• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV DESKRIPSI ANALISIS DATA, INTERPRETASI HASIL

D. Analisis Data

2. Hasil Wawancara

Hasil wawancara dengan guru bidang studi

Wawancara dilakukan pada hari Jum’at 17 Januari 2014 tepat setelah

melakukan penelitian siklus II, setelah tindakan model pembelajaran Advance Organizer. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui respon dan tanggapan guru agar dapat diterapkan di dalam proses belajar mengajar IPS dikelas dengan menerapkan model pembelajaran Advance organizer. Data hasil wawancara tersebut dapat dilihat pada tabel berikut 4.3 berikut :

Tabel 4.8

Hasil Wawancara Responden Guru

Peneliti : Model pembelajaran apa yang sering Bapak gunakan selama ini?

Guru : “Ceramah dan diskusi”

Peneliti :Menurut Bapak apakah model pembelajaran Advance Organizer ini sudah diterapkan dengan baik ?

Guru : “ Sudah Cukup bagus, siswa juga menjadi lebih aktif”

Peneliti : Menurut bapak apakah model pembelajaran Advance Organizer ini dapat dilaksanakan seluruhnya atau tidak ? Guru : “Kalau memang waktunya cukup lebih baik diterapkan

semuanya”

Peneliti : Menurut Bapak bagaimana respon siswa terhadap model pembelajaran ini dibandingkan dengan model pembelajaran yang Bapak biasa gunakan ?

materi yang disampaikan sehingga hasil belajarnya meningkat”

Peneliti : Apakah model pembelajaran Advance Organizer dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada konsep peta, atlas dan globe ?

Guru : “Iya”

Peneliti : Apakah ada keinginan dari Bapak untuk menerapkan model pembelajaran Advance Organizer ?

Guru : “Iya saya ingin menerapkannya dikelas karena menurut saya model pembelajaran ini sangat membangun respon siswa

dikelas”

Peneliti : Bagaimana pendapat Bapak mengenai model pembelajaran Advance Organizer ?

Guru : “Model pembelajaran ini sangat menyenangkan dan mendorong

siswa untuk berpikir kreatif”

Peneliti : Jika ada kelemahan atau kekurangannya, bagaimana saran-saran Bapak untuk mengatasinya ?

Guru : “Menurut saya semua sudah bagus, hanya saja waktu lebih diperhatikan lagi”

Peneliti : Bagaimana pendapat Bapak mengenai hasil belajar siswa setelah saya menerapkan model pembelajaran Advance Organizer ?

Guru : “Hasil belajar siswa jauh lebih memuaskan karena hanya ada satu orang saja yang dibawah KKM’

Peneliti : Berdasarkan hasil belajar siswa, apakah penelitian ini sudah dikatakan berhasil? Mengapa!

Guru : “Sudah berhasil, karena kita dapat lihat dari hasil belajarnya dari siklus I ke siklus II yang meningkat”

bahwa model pembelajaran Advance Organizer pada mata pelajaran IPS ini cukup efektif. Model pembelajaran ini sangat membantu dalam pembelajaran karena biasanya pada konsep materi peta, atlas dan globe guru hanya ceramah dan demostrasi dengan menampilkan contoh dari peta, atlas dan globe sehingga membuat siswa merasa bosan. Tapi setelah diterapkan model pembelajaran ini siswa lebih termotivasi dan antusias mengikuti pelajaran. Sehingga guru bidang studi IPS ingin mencoba menerapkan model pembelajaran ini pada pembelajaran berikutnya. Hampir semua siswa sangat berpartisipasi aktif. Dan ada peningkatan hasil belajar banyak siswa yang sudah mencapai KKM.

Tetapi ada beberapa kendalanya pada penerapan model pembelajaran ini yaitu memakan waktu yang sangat lama dan disini peran guru sangat sedikit sehingga siswa sering terjadi kesalahan dalam memahami materi. Guru memberikan solusi yang mungkin dapat mengatasi kendala yang terjadi yaitu dengan mempersingkat waktu pada saat menjelaskan materi awal. Sehingga waktunya bisa berjalan sesuai waktu pelajaran disekolah.

Hasil wawancara dengan siswa setelah tindakan

Wawancara dilakukan pada hari Jumat 17 Januari 2014 tepat setelah melakukan penelitian siklus II dengan dua siswa yaitu dengan siswa yang hasil belajarnya tinggi dengan siswa yang hasil belajarnya rendah, setelah diberikan tindakan model pembelajaran Advance Organizer. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui respon atau tanggapan siswa dalam proses pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Advance Organizer. Data hasil wawancara tersebut dapat dilihat pada tabel 4.3 berikut :

Tabel 4.9

Peneliti : Apakah adik menyukai pelajaran IPS dengan model pembelajaran yang Ibu terapkan!Alasanya?

Siswa : “Iya saya sangat menyukainya karena model pembelajaran yang ibu lakukan saya dapat memahami materinya”

Peneliti : Apakah adik memperhatikan penjelasan materi yang Ibu sampaikan?

Siswa : “Iya bu, saya selalu memperhatikannya”

Peneliti : Jika ada materi yang adik kurang mengerti, apakah adik-adik bertanya kepada guru?

Siswa : “Iya bu, tapi tidak terlalu sering”

Peneliti : Apakah adik mengajukan pertanyaan tentang materi yang disampaikan oleh guru?

Siswa : “Kadang-kadang bu”

Peneliti : Apakah adik mengerjakan tugas/latihan yang diberikan oleh guru?

Siswa : “Iya bu selalu saya mengerjakannya”

Peneliti : Apakah adik merasa senang selama belajar IPS dengan Ibu guru?

Siswa : “Saya sangat merasa senang karena belajarnya jadi lebih menyenangkan”

Peneliti : Menurut adik apa kelebihan dan kekerangan model pembelajaran yang Ibu sudah terapkan dikelas adik?

Siswa : “Kelebihannya, belajar jadi lebih menyenangkan, tidak bosen dan mudah dipahami. Sedangkan kekurangannya waktunya kurang bu jadi kami harus terburu-buru mengerjakan soal yang ibu berikan”

Peneliti : Menurut adik apa saja yang perlu diperbaiki apabila akan diterapkan lagi model pembelajaran seperti yang sudah Ibu terapkan di kelas adik-adik?

Peneliti : Apakah adik membuat catatan setiap belajar IPS?

Siswa : “Saya suka mencatat bu, karena nanti saya bisa ulangi lagi pelajarannya dirumah”

Peneliti : Apakah adik mengejakan PR yang telah guru berikan tepat waktu?

Siswa : “Iya bu, karena saya mengerjakannya dirumah setiap malam

jika ada PR”

Berdasarkan wawancara pada tabel diatas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Advance Organizer dapat memudahkan siswa dalam memahami materi IPS. Dengan begitu siswa tidak merasa bosen selama proses pembelajaran ini dan juga siswa lebih kritis dalam proses pembelajaran berlangsung. Dengan menggunakan model pembelajaran ini siswa merasa senang dan ingin melakukannya kembali dalam pembelajaran selanjutnya. Hasil nilai siswa pun mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II. Hal itu menunjukkan bahwa penelitian tindakan dengan menggunakan model pembelajaran Advance organizer telah berhasil dilaksanakan oleh peneliti, karena implikasinya positif terhadap proses pembelajaran IPS dan hasil belajar siswa.

Dokumen terkait