• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Small Sided Games dengan Keterampilan Passing dalam Bermain Sepakbola

Dalam dokumen BAB II KAJIAN PUSTAKA F. (Halaman 31-35)

Pada hakikatnya permainan sepakbola merupakan permainan beregu yang menggunakan bola sepak. Sepakbola dimainkan dilapangan rumput oleh dua regu yang saling berhadapan dengan masing-masing regu terdiri dari sebelas pemain.

Tujuan permainan ini dimainkan adalah untuk memasukkan bola kegawang lawan sebanyakbanyaknya dan berusaha empertahankan gawang sendiri dari serangan lawan. Ada pun karakteristik yang menjadi ciri khas permainan ini adalah memainkan bola dengan menggunakan seluruh anggota tubuh kecuali lengan.

Menurut muhajir (2007: 22), “Sepakbola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan jalan menyepak, yang mempunyai tujuan untuk memasukkan bola kegawang lawan dengan mempertahankan gawang tersebut agar tidak kemasukan bola”. Menurut Luxbacher (2008: 2) menyatakan bahwa pertandingan sepakbola dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 orang. Masing-masing tim mempertahankan gawang dan berusaha menjebol gawang lawan.

Didalam memainkan bola setiap pemain dibolehkan menggunakan seluruh anggota badan kecuali lengan, hanya penjaga gawang diperbolehkan memainkan bola dengan kaki dan lengan. Sepakbola hampir seluruhnya menggunakan kemahiran kaki, kecuali penjaga gawang yang bebas menggunakan anggota tubuh manapun. Tujuan dari masing-masing regu adalah memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak mungkin dengan pengertian pula berusaha sekuat tenaga agar gawangnya terhindar dari kebobolan penyerang lawan. Pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa sepakbola adalah permainan antara dua (2) regu yang masing-masing regu terdiri dari 11 orang dan dimainkan dengan kaki, kecuali penjaga

gawang, boleh menggunakan tangan dan lengan. Setiap tim berusaha untuk memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak-banyaknya dan menjaga gawangnya dari kemasukan bola oleh serangan lawan dan permainan ini dilakukan selama 2x45 menit.

Sepakbola merupakan salah satu jenis olahraga permainan beregu yang dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat. Hal ini terbukti dengan sudah sangat bersatunya antara sepakbola dengan masyarakat, baik dari usia anak-anak, remaja, dewasa, bahkan sampai lanjut usia. Selain itu, disertai pula dengan semakin banyaknya berdiri klub-klub ataupun sekolah-sekolah sepakbola. Permainan sepakbola merupakan permainan beregu yang tingkat popularitasnya atau tingkat peminatnya sangat tinggi (Martin et al., 2015). Hal ini terbukti sudah sangat bersatunya antara sepak bola dan masyarakat, baik itu anak-anak remaja, dewasa, bahkan sampai lanjut usia (Eliasson, 2011; Davis, 2015).

Banyak ketertarikan masyarakat akan sepakbola juga terlihat dari banyaknya klub-klub sepakbola atau sekolah-sekolah sepak bola yang banyak peminatnya, dengan sarana dan prasarana yang cukup menunjang. Karena sepakbola adalah salah satu yang paling digemari diantara masyarakat. Bahkan tidak hanya para orang tua saja yang berbakat. Namun terdiri dari berbagai kalangan dari anak-anak, dewasa, orang tua, hingga paruh baya semuanya berbakat. Nah jika dalam sebuah permainan sepak bola, ada banyak hal yang terjadi.

Sehingga olahraga sepakbola keberadaanya akan semakin kokoh (Sugiyama, Khoo and Hess, 2017). Sepakbola menarik hampir semua orang untuk memainkannya, karena sepakbola adalah suatu cabang oalahraga yang sederhana dan menyenangkan untuk dimainkan. Tidak dibutuhkan peralatan yang komplit

untuk dapat memainkan sepakbola, karena hanya dengan sebuah bola maka sepakbola telah dapat dimainkan. Oleh karena itu sepakbola merupakan sebuah cabang olahraga yang dapat dimainkan dengan biaya yang sangat murah. Metode latihan yang tepat untuk atlet usia dini yaitu latihan dengan bermain, karena masa anak-anak masih suka yang sifatnya permainan sehingga anak merasa senang sekaligus belajar. Peran pelatih adalah memanfaatkan sifat kesenangan anak terhadap suatu permainan diwujudkan dalam latihan sepakbola, ini akan menjadi suatu usaha keras seorang pelatih dalam membuat variasi dalam setiap latihan ke dalam bentuk suatu permainan, pelatih harus menemukan suatu latihan yang tepat dan sesuai dengan karakteristik anak yang dihadapinya.

