• Tidak ada hasil yang ditemukan

I PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL I.1 Pengembangan Kebijakan,

Dalam dokumen MATRIKS PRIORITAS NASIONAL (Halaman 124-132)

MATRIKS BUKU I RKP TAHUN 2012

I PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL I.1 Pengembangan Kebijakan,

Koordinasi Dan Fasilitasi Pusat Produksi Daerah Tertinggal

1. Meningkatnya kemampuan daerah tertinggal dalam pengembangan pusat produksi

2. Meningkatnya kemampuan pemerintahan daerah dalam Pemulihan Ekonomi dan Pengurangan Kemiskinan, Dengan Menciptakan dan Memberdayakan Lingkungan Pendukung Bagi Perbaikan Kegiatan Usaha dan Pembangunan Manusia di 4 kabupaten

1. Persentase kabupaten di daerah tertinggal yang memiliki pusat produksi

2. Jumlah pelaksanaan koordinasi dibidang pengembangan pusat produksi

3. Persentase daerah tertinggal yang mendapat bantuan stimulan dalam pengembangan pusat produksi 4. Jumlah kabupaten yang menyusun rencana bisnis

pengembangan pusat produksi

5. Persentase kabupaten tertinggal yang mendapatkan fasilitasi pengembangan ekonomi lokal melalui kegiatan

60%

7 11%

5

100%

31,85 KPDT

I.L-123

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012

PAGU

Nias-Local Economic Development Program (Nias-LEDP)

I.2 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Pusat Pertumbuhan Daerah Tertinggal

1. Terwujudnya Peningkatan Pengembangan Pusat Pertumbuhan Di Daerah Tertinggal

2. Terfasilitasinya Pembiayaan Untuk Pengembangan Ekonomi

1. Persentase (%) Kabupaten Tertinggal yang mengembangkan Pusat Pertumbuhan

2. Jumlah Kabupaten yang menyusun rencana bisnis pengembangan pusat pertumbuhan

3. Jumlah Kabupaten tertinggal yang mendapatkan fasilitasi pembiayaan untuk pengembangan ekonomi melalui kegiatan Aceh-Economic Development Financing Facility (Aceh-EDFF)

60%

10 16

39,25 KPDT

I.3 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Usaha Mikro Kecil Menengah Dan Koperasi Daerah Tertinggal

Terwujudnya Peningkatan Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi Di Daerah Tertinggal

1. Terwujudnya Peningkatan Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi Di Daerah Tertinggal 2. Persentase (%) Kabupaten Daerah Tertinggal yang mampu

meningkatkan kemudahan akses UMKM terhadap modal usaha

60%

60%

13,00 KPDT

I.4 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Pendanaan Dan Kemitraan Usaha Daerah Tertinggal

Terwujudnya Peningkatan Ketersediaan Sumber Pendanaan dan Pengembangan Kemitraan Usaha Di Daerah Tertinggal

1. Persentase (%) pemerintahan kabupaten tertinggal yang memiliki kemampuan dalam memfasilitasi antara UMKM dengan sumber pendanaan 2.

2. Persentase kabupaten daerah tertinggal yang telah memiliki forum kemitraan usaha di daerah tertinggal

3. Jumlah daerah tertinggal yang mendapatkan bantuan stimulan dalam pengembangan sumber pendanaan dan

60%

60%

33

18,20 KPDT

I.L-124

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012

PAGU

pengembangan kemitraan usaha

I.5 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Investasi Ekonomi Daerah Daerah Tertinggal

Terwujudnya Peningkatan Jumlah dan Nilai Investasi Di Daerah Tertinggal

1. Persentase (%) Kabupaten Di Daerah Tertinggal yang Telah Meningkatkan Jumlah dan Nilai Investasi

2. Persentase (%) Daerah Tertinggal yang mendapat bantuan stimulan dalam peningkatan investasi ekonomi

3. Jumlah kajian pengembangan kebijakan pada bidang pengembangan investasi ekonomi

60%

20%

2

10,00 KPDT

I.6 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Penguatan Kelembagaan Pemerintah Daerah Tertinggal , Terdepan, Terluar, Dan Pasca Konflik.

