HASIL PENELITIAN
C. Hasil Pengujian
1. Uji Analisis Deskriptif
Analisis deskriptif digunakan untuk melihat perkembangan variabel yang digunakan dalam penelitian, adapun variabel independent dalam penelitian ini adalah harga dan lokasi. Sedangkan variabel dependent nya adalah keputusan pembelian.
76
a. Deskriptif Penilaian Terhadap Harga
Setelah mengetahui karakteristik dari responden penelitian, berikut ini akan ditampilkan hasil olahan data primer yang merupakan gambaran dari hasil penelitian berdasarkan jawaban responden mengenai harga Pakaian Bekas di Pasar Putih Bukittinggi, yaitu sebagai berikut :
Tabel 4.7
Distribusi Jawaban Responden Tentang Variabel Harga
N o
SS S CS TS STS ∑
∑ % ∑ % ∑ % ∑ % ∑ %
1 22 32,8% 33 49,3% 7 10,4% 4 6% 1 1,5% 67 2 15 22,4% 29 43,3% 21 31,3% 1 1,5% 1 1,5% 67 3 10 14,9% 29 43,3% 21 31,3% 5 7,5% 2 3% 67 4 12 17,9% 31 46,3% 18 26,9% 3 4,5% 3 4,5% 67 5 22 32,8% 33 49,3% 7 10,4% 4 6% 1 1,5% 67 6 12 17,9% 22 32,8% 29 43,3% 3 4,5% 1 1,5% 67
Sumber : Data Olahan Peneliti 2020
1. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan pertama dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 22 konsumen (32,8%) menyatakan sangat setuju, 33 konsumen (49,3%) menyatakan setuju, 7 kosumen (10,4%) menyatakan cukup setuju, 4 konsumen (6%) menyatakan tidak setuju, dan 1 konsumen (1,5%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan pertama
77
2. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan kedua dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 15 konsumen (22,4%) menyatakan sangat setuju, 29 konsumen (43,3%) menyatakan setuju, 21 kosumen (31,3%) menyatakan cukup setuju, 1 konsumen (1,5%) menyatakan tidak setuju, dan 1 konsumen (1,5%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan kedua 3. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan
ketiga dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 10 konsumen (14,9%) menyatakan sangat setuju, 29 konsumen (43,3%) menyatakan setuju, 21 kosumen (31,3%) menyatakan cukup setuju, 5 konsumen (7,5%) menyatakan tidak setuju, dan 2 konsumen (3%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan ketiga 4. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan
keempat dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 12 konsumen (17,9%) menyatakan sangat setuju, 31konsumen (46,3%) menyatakan setuju, 18 kosumen (26,9%) menyatakan cukup setuju, 3 konsumen (4,5%) menyatakan tidak setuju, dan 3 konsumen (4,5%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan keempat 5. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan
kelima dari kuesioner yang diisi responden, diketahui
78
bahwa 22 konsumen (32,8%) menyatakan sangat setuju, 33 konsumen (43,3%) menyatakan setuju, 7 kosumen (10,4%) menyatakan cukup setuju, 4 konsumen (6%) menyatakan tidak setuju, dan 1 konsumen (1,5%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan kelima
6. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan keenam dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 12 konsumen (17,9%) menyatakan sangat setuju, 29 konsumen (43,3%) menyatakan setuju, 22 kosumen (32,8%) menyatakan cukup setuju, 3 konsumen (4,5%) menyatakan tidak setuju, dan 1 konsumen (1,5%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan keenam
Tabel 4.8
Distribusi Jawaban Responden Tentang Variabel Lokasi
No SS S CS TS STS ∑
∑ % ∑ % ∑ % ∑ % ∑ %
1 46 68,7% 11 16,4% 7 10,4% 2 3% 1 1,5% 67 2 31 46,3% 21 31,3% 12 17,9% 1 1,5% 2 3% 67 3 34 50,7% 17 25,4 12 17,9% 2 3% 2 3% 67 4 27 40,3% 27 40,3% 10 14,9% 3 4,5% 0 0 67 5 29 43,3% 22 32,8% 14 20,9% 1 1,5% 1 1,5% 67 6 17 25,4% 21 31,3% 21 31,3% 4 6% 4 6% 67
Sumber : Data Olahan Peneliti 2020
1. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan pertama dari kuesioner yang diisi responden, diketahui
79
bahwa 46 konsumen (68,7%) menyatakan sangat setuju, 11 konsumen (16,4%) menyatakan setuju, 7 kosumen (10,4%) menyatakan cukup setuju, 2 konsumen (3%) menyatakan tidak setuju, dan 1 konsumen (1,5%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan pertama
2. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan kedua dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 31 konsumen (46,3%) menyatakan sangat setuju, 21konsumen (31,3%) menyatakan setuju, 12 kosumen (17,9%) menyatakan cukup setuju, 1 konsumen (1,5%) menyatakan tidak setuju, dan 2 konsumen (3%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan kedua 3. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan
