• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN

G. Menghitung hari efektif

I. Indikator efisiensi Barber Johnson

Barber, M.A, ph.D., Finst P., AFIMA dan David Johnson, M.Sc pada tahun 1973, berusaha merumuskan dan memadukan empat

tempat tidur untuk bangsal perawatan pasien. Keempat parameter yang di padukan tersebut yaitu BOR, LOS, TOI, BTO. Perpaduan keempat parameter tersebut lalu diwujudkan dalam bentuk grafik yang akhirnya di sebut Grafik Barber Johnson (BJ).[3]

Setelah menghitung prediksi hari perawatan, prediksi jumlah pasien keluar, menghitung hari efektif dan menghitung prediksi kebutuhan tempat tidur kemudian dilakukan perhitungan indikator efisiensiBarber Johnson dengan standar BOR >75%, LOS 3-12 hari, TOI 1-3 hari, BTO 40-50 kali/ pasien. Dari perhitungan indikator rawat inap untuk mencari titik koordinat grafik Barber Johnson per bangsal.

1. Bangsal Obsgyn

hasil perhitungan indikator Barber Johnson tahun 2016-2020 didapatkan 31-47 TT menggunakkan standar BOR 75%, TOI = 1, dan TOI = 3 masih tegolong efisien, dalam 5 tahun kedepan tidak dibutuhkan TT yang signifikan karna jumlah kunjungan tidak selalu naik setiap tahunnya.

hasil perhitungan dan pengolahan data indikator rawat inap pada bangsal obsgyn menggunakan standar TOI = 1 , A = 31 tempat tidur menunjukkan BOR tahun 2016 dengan nilai 75,9% , nilai LOS 3,1, nilai TOI 1, tergolong efisien karena pertemuan antara titik koordinat berada di dalam daerah efisien yang di tetapkan oleh Barber Johnson dan hasil perhitungan dan pengolahan data indikator rawat inap pada bangsal obsgyn menggunakan standar TOI = 3 , A = 47 tempat tidur menunjukkan BOR tahun 2016 dengan

pertemuan antara titik koordinat berada di luar daerah efisien yang di tetapkan oleh Barber Johnson

2. Bangsal perawatan umum

hasil perhitungan indikator Barber Johnson tahun 2016-2020 didapatkan 36-50 TT menggunakkan standar BOR 75%, TOI = 1, dan TOI = 3 masih tegolong efisien, dalam 5 tahun kedepan tidak dibutuhkan TT yang signifikan karna jumlah kunjungan tidak selalu naik setiap tahunnya pada bangsal perawatan umum

hasil perhitungan dan pengolahan data indikator rawat inap pada bangsal perawatan umum menggunakan standar TOI = 1 , A = 36 tempat tidur menunjukkan BOR tahun 2016 dengan nilai 79,7%, LOS 4,1 TOI 1,1 tergolong efisien karena pertemuan antara titik koordinat berada di dalam daerah efisien yang di tetapkan oleh Barber Johnson dan hasil perhitungan dan pengolahan data indikator rawat inap pada bangsal perawatan umum menggunakan standar TOI = 3 , A = 50 tempat tidur menunjukkan BOR tahun 2016 dengan nilai 57,4%, LOS 4,1 dan TOI 3,1 tidak efisien karena pertemuan antara titik koordinat berada di luar daerah efisien yang di tetapkan oleh Barber Johnson.

3. Bangsal Nakula

hasil perhitungan indikator Barber Johnson tahun 2016-2020 didapatkan 44-64 TT menggunakkan standar BOR 75%, TOI = 1, dan TOI = 3 masih tergolong efisien, dalam 5 tahun kedepan tidak dibutuhkan TT yang signifikan karna jumlah kunjungan yang naik

bangsal nakula, hasil perhitungan dan pengolahan data indikator rawat inap pada bangsal nakula menggunakan standar TOI = 1 , A = 44 tempat tidur menunjukkan BOR tahun 2016 dengan nilai 77,5%, LOS 3,4 dan TOI 1 tergolong efisien karena pertemuan antara titik koordinat berada di dalam daerah efisien yang di tetapkan oleh Barber Johnson dan hasil perhitungan dan pengolahan data indikator rawat inap pada bangsal nakula menggunakan standar TOI = 3 , A = 64 tempat tidur menunjukkan BOR tahun 2016 dengan nilai 53,3%, LOS 3,4 dan TOI 3 tidak efisien karena pertemuan antara titik koordinat berada di luar daerah efisien yang di tetapkan oleh Barber Johnson

