• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V SIMPULAN, KETERBATASAN, DAN IMPLIKASI

5.3. Implikasi

5.3.2. Implikasi Bagi Peneliti Selanjutnya

Saran dari peneliti terhadap penelitian yang berikutnya agar kualitas penelitian semakin baik, antara lain :

1. Penelitian selanjutnya dapat memperbanyak jumlah responden yang dijadikan sampel agar memberikan hasil penelitian yang lebih akurat

2. Penelitian selanjutnya dapat menambahkan dari elemen-elemen lain yang mempengaruhi kualitas audit seperti kode etik

3. Kuesioner dalam penelitian sebagian dapat menggunakan pertanyaan/pernyataan negatif sehingga lebih akurat mengukur satuan variabel.

DAFTAR PUSTAKA

Agoes, S. 2002. Auditing (Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik). Edisi Keempat. Salemba Empat. Jakarta.

Alim. 2007. Pengaruh Kompetensi Dan Independensi Terhadap Kualitas Audit Dengan Etika Auditor Sebagai Variabel Moderasi. SNA X. Makasar.

Alvin, A.A., Elder R. J, dan Beasley M. S, 2007. Auditing dan Pelayanan Verifikasi Jilid 1: Pendekatan Terpadu, dialih bahasakan oleh Tim Dejacarta. Edisi 9. Indeks : Jakarta.

Ardiani I. S, Germana C. 2010. Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal terhadap Independensi dan Kualitas Audit Auditor Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 9 April 2010.

Arianti, K. P., Sujana E., dan Adiputra I.M.P. 2014. Pengaruh Integritas, Obyektivitas dan Akuntabilitas Terhadap Kualitas Audit (Studi pada Inspektorat Kabupaten Buleleng). E-Journal SI Ak Universitas Pendidikan Ganesha, 2 (1): 1-10.

Badjuri, A. 2012. Analysis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hasil Pemeriksaan Audit Sektor Publik (Studi Empiris pada BPKP Perwakilan Jawa Tengah). Jurnal Dinamika Akuntansi, Keuangan dan Perbankan, 1 (2): 120-135.

Carnicer. 2004. Work Family Conflict in a Southern European Country: The Influence ofJob Related and Non Related Factors. Journal of Managerial Psychology. Bradford: Emerald publishing.

Darwanto Dan Kurniasih Y. 2018. Pengaruh Orientasi Etika, Pengalaman Dan Kompetensi Auditor Internal Terhadap Skeptisisme Profesional Serta Dampaknya Terhadap Kualitas Hasil Audit. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol.

9 No. 1.

De Angelo. L.E. 1981. Auditor Size and Audit Quality. Journal of Accounting and Economics 3 (1981) : 183-199.

Drupadi, M. J. dan Sudana I.P. 2015. Pengaruh Keahlian Auditor, Tekanan Ketaatan dan Independensi pada Audit Judgment. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 12 (3): 623-655.

Dzikri. 2017. Pengaruh Role Ambiguity dan Role Conflict terhadap Komitmen Independensi Auditor Internal.

Efendi, Muh. Taufiq. 2010. Pengaruh Kompetensi, Independensi dan Motivasi terhadap Kualitas Audit Aparat Inspektorat Dalam Pengawasan Keuangan

Daerah (Studi Empiris pada Pemerintah Kota Gorontalo). Tesis.

Universitas Diponegoro. Semarang.

Ekawati L.P. 2013. Pengaruh Profesionalisme, Pengalaman Kerja Dan Tingkat Pendidikan Auditor, Terhadap Pertimbangan Tingkat Materialitas. Jurnal ilmiah akuntansi dan humanika JINAH vol. 3 no. 1.

Futri P. S., Gede J. 2014. Pengaruh Independensi, Profesionalisme, Tingkat Pendidikan, Etika Profesi, Pengalaman, Dan Kepuasan Kerja Auditor Pada Kualitas Audit. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 7.2 (2014): 444-461

Ghozali, I. 2016.Structural Equation Modeling Metode Alternatif Semarang:

Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Greenhaus dan Beutell. 1985. Sources of conflict between work and family roles.

Academy of Management Review Journal.

Harlynda. 2011. Pengaruh Aturan Etika dan Independensi terhadap Kepuasan Kerja Internal Auditor, dengan Profesionalisme sebagai Variabel Intervening.

