• Tidak ada hasil yang ditemukan

HYGIENE KERJA : CUCI

Dalam dokumen STERILISASI (2) (Halaman 30-43)

Mikroorganisme dapat ditularkan melalui sentuhan, dengan membersihkan dan mendesinfeksikan tangan secermat mungkin kita dapat mematahkan mata rantai antara benda yang terkontaminasi dengan si pasien.

Adapun hal yang harus diperhatikan dalam melakukan prosedur cusi tangan antara lain:

1. Kulit dan kuku harus selalu bersih dan dalam keadaan baik dan tidak terdapat luka. Bila menggunakan lotion tangan untuk melindungi kulit, pakailah produk yang tidak mengandung minyak.

2. Kuku harus pendek ( tidak melebihi ujung jari ) dengan maksud menghindari terjadinya tusukan pada sarung tangan yang akan digunakan.

3. Tidak boleh memakai cat kuku, karena cat kuku dapat melepuh dan lepas sehingga dapat menjadi tempat  bersarangnya mikroorganisme.

4. Tidak menggunakan perhiasan

Ada 3 macam cara mencuci tangan antara lain :

Ialah Membersihkan tangan dengan sabun dan air  bersih.

3.1.1. Alat dan Bahan :

a. Air bersih ( air mengalir )

b. Sabun biasa / sabun yang mengandung zat antiseptic

c. Sikat gigi kecil yang lunak / lembut

d. Handuk / lap bersih

3.1.2. Pelaksanaan :

Bila memakai jam tangan atau perhiasan, lepaskan lebih dahulu.

Basahi tangan dengan air dari ujung jari sampai siku (kira-kira 5cm diatas siku) dibawah air bersih ( air mengalir)

Kemudian diberi sabun, digosok sampai merata

Kuku disikat dengan sikat kecil yang lembutSetelah itu dibilas dengan air bersih dengan posisi tangan lebih tinggi dari siku

Keringkan dengan lap / handuk bersih 3.1.3. Pengeringan Tangan Setelah Dicuci

- Ambil handuk. Sewaktu mengambil handuk, siku tidak  berada diatas tempat disimpannya handuk tadi, karena

air yang menetes dari siku dapat jatuh di tempat handuk tadi dan menyebabkan kontaminasi.

- Bukalah handuk dengan cara memanjang dan dipegang hanya satu ujungnya saja.

- Cari tempat yang aman yaitu dengan cara menjauh dari alat-alat yang tidak steril.

- Untuk menghindari terjadinya kontaminasi, handuk dibagi 4 bagian. Permukaan kiri atas untuk mengelap tangan sebelah kiri atas, permukaan kiri bawah untuk mengelap tangan kiri bawah, permukaan kanan atas untuk mengelap tangan kanan atas dan permukaan kanan bawah untuk mengelap tangan kanan bawah.

- Untuk mengeringkan lengan kiri, permukaan handuk kiri bawah diletakkan diatas tangan kiri kemudian digerakkan memutas sampai 5 cm diatas siku, tetapi handuk tidak boleh melewati daerah 5 cm diatas siku, karena dapat terkontaminasi oleh kulit yang tidak dicuci  bedah

- Untuk lengan kanan, lakukan seperti langkah untuk lengan kiri dengan menggunakan permukaan handuk kanan bawah.

- Handuk dibuang pada tempat alat kotor yang sudah disediakan.

3.2 Cuci Tangan Desinfeksi

Ialah Mencuci tangan dengan larutan anti septic

3.2.1 Alat dan Bahan :

Air bersih ( air mengalir )

Larutan anti septic misalnya Lysol, savlon dengan konsentrasi 0.5%

Handuk / Lap bersih

Sabun biasa / sabun yang mengandung zat anti septic

a. Bila memakai jam tangan atau perhiasan, lepaskan lebih dahulu

 b. Basahi tangan dengan air dari ujung jari sampai siku (kira-kira 5 cm diatas siku) dibawah air bersih (air mengali)

c. Rendam tangan dengan larutan anti septic ( Lysol dengan konsentrasi 0,5% ) selama 2 menit

d. Kemudian tangan disabuni dengan sabun biasa / sabun yang mengandung anti septic

e. Bilas dengan air bersih (air mengalir) dengan posisi tangan lebih tinggi dari siku

f. Keringkan dengan Handuk / Lap bersih

3.2.3. Pengeringan Tangan Setelah Dicuci

Adapun cara-caranya sebagai berikut :

a) Ambil handuk. Sewaktu mengambil handuk, siku tidak  berada diatas tempat disimpannya handuk tadi, karena air yang menetes dari siku dapat jatuh di tempat handuk tadi dan menyebabkan kontaminasi.

