HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Penelitian
4.3.2 Implikasi Hasil Penelitian
Peneliti telah melakukan penelitian mengenai penggunaan tangram dengan menerapkan model PAIKEM pada pembelajaran matematika materi sifat-sifat bangun datar pada siswa kelas V SD Negeri Pener 01 Kabupaten Tegal. Hasil penelitian yang diperoleh juga sudah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan tangram dengan penerapan model PAIKEM dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa serta performansi guru pada pembelajaran matematika materi sifat-sifat bangun datar. Keberhasilan peneliti dalam melaksanakan penelitian membawa manfaat baik bagi siswa, guru, maupun sekolah. Uraian selengkapnya sebagai berikut:
4.3.2.1 Bagi Siswa
Penggunaan media tangram yang sekaligus juga dengan menerapkan model PAIKEM pada pembelajaran matematika dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Melalui penggunaan media tangram dengan penerapan model PAIKEM, siswa terlibat aktif dalam memanipulasi media serta dalam mengikuti
kegiatan pembelajaran melalui model PAIKEM. Siswa juga dapat berinteraksi dengan guru maupun siswa lain baik dalam kegiatan individu maupun kelompok. Kegiatan pembelajaran yang demikian membuat siswa tertarik, tertantang, dan tidak merasa bosan sehingga pembelajaran matematika menjadi menyenangkan. Perasaan senang yang dirasakan siswa membuat mereka terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran yang berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa.
4.3.2.2 Bagi Guru
Performansi guru pada pembelajaran matematika materi sifat-sifat bangun datar melalui penggunaan tangram dengan penerapan model PAIKEM dapat ditingkatkan. Melalui media tangram dan model PAIKEM yang digunakan, guru lebih aktif, kreatif, dan iovatif untuk menciptakan suasana pembelajaran efektif namun tetap menyenangkan. Selain itu, guru dapat menciptakan kegiatan yang dapat membuat siswa aktif, kreatif, inovatif, senang terhadap kegiatan pembelajaran, serta dapat mencapai kompetensi yang ditetapkan. Guru lebih kreatif merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran. Pengetahuan guru mengenai media dan model pembelajaran yang inovatif dan variatif akan lebih luas. Dengan demikian, performansi guru baik dalam merancang maupun melaksanakan kegiatan pembelajaran akan meningkat.
4.3.2.3 Bagi Sekolah
Keberhasilan penelitian juga berdampak pada kualitas pembelajaran di SD Negeri Pener 01 Kabupaten Tegal. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai acuan bagi sekolah untuk menetapkan kebijakan pelaksanaan pembelajaran. Dampak penelitian ini juga dapat memotivasi guru-guru di SD Negeri Pener 01 Kabupaten
Tegal untuk meningkatkan kreatifitas dan performansinya dalam merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran. Melalui penelitian ini, kegiatan pembelajaran di SD Negeri Pener 01 Kabupaten Tegal menjadi lebih aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.
