BAB V PENUTUP
41. Hasil Wawancara Subjek Penelitian 2 Soal Nomor 2
P2.2a : Apa saja kata kunci dan simbol yang terdapat pada soal nomor 2? S2.2a : Bruto, netto, tara, harga jual, harga beli, untung, biaya angkutan. P2.2a : Coba jelaskan apa yang dimaksud dengan netto, bruto, dan tara! S2.2a : Netto berat bersih, bruto berat kotor, tara berat kemasan.
P2.2a : Selanjutnya, apa saja yang diketahui dari soal tersebut? Coba sebutkan.
S2.2a : Netto 100 kg, Harga beli Rp9.500/kg, Harga jual Rp11.500/kg, Biaya angkutan Rp15.000,00, Berat karung kosong 1 kg/karung. P2.2a : Coba perhatikan kembali jawabanmu saat itu, kenapa kamu tidak
menuliskan berat karung kosong 1 kg tiap karungnya?
S2.2a : Mengecek kembali jawabannya. Maaf Bu, saya kemarin lupa Bu. P2.2a : Apakah istilah lain dari berat karung kosong dalam soal tersebut? S2.2a : Tara Bu.
P2.2a : Apa saja yang ditanya dari soal tersebut?
S2.2a : Total tara, bruto, netto, untung, dan persentase untung.
P2.2a : Kenapa kamu tidak menuliskan apa yang ditanya untuk soal nomor 2?
S2.2a : Karena bentuk soal uraiannya a, b, c Bu. Jadi menurut saya tidak perlu dituliskan apa yang ditanya.
P2.2a : Begini, walaupun bentuk soal uraiannya a, b, c tetap diperlukan untuk menuliskan apa yang ditanya agar memudahkan kamu dalam mengerjakan soal tersebut.
S2.2a : Ya Bu.
P2.2a : Sekarang kita perhatikan soal nomor 2 bagian a. Dari total tara, total bruto, total netto, mana daulu yang akan kamu cari? Bagaimana urut- urutan kamu dalam mengerjakannya?
S2.2a : Tara, Bruto, Netto.
P2.2a : Apakah rumus total tara yang kamu gunakan saat itu sudah tepat? S2.2a : Mungkin sudah Bu.
P2.2a : Kenapa kamu menggunakan rumus tersebut?
S2.2a : Karena menurut saya tara merupakan perbandingan antara bruto dan netto.
P2.2a : Masih ingatkah kamu definisi tara? S2.2a : Berat kemasan Bu.
P2.2a : Misalkan saya membeli sebuah snack, tertuliskan di kemasannya netto sebesar sekian, apakah menurutmu berat sekian tersebut juga dengan kemasannya?
S2.2a : Tidak Bu. Hanya isinya saja, karena netto merupakan berat bersih Bu.
P2.2a : Lalu bagaimana cara mencari berat keseluruhan snack bersama dengan berat kemasannya? Apa istilah lain dari berat keseluruhan? S2.2a : Berat keseluruhan berarti berat kotor atau bruto Bu. Untuk mencari
berat keseluruhan berarti berat isinya ditambah dengan berat kemasan.
tara?
S2.2a : Bruto = netto + tara.
P2.2a : Dengan rumus tersebut, bagaimana cara untuk mencari tara? S2.2a : Tara = Bruto – Netto.
P2.2a : Iya benar, lalu bagaimana cara kamu untuk mencari tara soal nomor 2a? Apakah kamu bisa menggunakan rumus tersebut untuk mencari tara?
S2.2a : Diam sejenak berpikir.
P2.2a : Apakah kamu sudah mengetahui total bruto dan total netto untuk soal tersebut?
S2.2a : Belum Bu.
P2.2a : Lalu, apakah kamu bisa mencari total tara dengan menggunakan rumus tersebut?
S2.2a : Sepertinya tidak Bu.
P2.2a : Coba perhatikan kembali definisi tara dan kaitkan dengan hal yang diketahui dari soal tersebut. Apakah yang dimaksud dengan kemasan untuk soal tersebut?
S2.2a : Tara adalah berat kemasan. Menurut saya yang dimaksud berat kemasan untuk soal tersebut adalah berat karung kosong.
P2.2a : Iya tepat sekali, apa yang diketahui dari soal tersebut mengenai berat karung kosong?
S2.2a : Yang diketahui dari soal tersebut adalah berat karung kosong 1 kg/karung.
P2.2a : Berapa karung beras yang dibeli pedagang tersebut? S2.2a : Pedagang tersebut membeli sebanyak dua karung.