ketiga dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 34 konsumen (50,7%) menyatakan sangat setuju, 17 konsumen (25,4%) menyatakan setuju, 12 kosumen (17,9%) menyatakan cukup setuju, 2 konsumen (3%) menyatakan tidak setuju, dan 2 konsumen (3%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan ketiga 4. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan
keempat dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 27 konsumen (40,3%) menyatakan sangat setuju, 27 konsumen (40,3%) menyatakan setuju, 10 kosumen
80
(14,9%) menyatakan cukup setuju, 3 konsumen (4,5%) menyatakan tidak setuju, dan 0 konsumen (0%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan keempat 5. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan
kelima dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 29 konsumen (43,3%) menyatakan sangat setuju, 22 konsumen (32,8%) menyatakan setuju, 14 kosumen (20,9%) menyatakan cukup setuju, 1 konsumen (1,5%) menyatakan tidak setuju, dan 1 konsumen (1,5%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan kelima 6. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan
keenam dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 17 konsumen (25,4%) menyatakan sangat setuju, 21 konsumen (31,3%) menyatakan setuju, 21 kosumen (31,3%) menyatakan cukup setuju, 4 konsumen (6%) menyatakan tidak setuju, dan 4 konsumen (6%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan keenam
Tabel 4.9
Distribusi Jawaban Responden Tentang Variabel Keputusan Pembelian
No SS S CS TS STS ∑
∑ % ∑ % ∑ % ∑ % ∑ %
81
1 17 25,4% 21 31,3% 21 31,3% 4 6% 4 6% 67 2 31 46,3% 21 31,3% 12 17,9% 1 1,5% 2 3% 67 3 12 17,9% 31 46,3% 18 26,9% 3 4,5% 3 4,5% 67 4 46 68,7% 11 16,4% 7 10,4% 2 3% 1 1,5% 67 5 29 43,3% 22 32,8% 14 20,9% 1 1,5% 1 1,5% 67 6 29 43,3% 22 32,8% 14 20,9% 1 1,5% 1 1,5% 67
Sumber : Data Olahan Peneliti 2020
1. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan pertama dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 17 konsumen (25,4%) menyatakan sangat setuju, 21 konsumen (31,3%) menyatakan setuju, 21 kosumen (31,3%) menyatakan cukup setuju, 4 konsumen (6%) menyatakan tidak setuju, dan 4 konsumen (6%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan pertama 2. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan
kedua dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 31 konsumen (46,3%) menyatakan sangat setuju, 21 konsumen (31,3%) menyatakan setuju, 12 kosumen (17,9%) menyatakan cukup setuju, 1 konsumen (1,5%) menyatakan tidak setuju, dan 2 konsumen (3%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan kedua 3. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan
ketiga dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 12 konsumen (17,9%) menyatakan sangat setuju, 31 konsumen (46,3%) menyatakan setuju, 18 kosumen
82
(26,9%) menyatakan cukup setuju, 3 konsumen (4,5%) menyatakan tidak setuju, dan 3 konsumen (4,5%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan ketiga 4. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan
keempat dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 46 konsumen (67,8%) menyatakan sangat setuju, 11 konsumen (10,4%) menyatakan setuju, 7 kosumen (14,9%) menyatakan cukup setuju, 2 konsumen (3%) menyatakan tidak setuju, dan 1 konsumen (1,5%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan keempat
5. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan kelima dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 29 konsumen (43,3%) menyatakan sangat setuju, 22 konsumen (32,8%) menyatakan setuju, 14 kosumen (20,9%) menyatakan cukup setuju, 1 konsumen (1,5%) menyatakan tidak setuju, dan 1 konsumen (1,5%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan kelima 6. Frekuensi jawaban responden tentang item pertanyaan
keenam dari kuesioner yang diisi responden, diketahui bahwa 29 konsumen (43,3%) menyatakan sangat setuju, 22 konsumen (32,8%) menyatakan setuju, 14 kosumen (20,9%) menyatakan cukup setuju, 1 konsumen (1,5%)
83
menyatakan tidak setuju, dan 1 konsumen (1,5%) menyatakan sangat tidak setuju pada pernyataan keenam.