 b) Bukalah handuk dengan cara memanjang dan dipegang hanya satu ujungnya saja.

c) Cari tempat yang aman yaitu dengan cara menjauh dari alat-alat yang tidak steril.

d) Untuk menghindari terjadinya kontaminasi, handuk dibagi 4 bagian. Permukaan kiri atas untuk mengelap tangan sebelah kiri atas, permukaan kiri bawah untuk mengelap tangan kiri bawah, permukaan kanan atas untuk mengelap tangan kanan atas dan permukaan kanan bawah untuk mengelap tangan kanan bawah.

e) Untuk mengeringkan lengan kiri, permukaan handuk kiri bawah diletakkan diatas tangan kiri kemudian digerakkan memutas sampai 5 cm diatas siku, tetapi handuk tidak boleh melewati daerah 5 cm diatas siku, karena dapat terkontaminasi oleh kulit yang tidak dicuci  bedah

f) Untuk lengan kanan, lakukan seperti langkah untuk lengan kiri dengan menggunakan permukaan handuk kanan bawah.

g) Handuk dibuang pada tempat alat kotor yang sudah disediakan.

Ialah Suatu proses pengangkatan sebanyak mungkin mikroorganisme yang berada pada tangan dan lengan secara pencucian mekanik ( mechanical washing ) dan antisepsis kimia ( chemical antisepsis ) sebelum melakukan atau berperan serta dalam suatu operasi. Yang harus diperhatikan dalam melakukan cuci tangan steril ialah :

Tangan dan lengan serta jari tangan harus dianggap mempunyai 4 sisi tau permukaan.

Karena tangan merupakan anggota tubuh yang selalu kontak langsung dengan daerah operasi, maka semua langkah prosedur cuci tangan bedah harus dimulai dari tangan dan berakhit disiku.

3.3.1. Alat dan Bahan :

Air bersih ( air mengalir )

Sabun biasa / sabun yang mengandung zat anti septic.

Larutan antiseptic

Sikat steril yang lunak / lembut

Pembersih kuku ( nail cleaner ) bila ada

3.3.2. Prosedur Cuci tangan Steril :

Prosedur cuci tangan steril ada 2 jenis yaitu :

Cuci Tangan Steril Sempurna Cuci Tangan Steril Singkat 3.4 Cuci Tangan Steril Sempuna

Kegunaan :

Pada pagi hari sebelum memakai jas dan sarung tangan yang pertama untuk operasi pertama.

Setelah mengikuti operasi asepsis tetapi sarung tangan  bolong sehingga terkontaminasi.

Setelah mengikuti operasi asepsis tetapi sarung tangan dibuka terlebih dahulu sebelum jas operasi dilepas.

Setelah operasi asepsis, sebelum memulai operasi  berikutnya

Jenis :

a. Berdasarkan time method, lama waktu adalah 5 samapi 7 menit.

Basahi tangan dengan air dari ujung jari sampai siku (kira-kira 5 cm diatas siku)

Kemudian tangan disabuni

Bilas dibawah air mengalir dengan posisi tangan lebih tinggi dari siku

Ambil sikat steril, lalu berilah 2-3 cc larutan anti septic. Sikatlah daerah kuku ( bersihkan juga dibawah kuku

dengan pembersih kuku ( nail cleaner ) dibawah air mengalir, tangan, siku, masing-masing untuk sebelah kiri dan kanan selama 0,5 menit.

Lakukan penyikatan juga dilakukan pada tangan sebelah kanan ( prosedur seperti tangan disebelah kiri tadi ).

Bilas tangan dengan air dari ujung jari samapi siku ( kira-kira 5 cm diatas siku ) dan buang sikat pada tempat alat kotor.

Gosoklah kedua tangan tersebut dengan larutan anti septic lagi dan sebaiknya untuk masing-masing tangan kanan atau kiri selama 1,5 menit.