Hasbullah, Ni Luh G. Erni S., Nyoman T. H., 2014. Pengaruh keahlian audit, kompleksitas tugas, dan etika profesi terhadap kualitas audit. Penelitian ini dilaksanakan di Inspektorat Pemerintah Kota Denpasar dan Inspektorat Pemerintah Kabupaten Gianyar. Jurnal Akuntansi, 2(1): h: 1-14

Heru E. P.. 2013. Model Kinerja Koperasi dalam Pengembangan Prilaku Keanggotaan (Studi Kasus Koperasi Primer di Jawa Tengah). Jurnal Ilmiah Dinamika Ekonomi dan Bisnis Vol. 1 N. 2 Oktober 2013.

Kadhafi, M., Nadirsyah, dan S. Abdullah. 2014. Pengaruh Independensi, Etika dan Standar Audit Terhadap Kualitas Audit Inspektorat Aceh. Jurnal Akuntansi Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, 3 (1): 93-103.

Kartika, D. 2015. Pengaruh Pengalaman Auditor dan Etika Auditor Terhadap Kualitas Audit (Survei pada 6 Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung).

Universitas Pasundan. Bandung.

Kisnawati, B. 2012. Pengaruh Kompetensi Independensi dan Etika Auditor terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Auidtor Pemerintah di Inspektorat Kabupaten dan Kota Se-Pulau Lombok). Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan, 8(3) Nopember, hal. 158-169

Kovinna, F. 2014. Pengaruh Independensi, Pengalaman Kerja, Kompetensi dan Etika Auditor terhadap Kualitas Audit. Jurnal Ekonomi Vol. 3 No. 2 April 2014.

Kusumawati G. S. 2017. Pengaruh Independensi, Profesionalisme, Pengalaman, Dan Etika Profesi Terhadap Kineja Auditor Pemerintah (Studi Empiris Pada Kantor Inspektorat Pemerintah Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Karanganyar).

KR.Juwita 2016. Pengaruh Due Professional Care dan Pengalaman Auditor terhadap Kualitas Audit Internal Sektor Publik. Jurnal Bisnis dan Akuntansi.

Lynch. 2007. Influence of Internal and External Factors to Audit Quality.

Maya R.A., Susilawati. 2014. Pengaruh Profesionalisme dan Independensi Auditor Internal terhadap Kualitas Audit (Studi Pada Inspektorat Provinsi Jawa Barat). Jurnal Etikonomi Vol. 13 No. 2 Oktober 2014.

Mayangsari, S. 2003. Pengaruh Kualitas Audit, Independensi terhadap Integritas Laporan Keuangan. Simposium Nasional Akuntansi VI. Surabaya.

Maulina, R., Darwanis dan Mulia S.. 2017. Pengaruh Batasan Waktu Audit, Pengetahuan Akuntansi dan Auditing, serta Pengalaman terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Inspektorat Provinsi Aceh). ISSN: 2302-0164.

Jurnal Magister Akuntansi Pasca Sarjana Universitas Syiah Kuala.

Vol.6.2. Mei (2017): 59-64.

Mindarti, C. S., P. Hardiningsih, dan R. M. Oktaviani. 2016. Moral Reasoning Memoderasi Kompetensi dan Independensi Terhadap Audit. Prosiding.

Simposium Nasonal Akuntansi XIX, Lampung.

Muchlas, M.. 2008. Perilaku Organisasi. Yogyakarta: UGM.

Mulyadi, P., K.. (2002). Auditing. Jilid 1. Edisi 6. Salemba Empat, Jakarta.

Mulyadi. 2011. Auditing. Buku 1. Jakarta: Salemba Empat

Mustakim. 2017. Pemoderasi Integritas Terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Audit Internal.

Nurseptiyanti, L. 2018. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hasil Audit di Lingkungan Pemerintah Daerah (Studi Empiris di Lingkungan Pemerintah Daerah Yogyakarta). Universitas Islam Indonesia.

Yogyakarta

Riva A.2014. Analisis Perbedaan Penerapan Metode Akuntansi Atas Biaya Penelitian dan Pengembangan Terhadap Tingkat Manajemen Laba.

Robbins, S. P. dan Judge, T. A. 2008. Organizational Behaviour. Jakarta:

Salemba Empat.

