• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

55. Mahkota Group Tbk (MGRO)

4.2 Hasil Penelitian

4.2.1 Analisis Statistik Deskriptif

Analisis statistik deskriptif digunakan untuk mengetahui deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai maksimum, nilai minimum, nilai rata-rata (mean), dan nilai standar deviasi. Variabel yang digunakan dalam perhitungan statistik deskriptif adalah Underpricing, ROA, DER, Ukuran Perusahaan (Size), Reputasi Underwriter, Jenis Industri dan Umur Perusahaan. Berdasarkan analisis statistik deskriptif diperoleh gambaran sampel sebagai berikut.

Tabel 4.1

Statistik Deskriptif berdasarkan Underpricing, ROA, DER, Size, Reputasi Underwriter, Jenis Industri, dan Umur Perusahaan

Variable N Min Max Mean Std. Deviation

Underpricing 55 .35 70.00 34.3218 25.49892

ROA 55 .001 35.84 6.2902 7.10985

DER 55 8.67 888.24 228.7903 231.53695

Size 55 1568.00 54448658.00 3563354.00 8610109.00

Reputasi Underwriter 55 .00 1.00 .3091 .46638

Jenis industri 55 .00 1.00 0.545 .22918

Umur Perusahaan 55 2.00 58.00 19.8364 15.20205 Sumber : Lampiran 8

Berdasarkan Tabel 4.1, menunjukkan bahwa jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 55 sampel data yang diambil dari Bursa Efek Indonesia yang diakses melalui situs www.idx.co.id berikut adalah analisis deskriptif yang diperoleh dari tabel 4.1 :

1. Nilai minimum dari underpricing adalah 0,35% yakni PT Golden Plantation (GOLL) tahun 2014, nilai maksimum dari underpricing adalah 70% yakni PT Bank Agris Tbk (AGRS) tahun 2014, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) tahun 2017 dan PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) tahun 2017, nilai rata-rata dari underpricing adalah 34,3218% dan nilai standar deviasi dari underpricing adalah 25,49892%.

2. Nilai minimum dari ROA adalah 0,001% yakni PT Golden Plantation (GOLL) tahun 2014, nilai maksimum dari ROA adalah 35,84% yakni PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) tahun 2013, nilai rata-rata dari ROA adalah 6,2902% dan nilai standar deviasi dari ROA adalah 7,10985%.

3. Nilai minimum dari DER adalah 8,67% yakni PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA) tahun 2016, nilai maksimum dari DER adalah 888,24% yakni Bank Yudha Bakti Tbk (BBYB) tahun 2015, nilai rata-rata dari DER adalah 228,7903% dan nilai standar deviasi dari DER adalah 231,53695%.

4. Nilai minimum dari size adalah Rp 1.568 (dalam jutaan) yakni PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) tahun 2013, nilai maksimum dari size adalah Rp 54.448.658 (dalam jutaan rupiah) yakni PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) tahun 2012, nilai rata-rata dari size adalah Rp 3.563.354 (dalam jutaan rupiah) atau 3.5634E6 dan nilai standar deviasi dari

size adalah Rp 8.610.109 (dalam jutaan rupiah).

5. Nilai minimum dari reputasi underwriter adalah 0 yakni perusahaan yang tidak menggunakan perusahaan atau underwriter dalam daftar top 5, nilai maksimum dari reputasi underwriter adalah 1 yakni perusahaan yang menggunakan perusahaan atau underwriter dalam daftar top 5 yakni: PT Mandiri Sekuritas, PT Credit Suisse Securities Indonesia, PT Bahana Securities Indonesia, PT Trimegah Securities & PT Danareksa Securities, nilai rata-rata dari reputasi underwriter adalah 0,3091 dan nilai standar deviasi dari reputasi underwriter adalah 0,46638.

6. Nilai minimum dari jenis industri adalah 0 untuk perusahaan yang memproduksi barang non konsumsi: PT ABM Investama Tbk, PT Golden Energy Mines Tbk, PT Sidomulyo Selaras, PT Atlas Resources Tbk, PT Visi Media Asia Tbk, PT Salim Ivomas Pratama Tbk, PT Buana Artha Anugrah Tbk, PT City Retail Developments Tbk, PT MNC Sky Vision Tbk, PT Waskita Karya (persero) Tbk, PT Bank Pembangunnan Daerah Jawa Timur Tbk, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk, PT Gading Development Tbk, PT Adi Sarana Armada Tbk, PT Supra Boga Lestari Tbk, PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk, PT Bank Mestika Dharma Tbk, PT Bank Maspion Indonesia Tbk, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk, PT Victoria Investama Tbk, PT Bank Agris Tbk, PT Blue Bird Tbk, PT Golden Plantation Tbk, PT Link Net Tbk, PT Intermedia Capital Tbk, PT Wijaya Karya Beton Tbk, PT Sitara Propertindo Tbk, PT Bank Harda Internasional Tbk, PT Garuda Metalindo Tbk, PT Mega Manunggal Property Tbk, PT PP Property Tbk, PT Mitra