Karena jika pelatih melakukan latihan secara monoton, maka siswa akan mengalami kejenuhan dalam latihan sehingga siswa tidak bersemangat dalam melaksanakan latihan. Salah satu variasi latihan yaitu dengan small-sided games.

Dalam permainan tersebut, melibatkan proses passing dengan teknik menendang dengan kaki bagian dalam, dengan punggung kaki, maupun kaki bagian luar.

Tetapi dalam pelaksanaannya, masih banyak siswa yang belum paham dengan tehnik menendang seperti itu.

Bentuk latihan small sided game atau permainan kecil adalah latihan yang paling tepat untuk meningkatkan kemampuan teknik, skill dan kecerdasan bermain seperti dalam membaca permainan serta mengambil keputusan. Dalam bentuk latihan dengan melibatkan pemain penyerang dan bertahan akan membuat situasi latihan seperti permainan sesungguhnya. Dengan metode ini pemain akan banyak dan sering bersentuhan dengan bola karena luas lapangan dan jumlah pemain yang terlibat juga terbatas, sehingga otomatis kemampuan teknik bermain

akan cepat meningkat, apalagi selalu dalam tekanan lawan. Small side games merupakan salah satu bentuk latihan yang memodifikasi permainan sepakbola dengan adanya pembatasan, meliputi pembatasan jumlah pemain, ukuran lapangan, dan lama permainan. Aktifitas yang terdapat dalam latihan small side games tidak jauh berbeda dengan permainan sepakbola yang sebenarnya. Dalam hal ini Scheunemann (2012, hlm. 4) menyatakan bahwa: “permainan small side games dengan lebih sedikit pemain sangat baik untuk menumbuhkan pengertian taktis sekaligus mengasah kemampuan teknis.” Selama permainan small side games berlangsung, setiap pemain dapat lebih sering kontak dengan bola dan terlibat dalam situasi permainan karena ukuran lapangan yang lebih kecil dan sedikitnya jumlah peserta dari permainan sepakbola yang sebenarnya.

Latihan small sided games merupakan suatu latihan yang berkembang, dengan menyajikan situasi permainan yang membuat pemain mendapatkan penguasaan aspek teknik, taktik, dan fisik sekaligus. Latihan small sided games lebih banyak menerapkan secara langsung latihan fisik, teknik, dan taktik dalam sebuah permainan (games), yang berarti pemain dituntut untuk menghadapi situasi tekanan seolah-olah dalam situasi permainan yang sesungguhnya. Passing merupakan elemen yang penting dalam sepakbola karena dengan adanya teknik ini permainan akan terlihat lebih indah, dengan adanya passing maka akan menambah nilai bagi seorang pemain.

Passing akan sangat berpengaruh dalam menentukan kemenangan suatu tim, sebab jika suatu tim melakukan passing dengan baik dan menjaga bola agar tetap dalam penguasaan tim tersebut maka peluang tim untuk mencetak gol akan lebih banyak, akan tetapi jika skill passing kurang baik maka akan mudah dipotong dan

direbut oleh lawan. Dalam latihan small sided games pemain akan dituntut untuk mengambil keputusan dengan cepat dan tepat sehingga pemain mendapat kesempatan untuk melakukan passing lebih banyak dari pada sekedar bermain sepakbola. Dengan lapangan yang sempit pemain harus banyak melakukan passing untuk menjaga ball possession. Jika latihan small sided games ini diterapkan secara kontinyu maka akan meningkatkan akurasi passing pemain sepakbola. Maka dari itu, latihan small sided games sangat mempengaruhi dalam bermain sepak bola terutama saat melakukan passing.

Dalam dokumen BAB II KAJIAN PUSTAKA F. (Halaman 31-35)

Dokumen terkait