2.Hasil Analisis Data
a. Uji Validitas dan Reliabilitas
1) Uji Validitas
Validitas adalah suatu tingkatan dimana skala atau seperangkat ukuran mempresentasikan konsep secara akurat. Jadi, penelitian ini ditujukan untuk melihat apakah instrument penelitian (kuesioner) dalam penelitian ini sudah valid dan reliebel untuk mengukur pengaruh harga dan lokasi dari pakaian bekas di Kedai Pakaian Amanah terhadap keputusan pembelian di Kota Bukittinggi.
Kuesioner ini terdiri dari 18 pertanyaan yang terdiri dari : 6 pertanyaan pada variabel keputusan pembelian, 6 pertanyaan pada variabel harga, dan 6 pertanyaan pada variabel lokasi.
a) Variabel Harga (X1)
Hasil olahan data primer output SPSS untuk melihat tingkat validitas yang merupakan gambaran dari hasil penelitian berdasarkan jawaban responden mengenai
84
pengaruh harga terhadap keputusan pembelian sebagai berikut :
Sumber : Data Olahan Peneliti 2020
85
Nlai Rtabel untuk uji dua sisi pada taraf kepercayaan 95%
atau signifikasi 5% (p=0,05)dapat dicari berdasarkan jumlah responden atau N. Pada buku statistic nilai r table dengan jumlah responden sebanyak 67 orang dan signifikasi 0,05 yaitu sebesar 0,244. Butir pertanyaan dinyatakan valid jika nilai rhitung besar dari rtabel.Berdasarkan tabel diatas maka analisisnya adalah sebagai berikut :
1. Pertanyaan 1 dari variabel harga dengan nilai rhitung>
rtabel (0,620> 0,244) maka dinyatakan valid
2. Pertanyaan 2 dari variabel harga dengan nilai rhitung>
rtabel (0,706> 0,244) maka dinyatakan valid
3. Pertanyaan 3 dari variabel harga dengan nilai rhitung>
rtabel (0,495> 0,244) maka dinyatakan valid
4. Pertanyaan 4 dari variabel harga dengan nilai rhitung>
rtabel (0,431> 0,244) maka dinyatakan valid
5. Pertanyaan 5 dari variabel harga dengan nilai rhitung>
rtabel (0,620> 0,244) maka dinyatakan valid
6. Pertanyaan 6 dari variabel harga dengan nilai rhitung>
rtabel (0,383> 0,244) maka dinyatakan valid b) Variabel Lokasi (X2)
Hasil olahan data primer output SPSS untuk melihat tingkat validitas yang merupakan gambaran dari hasil penelitian berdasarkan jawaban responden mengenai
86
pengaruh lokasi terhadap keputusan pembelian sebagai berikut :
Sumber : Data Olahan Peneliti 2020
87
Nlai Rtabel untuk uji dua sisi pada taraf kepercayaan 95%
atau signifikasi 5% (p=0,05) dapat dicari berdasarkan jumlah responden atau N. Pada buku statistic nilai r table dengan jumlah responden sebanyak 67 orang dan signifikasi 0,05 yaitu sebesar 0,244. Butir pertanyaan dinyatakan valid jika nilai rhitung besar dari rtabel.Berdasarkan tabel diatas maka analisisnya adalah sebagai berikut :
1. Pertanyaan 1 dari variabel lokasi dengan nilai rhitung> rtabel (0,489> 0,244) mka dinyatakan valid 2. Pertanyaan 2 dari variabel lokasi dengan nilai
rhitung> rtabel (0,527> 0,244) maka dinyatakan valid 3. Pertanyaan 3 dari variabel lokasi dengan nilai
