• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

4.1.6 Hasil Uji Hipotesis Penelitian

Berikut ini adalah hasil-hasil penelitian untuk menjawab 9 hipotesis pada penelitian ini. Berikut ini hasil uji hipotesis penelitian meliputi uji statistik F, uji statistik t dan uji residual.

4.1.5.1. Hasil Uji Statistik F

Uji statistik F atau uji statistik simultan adalah uji yang dilakukan unutk mengetahui apakah veriabel independen yang ada dalam model regresi yaitu kompetensi auditor (X1), independensi auditor (X2), etika auditor (X3) dan pengalaman auditor (X5) mempunyai pengaruh simultan atau secara bersama-sama terhadap variabel dependen yaitu kualitas audit (Y). Analisis ini didasarkan pada

dilakukan dengan bantuan program SPSS for windows 21.0. Hasil uji statistik F ditunjukan pada tabel 4.19 sebagai berikut :

Tabel 4.19 Hasil Uji Statistik F

Sumber : Output SPSS, 2016

Berdasarkan uji ANOVA atau F-test diperoleh nilai f hitung sebesar 11,067 dengan nilai probabilitas 0,000. Nilai probabilitas jauh di bawah 0,05 maka dengan hasil tersebut dapat disumpulkan bahwa semua variabel independen dalam regresi memiliki pengaruh simultan terhadap variabel dependen dengan kekuatan pengaruh sebesar 0,478 yang dinyatakan dalam Adjusted R-Square pada tabel 4.18. Hal ini diartikan bahwa variabel kompetensi, independensi, etika dan pengalaman auditor secara serentak mempengaruhi variabel kualitas audit sebesar 47,8 %.

4.1.5.2. Hasil Uji Statistik t

Pengujian ini dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kompetensi, independensi, etika dan pengalaman auditor terhadap kualitas audit secara parsial.. Hasil uji statistik t dapat dilihat pada tabel 4.20 sebagai berikut :

Model

Sum of

Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression 185.215 4 46.304 11.067 .000b

Residual 167.362 40 4.184

Total 352.578 44

a. Dependent Variable: kualitas audit

Tabel 4.20 Hasil Uji Statistik t

Variabel B t Signifikansi Kompetensi .190 2.094 .043 Independensi .203 2.528 .016 Etika .511 4.537 .000 Pengalaman -.349 -3.000 .005 Sumber : output SPSS, 2016

Berdasarkan hasil uji statistik t pada tabel 4.20 di atas maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Variabel Kompetensi Auditor

Hasil uji statistik untuk variabel kompentensi auditor diperoleh nilai thitung sebesar 1.352 dengan signifikansi 0,043 di bawah 0,05 yang berarti variabel kompetensi signifikan mempengaruhi variabel kualitas audit. Selain itu nilai koefisien regresi kompetensi bernilai 0,190 yang berarti kompetensi berpengaruh secara positif terhadap kualitas audit. Berdasarkan hasil tersebut, maka penelitian ini menolak H0, sehingga hipotesis kedua bahwa kompetensi auditor berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas audit diterima.

2. Variabel Independensi

Hasil uji statistik untuk variabel independensi auditor diperoleh nilai thitung sebesar 2.528 dengan signifikansi 0,016 di bawah 0,05 yang berarti variabel independensi signifikan mempengaruhi variabel kualitas audit. Selain itu nilai

koefisien regresi independensi auditor bernilai 0,203 yang berarti independensi berpengaruh secara positif terhadap kualitas audit. Berdasarkan hasil tersebut, maka penelitian ini menolak H0 sehingga hipotesis ketiga bahwa independensi auditor berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas audit diterima.

3. Variabel Etika Auditor

Hasil uji statistik untuk variabel etika auditor diperoleh nilai thitung sebesar 4.357 dengan signifikansi 0,000 di bawah 0,05 yang berarti variabel etika signifikan mempengaruhi variabel kualitas audit. Selain itu nilai koefisien regresi etika bernilai 0,511 yang berarti etika berpengaruh secara positif terhadap kualitas audit. Berdasarkan hasil tersebut, maka penelitian ini menolak H0 sehingga hipotesis keempat bahwa etika auditor berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas audit diterima.

4. Variabel Pengalaman Auditor

Hasil uji statistik untuk variabel pengalaman auditor diperoleh nilai thitung sebesar -3.000 dengan signifikansi 0,005 di bawah 0,05 yang berarti variabel pengalaman auditor signifikan mempengaruhi variabel kualitas audit. Namun nilai koefisien regresi pengalaman bernilai -0,349 yang berarti pengalaman auditor berpengaruh secara negatif terhadap kualitas audit. Berdasarkan hasil tersebut, maka hipotesis kelima penelitian ini bahwa pengalaman auditor berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas audit ditolak.