P2.2a : Apakah sekarang kamu sudah tahu bagaimana cara mencari total tara untuk soal tersebut?
S2.2a : Iya Bu, berarti total taranya 2 kg.
P2.2a : Darimana kamu mendapatkan kesimpulan itu? S2.2a : 1 dikali 2.
P2.2a : 1 menunjukkan apa dan 2 menunjukkan apa?
S2.2a : 1 kg menunjukkan berat karung kosong tiap karungnya dan 2 karung menunjukkan banyaknya beras yang dibeli pedagang tersebut.
P2.2a : Iya benar. Jadi bagaimana rumus untuk mencari total tara untuk soal tersebut?
S2.2a : Total tara = berat karung kosong per karung x banyaknya karung. P2.2a : Iya benar. Coba sekarang tuliskan kembali jawabannya.
S2.2a : Iya Bu. (S2 menuliskan perbaikan untuk mencari tara).
P2.2a : Setelah kamu mendapatkan berapa besar total tara. Apa yang selanjutnya kamu cari?
S2.2a : Total bruto Bu.
P2.2a : Bagaimana rumus yang kamu gunakan untuk mencari total bruto? S2.2a : Total bruto = netto + tara.
P2.2a : Jika kamu menggunakan rumus tersebut. Apakah kamu sudah menghitung berapa besar netto?
S2.2a : Total netto 200 kg.
S2.2a : 2 dikali dengan 100.
P2.2a : 2 menunjukkan apa dan 100 menunjukkan apa?
S2.2a : 2 karung menunjukkan banyaknya beras yang dibeli pedagang tersebut dan 100 kg menunjukkan netto beras untuk 1 karung.
P2.2a : Iya benar. Lalu apakah kemarin kamu sudah mencari netto dengan cara yang kamu sebutkan tadi?
S2.2a : Belum Bu.
P2.2a : Apakah sekarang kamu bisa mengerjakan kembali dengan cara yang kamu sebutkan tadi?
S2.2a : Iya Bu. (S2 mengerjakan kembali untuk mencari netto).
P2.2a : Coba sekarang lihat kembali bagian bruto. Apakah kamu sudah benar dalam mengerjakan total bruto?
S2.2a : Sudah benar Bu.
P2.2a : Coba perhatikan, kenapa kamu menuliskan “total bruto = netto + tara = 200 kg + 2 kg = 220 kg”?
S2.2a : Oh iya Bu, salah. Soalnya kemarin tidak dihitung dengan benar, hanya saya kira-kira.
P2.2a : Apakah sekarang kamu bisa mengerjakannya kembali dengan benar? S2.2a : Iya Bu, bisa. (S2 menuliskan perbaikan untuk mencari total bruto).
P2.2b : Bagaimana rumus yang kamu gunakan untuk mencari keuntungan dari soal tersebut?
S2.2b : Keuntungan = harga jual – harga beli.
P2.2b : Apakah menurutmu rumus yang kamu gunakan sudah benar? S2.2b : Tidak tahu Bu.
P2.2b : Coba perhatikan kembali soalnya dengan seksama. Apa saja pengeluaran yang dilakukan pedagang tersebut?
S2.2b : Harga pembelian beras.
P2.2b : Apakah biaya angkutan tidak termasuk dalam pengeluaran? S2.2b : Oh iya Bu, termasuk.
P2.2b : Lalu kenapa kamu tidak mengurangkannya dengan biaya angkutan saat menghitung keuntungan?
S2.2b : Saya lupa Bu, saya kira awalnya tidak berpengaruh.
P2.2b : Kenapa kamu menganggap biaya angkutan tidak berpengaruh? S2.2b : Diam tidak menjawab.
P2.2b : Apakah sekarang kamu bisa mengerjakan kembali dengan benar? S2.2b : Iya Bu, saya bisa.
P2.2c : Bagaimana rumus yang kamu gunakan untuk mencari persentase keuntungan dari soal tersebut?
S2.2c :
. P2.2c : Apakah rumus yang kamu gunakan sudah benar? S2.2c : Sepertinya belum benar Bu.
P2.2c : Yang salah di sebelah mana? S2.2c : Diam tidak menjawab
P2.2c : Perlukah menambahkan biaya angkutan dalam rumus tersebut? S2.2c : Perlu Bu.
P2.2c : Lalu kenapa saat itu kamu tidak menambahkan dengan biaya angkutan.
S2.2c : Karena waktu itu saya kira tidak berpengaruh Bu.
P2.2c : Apa sekarang kamu bisa memperbaikinya dengan benar? S2.2c : Iya Bu, bisa.