BAB 5
PENUTUP
Peneliti telah melaksanakan penelitian yang berjudul “Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Bangun Datar melalui Tangram dengan Penerapan Model PAIKEM pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri Pener 01 Kabupaten Tegal”. Penelitian dilakukan selama dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka dapat dibuat simpulan. Pada bagian ini akan diuraikan mengenai: (1) simpulan, dan (2) saran. Uraian selengkapnya sebagai berikut:
5.1Simpulan
Penelitian ini difokuskan pada penggunaan tangram dengan penerapan model PAIKEM pada materi sifat-sifat bangun datar. Aspek yang diteliti yaitu aktivitas dan hasil belajar siswa serta performansi guru. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri Pener 01 Kabupaten Tegal. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus. Siklus I dilaksanakan pada tanggal 27 sampai 30 Maret 2013. Siklus II dilaksanakan pada tanggal 6 sampai 10 April 2013. Berdasarkan analisis hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan. Berikut ringkasan hasil penelitian yang meliputi aktivitas dan hasil belajar siswa serta performansi guru:
(1) Penggunaan tangram dengan penerapan model PAIKEM materi bangun datar dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas V SD Negeri Pener 01 Kabupaten Tegal. Data aktivitas belajar siswa diperoleh dengan
menggunakan lembar pengamatan aktivitas belajar siswa beserta deskriptornya. Aspek yang diamati untuk mengetahui aktivitas belajar siswa meliputi: (1) perhatian siswa selama kegiatan pembelajaran, (2) keberanian siswa dalam menjawab pertanyaan dari guru, (3) keberanian siswa dalam mengajukan pertanyaan kepada guru maupun siswa lain, (4) keberanian siswa dalam memberikan tanggapan kepada guru maupun siswa lain, serta (5) keterlibatan siswa dalam mengerjakan tugas yang diberikan. Berdasarkan data yang diperoleh, siswa terlihat aktif, kreatif, serta senang mengikuti kegiatan pembelajaran. Hal ini disebabkan melalui media tangram dan model PAIKEM, siswa diberi kesempatan untuk memanipulasi dan memperoleh pengetahuannya melalui kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Peningkatan aktivitas belajar siswa terlihat dari hasil pengamatan yang dilakukan guru selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Pada siklus I, persentase nilai rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 75,15% dengan kriteria sangat tinggi, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 79,61% dengan kriteria sangat tinggi.
(2) Penggunaan tangram dengan penerapan model PAIKEM materi bangun datar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Pener 01 Kabupaten Tegal. Data hasil belajar siswa diperoleh dengan menggunakan soal tes formatif yang terdiri dari 5 soal isian singkat dan 5 soal uraian. Media dan model pembelajaran yang digunakan sudah efektif karena hasil belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II. Melalui media tangram, materi yang disampaikan guru dapat dengan mudah dipahami siswa. Model PAIKEM yang digunakan guru juga membuat siswa tertarik dan tidak bosan.
Keadaan tersebut berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa yang ditunjukkan dari perolehan hasil tes formatif siklus I dan II. Pada siklus I, nilai rata-rata kelas sebesar 68. Akan tetapi, ketuntasan belajar klasikal belum mencapai indikator yang ditetapkan (sekurang-kurangnya 75% dari jumlah siswa) yaitu 66,67% dengan kriteria tinggi. Pada siklus II, nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 73,47. Ketuntasan belajar klasikal juga meningkat menjadi 84,21 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 84,21% dengan kriteria sangat tinggi.
(3) Penggunaan tangram dengan penerapan model PAIKEM materi bangun datar di kelas V SD Negeri Pener 01 Kabupaten Tegal juga dapat meningkatkan performansi guru. Data performansi guru diperoleh dengan menggunakan lembar APKG 1 dan APKG 2 beserta deskriptornya yang dilakukan dengan bantuan guru mitra. Berdasarkan hasil pengamatan performansi guru, diperoleh peningkatan performansi guru dari siklus I ke siklus II. Nilai performansi guru dalam merancang kegiatan pembelajaran pada siklus I sebesar 90,62 dan pada siklus II meningkat menjadi 93,75. Nilai performansi guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran pada siklus I sebesar 80 dan pada siklus II meningkat menjadi 90. Nilai akhir performansi guru pada siklus I sebesar 83,54 dengan kriteria AB dan pada siklus II meningkat menjadi 91,25 dengan kriteria A. Peningkatan performansi guru tersebut seiring dengan penggunaan media dan model pembelajaran yang digunakan. Melalui media tangram dan model PAIKEM, guru dituntut untuk menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, namun tetap menyenangkan. Selain itu, guru juga harus berusaha, berinovasi, dan berlatih
untuk menerapkan model PAIKEM agar sesuai dengan konsep dan sintaks model PAIKEM.
5.2Saran
Setelah melakukan penelitian tindakan kelas di SD Negeri Pener 01 Kabupaten Tegal, peneliti akan memberikan saran mengenai penggunaan media tangram dan penerapan model PAIKEM dalam pembelajaran. Saran yang diberikan peneliti yaitu sebagai tindak lanjut dari penelitian yang telah dilakukan. Berikut saran yang akan peneliti sampaikan pada siswa, guru, dan sekolah.