Rusdi. 2018. Pengaruh Independensi Auditor Inspektorat terhadap Kualitas Audit dengan Role Conflict dan Role Ambiguity sebagai Variabel Moderasi (Studi

Pada Auditor Inspektorat di Provinsi Nusa Tenggara Barat). Jurnal Imiah Vol. 15 No. 2, Juli 2018 112-124.

Samsi, N., A. R., dan B. Suryono. 2012. Pengaruh Pengalaman Kerja, Independensi dan Kompetensi Terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan dengan Kepatuhan Etika Auditor sebagai Variabel Pemoderasi. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi, 1(12): 1-18.

Septriani, Y. 2012. Pengaruh Independensi dan Kompetensi Auditor Terhadap Kualitas Audit, Studi Kasus Auditor KAP di Sumatera Barat. Jurnal Akuntansi & Manajemen, 7 (2): 70-100.

Segah B. 2018. Pengaruh Pengalaman Kerja, Independensi, Objektivitas, dan Motivasi Terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan Auditor Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah.

Septiani Y. 2012. Pengaruh Independensi dan Kompetensi Audit terhadap Kualitas Audit. Jurnal Akuntansi & Manajemen Vol 7 No.2 Desember 2012 ISSN 1858-3687 hal 78-100.

Soegiastuti, J. 2015. Persepsi Masyarakat Terhadap Independensi Auditor dalam Penampilan (Studi Empiris pada Analisis Kredit Badan Kredit Kecematan di Jawa Tengah). Jurnal Ilmiah UNTAG Semarang, 4 (3): 87-99.

Supiani A. 2017. Pengaruh Pendidikan, Pengalaman Dan Profesionalisme Auditor Inspektorat Terhadap Kualitas Reviu Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.

Susmiyanti. 2016. Pengaruh Fee Audit, Time Budget Pressure dan Kompleksitas Tugas terhadap Kualitas Audit dengan Pengalaman Auditor sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Yogyakarta). Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta.

Tandirerung Y. T. 2012. Independensi Auditor dari Aspek Pembayaran Fee Audit.

JURNAL EKSIS Vol.8 No.1, Mar 2012: 2001 – 2181.

Utami S. 2017. Pengaruh Independensi, Kompetensi, Pengetahuan dalam Mendeteksi Kekeliruan dan Pengalaman Auditor terhadap Pertimbangan Tingkat Materialitas (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik di Bandung).

Wahdani S. 2017. Pengaruh Independensi, Moral Reasioning dan Skeptisme Profesional Terhadap Kualitas Audit. Jurnal Vol.3 No.1, April 2017.

Winardi, J. 2003. Teori organisasi dan pengorganisasian. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Wirasuasti, N. W. N., N. L. G. E. Sulindawati, dan N. T. Herawati. 2014.

Pengaruh Kompetensi, Independensi dan Motivasi Terhadap Kualitas Audit Aparat Inspektorat dalam Pengawasan Keuangan Daerah (Studi Empiris

pada Inspektorat Pemerintah Kabupaten Bangli dan Inspektorat Pemerintah Kabupaten Buleleng). E-Journal SI Ak Universitas Pendidikan Ganesha, 2, (1): 1-12.

Yustrianthe, Rahmawati H.. 2008. Pengaruh Flexible Work Arrangement Terhadap Role Conflict, Role Overload, Reduced Personal Accomplishment, Job Satisfaction dan Intention to Stay. Jurnal Bisnis dan Akuntansi.

Ada Kasus Suap. https://news.detik.com/berita/d-3514991/ada-kasus-suap-bpk-diminta-audit-ulang-laporan-keuangan-kemendes

Pengertian Indikator dan Pengukuran Kualitas Audit,

https://www.kajianpustaka.com/2018/03/pengertian-indikator-dan-pengukuran-kualitas-audit.html.