rhitung> rtabel (0,653 > 0,244) maka dinyatakan valid 4. Pertanyaan 4 dari variabel lokasi dengan nilai
rhitung> rtabel (0,555> 0,244) maka dinyatakan valid 5. Pertanyaan 5 dari variabel lokasi dengan nilai
rhitung> rtabel (0,667> 0,244) maka dinyatakan valid 6. Pertanyaan 6 dari variabel lokasi dengan nilai
rhitung> rtabel (0,539 > 0,244) maka dinyatakan valid c) Variabel Keputusan Pembelian
Hasil olahan data primer output SPSS untuk melihat tingkat validitas yang merupakan gambaran dari hasil
88
penelitian berdasarkan jawaban responden mengenai keputusan pembelian sebagai berikut :
Tabel 4.12
Uji Validitas Variabel Keputusan Pembelian
Correlations
Sumber : Data Olahan Peneliti 2020
89
Nlai Rtabel untuk uji dua sisi pada taraf kepercayaan 95%
atau signifikasi 5% (p=0,05)dapat dicari berdasarkan jumlah responden atau N. Pada buku statistic nilai r table dengan jumlah responden sebanyak 67 orang dan signifikasi 0,05 yaitu sebesar 0,244. Butir pertanyaan dinyatakan valid jika nilai rhitung besar dari rtabel.Berdasarkan tabel diatas maka analisisnya adalah sebagai berikut :
1. Pertanyaan 1 dari variabel keputusan pembelian dengan nilai rhitung> rtabel (0,587> 0,244) maka dinyatakan valid
2. Pertanyaan 2 dari variabel keputusan pembelian dengan nilai rhitung> rtabel (0,396 > 0,244) maka dinyatakan valid
3. Pertanyaan 3 dari variabel keputusan pembelian dengan nilai rhitung> rtabel (0,325> 0,244) maka dinyatakan valid
4. Pertanyaan 4 dari variabel keputusan pembelian dengan nilai rhitung> rtabel (0,498> 0,244) maka dinyatakan valid
5. Pertanyaan 5 dari variabel keputusan pembelian dengan nilai rhitung> rtabel (0,813> 0,244) maka dinyatakan valid
90
6. Pertanyaan 6 dari variabel keputusan pembelian dengan nilai rhitung> rtabel (0,813 > 0,244) maka dinyatakan valid
2) Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas adalah tingkat kestabilan suatu alat pengukur dalam mengukur suatu gejala. Kriteria untuk mengolah uji reliabilitas adalah sebagai berikut :
a. Jika nilai cronbach alpha > r tabel dan nilai r positif, maka butir pertanyaan dinyatakan reliabel .
b. Jika nilai cronbach alpha < r tabel dan nilai r negatif, maka butir pertanyaan tidak reliabel .
Adapun nilai r tabel untuk 67 responden dengan taraf signifikasi a = 0,05 (5%) artinya tingkat kepercayaan 95% dan didapat nilai r tabel sebesar 0,244. Hasilnya sebagai berikut :
Tabel 4.13
Hasil Uji Reliabilitas Data
No Variabel r hitung r tabel Kesimpulan
1 Harga (X1) 0,512 0,244 Reliabel
2 Lokasi (X2) 0,583 0,244 Reliabel
3 Kep Pembelian (Y) 0,576 0,244 Reliabel
91
Sumber : data olahan peneliti 2020
Berdasarkan hasil uji reliabilitas diatas dapat diketahui bahwa variabel harga mendapat nilai r hitung sebesar 0,512 , variabel lokasi mendapat nilai t hitung sebesar 0,583 dan variabel keputusan pembelian 0,576 . Ketiga variabel memiliki nilai yang lebih besar dari t tabel yaitu 0,244 dan seluruh variabel tersebut dinyatakan reliabel.