Bilas tangan dengan air dari ujung jari sampai siku lagi Keringkan dengan Handuk / Lap bersih

b. Berdasarkan brush – stroke

Langkah-langkah ialah sebagai berikut :

a. Basahi tangan dengan air dari ujung jari sampai siku (kira-kira 5 cm diatas siku)

 b. Kemudian tangan disabuni

c. Dengan pembersih kuku, bersihkan daerah kuku dibawah air mengalir.

d. Bilas tangan secara menyeluruh dibawah air mengalir dengan posisi tangan tidak tinggi dari siku.

e. Ambil sikat steril, berilah larutan anti septic sebanyak 2-3 cc pada sikat tersebut.

f. Sikatlah :

Semua ujung jari tangan sebelah kiri sebanyak 30 gosokan

Kuku jari tangan sebelah kiri sebanyak 30 gosokan

Punggung tangan, 20 gosokan

Telapak tangan, 20 gosokan

Siku ( sampai 5cm diatas siku ), masing-masing 20 gosokan

7) Lakukan juga prosedur pada tangan kiri untuk tangan kanan.

Cuci Tangan Steril Singkat

Kegunaan : Dilakukan setelah mengikuti operasi asepsis, tetapi tangan sampai siku tidak terkontaminasi.

Jenis :

Berdasarkan time method, lama waktu ialah 3,5 menit. Langkah-langkahnya sama seperti Cuci Tangan Steril Sempurna.

Berdasarkan brush-stroke method. Langkah-langkahnya sama seperti Brush Stroke Complete Surgical Scrub tetapi jumlah gosokan hanya setengahnya saja dari Cuci Tangan Steril Sempurna.

C. Pengeringan Tangan Setelah Dicuci Steril

Adapun cara-caranya sebagai berikut :

1) Ambil handuk steril. Sewaktu mengambil handuk, siku tidak berada diatas tempat disimpannya handuk tadi, karena air yang menetes dari siku dapat jatuh di tempat handuk tadi dan menyebabkan kontaminasi.

2) Bukalah handuk dengan cara memanjang dan dipegang hanya satu ujungnya saja.

3) Cari tempat yang aman yaitu dengan cara menjauh dari alat-alat yang tidak steril.

4) Untuk menghindari terjadinya kontaminasi, handuk dibagi 4 bagian. Permukaan kiri atas untuk mengelap tangan sebelah kiri atas, permukaan kiri bawah untuk mengelap tangan kiri bawah, permukaan kanan atas untuk mengelap tangan kanan atas dan permukaan kanan bawah untuk mengelap tangan kanan bawah.

5) Untuk mengeringkan lengan kiri, permukaan handuk kiri bawah diletakkan diatas tangan kiri kemudian digerakkan memutas sampai 5 cm diatas siku, tetapi handuk tidak boleh melewati daerah 5 cm diatas siku, karena dapat terkontaminasi oleh kulit yang tidak dicuci  bedah

6) Untuk lengan kanan, lakukan seperti langkah untuk lengan kiri dengan menggunakan permukaan handuk kanan bawah.

7) Handuk dibuang pada tempat alat kotor yang sudah disediakan.

4.1 Teknik Pemasangan Sarung Tangan

Sarung tangan steril dapat dipasangkan dengan 2 cara :

1. Teknik pemasangan sarung tangan tertutup ( Closed Glove Technique )

2. Teknik pemasangan sarung tangan tertutup ( Open Glove Tehnique )

4.1.1 Closed Glove Tehnique

Teknik ini dilakukan langkah-langkah :

1. Dengan menggunakan tangan kiri yang terbungkus oleh cuff yang ada pada ujung lengan jas operasi, ambillah sarung tangan yang terlipat.

2. Ulurkan tangan kanan ke depan dengan telapak tangan menghadap keatas (supinasi). Letakkan telapak sarung tangan pada telapak tangan kanan secara berlawanan arah (jari-jari sarung tangan menghadap ke arah tubuh dan ibu jari sarung tangan berada disebelah kanan dengan memegang ujung atas cuff pada tangan kanan

Dalam dokumen STERILISASI (2) (Halaman 30-43)

Dokumen terkait