Terwujudnya Peningkatan Kemampuan Sistem, Organisasi, dan SDM Pemerintahan Daerah Untuk Mewujudkan Good Governance

1. Jumlah kabupaten tertinggal yang mengembangkan mekanisme pengarusutamaan kegiatan dalam pengembangan kawasan perdesaan

2. Jumlah kabupaten tertinggal yang mendapatkan bantuan stimulan dalam pembangunan infrastruktur untuk percepatan pembangunan daerah tertinggal

3. Jumlah kabupaten tertinggal yang medapatkan bantuan stimulan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan perencanaan (PNPM-P2DTK-2)

35

35

35

42,25 KPDT

I.7 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Penguatan Kelembagaan Sosial Masyarakat Daerah Tertinggal

Terwujudnya Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Sosial Masyarakat Daerah Tertinggal

1. Persentase (%) Kabupaten Tertinggal yang Memperoleh Fasilitasi Bantuan Teknis Penguatan Kelembagaan Sosial Masyarakat Daerah Tertinggal

2. Jumlah rekomendasi hasil kajian / perumusan kebijakan Penguatan Kelembagaan Sosial Masyarakat di Daerah Tertinggal

60%

2

61,00 KPDT

I.L-125

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012

PAGU

3. Jumlah Kabupaten Daerah Tertinggal yang mendapat bantuan stimulan dalam Penguatan Kapasitas Kelembagaan Sosial Masyarakat di Daerah Tertinggal

183

I.8 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Lembaga Kerjasama Antar Daerah Daerah Tertinggal

Meningkatnya Kerjasama Antar Lembaga

Pemerintah Di Daerah Tertinggal 1. Persentase Kabupaten Tertinggal yang Menjalin Kerjasama Dengan Pemerintah Daerah Lain pada bidang lembaga sosial budaya

2. Persentase Kabupaten Tertinggal yang mendapat bantuan stimulan Dalam Peningkatan Kerjasama Antar Lembaga di Daerah Tertinggal

60%

80%

10,00 KPDT

I.9 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Lembaga Perekonomian Daerah Tertinggal

Terwujudnya peningakatan Kapasitas Lembaga Perekonomian Daerah Tertinggal

1. persentase kabupaten tertinggal yang memperoleh fasilitasi penguatan lembaga perekonomian didaerah tertinggal 2. persentase jumlah lembaga perekonomian yang meningkat

kapasitasnya

3. Persentase (%) Daerah Tertinggal yang difasilitasi dalam pengembangan kebijakan lembaga perekonomian di daerah tertinggal

4. Jumlah Kajian dan Rumusan serta Rekomendasi Kebijakan yang dihasilkan dalam rangka pengembangan lembaga perekonomian di daerah tertinggal

60%

60%

60%

2

10,00 KPDT

I.10 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Kemitraan Antar Lembaga

Terwujudnya Peningkatan Kemitraan Antar Lembaga Pemerintahan Kabupaten Daerah Tertinggal

1. Persentase Kabupaten di Daerah Tertinggal yang melakukan kerjasama antar lembaga sosial budaya 2. Jumlah daerah tertinggal yang mendapat bantuan stimulan

60%

20

7,00 KPDT

I.L-126

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012

PAGU

Daerah Tertinggal (Bansos) dalam rangka Pengembangan Kemitraan Antar

Lembaga Daerah Tertinggal

3. Jumlah Pelaksanaan Koordinasi di Bidang Kemitraan Antar Lembaga di Daerah Tertinggal

7 I.11 Pengembangan Kebijakan,

Koordinasi Dan Fasilitasi Pembangunan Infrastruktur Kesehatan Daerah Tertinggal

Meningkatnya kemampuan pemerintah daerah dalam

pengelolaan pembangunan Infrastruktur Kesehatan 1. Jumlah pelaksanaan kegiatan koordinasi dan fasilitasi peningkatan infrastruktur sosial bidang kesehatan dan pemukiman daerah tertinggal