b. Uji Analisis Regresi Linier Berganda
Tujuan dari analisis regresi berganda ini adalah untuk mengetahui dan memprediksi besar pengaruh harga dan lokasi terhadap keputusan pembelian. Maka dapat dibuat hasil pengujian regresi berganda dengan menggunakan SPSS.20 sebagai berikut :
Tabel 4.14
Sumber : data olahan peneliti 2020
92
Dari hasil pengujian regresi berganda diatas , maka dapat diambil kesimpulan persamaan sebagai berikut : Y = -1,693 + 0,312 X1 + 0,759 X2 . Dimana penjelasannya yaitu :
1. Nilai Y sebesar -1,693 artinya apabila variabel X1 dan X2
nilainya tetap / konstan maka nilai Y sudah ada sebesar -1,693
2. Apabila terjadi kenaikan nilai X1 sebesar satu satuan maka nilai Y akan naik sebesar 0,312 satuan
3. Apabila terjadi kenaikan nilai X2 sebesar satu satuan maka nilai Y akan naik sebesar 0,759 satuan
c. Uji Koefisien Determinasi (R2)
Uji determinasi digunakan untuk mengukur sejauh mana kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai Koefisien determinasi adalah antara nol dan satu. Nilai yang mendekati satu berarti variabel independent memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen.
Adapun cara mengetahui tingkat hubungan tersebut dipergunakan rumus sebagai berikut : KD : R2 x 100% yang diolah dengan program SPSS. Hasil uji terlihat pada tabel dibawah ini :
93
Tabel 4.15
Uji Koefiesien Determinasi (R2)
Model Summaryb
Model R R Square Adjusted R
Square
Std. Error of the Estimate
1 .895a .801 .795 1.487
a. Predictors: (Constant), lokasi, harga b. Dependent Variable: kep.pembelian
Sumber : data olahan peneliti 2020
Dari tabel diatas, diperoleh nilai R Square sebesar 0,801.
Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Harga (X1) dan Lokasi (X2) berpengaruh terhadap variabel Keputusan Pembelian (Y) sebesar 80,1%, sedangkan sisanya 19,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
d. Uji Hipotesis
1). Uji T Statistik
Uji T statistik menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel independen secara parsial dalam menerangkan variasi variabel dependen. Dalam penelitian ini digunakan kriteria signifikasi 5% (0,05) . Adapun untuk menentukan besarnya t tabel dicari dengan menggunakan rumus berikut : df = (n-2) maka diperoleh (67-2) = 65, maka dengan nilai sifnifikasi 0,05 dan df 65 maka diperoleh t tabel = 1,9971.
94
Sumber : data olahan peneliti 2020
Dari hasil tabel diatas diperoleh data sebagai berikut :
a. Dari hasil pengujian statistik diperoleh t hitung > t tabel yaitu 4,411 > 1,9971 dapat diartikan bahwa adanya pengaruh positif Harga (X1) terhadap Keputusan Pembelian (Y) variabel independen yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara simultan terhadap variabel dependen. Dalam
95
penelitian ini digunakan kriteria signifikasi 5% (0,05) . Adapun untuk menentukan besarnya f tabel dicari dengan menggunakan rumus berikut : df = (n-k-1) maka diperoleh (67-2-1) = 64, maka dengan nilai sifnifikasi 0,05 dan df 65 maka diperoleh f tabel = 3,14
Tabel 4.17
Uji F Statistik
ANOVAa
Model Sum of
Squares
Df Mean Square F Sig.
1
Regression 571.572 2 285.786 129.175 .000b
Residual 141.593 64 2.212
Total 713.164 66
a. Dependent Variable: kep.pembelian b. Predictors: (Constant), lokasi, harga
Sumber : data olahan peneliti 2020
Dari tabel diatas diperoleh nilai f hitung sebesar 129,175 >
3,14 (f hitung > f tabel) artinya terdapat pengaruh positif dan sifnifikan secara simultan antara harga (X1) dan lokasi (X2) terhadap keputusan pembelian (Y).
