• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

1. Karakteristik Responden

Dalam penelitian ini responden diidentifikasi berdasarkan umur, jenis kelamin, tingkat usia, tingkat pendidikan dan masa kerja. Total sampel sebanyak 33 orang/responden Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Ratulangi Kota Makassar.

Berikut ini disajikan gambaran umum responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini seperti pada tabel 4.1, sebagai berikut

Tabel 4.1 JENIS KELAMIN

Jenis Kelamin

Frequency Percent

Valid

Laki-Laki 21 63,6

Perempuan 12 34,6

Total 33 100.0

Sumber: Hasil Olah Data SPSS,2021

Berdasarkan tabel diatas, telah diperoleh data dari 33 orang responden,menunjukkan bahwa responden berjenis kelamin laki-laki berjumlah 21 orang responden atau sebesar 63.5%sedangkan jumlah responden yang berjenis kelamin perempuan yaitu 12 orang responden atau sebesar 34.6%.

Dengan demikian jenis kelamin responden yang didominan adalah laki-laki.

Tabel 4.2 TINGKAT USIA

Frequency Percent

Valid

< 25 Tahun 4 12.1

26-35 Tahun 26 78.8

> 45 Tahun 3 9.1

Total 33 100.0

Sumber: Hasi Olah Data SPSS,2021

Berdasarkan pada tabel diatas dapat dilihat sebanyak 4 respoden 12.1%

dengan tingkat usia < 25 tahun, 26 responden 78.8% dengan tingkat usia 26-35 tahun, 3 responden 9.1% dengan tingkat usia > 45 tahun. Dengan demikian usia responden yang dominan berada pada usia 26-35 tahun.

Tabel 4.3

TINGKAT PENDIDIKAN

Frequency Percent

Valid

D3 4 12.1

S1-S2 29 87.9

Total 33 100.0

Sumber: Hasil Olah Data SPSS, 2021

Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa 4 responden (12.1%) dengan tingkat pendidikan D3, 29 responden (87.9) dengan tingkat pendidikan S1-S2. Dengan demikian tingkat pendidikan yang paling dominan berada pada S1-S2.

Tabel 4.4 MASA KERJA

Frequency Percent

Valid

< 2 Tahun 2 6.1

3-4 Tahun 7 21.2

> 5 Tahun 24 72.7

Total 33 100.0

Sumber: Hasil Olah Data SPSS, 2021

Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat dari masa kerja sebanyak 2 responden 6.1% dengan masa kerja < 2 tahun, 7 responden 21.2% dengan masa kerja 3-4 tahun, 24 responden 72.7% dengan masa kerja di atas > 5 tahun.

2. Deskripsi Variabel

Variabel penelitian terdiri dari 2 (dua) yaitu: variabel independent yaitu Self Efficacy (X), dan variabel dependent yaitu Performansi Kerja Karyawan (Y).

Survey ini menggunakan skala pengukuran dengan skala likert dengan bobot

tertinggi disetiap pertanyaan adalah 5 (lima) dan bobot terendah adalah 1 (satu) dengan jumlah responden sebanyak 33 orang.

Tabel 4.5

DESKRIPSI VARIABEL SELF EFFICACY (X)

Deskripsi Mean Median Std Deviation

Min Max Variance Sum

X1 3.67 4.00 0.890 2 5 0.792 121

X2 3.94 4.00 0.704 3 5 0.496 130

X3 4.03 4.00 0.847 2 5 0.718 133

X4 3.97 4.00 0.810 2 5 0.655 131

X5 4.27 4.00 0.719 2 5 0.517 141

X6 3.94 4.00 0.609 3 5 0.371 130

X7 3.97 4.00 0.637 3 5 0.405 131

X8 4.39 4.00 0.704 2 5 0.496 145

X9 4.15 4.00 0.755 3 5 0.570 137

X10 4.24 4.00 0.792 1 5 0.627 140

Sumber: Hasil Olah Data SPSS, 2021

Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa:

1) Target yang harus saya capai dalam pekerjaan terlalu tinggi. Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 2 dan sum 121 dengan mean 3.67 standar deviation 0.890 dan variance 0.792.

2) Saya mengerjakan banyak pekerjaan setiap harinya yang harus segera diselesaikan. jawaban dari responden maksimal 5 minimal 3 dan sum 130 dengan mean 3.94 standar deviation 0.704 dan variance 0.496.

3) Pekerjaan yang selalu diberikan terkadang sifatnya mendadak dengan jangka waktu yang singkat. jawaban dari responden maksimal 5 minimal 2 dan sum 133 denganmean 4.03 standar deviation 0.847 dan variance 0.718.

4) Saya merasa mampu melakukan pekerjaan dalam bidang yang berbeda.

Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 2 dan sum 131 dengan mean 3.97 standar deviation 0.810 dan variance 0.655.

5) Saya mampu menggunakan pengalaman hidup sebagai suatu langkah untuk mencapai keberhasilan. Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 2 dan sum 141 dengan mean 4.27 standar deviation 0.719 dan variance 0.517.

