NO SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PERHITUNGAN
1 Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu
(SKPT) Mimika yang Mandiri 1 Tingkat Kemandirian Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Mimika (tingkat kemandirian)
Nilai diperoleh dari hasil pengukuran Tim Pembangunan SKPT KKP terhadap 4 (empat) aspek, yaitu fisik (sarana dan prasarana), produksi dan ekonomi, kelembagaan, sosial dan lingkungan dari masing-masing SKPT.
Data diolah dengan rumus: a. Capaian Level 2
TKM Lv 2 = Konversi NKM (Nilai Kemandirian) ke Tingkat Kemandirian berdasarkan kisaran yang telah ditetapkan Tingkat kemandirian Tingkat Kemandirian (TKM) Nilai Kemandirian (NKM) Kategori Pra mandiri 1 0,25 Pra
persiapan Pra mandiri 2 >0,25 dan <0,5 Persiapan Pra mandiri 3 >0,5 dan <0,75 Terbangun Pra mandiri 4 >0,75 dan <1 Terkelola
Mandiri 5 1 Mandiri
b. Capaian Level 1
TKM Lv1 = Konversi dari NKM Level 1 ke Tingkat Kemandirian berdasarkan kisaran yang telah ditetapkan NKM Lv1 = Rata-rata dari Nilai Kemandirian
Level 2 (SKPT Biak dan SKPT Mimika)
- 30 -
NO SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PERHITUNGAN
Keterangan:
NKMLV1 = Nilai Kemandirian Level 1
NKMBiak = Nilai Kemandirian Level 2 Biak
NKMMimika = Nilai Kemandirian Level 2
Mimika Tingkat kemandirian Tingkat Kemandirian (TKM) Nilai Kemandirian (NKM) Kategori Pra mandiri 1 0,25 Pra
persiapan Pra mandiri 2 >0,25 dan <0,5 Persiapan Pra mandiri 3 >0,5 dan <0,75 Terbangun Pra mandiri 4 >0,75 dan <1 Terkelola
Mandiri 5 1 Mandiri
2 Koridor Logistik Perikanan yang Terkelola
2 Jumlah Koridor Logistik Hasil Perikanan yang Terkelola (koridor)
ILI =
ILI : Indeks Logistik Ikan
A : Dimensi Pengelolaan Produksi B : Dimensi Efisiensi
C : Dimensi Konektivitas D : Dimensi Nilai Tambah
W : Bobot Dimensi Pengelolaan Produksi terhadap X : Bobot Dimensi Efisiensi
Y : Bobot Dimensi Konektivitas Z : Bobot Dimensi Nilai Tambah 3 Tatakelola Pemerintahan yang Baik
Lingkup Direktorat Logistik
3 Indeks Profesionalitas ASN Direktorat Logistik (indeks)
- 31 -
NO SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PERHITUNGAN
IPPDS = Indeks Profesionalitas ASN Ditjen PDSPKP IP1 = Indeks Profesionalitas ASN Berdasar Kualifikasi IP2 = Indeks Profesionalitas ASN Berdasar Kompetensi IP3 = Indeks Profesionalitas ASN Berdasar Kinerja IP4 = Indeks Profesionalitas ASN Berdasar Disiplin Pengukuran terbagi menjadi 4 komponen yaitu:
1. Kualifikasi (Bobot 25%); diukur dari indikator riwayat pendidikan formal terakhir yang telah dicapai meliputi:
Kode Nama Pendidikan Nilai
5 Pendidikan S3 25 4 Pendidikan S2 20 3 Pendidikan S1 15 2 Pendidikan DIII/SM 10 1 Pendidikan DII/DI/SMA 5 0 Pendidikan SMP/SD 1 Catatan:
• IKU nya berupa peningkatan kualifikasi melalui tugas dan izin belajar, ada pada Bagian Perencanaan dan Pengembangan;
• Data Tingkat Pendidikan, dapat diambil dari Data Dasar pada Aplikasi SIMPEG Online KKP.
2. Kompetensi (Bobot 40%); diukur dari indikator riwayat pengembangan kompetensi yang telah dilaksanakan yang meliputi:
Nilai Nama
Kompetensi**
Nilai Kompetensi Sesuai Jabatan Kompetensi
Struktural Kompetensi JFT Kompetensi Staf Diklat
- 32 -
NO SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PERHITUNGAN
1 Pernah ikut diklat PIM pada levelnya
15 - -
0 Tidak pernah ikut diklat PIM pada levelnya 0 - - Diklat Fungsional - 15 - 1 Pernah ikut diklat fungsional - 15 - 0 Tidak pernah ikut diklat fungsional - 0 - Diklat 20 JP 15 15 22,5 1 Pernah ikut diklat 20 JP dalam tahun terakhir 15 15 22,5 0 Tidak pernah ikut diklat 20 JP dalam tahun terakhir 0 0 0 Seminar 10 10 17,5 1 Pernah ikut seminar 10 10 17,5 0 Tidak pernah ikut seminar 0 0 0 Total mengikuti kompetensi 40 40 40
3. Kinerja (Bobot 30%); diukur dari indikator penilaian prestasi kerja PNS yang meliputi:
No Keterangan Nilai SKP Nilai SKP Nilai Kinerja
- 33 -
NO SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PERHITUNGAN
2 Baik 76 s.d 90 25
3 Cukup 61 s.d 75 15
4 Kurang 51 s.d 60 5
5 Buruk 50 s.d ke
bawah 1
4. Disiplin (Bobot 5%); diukur dari indikator riwayat penjatuhan hukuman disiplin yang pernah dialami meliputi:
Nilai Nama Hukuman Disiplin Nilai Disiplin
0 Tidak pernah mendapatkan hukuman disiplin 5 R Pernah mendapatkan hukuman disiplin
tingkat ringan
3 S Pernah mendapatkan hukuman disiplin
tingkat sedang
2 B Pernah mendapatkan hukuman disiplin
tingkat berat
1 4 Presentase Unit Kerja Direktorat
Logistik yang Menerapkan Sistem Manajemen Pengetahuan Terstandar (%)
Jumlah persentase keterlibatan seluruh unit kerja lingkup Ditjen PDSPKP yang tergabung dan mendistribusikan informasi dalam sistem informasi Manajemen Pengetahuan terpilih.
