PRESENTASI DATA PENELITIAN
MAGELANG DAN SMA NEGERI I MUNTILAN
E. Implementasi Kebijakan Sekolah Terhadap Pendidikan Agama Konfesional
1. Implementasi Kebijakan SMA Negeri I Magelang Terhadap Pendidikan Agama Konfesional
a. Dimensi Keyakinan
Dimensi keyakinan disini berhubungan dengan sejauh mana siswa SMA Negeri I Magelang mempercayai Tuhan. Gambaran Tuhan dengan sifat-sifatnya tercermin dalam alam semesta ini. Dalam alam semesta ini semuanya tidak ada yang kekal, yang kekal adalah Tuhan Yang Maha Esa. Keyakinan mereka akan Tuhannya tidak stabil, akan tetapi tergantung pada emosi kejiwaannya. Dan keyakinan mereka akan Tuhannya hanya mengikuti orang tuanya.133
b. Dimensi Peribadatan
Dimensi ini berisi tentang sejauh mana siswa di SMA Negeri I Magelang melakukan kewajiban ritual dalam agama. Mayoriitas siswa Muslim melaksanakan ritual keagamaan setiap hari, baik di sekolah
133
maupun dirumah.134 Mayoritas siswa Kristen juga melaksanakan ritual keagamaan setiap hari.135Dan mayoritas siswa Katolik juga melaksanakan ritual keagamaan setiap hari.136 Begitu juga siswa Hindu dan Buddha juga melaksanakan ritual keagamaan setiap hari.137 Hal ini terjadi karena sekolah memfasilitasi laboratorium agama yang digunakan tempat praktek ibadah siswa dari setiap masing-masing agama.
c.Dimensi Pengalaman
Dimensi ini menunjukkan apakah siswa SMA Negeri I Magelang pernah mengalami peristiwa spektakuler yang merupakan keajaiban Tuhan. Keadaan emosional siswa sangat mempengaruhi kondisi ini, kondisi emosi siswa yang tenteram berbeda keadaannya jika siswa tersebut sedang mengalami depresi. Dari beberapa siswa yang penulis wawancarai mayoritas belum pernah mengalami pengalaman keajaiban dengan Tuhan. Akan tetapi, walaupun mereka belum mengalami keajaiban yang spektakuler dengan Tuhan, mereka tetap membutuhkan Tuhan, karena Tuhan telah memberikan kepada mereka ketentraman batin.
134
Hasna Nur Afifah, Siswa kelas XI IS 1, 21 Mei 2015.
135
Yohana Yovita Amadea, Siswa Kelas XI IS 4, 21 Mei 2015.
136
Novena Berliana, Kelas XI MIA 2, 21 Mei 2015.
137
d.Dimensi Pengetahuan Agama
Dimensi ini menggambarkan tentang seberapa jauh siswa SMA Negeri I Magelang mengetahui tentang ajaran agamanya. Mayoritas siswa SMA Negeri I Magelang memiliki pengetahuan agama yang cukup, karena orang tua mereka membekali pengetahuan agama dari rumah masing-masing. Orang tua mereka khawatir, apabila tidak dibekali pengetahuan agama yang cukup dari rumah, anak-anak mereka akan mengikuti ibadah agama lain, bahkan pindah agama, karena siswa SMA Negeri I Magelang plural yaitu terdiri dari beberapa penganut agama.138
e. Dimensi Pengamalan
Dimensi ini berisi tentang sejauh mana perilaku siswa SMA Negeri I Magelang konsisten dengan ajaran agamanya. Sebagaimana yang terjadi di SMA Negeri I Magelang mayoritas melaksanakan ajaran agamanya. Mereka beranggapan, dengan mengamalkan ajaran agamanya hidup menjadi tenang, dan mengamalkan ajaran agama merupakan kebutuhan pribadi.139 Faktor lain yang mempengaruhinya adalah adanya pluralitas agama siswa yaitu menganut agama yang berbeda, sehingga mereka merasa terpanggil hatinya untuk syiar terhadap agamanya.
138
Agustin, Guru Pendidikan Agama Islam SMA Negeri I magelang, 1 Juni 2015.