Apip Sang Pengawas Bukan Bagian Mata Rantai Korupsi.

https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5988456348404/apip-sang-pengawas--bukan-bagian-mata-rantai-korupsi/

IDENTITAS RESPONDEN

1. Nama/Inisial(Boleh Tidak Diisi :

2. Usia :

3. Jenis Kelamin :

4. Jabatan Fungsional :

5. Jabatan Dalam Tim :

6. Pengalaman Bekerja :

7. Pendidikan Terakhir :

--- Terima Kasih Atas Partisipasinya

DAFTAR KUESIONER PENELITIAN

S2

1-2 Tahun 3-5 Tahun

6-8 Tahun

D3

> 8 Tahun

S1

< 25 Tahun 25-30 Tahun

31-35 Tahun

Laki-Laki Perempuan

>35 Tahun

Auditor Ahli Pratama (III/a dan III/b)

S3

Auditor Ahli Muda (III/c dan III/d)

Auditor Ahli Madya (IV/a, IV/b, dan IV/c)

Anggota Tim Ketua Tim

Pengendali Teknis Penanggung Jawab

Cara pengisian kuesioner :

Bapak/Ibu/Saudara cukup memberikan tanda silang (X) pada pilihan jawaban yang tersedia sesuai dengan pendapat Bapak/Ibu/Saudara. Setiap pernyataan mengharapkan hanya satu jawaban. Setiap angka akan mewakili tingkat kesesuaian dengan pendapat Bapak/Ibu/Saudara.

STS Sangat tidak setuju TS Tidak setuju inspektorat bebas dari campur tangan atau gangguan dari managerial.

2 Proses audit yang dijalankan oleh auditor inspektorat bebas dari gangguan.

3 Proses audit internal pemerintahan bebas dari segala persyaratan untuk mereviu audit selain dari persyaratan yang ada di dalam proses audit.

4 Audit internal pemerintah memiliki akses yang bebas untuk semua catatan, prosedur, dan petugas yang relevan untuk kepentingan audit.

5 Selama proses audit berlangsung, terjadi kerjasama yang aktif dengan petugas manajemen.

6 Dalam pelaksanaan proses audit, harus bebas dari setiap upaya manajemen untuk menentukan kegiatan yang akan diperiksa atau untuk menetapkan bukti yang material yang bisa diterima.

7 Proses audit yang dilakukan harus bebas dari kepentingan pribadi yang dapat mengarahkan auditor inspektorat untuk melakukan pengecualian pemeriksaan audit atau pembatasan pemeriksaan audit.

8 Proses audit yang dilakukan harus bebas dari suatu perasaan yang menuntut untuk memodifikasi fakta yang seharusnya dilaporkan.

9 Proses audit yang dilakukan harus bebas dari tekanan yang dapat mempengaruhi untuk menutupi hal-hal yang signifikan dari laporan audit internal.

10 Dalam melakukan proses audit, auditor inspektorat menghindari penggunaan bahasa yang ambigu baik yang disengaja atau tidak disengaja dalam menginterpretasikan dan melaporkan fakta, pendapat, serta rekomendasi.

11 Proses audit harus bebas dari setiap upaya yang dapat mempengaruhi pertimbangan auditor inspektorat untuk menolak hal-hal mengenaik fakta dalam laporan audit internal.

2. Pengalaman Kerja

No. Pernyataan SS S N TS STS

5 4 3 2 1

1 Pengalaman kerja auditor inspektorat dipengaruhi salah satu oleh lamanya masa kerja.

2 Lamanya masa kerja membuat auditor inspektorat lebih mudah menyelesaikan masalah yang muncul ketika proses audit berlangsung.

3 Mengikuti pelatihan kerja bisa membuat kemampuan seorang auditor inspektorat bertambah.

4 Banyaknya pelatihan kerja yang diikuti, berpengaruh dalam menambah pengalaman seorang auditor inspektorat.

3. Profesionalisme Auditor

No. Pernyataan SS S N TS STS

5 4 3 2 1

1 Auditor inspektorat harus memiliki kemahiran profesional yang cermat dalam melakukan proses audit.

2 Dalam melaksanakan proses audit, ketika membuat keputusan harus mempertimbangkan seluruh informasi yang ada.

3 Sebagai seorang auditor inspektorat, hasil rekomendasi auditnya adalah penting bagi auditor eksternal yang berkaitan dengan kepentingan publik yang berpengaruh dalam pengambilan keputusan.

4 Profesionalisme auditor inspektorat meningkatkan kemampuannya dalam melakukan proses audit.

5 Auditor inspektorat harus memiliki kemahiran profesional yang cermat dalam melakukan proses audit.

Temua apapun dilaporkan apa adanya.