96 BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Berdasarkan hasil uji Analisis Regresi Linier Berganda didapatkan persamaan dari hasil olah data melalui spss sebagai berikut : Y = -1,693 + 0,312 X1 + 0,759 X2 . Dimana penjelasannya yaitu :
a. Nilai Y sebesar -1,693 artinya apabila variabel X1 dan X2
nilainya tetap / konstan maka nilai Y sudah ada sebesar -1,693
b. Apabila terjadi kenaikan nilai X1 sebesar satu satuan maka nilai Y akan naik sebesar 0,312 satuan
c. Apabila terjadi kenaikan nilai X2 sebesar satu satuan maka nilai Y akan naik sebesar 0,759 satuan
2. Pada hasil Uji Hipotesis menunjukkan bahwa harga dan lokasi secara simultan berhubungan terhadap keputusan pembelian. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung 129,175 > 3,14 . Maka kedua variabel berhubungan terhadap keputusan pembelian dan dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Koefisien harga (X1) secara parsial berhubungan terhadap keputusan pembelian pakaian bekas. Karena t hitung sebesar 4,411 lebih besar dari t tabel 1,9971, artinya terdapat hubungan antara harga dengan keputusan pembelian.
97
b. Koefisien lokasi (X2) secara parsial berhubungan terhadap keputusan pembelian pakaian bekas. Karena t hitung sebesar 12,916 lebih besar dari t tabel 1,9971, artinya terdapat hubungan antara lokasi dengan keputusan pembelian.
3. Pada hasil Uji Koefisien Determinasi diperoleh nilai R Square sebesar 0,801. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Harga (X1) dan Lokasi (X2) berpengaruh terhadap variabel Keputusan Pembelian (Y) sebesar 80,1%, sedangkan sisanya 19,9%
dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
B. Saran
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dan adanya keterbatasan dalam penelitian ini, maka peneliti memberikan beberapa saran, yaitu :
1. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk pengembangan Ekonomi Islam khususnya yang berkaitan dengan harga, lokasi, dan keputusan pembelian.
2. Sebagai bahan rujukan bagi para peneliti yang ingin memperdalam penelitian tentang keputusan pembelian.
98 DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, Thamrin. 2012. Manajemen pemasaran. Jakarta : PT.Raja GrafindoPersada
Adesy, Fordebi. 2017. Ekonomi dan Bisnis Islam. Depok : PT.Raja GrafindoPersada
Amilia, Suri . 2017. Pengaruh citra merek harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian handphone xiaomi dikota langsa.
JurnalmanajemenkeuanganVolivNo2
Amstrong, Kotler. 2008. Prinsip prinsip pemasaran alih bahasa bobsabran.JakartaErlangga
Astuti, Sri. 2020. Hasil Observasi ke Pemilik Kedai Pakaian AmanahPasarPutihBukittinggi.
Ariani, Wahyu. 2009. Manajmeen operasional jasa. Yogyakarta : GrahaIlmu
Bernando, Charlie. 2015. Pengaruh persepsi harga dan promosi terhadap keputusan pembelian produk enervon c. Jurnal ilmiah manajemendanbisnisVol1No3
Boediono. 2015. ekonomi mikro. Yogyakarta : BPFE Budi Utami, Anisa. 2015. Pengaruh harga pendapatan dan lokasi terhadap keputusan pembelian rumah dkranji recidance Bekasi. Jurnal EpigramVol12No2
Irana, Desy. 2017. Pengaruh citra merek dan harga terhadap keputusan pembelian pada sekolah tinggi manajemen medan. Jurnal Ilman
99 Vol5No1
Karim, Azhar. 2006. syariah marketing. Bandung : Mizan Karim, Adiwarman. 2007. ekonomi mikro islam edisi kelima.