4.1.5.3. Hasil Uji Residual

Penelitian ini menggunakan variabel moderator yaitu tekanan anggaran waktu audit. Variabel ini diteliti pengaruhnya sebagai variabel moderator terhadap pengaruh kompetensi, independensi, etika dan pengalaman auditor pada kualitas audit. Uji residual digunakan untuk menjawab hipotesis enam sampai dengan sembilan. Uji residual dipilih karena merupakan uji moderasi yang berbeda dari uji moderasi lainnya yang memiliki kecenderungan mengandung multikolinieritas, pada uji ini tidak menggunakan variabel interaksi yang disusun atas variabel moderator dan independen yang merupakan alasan utama terjadinya multikolinieritas. Uji residual ini menguji pengaruh deviasi (penyimpangan) dari suatu model. Uji residual berfokus pada ketidakcocokan (lack of fit) pada penyimpangan hubungan linear antar variabael independen. Penentuan pengaruh variabel moderator ditunjukan apabila hasilnya signifikan dan parameternya negatif. Hasil uji residual ditampilkan pada tabel 4.21 sampai dengan tabel 4.24 berikut ini :

Tabel 4.21

Hasil Uji Residual Variabel Kompetensi Auditor

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) -6.312 3.270 -1.930 .060 ka .208 .079 .373 2.636 .012

a. Dependent Variable: AbsRes1

Pengujian variabel moderator dengan uji residual pada variabel kompetensi auditor dan tekanan anggaran waktu audit terhadap kualitas audit menunjukan hasil yang signifikan namun parameternya positif. Hasil tersebut menunjukan bahwa variabel takanan anggaran waktu audit bukan merupakan variabel yang memoderasi pengaruh kompetensi auditor terhadap kualitas audit, oleh karena itu hipotesis keenam ditolak.

Tabel 4.22

Hasil Uji Residual Variabel Independensi Auditor

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 3.458 3.262 1.060 .295 ka -.026 .079 -.050 -.331 .742

a. Dependent Variable: AbsRes2

Sumber : data primer diolah, 2016

Pengujian variabel moderator dengan uji residual pada variabel independensi auditor dan tekanan anggaran waktu audit terhadap kualitas audit menunjukan parameter yang negatif (ada lack of fit) namun tidak signifikan. Hasil tersebut menunjukan bahwa variabel takanan anggaran waktu audit bukan merupakan variabel yang memoderasi pengaruh independensi auditor terhadap kualitas audit, oleh karena itu hipotesis ketujuh ditolak.

Tabel 4.23

Hasil Uji Residual Variabel Etika Auditor

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) -2.086 3.083 -.677 .502 ka .111 .074 .221 1.489 .144

a. Dependent Variable: AbsRes3

Sumber : data primer diolah, 2016

Pengujian variabel moderator dengan uji residual pada variabel etika auditor dan tekanan anggaran waktu audit terhadap kualitas audit menunjukan hasil yang tidak signifikan 0,144>0,05 dan parameternya positif. Hasil tersebut menunjukan bahwa variabel takanan anggaran waktu audit bukan merupakan variabel yang memoderasi pengaruh etika auditor terhadap kualitas audit, oleh karena itu hipotesis kedelapan ditolak.

Tabel 4.24

Hasil Uji Residual Variabel Pengalaman Auditor

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) -4.552 3.578 -1.272 .210 ka .167 .086 .284 1.939 .059

a. Dependent Variable: AbsRes4

Sumber : data primer diolah, 2016

Pengujian variabel moderator dengan uji residual pada variabel pengalaman auditor dan tekanan anggaran waktu audit terhadap kualitas audit menunjukan hasil yang tidak signifikan 0,059>0,05 dan parameternya positif. Hasil tersebut menunjukan bahwa variabel takanan anggaran waktu audit bukan merupakan variabel

yang memoderasi pengaruh pengalaman auditor terhadap kualitas audit, oleh karena itu hipotesis kesembilan ditolak.

Berdasarkan pengujian hipotesis diatas, maka hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lima dari delapan hipotesis diterima, sisanya tidak sesuai dengan hipotesis yang telah disusun. Berikut ini adalah rekapitulasi hasil pengujian hipotesis yang ditunjukan pada tabel 4.25 :

Tabel 4.25

Ringkasan Hasil Pengujian Hipotesis

Hipotesis Pernyataan Hasil

H1

Kompetensi, independensi, etika dan pengalaman auditor berpengaruh simultan terhadap kualitas audit

Diterima H2 Kompetensi auditor secara parsial berpengaruh

positif terhadap kualitas audit Diterima H3 Independensi auditor secara parsial

berpengaruh positif terhadap kualitas audit Diterima H4 Etika auditor secara parsial berpengaruh positif

terhadap kualitas audit Diterima

H5 Pengalaman auditor secara parsial berpengaruh

positif terhadap kualitas audit Ditolak H6

Tekanan anggaran waktu audit memperkuat pengaruh kompetensi auditor terhadap kualitas audit

Ditolak

H7

Tekanan anggaran waktu audit memperkuat pengaruh independensi auditor terhadap kualitas audit

Ditolak H8 Tekanan anggaran waktu audit memperlemah

pengaruh etika auditor terhadap kualitas audit Ditolak H9

Tekanan anggaran waktu audit memperlemah pengaruh pengalaman auditor terhadap kualitas audit

Ditolak

Dokumen terkait