3 Auditor inspektorat memutuskan risiko bawaan atas pengukuran adanya kemungkinan salah saji yang material disuatu bagian untuk pengembangan perencanaan audit.

4 Auditor inspektorat melakukan pengujian pengendalian terhadap penilaian risiko atas laporan keuangan untuk mendapatkan bukti audit.

5 Dalam proses audit, dilakukan pengujian terperinci saldo untuk menguji salah saji moneter dalam saldo akun laporan keuangan.

6 Audit yang dilakukan oleh auditor inspektorat dapat menurunkan tingkat kesalahan/penyimpangan yang selama ini terjadi.

7 Auditor inspektorat bisa melakukan audit dengan baik dan menjamin temuan auditnya akurat.

5. Role Conflict

No. Pernyataan SS S N TS STS

5 4 3 2 1

1 Dalam proses audit, seringkali terjadi konflik, salah satunya adalah dihadapkan pada harapan-harapan atau keinginan managerial.

2 Dalam proses audit, seringkali terjadi konflik. Salah satunya adalah konflik yang timbul dari harapan dalam satu peran yang menimpa peran di kehidupan lainnya, misalnya tuntutan pekerjaan yang bertentangan dengan peran di kehidupan sosial dan keluarga.

3 Konflik lain yang sering muncul pada saat proses audit adalah konflik yang timbul dari tuntutan oleh berbagai kelompok stakeholders yang saling bertentangan, misalnya atasan, klien, dan rekan kerja.

4 Konflik yang juga timbul selama proses audit berlangsung adalah konflik yang terjadi jika harapan dan tujuan pekerjaan tidak sesuai dengan kebutuhan, aspirasi, nilai, dan etika individu yang bersangkutan.

n = 70 dn= n-2 68= 70-2 rtabel 68 = 0, 198

Descriptive Statistics

N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Variance

x1.1 70 2,00 5,00 4,4857 ,67551 ,456

profesionalisme auditor 70 14,00 20,00 18,1000 1,63432 2,671

role conflict 70 10,00 20,00 16,7571 2,10889 4,447

Valid N (listwise) 70

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha

Cronbach's Alpha Based on

Standardized

Items N of Items

,731 ,818 12

Item Statistics

Mean Std. Deviation N

independensi 48,6143 3,89832 70

x1.1 4,4857 ,67551 70

x1.2 4,3286 ,63065 70

x1.3 4,2857 ,61721 70

x1.4 4,3000 ,66703 70

x1.5 4,1143 ,94090 70

x1.6 4,3857 ,62073 70

x1.7 4,5857 ,62538 70

x1.8 4,5286 ,67505 70

x1.9 4,5714 ,57914 70

x1.10 4,4857 ,63114 70

x1.11 4,5429 ,55653 70

Item-Total Statistics

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Cases Valid 70 100,0

Excludeda 0 ,0

Total 70 100,0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

pengalamankerja 17,3571 1,71975 70

x2.1 4,4286 ,67182 70

34,7143 11,830 3,43951 5

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. profesionalisme auditor 18,1000 1,63432 70