Jakarta:PT.RajagrafindoPersada
Kasmir, 2006. Marketing dan kasus-kasus pilihan. Jakarta : Center ForAcademicPublishingService
Kasmir, 2014. Kewirausahaan. Jakarta : Rajawali Press Kotler, Philip. 2005. Manajemen pemasaran jilid 1 terj. Benyamin molan.Jakarta:IndeksGramedia
Kuncoro, Mudrajat. 2009. metode riset untuk bisnis dan ekonomi.
Jakarta:PT.Geloraaksarapratama
Lupiyoadi, Rambat. 2001. Manajemen Pemasaran Jasa Teori dan Praktik.Jakarta:SalembaEmpat
Maringan, Masri. 2004. Dasar-dasar administrasi manajemen.
Jakarta:GhaliaIndonesia
Marlius, Doni. 2016. Pengaruh bauran pemasaran jasa terhadap minat nasabah dalam menabung pada bank nagari cabang muaralabuh.
JurmakVol3No1
Mujahidin, Akmal. 2005. etika bisnis dalam islam analisis terhadap aspek moral pelaku pasar. Jurnal hukum islam Vol 1v No 2 Narbuko, Cholid. 2013. metodologi penelitian. Jakarta : Bumi aksara
Purnomo. 1994. Dilema Wanita di Etra Moderni. Jakkarta : Karya
100 Agung
Puspa, Rani. 2017. Pengaruh harga dan lokasi terhadap keputusan pembelian studi kasus perumahan ciujung Banten. Jurnal Ilmiah ManajemenBisnisVol3No2
Putri, Tengku. 2016. Pengaruh labelisasi halal terhadap keputusan pembelian sosis di kuala simpang kabupaten aceh tamiang. Jurnal ManajemenKeuanganVol5No1
Qhardawi, Yusuf. 2004. peran dan nilai moral dalam perekonomianislam.Jakarta:RobbaniPress
Rachmawati, Rina. 2011. Pengaruh bauran pemasaran terhadap peningkatan penjualan sebuah kajian terhadap bisnis restoran. Jurnal KompetensiTeknikVol2No2
Ria Mariska, Kadek. 2014. pengaruh lokasi dan harga terhadap keputusan berbelanja pada mini market sastra mas tabanan. Jurnal pendidikanekonomiVol4No1
Ridwan. 2007. rumus dan data dalam analisis statistik. Bandung : Alfabeta
Riofita, Hendra. 2013. Sistem Ekonomi Islam. Pekanbaru : PT.SuntraBentaPerkasa
Risal, M. 2017. pengaruh bauran pemasaran dalam meningkatkan kinerja pemasaran. Jurnal balance Vol x1v No 1 S, Alam. 2013. ekonomi untuk sma mak kelas x. Jakarta : Erlangga Sanjaya, Surya. 2015. Pengaruh promosi dan merek terhadap keputusan
101
pembelian pada pt sinar sosro Medan. Jurnal Ilmiah Manajemen dan BisnisVol16N2
Setiawan, Wilson. 2014. Pengaruh Marketing Mix Terhadap Keputusan Pembelian Toyota Avanza Tipe G. Jurnal Manajemen PemasaranVol2No1
Sholahudin. 2007. Asas-asas Ekonomi Islam. Jakarta : PT.Raja GrafindoPersada
Sudarsono, Heri. 2002. Konsep ekonomi islam suatu pengantar.
Yogyakarta:Ekonomisia
Sugiono. 2007. Metodologi penelitian kuantitatif kualitatif dan r&d.Bandung:Alfabeta
Suharismi, Arikunto. 2006. prosedur penelitian suatu pendekatan praktek.Jakarta:Rinekacipta
Sunarji. 2016. Pengantar manajemen pendekatan integratif konsep syariah.Medan:IAINPress
Tjipjono, Panji. 2015. Strategi pemasaran. Yogyakarta : Andi Tjipjono. 2007. strategi pemasaran edisi 2. Yogyakarta : Andi Wibowo, Sukarno. 2013. ekonomi mikro islam. Bandung : Pustaka Setia
Wisnuwardhani, Lousia. 2015. Upaya Peningkatan Penjualan Baju Bekas Melalui Media Sosial Facebook. Jurnal Administrasi dan Bisnis Vol 1 No 1