Energi Persada Tbk, PT Bank Yudha Bakti Tbk, PT Bintang Oto Global Tbk, PT Aneka Gas Industri Tbk, PT Waskita Beton Precast Tbk, PT Indo Komoditi Korpora Tbk, PT Protech Mitra Perkasa Tbk, PT Mahaka Radio Integra Tbk, PT Mitra Pemuda Tbk, PT Bank Artos Indonesia Tbk, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi, PT Panca Budi Idaman Tbk, PT Forza Land Indonesia Tbk, PT Megapower Makmur Tbk, PT Kirana Megatara Tbk, PT Alfa Energi Investama Tbk, PT Totalindo Eka Persada Tbk, PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Royal Prima Tbk, PT Mega Perintis Tbk dan PT Mahkota Group Tbk.,nilai maksimum dari jenis industri adalah 1 untuk perusahaan yang memproduksi barang konsumsi: PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, PT Campina Ice Cream Industry Tbk & PT Sariguna Primatirta Tbk, nilai rata-rata dari jenis industri adalah 0,0545 dan nilai standar deviasi dari jenis industri adalah 0,22918.

7. Nilai minimum dari Umur Perusahaan adalah 2 tahun yakni: PP Properti Tbk (PPRO), Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dan Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), nilai maksimum dari umur perusahaan adalah 58 tahun yakni Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD), nilai rata-rata dari umur perusahaan adalah 19,8364 tahun dan nilai standar deviasi dari umur perusahaan adalah 15,20205.

4.2.2 Analisis Regresi Linier Berganda

Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh antara variabel ROA, DER, Size, Reputasi Underwriter, Jenis Industri dan Umur Perusahaan terhadap Underpricing. Hasil pengujian dapat dilihat pada tabel 4.2:

Tabel 4.2

Pengujian Regresi Linier Berganda

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized

Coefficients t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 45.973 6.660 6.903 .000

ROA (X1) -.425 .512 -.118 -.830 .410

DER (X2) -.006 .017 -.056 -.360 .721

Size (X3) -.450 .464 -.152 -.968 .338

Reputasi Underwriter (X4) -17.471 8.056 -.320 -2.169 .035 Jenis Industri (X5) 14.705 15.384 .132 .956 .344 Umur Perusahaan (X6) -.070 .262 -.041 -.266 .792 Sumber : Lampiran 18

Berdasarkan Tabel 4.2, diperoleh persamaan regresi linear berganda adalah sebagai berikut :

Kesimpulan dari persamaan regresi linier berganda sebagai berikut

1. Nilai konstanta sebesar 45,973 artinya apabila nilai variabel independen ROA, DER, ukuran perusahaan (size), reputasi underwriter, jenis industri dan umur perusahaan bernilai nol maka variabel dependen underpricing adalah sebesar 45,973%.

2. Nilai koefisien dari ROA adalah -0,425, yakni bernilai negatif hal ini berarti ROA berpengaruh negatif terhadap underpricing. Nilai sig dari variabel ROA adalah 0,410 > 0,05 maka ROA berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap underpricing.

3. Nilai koefisien dari DER adalah -0,006, yakni bernilai negatif hal ini berarti DER berpengaruh negatif terhadap underpricing. Nilai sig dari variabel DER

adalah 0,721 > 0,05 maka DER berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap underpricing.

4. Nilai koefisien dari ukuran perusahaan (size) adalah -0,450, yakni bernilai negatif hal ini berarti ukuran perusahaan (size) berpengaruh negatif terhadap underpricing. Nilai sig dari variabel ukuran perusahaan (size) adalah 0,338 >

0,05 maka ukuran perusahaan (size) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap underpricing.

5. Nilai koefisien dari reputasi underwriter adalah -17,471 yakni bernilai negatif hal ini berarti reputasi underwriter berpengaruh negatif terhadap underpricing.

Nilai sig dari variabel reputasi underwriter adalah 0,035 < 0,05 maka reputasi underwriter berpengaruh negatif dan signifikan terhadap underpricing.

6. Nilai koefisien dari jenis industri adalah 14,705, yakni bernilai positif hal ini berarti jenis industri berpengaruh positif terhadap underpricing. Nilai sig dari variabel jenis industri adalah 0,344 > 0,05 maka jenis industri berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap underpricing.

7. Nilai koefisien dari umur perusahaan adalah -0,070, yakni bernilai negatif hal ini berarti umur perusahaan berpengaruh negatif terhadap underpricing. Nilai sig dari variabel umur perusahaan adalah 0,792 > 0,05 maka umur perusahaan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap underpricing.

4.3 Uji Asumsi Klasik

Dokumen terkait