “Rendah”

13 46 32 3 0 0 10 20 30 40 50 Sangat Tinggi

Tinggi Sedang Rendah Sangat

e. Terdapat 0 siswa (0%) yang tingkat efikasi diri dalam meraih prestasi non-akademiknya masuk dalam kategori “Sangat Rendah” Jadi, berdasarkan dari data di atas dapat disimpulkan bahwa secara umum tingkat efikasi diri siswa-siswi kelas VIII SMP BOPKRI 1 Yogyakarta Tahun Ajaran 2016/2017 dapat dikatakan baik. Namun demikian masih ada sebagian kecil siswa kelas VIII SMP BOPKRI 1 Yogyakarta yang efikasi diri meraih prestasi non-akademik belum baik.

2. Analisis Butir Instrumen Efikasi Diri dalam Meraih Prestasi non-akademik Hasil pengkategorisasian skor item skala Tingkat Efikasi Diri dalam Meraih Prestasi Non-Akademik dapat di lihat pada tabel di bawah ini :

Tabel 4.2

Kategorisasi Capai Skor Butir Instrumen Efikasi Diri dalam Meraih Prestasi Non-Akademik

Rentang Skor F % Kategori

≥ 305,5 3 6,81% Sangat Tinggi

258,5 – 305,5 31 70,45% Tinggi

211,5 – 258,5 10 22,72% Sedang

164,5 – 211,5 0 0% Rendah

≤ 164,5 0 0% Sangat Rendah

Berdasarkan tabel di atas tampak bahwa :

a. Terdapat 6.81 % atau 3 item yang perolehan skornya masuk dalam kategori sangat tinggi

b. Terdapat 70.45 % atau 31 item yang perolehan skornya masuk dalam kategori tinggi.

c. Terdapat 22.72 % atau 10 item yang perolehan skornya masuk dalam kategori sedang.

d. Terdapat 0% atau 0 item yang perolehan skornya masuk dalam kategori rendah.

e. Terdapat 0% atau 0 item yang perolehan skornya masuk dalam kategori sangat rendah.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat 10 item yang masuk dalam kategori sedang. Maka dari sepuluh item tersebut akan menjadi dasar utama dalam penyusunan topik-topik bimbingan. Item-item tersebut adalah sebagai berkut

Tabel 4.3

Sepuluh (10) Item yang masuk dalam kategori sedang

No Aspek No Item Pernyataan Skor

1 Keyakinan diri saya untuk meraih pretasi non-akademik dalam situasi, yang tidak menentu yang mengandung unsur kekaburan, tidak dapat diprediksi, dan penuh tekanan.

38 Jika saya dipilih menjadi ketua/captain dalam sebuah tim, saya ragu akan kemampuan saya.

255

41 Saya tak percaya akan kemampuan meraih prestasi non-akademik jika penurunan stamina tidak sesuai dengan prediksi saya.

252

35 Saya menjadi ragu pada kemampuan yang saya miliki untuk meraih (prestasi non-akademik) jika pada akhirnya medapatkan resiko yang berat.

251

20 Saya menjadi ragu akan kemampuan dalam meraih (prestasi non-akademik) jika menghadapi lawan yang sudah berpengalaman.

21 Saya menjadi tak percaya pada kemampuan saya untuk meraih (prestasi non-akademik) jika menghadapi tantangan yang bagi saya sungguh berat.

250

25 Saya merasa ragu akan kemampuan saya untuk meraih (prestasi non-akademik) jika sedang mengalami masalah pribadi.

240

8 Saya pun tak percaya akan kemampuan untuk meraih (prestasi non-akademik) jika masih kurang berlatih.

230

2 kemampuan diri untuk menggerakkan motivasi, kemampuan kognitif dan melakukan tindakan yang diperlukan untuk meraih prestasi non akademik.

37 Saya sulit untuk menentukan penampilan diri yang diperlukan sehingga merasa tak yakin akan meraih (prestasi non-akademik).

253

32 Saya masih memiliki pola pikir yang rendah dalam tim sehingga saya pun ragu akan meraih (prestasi non-akademik).

248

10 Saya memiliki kekurangan dalam hal kreativitas yang ada pada diri sehingga membuat saya tak percaya untuk meraih (prestasi non-akademik).

Berdasarkan analisis butir instrumen tersebut disusunlah usulan topik-topik bimbingan pribadi sebagai berikut :

Tabel 4.4

Usulan Topik-Topik Bimbingan Peningkatan Efikasi Diri

No Item Kebutuhan Tujuan

Bimbingan

Topik

1 Saya merasa ragu akan kemampuan saya untuk meraih prestasi non-akademik jika sedang mengalami masalah pribadi. (25) Percaya pada kemampuan yang dimiliki untuk meraih presasi non-akademik. Membantu siswa menumbuhkan untuk memiliki sikap percaya pada diri sendiri dalam meraih prestasi non-akademik. Saya percaya pada kemampuan diri saya untuk meraih sukses. Saya masih memiliki pola

pikir yang rendah dalam tim sehingga saya pun ragu akan meraih prestasi

non-akademik.(32)

Jika saya dipilih menjadi ketua/captain dalam sebuah tim, saya ragu akan kemampuan saya. (38) Saya tak percaya akan kemampuan meraih prestasi non-akademik jika penurunan stamina tidak sesuai dengan prediksi saya. (41)

2 Saya menjadi tak percaya pada kemampuan saya untuk meraih prestasi non-akademik jika menghadapi tantangan yang bagi saya sungguh berat.(21) Siap menghadapi berbagai tantangan untuk meraih prestasi non-akademik. Membantu siswa memiliki sikap siap menghadapi berbagai tatangan di luar diri untuk meraih prestasi non-akademik. Siap hadapi tantangan, kesuksesan pasti digenggam. Saya menjadi ragu pada

kemampuan yang saya miliki untuk meraih pretasi non-akademik jika pada akhirnya medapatkan resiko yang berat.(35)

3 Saya pun tak percaya akan kemampuan untuk meraih prestasi non-akademik jika masih kurangnya belatih.(8)

Percaya diri pada usaha yang dilakukan. Membantu siswa percaya pada buah-buah usaha berlatih untuk meraih prestasi non-akademik. Hasil kerja tidak akan menghianati Proses. Saya menjadi ragu akan

kemampuan dalam meraih prestasi non-akademik jika

menghadapi lawan yang sudah berpengalaman.(20) 4 Saya memiliki kekurangan

dalam hal kreativitas yang ada pada diri sehingga membuat saya tak percaya untuk meraih prestasi non-akademik.(10) Siswa kreatif untuk meraih prestasi non-akademik. Membantu siswa menumbuhkan sikap-sikap kreatif dalam meraih prestasi non-akademik. Menjadi pribadi kreatif untuk meraih prestasi. Saya sulit untuk menentukan

penampilan diri yang diperlukan sehingga merasa tak yakin akan meraih prestasi non-akademik.(37)

Dokumen terkait