6) Saya mampu menyikapi situasi dan kondisi yang beragam dalam mencapai tujuan. Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 3 dan sum 130 dengan mean 3.94 standar deviation 0.609 dan variance 0.371.

7) Saya mendorong diri untuk tetap bertahan pada setiap rintangan. Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 3 dan sum 131 dengan mean 3.97 standar deviation 0.637 dan variace 0.405.

8) Saya mampu menghadapi hambatan dalam mencapai tujuan. Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 2 dan sum 145 dengan mean 4.39 standar deviation 0.704 dan variance 0.496.

9) Saya yakin akan seluruh kemampuan diri untuk menyelesaikan pekerjaan.

Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 3 dan sum 137 dengan mean 4.15 standar deviation 0.755 dan variance 0.570.

10) Saya tekun dalam menyelesaikan pekerjaan. Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 1 dan sum 140 dengan mean 4.24 standar deviation 0.792 dan variance 0.627.

Tabel 4.6

DESKRIPSI VARIABEL PERFORMANSI KERJA KARYAWAN (Y)

Deskripsi Mean Median Std.

Deviation

Min Max Variance Sum

Y1 3.52 3.00 0.834 2 5 0.695 116

Y2 4.03 4.00 0.529 3 5 0.280 133

Y3 4.33 4.00 0.645 3 5 0.417 143

Y4 4.94 4.00 0.864 2 5 0.746 130

Y5 4.03 4.00 0.637 2 5 0.405 133

Y6 4.03 4.00 0.738 1 5 0.530 133

Y7 3.88 4.00 0.545 3 5 0.297 128

Y8 4.12 4.00 0.740 2 5 0.547 136

Y9 4.06 4.00 0.659 3 5 0.434 143

Y10 4.03 4.00 0.810 2 5 0.655 133

Sumber: Hasil Olah Data SPSS, 2021 Dari tabel di atas disimpulkan bahwa:

1) Tunjangan yang diberikan diluar gaji pokok mencukupi kebutuhan saya.

Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 2 dan sum 116 dengan mean 3.52 standar deviation 0.834 dan variance 0.695.

2) Hasil kerja sesuai standar perusahaan jawaban dari responden maksimal 5 minimal 3 dan sum 133 dengan mean 4.03 standar deviation 0.529 dan variance 0.280.

3) Mampu menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan. Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 3 dan sum 143 dengan mean 4.33 standar devation 0.645 dan variance 0.417.

4) Terdapat kerja sama yang baik antara rekan kerja. Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 2 dan sum 130 dengan mean 4.94 standar devation 0.864 dan variance 0.746.

5) Mampu bekerja dengan baik dan menyelesaikan tugas sesuai dengan yang diharapkan. Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 2 dan sum 133 dengan mean 4.03 standar devation 0.637 variance 0.405.

6) Pembagian pekerjaan yang adil memberi saya motivasi untuk mencapai hasil kerja yang optimal. Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 1 dan sum 133 dengan mean 4.03 standar devation 0.738 variance 0.530.

7) Menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 3 dan sum 128 dengan mean 3.88 standar devation 0.545 variance 0.297.

8) Saya bisa meningkatkan ketepatan waktu meyelesaikan pekerjaan. Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 2 dan sum 136 dengan mean 4.12 standar devation 0.740 variance 0.547.

9) Saya selalu taat pada jam kerja kantor. Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 3 dan sum 134 dengan mean 4.06 standar devation 0.659 variance 0434.

10) Saya datang keperusahaan secara disiplin sesuai aturan perusahaan.

Jawaban dari responden maksimal 5 minimal 1 dan sum 133 dengan mean 4.03 standar devation 0.810 variance 0.655.

3. Uji Kualitas Data

Tujuan dari uji kualitas data adalah untuk mengetahui konsistensi dan akurasi data yang dikumpulkan. Uji kualitas data yang dihasilkan dari

penggunaan instrumen penelitian dapat dianalisis dengan menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas.

a. Uji Validitas

Uji validitas adalah prosedur untuk memastikan apakah kuesioner yang akan dipakai untuk mengukur variabel penelitian valid atau tidak. Kuesioner dapat dikatakan valid jika pernyataan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang diukur oleh kuesioner tersebut. Untuk mengetahui item pernyataan itu valid dengan melihat nilai corrected item total corelation. Apabila item pernyataan mempunyai r hitung > dari r tabel maka dapat dikatakan valid. Pada penelitian ini terdapat jumlah sampel (n) = 33 dan besarnya dapat dihitung 33-2 = 31 dengan taraf signifikan 5% didapat r tabel = 0.344 jadi, item pernyataan yang valid mempunyai r hitung lebih besar dari 0.344.

Adapun hasil uji validitas data dalam penelitian ini dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.7

UJI VALIDITAS VARIABEL SELF EFFICACY(X)

r-hitung r-tabel Keterangan

X1 Pearson Correlation ,635 .344 Valid

Sumber: Hasil Olah Data SPSS, 2021

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa seluruh item pertanyaan memiliki corrected item-total correlation r hitung > r tabel yaitu 0.344. ini berarti seluruh item pernyataan yang ada dinyatakan valid.