x3.1 4,6000 ,49344 70

profesionalisme auditor 18,1000 2,671 1,000 . ,673

x3.1 31,6000 9,026 ,477 . ,779

x3.2 31,7000 8,764 ,487 . ,773

x3.3 31,7000 7,749 ,722 . ,715

x3.4 31,7000 7,836 ,728 . ,717

Scale Statistics

Mean Variance Std. Deviation N of Items

36,2000 10,684 3,26865 5

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 70 100,0

Excludeda 0 ,0

Total 70 100,0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha

Cronbach's Alpha Based on

Standardized

Items N of Items

,796 ,852 5

Item Statistics

Mean Std. Deviation N

role conflict 16,7571 2,10889 70

x4.1 4,2429 ,73101 70

x4.2 4,1571 ,77339 70

x4.3 4,0714 ,70857 70

x4.4 4,2857 ,61721 70

Item-Total Statistics

Scale Mean if

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

kualitas audit 26,2857 2,47973 70

y1.1 4,3857 ,74781 70

y1.2 4,5429 ,52985 70

y1.3 4,3000 ,49196 70

y1.4 4,3714 ,56904 70

y1.5 4,3286 ,58288 70

y1.6 4,3571 ,72303 70

Item-Total Statistics

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

Squared Multiple Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

kualitas audit 26,2857 6,149 1,000 . ,757

y1.1 48,1857 19,110 ,754 . ,707

y1.2 48,0286 22,202 ,423 . ,760

y1.3 48,2714 21,998 ,511 . ,754

y1.4 48,2000 21,003 ,627 . ,738

y1.5 48,2429 21,259 ,558 . ,744

y1.6 48,2143 19,678 ,685 . ,719

Scale Statistics

Mean Variance Std. Deviation N of Items

52,5714 24,596 4,95946 7

Correlations

kualitas audit independensi pengalamankerja

profesionalisme auditor

kualitas audit Pearson Correlation 1 ,718** ,373** ,697**

Sig. (2-tailed) ,000 ,001 ,000

N 70 70 70 70

independensi Pearson Correlation ,718** 1 ,466** ,679**

Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000

N 70 70 70 70

pengalamankerja Pearson Correlation ,373** ,466** 1 ,549**

Sig. (2-tailed) ,001 ,000 ,000

N 70 70 70 70

profesionalisme auditor Pearson Correlation ,697** ,679** ,549** 1

Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000

N 70 70 70 70

role conflict Pearson Correlation ,485** ,496** ,280* ,449**

Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,019 ,000

N 70 70 70 70

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual

N 70

Normal Parametersa,b Mean ,0000000

Std. Deviation 1,54738993

Most Extreme Differences Absolute ,090

Positive ,082

Negative -,090

Test Statistic ,090

Asymp. Sig. (2-tailed) ,200c,d

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

c. Lilliefors Significance Correction.

d. This is a lower bound of the true significance.

Variables Entered/Removeda

a. Dependent Variable: kualitas audit b. All requested variables entered.

Model Summary

a. Predictors: (Constant), role conflict, pengalamankerja, independensi, profesionalisme auditor

a. Dependent Variable: kualitas audit

b. Predictors: (Constant), role conflict, pengalamankerja, independensi, profesionalisme auditor

Coefficientsa

a. Dependent Variable: kualitas audit

Coefficient Correlationsa

profesionalisme auditor -,164 -,353 -,494 1,000

Covariances role conflict ,011 -1,145E-5 -,002 -,003

pengalamankerja -1,145E-5 ,018 -,001 -,008

independensi -,002 -,001 ,005 -,006

profesionalisme auditor -,003 -,008 -,006 ,030

a. Dependent Variable: kualitas audit

CollinearityDiagnosticsa

Model Dimension Eigenvalue Condition Index

Variance Proportions

(Constant) independensi pengalamankerja

profesionalisme

a. Dependent Variable: kualitas audit

Variables Entered/Removeda

a. Dependent Variable: kualitas audit b. All requested variables entered.

Model Summaryb

1 ,794a ,630 ,589 1,59026 a. Predictors: (Constant), moderasi x3, pengalamankerja, independensi, profesionalisme auditor, role conflict, moderasi x2, moderasi x1

b. Dependent Variable: kualitas audit

ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 267,493 7 38,213 15,111 ,000b

Residual 156,793 62 2,529

Total 424,286 69

a. Dependent Variable: kualitas audit

b. Predictors: (Constant), moderasi x3, pengalamankerja, independensi, profesionalisme auditor, role conflict, moderasi x2, moderasi x1

Coefficientsa

profesionalisme auditor 2,283 1,179 1,505 1,937 ,057

role conflict ,074 1,434 ,063 ,052 ,959

moderasi x1 ,049 ,034 2,928 1,449 ,152

moderasi x2 -,025 ,072 -,522 -,342 ,734

moderasi x3 -,108 ,074 -2,412 -1,459 ,150

a. Dependent Variable: kualitas audit

Residuals Statisticsa

Minimum Maximum Mean Std. Deviation N

Predicted Value 21,5613 29,8652 26,2857 1,96894 70

Residual -3,17377 4,75593 ,00000 1,50743 70

Std. Predicted Value -2,399 1,818 ,000 1,000 70

Std. Residual -1,996 2,991 ,000 ,948 70

a. Dependent Variable: kualitas audit

. Dissertation publish

ing.ProQuest LLC.

Dokumen terkait