Keterangan :
MP = Manajemen Pengetahuan Terstandar
a% = Persentase dokumen yang terupload dalam sistem MP
b% = Persentase pejabat eselon lingkup Ditjen PDSPKP yang aktif dalam sistem MP
c% = Persentase pegawai lingkup Ditjen PDSPKP yang tergabung dalam sistem MP
5 Nilai Rekonsiliasi Kinerja Direktorat Logistik (nilai)
- 34 -
NO SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PERHITUNGAN
Keterangan :
Nilai rekon = Nilai Rekonsiliasi Kinerja Sekretariat Ditjen PDSPKP Aks = Aspek kesesuaian
Akp = Aspek kepatuhan Akt = Aspek ketercapaian 6 Presentase Rekomendasi Hasil
Pengawasan yang Dimanfaatkan untuk Perbaikan Kinerja Lingkup
Direktorat Logistik (%) Keterangan:
% = Persentase jumlah rekomendasi yang dimanfaatkan untuk perbaikan kinerja lingkup Ditjen PDSPKP
ΣNt = Jumlah rekomendasi dari laporan hasil pemeriksaan (LHP) Inspektorat Jenderal, KKP yang telah ditindaklanjuti oleh Ditjen PDSPKP
ΣN = Jumlah rekomendasi dari LHP Inspektorat Jenderal KKP yang diberikan kepada Ditjen PDSPKP
7 Nilai Indeks Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) lingkup Direktorat Logistik (nilai)
IKPA = (20% x Realisasi) + (15% x Tagihan) + (15% x Data Kontrak) + (10% x Pengelolaan UP) + (5% x Revisi DIPA) + (5% x Deviasi Hal.III) + (5% x LPJ Bendahara) + (5% x Renkas) + (6% x SPM Salah) + (6% x Retur SP2D) + (4% x Pagu minus) + (4% x Dispensasi SPM)
Keterangan:
IKPA = Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Realisasi = Persentase realisasi belanja terhadap pagunya
Tagihan = Jumlah penyelesaian tagihan yang tepat waktu pada SPM LS non belanja pegawai (17 hari kerja)
Data Kontrak = Jumlah data kontrak yang tepat waktu disampaikan ke KPPN (5 hari kerja)
Pengelolaan Uang
Persediaan (UP)
= Jumlah pengajuan GUP yang tepat waktu (<30 hari kerja)
- 35 -
NO SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PERHITUNGAN
Revisi Daftar Isian
Pelaksanaan Anggaran (DIPA)
= Jumlah revisi anggaran k/l dibandingkan jumlah DIPA
Deviasi Hal.III = Deviasi penarikan dana terhadap rencana halaman III DIPA/besarnya gap antara realisasi dengan RPD pada halaman III DIPA
Laporan Pertanggung-jawaban (LPJ) Bendahara
= Ketepatan waktu penyampaian LPJ ke KPPN (maksimal tanggal 10 awal bulan)
Perencanaan Kas (Renkas)
= Ketepatan waktu penyampaian renkas/RPD harian sebelum tagihan diajukan ke KPPN
Surat Perintah Membayar (SPM) Salah
= Jumlah SPM yang dikembalikan terhadap seluruh SPM yang diajukan
Retur Surat Perintah
Pencairan Dana (SP2D)
= Jumlah SP2D yang mengalami retur
Pagu Minus = Persentase pagu minus belanja pegawai terhadap total pagu
Dispensasi SPM
= Jumlah dispensasi SPM yang diajukan sampai dengan akhir tahun anggaran
Catatan:
1. Perhitungan manual IKU pada triwulan I sampai dengan triwulan III untuk 10 (sepuluh) indikator (dispensasi SPM dan pagu minus tidak termasuk).
- 36 -
NO SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PERHITUNGAN
8 Tingkat Efektifitas Pelaksanaan Kegiatan Strategis/Prioritas Lingkup Satker Direktorat Logistik (%)
Keterangan :
a. Pencapaian Tujuan (PT), diukur berdasarkan kesesuaian waktu dan kesesuaian tujuan pelaksanaan kegiatan berupa pemenfaatan;
b. Integritas (IG), diukur berdasarkan adanya kegiatan sosialisasi atau pelatihan bagi penerima/obyek kegiatan;
c. Adaptasi (AT), diukur berdasarkan kesesuaian output kegiatan dengan kebutuhan obyek kegiatan dan ketersediaan sarana/prasarana pendukung kegiatan.