4. Bangsal Sadewa

hasil perhitungan indikator Barber Johnson tahun 2016-2020 didapatkan 39-55 TT menggunakkan standar BOR 75%, TOI = 1, dan TOI = 3 masih tergolong efisien, dalam 5 tahun kedepan tidak dibutuhkan TT yang signifikan karna jumlah kunjungan yang naik turun setiap tahunnya pada bangsal sadewa. hasil perhitungan dan pengolahan data indikator rawat inap pada bangsal sadewa menggunakan standar TOI = 1 , A = 39 tempat tidur menunjukkan BOR tahun 2016 dengan nilai 77,4%, LOS 3,7 dan TOI 1,1 tergolong efisien karena pertemuan antara titik koordinat berada di dalam daerah efisien yang di tetapkan oleh Barber Johnson dan hasil perhitungan dan pengolahan data indikator rawat inap pada bangsal sadewa menggunakan standar TOI = 3 , A = 70 tempat

dan TOI 3tidak efisien karena pertemuan antara titik koordinat berada di luar daerah efisien yang di tetapkan oleh Barber Johnson 5. Bangsal Rama

hasil perhitungan indikator Barber Johnson tahun 2016-2020 didapatkan TT menggunakkan standar BOR 75%, TOI = 1, dan TOI = 3 masih tergolong efisien, dalam 5 tahun kedepan di butuhkan TT yang tidak signifikan karena jumlah kunjungan yang naik juga masih tergolong efisien dilihat dari trend nya pada bangsal rama. hasil perhitungan dan pengolahan data indikator rawat inap pada bangsal rama menggunakan standar TOI = 1 , A = 41 tempat tidur menunjukkan BOR tahun 2016 dengan nilai 79,5%, LOS 4,8 dan TOI 1 tergolong efisien karena pertemuan antara titik koordinat berada di dalam daerah efisien yang di tetapkan oleh Barber Johnson dan hasil perhitungan dan pengolahan data indikator rawat inap pada bangsal rama menggunakan standar TOI = 1 , A = 57 tempat tidur menunjukkan BOR tahun 2016 dengan nilai 57,2% LOS 4,8 dan TOI 3 tidak efisien karena pertemuan antara titik koordinat berada diluar daerah efisien yang di tetapkan oleh Barber Johnson.

6. Bangsal Kamar Bayi

hasil perhitungan indikator Barber Johnson tahun 2016-2020 didapatkan TT menggunakkan standar BOR 75%, TOI = 1, dan TOI = 3 masih tergolong efisien, dalam 5 tahun kedepan di butuhkan TT yang tidak signifikan karena jumlah kunjungan yang naik juga masih

hasil perhitungan dan pengolahan data indikator rawat inap pada bangsal kamar bayi menggunakan standar TOI = 1 , A = 47 tempat tidur menunjukkan BOR tahun 2016 dengan nilai 77,2% LOS 3,2 dan TOI 1 tergolong efisien karena pertemuan antara titik koordinat berada di dalam daerah efisien yang di tetapkan oleh Barber Johnson dan hasil perhitungan dan pengolahan data indikator rawat inap pada bangsal kamar bayi menggunakan standar TOI = 3 , A =70 tempat tidur menunjukkan BOR tahun 2016 dengan nilai 51,8%, LOS 3,2 dan TOI 3 tergolong tidak efisien karena pertemuan antara titik koordinat berada di luar daerah efisien yang di tetapkan oleh Barber Johnson.

BAB VI

Dokumen terkait