• Tidak ada hasil yang ditemukan

TINJAUAN PUSTAKA

B. Hasil Penelitian Terdahulu

Budi danSihombing (2010). Dengan judul hubungan kepantasan harga, kepuasan pelanggan, loyalitas, dan harga yang dapat diterima. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa terdapat hubungan yang positif antara kepantasan harga dan kepuasan pelanggan, kepuasan pelanggan dan loyalitas, kepuasan pelanggan dan harga yang dapat diterima. Dengan obyek restoran. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa tidak terdapat hubungan yang positif antara kepantasan harga dan loyalitas, loyalitas dan harga yang dapat diterima. (Budi danSihombing, 2010).

Logiawan dan subagio (2014). Dengan judul analisa customer value terhadap customer loyalty dengan customer satisfaction sebagai variabel intervening. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa customer satisfaction dari konsumen restoran Bandar Djakarta Surabaya memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap customer loyalty. Hal ini berarti jika customer satisfaction meningkat maka akan turut meningkatkan customer loyalty terhadap restoran Bandar Djakarta Surabaya. Disamping

itu, customer satisfaction pada akhirnya juga akan membantu restoran Bandar Djakarta Surabaya dalam menjaring konsumen baru.

Sudarti dan Susanti (2015). Denganjudul peningkatan loyalitas pelanggan melalui kepantasan harga dan penanganan komplain dengan kepuasan sebagai variabel intervening. Berdasarkan hasil penelitian, kepantasan harga, dan penanganan komplain berpengaruh signifikan terhadap kepuasan. Kepantasan harga, penanganan komplain dan kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan.

Handayani dan Soliha (2014). Dengan judul citra dan persepsi harga dalam mempengaruhi kepuasan dan dampaknya terhadap loyalitas pelanggan (studi pada pelanggan bussines centre smk negeri 2 semarang). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan.

Sari (2011). Dengan judul pengaruh kepuasan pelanggan, kepercayaan pelanggan dan switching barriers terhadap loyalitas pelanggan Hartono elektronika Surabaya. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kepantasan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kepuasan pelanggan semakin tinggi pula loyalitas pelanggan dalam berbelanja produk atau barang-barang elektronik.

Dari riset terdahulu diatas, memiliki perbedaan yang terjadi antara riset terdahulu (Budi dan Sihombing, 2010) tentang kepantasan harga, kepuasan pelanggan, loyalitas dan harga yang dapat diterima pada sebuah

restoran dengan riset yang akan diteliti ialah kepantasan harga, kepuasan pelanggan, loyalitas dan harga yang dapat diterima pada pelanggan kereta api. Dengan melihat dari segi kenyamanan yang dirasakan pelanggan apakah sudah sesuai dengan harapan danharga yang pelanggan bayarkan, serta apakah pelanggan bisa menerima itu semua sehingga pelanggan menjadi loyal dan akan terus menggunakan jasa tersebut.

C. Hipotesis

Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, dimana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat pernyataan. Dikatakan sementara, karena jawaban yang diberikan baru didasarkan pada teori yang relevan, belum didasarkan pada fakta-fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data. Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis merupakan dugaan sementara yang didasari dari uraian-uraian teori (Sugiyono, 2014).

1.

Pengaruh antara kepantasan harga terhadapkepuasan pelanggan

Menurut Schiffman dan Kanuk(2007), bagaimana konsumen mempersepsikan harga, sebagai harga yang tinggi, rendah, atau pantas, memiliki pengaruh yang kuat terhadap kepuasan pembelian. kepuasan pelanggan sebagai sikap keseluruhan terhadap suatu barang atau jasa setelah perolehan dan pemakaiannya.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Handayani dan Soliha (2014), menunjukkan bahwa persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan

terhadap kepuasan pelanggan. hal ini juga didukung oleh penelitian Amryyanti (2013), yang menghasilkan kewajaran harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan.Setiap kepantasan harga sangat menentukan kepuasan dari seorang pelanggan, karena dari kepuasan seorang pelanggan maka prospek pun akan cerah kedepannyaMowen dalam Budidan Sihombing(2010).

H1: Kepantasan harga berpengaruh positif dansignifikan terhadap kepuasan pelanggan.

2. Pengaruh antara kepuasan pelanggan terhadap loyalitas

Kepuasan pelanggan adalah inti dari pemasaran dalam terjadinya proses pertukaran,karena hal ini berkontribusi bagi kesuksesan penyedia jasa (Darian,dkk2001). Dari hal ini ternyata dapat disimpulkan bahwa kepuasan pelanggan bukan dinilai dari seberapa banyak barang yang dia beli tapi seberapa sering dia datang kembali untuk belanja. Semakin konsumen mendapatkan apa yang diekspektasikannya pada saat pembelian atau penggunaan jasa, semakin tinggi pula kemungkinan konsumen akan membeli kembali dalam tingkat yang sama (Wong dan Sohal, 2003).

Penelitian yang dilakukan Sari (2011) menyatakan Kepuasan pelanggan berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan di Hartono elektronika Surabaya terbukti. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kepuasan pelanggan semakin tinggi pula loyalitas pelanggan dalam berbelanja produk atau barang-barang elektronik.

H2: Kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas

3. Pengaruh antara kepantasan harga terhadap loyalitas

kepantasan harga adalah harga yang diharapkan loyalitas pelanggan akan berpengaruh pada penjualan,salah satu variable untuk menjadikan pelanggan yang loyalitas yaitu harga yang pantas (Bei Dan Chiao,2001).

Dalam Penelitian lainnya handayani dan soliha (2014), hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan Persepsi Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas.Semakin pantas harga yang diterima konsumen, maka semakin besar kepuasan pelanggan dan semakin besar pula kemungkinan konsumen membeli kembali.

H3: Kepantasan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas

4. Pengaruh antara kepuasan pelanggan terhadap harga yang dapat diterima Harga yang dapat diterima adalah sebagai tingkat harga tertinggi yang konsumen siap bayarkan untuk sebuah produk atau jasaMonroe(1990) dalam Budi dan Sihombing(2010). Kepuasan pelanggan dapat menerima harga untuk sebuah produk atau jasa.

Menurut Syzmanski dan Henard (2001) dalam Budi dan Sihombing (2010), ditemukan bahwa terdapat hubungan secara langsung atau tidak langsung antara kepuasan pelanggan dengan beberapa akibat

seperti keinginan untuk pembelian ulang, melalukan complain, komunikasi dari mulut ke mulut, dan keinginan untuk membayar lebih. Hal ini berarti kepuasan pelanggan memiliki pengaruh terhadap harga yang dapat diterima.

H4:Kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga yang dapat diterima

5. Pengaruh antara loyalitas terhadap harga yang dapat diterima

Konsumen yang setia akan membayar sekalipun harga meningkat adanya resiko yang mungkin terjadi, jadi konsumen memilih untuk membayar dengan harga yang lebih tinggi untuk menghindari resiko tersebut Yoon dan Kim (2000) dalam Budi dan Sihombing (2010).

Loyalitas merupakan komitmen yang di pegang kuat untuk membeli lagi atau berlangganan lagi produk atau jasa tertentu dimasa depan meskipun ada pengaruh situasi dan usaha pemasaran yang berpotensi menyebabkan peralihan perilaku (Kotler dan Keller,2012). Harga yang sesuai atau dapat diterima oleh konsumen akan menjadikan konsumen itu setia dan loyal meski terjadi situasi yang menguntungkan bagi konsumen untuk pindah toko.

H5: Loyalitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga yang dapat diterima

Dokumen terkait