2. Jumlah kabupaten tertinggal yang terfaslitasi pembangunan infrastruktur sosial bidang kesehatan dan pemukiman daerah

3. Jumlah rumusan dan pelaksanaaan pengembangan kebijakan infrastrutkur sosial bidang kesehatan dan pemukiman daerah tertinggal

10

100 1

65,13 KPDT

I.12 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Kesehatan Dasar, Lanjutan Daerah Tertinggal

Meningkatnya Persentase (%) Kabupaten di Daerah Tertinggal yang Memiliki Kebijakan Di Bidang Kesehatan Dasar Daerah Tertinggal

1. Persentase (%) Kabupaten di Daerah Tertinggal yang Memiliki Kebijakan Di Bidang Kesehatan Dasar, Lanjutan Daerah Tertinggal

2. Persentase daerah tertinggal yang memiliki database dan hasil analisis kebijakan pengembangan sumber daya kesehatan di daerah tertinggal

3. Persentase daerah tertinggal yang terlibat pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi pengembangan sumber daya kesehatan

4. Jumlah kabupaten daerah tertinggal yang mendapat bantuan stimulan dalam pengembangan sumber daya

30%

30%

60%

20

6,50 KPDT

I.L-127

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012

PAGU

5. Jumlah kajian dan rumusan serta rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dalam rangka pengembangan sumber daya kesehatan di daerah tertinggal

2

I.13 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Pembangunan Infrastruktur Pendidikan Daerah Tertinggal

Meningkatnya persentase kabupaten daerah tertinggal yang memiliki kemampuan pengelolaan pembangunan infrastruktur pendidikan

1. Persentase (%) Kabupaten di Daerah Tertinggal yang Memiliki Kebijakan Di Bidang Pembangunan Infrastruktur Pendidikan Daerah Tertinggal

2. Jumlah kabupaten daerah tertinggal yang mendapatkan bantuan stimulan pengembangan infrastruktur pendidikan 3. Jumlah pelaksanaan kegiatan koordinasi dan fasilitasi

peningkatan infrastrutkur sosial bidang pendidikan daerah tertingal

60%

10 10

6,00 KPDT

I.14 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Pendidikan Dan Ketrampilan Di Daerah Tertinggal

Terwujudnya pengembangan kebijakan Pendidikan dan Ketrampilan diseluruh kabupaten daerah tertinggal

1. Persentase (%) Kabupaten di Daerah Tertinggal yang Memiliki Kebijakan Pendidikan dan ketrampilan 2. Persentase kabupaten tertinggal yang mengalami

peningkatan angka melek huruf

60%

60%

9,05 KPDT

I.15 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Pendidikan Luar Sekolah Daerah Tertinggal

Terwujudnya Peningkatan Persentase (%) Kabupaten di Daerah Tertinggal yang Memiliki Kebijakan Di Bidang Pendidikan Luar Sekolah Daerah Tertinggal

1. Persentase (%) Kabupaten Tertinggal yang Memiliki Kebijakan Di Bidang Pendidikan Luar Sekolah Daerah Tertinggal

2. Jumlah Pelaksanaan Koordinasi Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah di Daerah Tertinggal 3. Jumlah kabupaten daerah tertinggal yang memperoleh

bantuan stimulan pengembangan pendidikan luar sekolah

60%

7 10

6,50 KPDT

I.L-128

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012

PAGU

di daerah tertinggal

I.16 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Pembangunan Infrastruktur Ekonomi Daerah Tertinggal

Tercapainya Peningkatan Persentase (%) Kabupaten di Daerah Tertinggal yang Memiliki Kebijakan Pembangunan Infrastruktur Ekonomi Daerah Tertinggal Meningkatnya kemampuan pemerintah daerah dalam pengelolaan pembangunan Infrastruktur ekonomi