Tabel 4.8

UJI VALIDITAS VARIABEL PERFORMANSI KERJA KARYAWAN (Y)

r-hitung r-tabel Keterangan

Y1 Pearson Correlation ,597 .344 Valid

Sumber: Hasil Olah Data SPSS, 2021

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa seluruh item pertanyaan memiliki corrected item-total correlation r hitung > r tabel yaitu 0.344. ini berarti seluruh item pernyataan yang ada dinyatakan valid.

b. Uji Reliabilitas

Reliabilitas adalah indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Untuk menguji digunakan alpha cronbach, instrumen dapat dikatakan handal (reliabel bila memiliki koefisien keandalan reliabilitas sebesar 0.60 atau lebih.

Tabel 4.9

UJI RELIABILITAS VARIABEL SELF EFFICACY

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha

Cronbach's Alpha Based

on Standardized Items N of Items

,631 ,624 10

Sumber : Hasil Olah Data SPSS, 2021

Dari tabel diatas diketahui bahwa nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0.631, maka dapat disimpulkan bahwa Cronbach’s Alpha > 0.60 (0.631 > 0.60) artinya item-item tersebut bersifat reliabel.

Tabel 4.10

UJI RELIABILITAS VARIABEL PERFORMANSI KERJA KARYAWAN

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha

Cronbach's Alpha Based

on Standardized Items N of Items

,761 ,773 10

Sumber: Hasil Olah Data SPSS, 2021

Dari tabel diatas diketahui bahwa nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0.631, maka dapat disimpulkan bahwa Cronbach’s Alpha > 0.60 (0.761 > 0.60) artinya item-item tersebut bersifat reliabel.

c. Regresi Linear Sederhana

Regresi linear sederhana adalah hubungan secara linear antara satu variabel independent (X) dengan variabel dependent (Y). Analisis ini untuk mengetahui arah hubungan antara variabel X dengan variabel Y apakah positif atau negatif dan untuk memprediksi nilai dari variabel dependent apabila nilai variabel independent mengalami kenaikan atau penurunan. Data yang digunakan biasanya berskala interval.

Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis menggunakan analisis regresi dengan meregresikan variabel independent (self efficacy) terhadap variabel dependent (performansi kerja karyawan). Uji hipotesis ini dibantu dengan menggunakan program SPSS versi 22. Untuk lebih jelasnya akan disajikan hasil olahan data analisis regresi linear sederhana dibawah ini:

Tabel 4.11

a. Dependent Variable: Performansi Kerja Karyawan Y

Sumber: Hasil Olah Data SPSS, 2021

Berdasarkan tabel 4.9 diatas dapat dianalisis model estimasi sebagai berikut:

Y = 4.197 + 0.882 X Keterangan :

Y = Performansi Kerja Karyawan X = Self Efficacy

a = Konstanta b = Koefisien regresi

Dari persamaan diatas dapat dijelaskan bahwa:

a. Constanta sebesar 4.197 artinya jika self efficacy (X) nilainya adalah Nol, maka performansi kerja karyawan adalah 3.197.

b. Koefisien regresi variabel self efficacy sebesar 0.882 dengan nilaii signifikan 0.000 < 0.05 artinya self efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap performansi kerja karyawan. Karena t hitung > ttabel maka menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Dan juga semakin tinggi self efficacy maka performansi kerja karyawan akan semakin meningkat.

c. Uji R2 (Uji Determinasi)

Koefisien deteriminasi merupakan besaran yang menunjukkan variasi variabel bebas yang dapat dijelaskan oleh variabel independennya.

Dengan kata lain, koefisien determinasi ini digunakan untuk mengukur seberapa jauh variabel-variabel bebas (self efficacy) dalam menerangkan variabel terikatnya (performansi kerja karyawan). Nilai koefisien determinasi ditentukan debgan nilai R square sebagimana dapat dilihat pada tabel dibawah:

Tabel 4.12

a. Predictors: (Constant),self efficacy X

b. Dependent Variable: performansi kerja karyawan Y

Sumber: Hasil Olah Data SPSS,2021

Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diatas, nilai R2 ( R Square ) dari model regresi digunakan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan vaiabel bebas dalam menerangkan variabel terikat. Dari tabel diatas diketahui bahwa nilai R2 sebesar 0.627, hal ini berarti bahwa 62.7% yang menunjukkan bahwa perfomansi kerja karyawan dipengaruhi oleh variabel self efficacy. Sisanya sebesar 37.3% dipengaruhi oleh variabel lain yang belum diteliti dalam penelitian ini.

d. Uji T (parsial)

Berdasarkan hasil tabel 4.10 diketahui sig adalah sebesar 0,000<0,05 dan nilai t hitung 7.399 > t tabel 2.039 sehingga dapat disimpulkan bahwa self efficacy secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap

performansi kerja karyawan pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Ratulangi Kota Makassar.

Dokumen terkait