139
2. Implementasi Kebijakan SMA Negeri I Muntilan Terhadap Pendidikan Agama Konfesional
a. Dimensi Keyakinan
Dimensi keyakinan disini berhubungan dengan sejauh mana siswa SMA Negeri I Muntilan mempercayai Tuhan. Gambaran Tuhan dengan sifat-sifatnya tercermin dalam alam semesta ini. Dalam alam semesta ini semuanya akan fana, dan yang kekal adalah Tuhan Yang Maha Esa. Keyakinan mereka akan Tuhannya tidak stabil, akan tetapi tergantung pada emosi kejiwaannya. Dan keyakinan mereka akan Tuhannya hanya warisan nenek moyang mereka atau hanya mengikuti agama orang tuanya.140
b. Dimensi Peribadatan
Dimensi ini berisi tentang sejauh mana siswa di SMA Negeri I Muntilan melakukan kewajiban ritual dalam agama. Mayoriitas siswa Muslim melaksanakan ritual keagamaan setiap hari, baik di sekolah maupun dirumah.141Sedangkan siswa Kristen dan Katolik juga melaksanakan ritual keagamaan setiap hari, baik dilaksanakan di sekolah maupun di rumah.142
140
Ilham Fadhila Akbar, Kelas XI MS 2 SMA Negeri I Muntilan. 22 Mei 2015.
141
Winda Kurnia Indah, Kelas XI IS 4 SMA Negeri I Muntilan, 22 Mei 2015.
142
Unggul Satrio Nugroho dan Agata Mia Wira Omega, Siswa Kelas IS 3 SMA Negeri I Muntilan, 22 Mei 2015.
c. Dimensi Pengalaman
Dimensi ini menunjukkan apakah siswa SMA Negeri I Muntilan pernah mengalami peristiwa yang belum pernah dialami sebelumnya dan ini merupakan keajaiban Tuhan. Keadaan emosional siswa sangat mempengaruhi kondisi ini, kondisi emosi siswa yang stabil berbeda keadaannya dengan siswa yang sedang mengalami depresi. Dari beberapa siswa yang penulis wawancarai mayoritas belum pernah mengalami pengalaman keajaiban dengan Tuhan. Akan tetapi, walaupun mereka belum mengalami keajaiban yang luar biasa dengan Tuhan, mereka tetap membutuhkan Tuhan, karena Tuhan telah memberikan segalanya kepada mereka.
d. Dimensi Pengetahuan Agama
Dimensi ini menggambarkan tentang seberapa jauh siswa SMA Negeri I Muntilan mengetahui tentang ajaran agamanya. Mayoritas siswa SMA Negeri I Muntilan memiliki pengetahuan agama yang cukup, karena latar belakang siswa Muslim banyak yang bertempat tinggal di lingkungan pondok pesantren, maka mereka membekali pengetahuan agama kepada anak-anaknya dari rumah masing-masing.143Sedang bagi siswa Kristen dan Katolik banyak yang tinggal di lingkungan gereja,144 oleh karena itu orang tua mereka khawatir, apabila tidak dibekali pengetahuan agama
143
Makfud, Guru Agama Islam SMA Negeri I Muntilan, 3 Juni2015.
144
yang cukup dari rumah, anak-anak mereka akan mengikuti ibadah agama lain, bahkan pindah agama.
e. Dimensi Pengamalan
Dimensi ini berisi tentang sejauh mana perilaku siswa SMA Negeri I Muntilan konsisten dengan ajaran agamanya. Sebagaimana yang terjadi di SMA Negeri I Muntilan mayoritas melaksanakan ajaran agamanya. Mereka beranggapan, dengan mengamalkan ajaran agamanya hidup menjadi tenang, dan mengamalkan ajaran agama merupakan kebutuhan pribadi.145 Faktor lain yang mempengaruhinya adalah, Muntilan merupakan daerah di Kabupaten Magelang yang penduduknya mayoritas menganut agama Islam, Kristen, dan Katolik, dan mereka sama kuat.
F. Faktor-faktor Pendukung Dan Penghambat Pembelajaran