1. Jumlah pelaksanaan kegiatan koordinasi dan fasilitasi peningkatan infrastruktur ekonomi daerah tertinggal 2. Jumlah kabupaten tertinggal yang mendapat bantuan

stimulan pengembangan infrastruktur ekonomi 3. Persentase (%) kabupaten tertinggal yang memiliki

kebijakan dibidang infrastruktur ekonomi

5 35 60%

45,00 KPDT

I.17 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Pembangunan Infrastruktur Energi Daerah Tertinggal

1. Meningkatnya Persentase (%) Kabupaten di Daerah Tertinggal yang Memiliki Kebijakan

Pembangunan Infrastruktur Energi Daerah Tertinggal Meningkatnya kemampuan pemerintah daerah dalam pengelolaan pembangunan Infrastruktur energi 2. Meningkatnya Pemanfaatan Energi Matahari Untuk Pengembangan Infrastruktur Energi di wilayah perdesaan, tertinggal, terpencil

1. Jumlah rumusan dan pelaksanaan pengembangan kebijakan peningkatan infrastruktur energi daerah tertinggal 2. Jumlah pelaksanaan kegiatan koordinasi dan fasilitasi

peningkatan infrastruktur energi daerah tertinggal 3. Jumlah kabupaten tertinggal yang mendapat bantuan

stimulan pengembangan infrastruktur energi 4. Persentase (%) Kabupaten di Daerah Tertinggal yang

Memiliki Kebijakan Pembangunan Infrastruktur Energi Daerah Tertinggal

5. Persentase (%) Kabupetan di Daerah Tertinggal yang Memiliki Database Permintaan Kelistrikan Dengan Menggunakan Teknologi GIS dan Memanfaatkan Energi Matahari Untuk Pengembangan Infrastruktur Serta Peningkatan Kemampuan Masyarakat yang Dapat

1

I.L-129

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012

PAGU

Melakukan Pemeliharaan

I.18 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi Daerah Tertinggal

Meningkatnya Persentase (%) Kabupaten di Daerah Tertinggal yang Memiliki Kebijakan Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi Daerah Tertinggal

1. Jumlah kabupaten yang mendapatkan bantuan stimulan pembangunan infrastruktur telekomunikasi daerah tertinggal 2. Persentase kabupaten tertinggal yang memiliki database

bidang infrastruktur telekomunikasi.

3. Jumlah pelaksanaan kegiatan koordinasi dan fasilitasi peningkatan infrastruktur telekomunikasi daerah

15 60%

2

7,50 KPDT

I.19 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi Dan Fasilitasi Pembangunan Infrastruktur Transportasi Daerah Tertinggal

Meningkatnya kemampuan pemerintahan daerah tertinggal dalam pengelolaan Pembangunan Infrastruktur Transportasi Daerah Tertinggal

1. Jumlah Pelaksanaan Kegiatan koordinasi dan fasilitasi peningkatan infrastruktur transportasi daerah tertinggal 2. Persentase kabupaten tertinggal yang memiliki database

bidang infrastruktur transportasi

3. Jumlah Kabupaten tertinggal yang mendapat bantuan stimulan pembangunan infrastruktur transportasi daerah tertinggal

2 60%

35

30,50 KPDT

I.20 Pengembangan Kebijakan, Koordinasi, Dan Fasilitasi Daerah Tertinggal Di Kawasan Perbatasan

Meningkatnya kemampuan daerah tertinggal dalam pengembangan Kawasan Perbatasan

1. Jumlah rapat koodinasi

2. Jumlah rencana aksi pengembangan daerah tertinggal di kawasan perbatasan yang dioperasionalisasikan 3. Jumlah daerah tertinggal diwilayah perbatasan yang

memperoleh fasilitasi kebijakan

4 27 27

11,00 KPDT

I.L-130

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012

PAGU TAHUN

2012 (MILYAR RUPIAH)

INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

II PROGRAM BINA PEMBANGUNAN DAERAH

Dalam dokumen MATRIKS PRIORITAS NASIONAL (Halaman 124-132)

Dokumen terkait