• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN66

C. Inferensi

Untuk mengetahui keefektivan model pembelajaran kooperatiftipe

STAD maka kita membadingkandata keaktifan belajar dan hasil belajar

(post-test) siswa kelas VIII Cdengan siswa kelas VIII Bmenggunakan uji

selisih dua parameter.

a. Analisis data keaktifan belajar siswa

1) Uji Normalitas data keaktifan siswa Kelas VIII C

a) Hipotesis yang digunakan

H0 : Data keaktifansiswa kelas eskperimen berdistribusi

normal

H1 : Data keaktifan siswa kelas eskperimen berdistribusi tidak normal

b) Menentukan statistik yang dipakai

Peneliti menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov

c) Menentukan α

Taraf signifikan (α) yang digunakan peneliti dalam

penelitian ini adalah 5%

d) Menentukan daerah penolakan

H0 ditolak jika nilai Sig. Kolmogorov-Smirnov< α

e) Output SPSS

Dari tabel diatas diperoleh nilai Sig.

Kolmogorov-Smirnov untuk data kekatifan siswa kelas VIII C adalah 0,200 lebih dari α (α=0,05). Dapat disimpulkan bahwa H0 diterima, sehingga data keaktifan siswa kelas eskperimen berdistribusi

normal.

2) Uji Normalitas data keaktifan Kelas VIII B

a) Hipotesis yang digunakan

H0 : Data keaktifan siswa kelas VIII B berdistribusi normal

H1 : Data keaktifan siswa kelas VIII B berdistribusi tidak

normal

b) Menentukan statistik yang dipakai

Peneliti menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov

c) Menentukan α

Taraf signifikan (α) yang digunakan peneliti dalam

penelitian ini adalah 5%

d) Menentukan daerah penolakan

H0 ditolak jika nilai Sig. Kolmogorov-Smirnov< α

e) Output SPSS

Dari tabel diatas diperoleh nilai Sig.

Kolmogorov-Smirnov untuk data keaktifan kelas VIII B adalah 0,200 lebih dari α (α=0,05). Dapat disimpulkan bahwa H0 diterima, sehingga data keaktifan siswa kelas VIII B berdistribusi

normal.

3) Uji Homogenitas

a) Hipotesis yang digunakan

H0 : variansi data keaktifan siswa dari kelas VIII C dan

kelas VIII B sama

H1 : variansi data keaktifan siswa dari kelas VIII C dan

kelas VIII B tidak sama

b) Menentukan statistik yang dipakai

Peneliti menggunakan uji Leveneuntuk menghitung variansi

keaktifan siswa kelas eskperimen dan kelas VIII B.

c) Menentukan α

Taraf signifikan (α) yang digunakan peneliti dalam

penelitian ini adalah 5%

d) Menentukan daerah penolakan

H0 ditolak jika nilai signifikasinya ( Sig.) pada tabel test of

e) Output SPSS

Tabel 4.11Test of homogeneity of variances keaktifan

Dari hasil diatas, pada tabel test of homogeneity of variances diperoleh nilai signifikasinya ( Sig.) yaitu 0.847 Nilai Sig. lebih dari α (α =0,05) maka H0 diterima. Jadi variansi data keaktifan dari kelas VIII C dan kelas VIII B sama.

Setelah pengujian persyaratan analisis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas dilakukan, telah didapat bahwa data keaktifan

dari kelas VIII C dan kelas VIII B berdistribusi normal dan keduanya memiliki variansi yang sama. Kemudian dilanjutkan dengan uji rata-rata data keaktifan dari kelas VIII C dan kelas VIII

B untuk melihat apakah ada perbedaan rata-rata yang signifikan antara kelas VIII C dan kelas VIII B, selanjutnya akan diuji apakah lebih baik kelas VIII C dibandingkan kelas VIII B, atau sebaliknya.

4) Uji Perbedaan Rata-rata data keaktifan beajar

a) Hipotesis yang digunakan

H0 : Rata-rata data keaktifan siswa dari kelas VIII C Rendah dari atau sama dengan kelas VIII B (µe≤ µk)

H1 : Rata-rata data keaktifan siswa dari kelas VIII C lebih dari kelas VIII B (µe> µk)

Peneliti menggunakan uji Independent Sample T Test satu

arah untuk menguji membandingkan rata-rata kelas VIII C

dan kelas VIII B, apakah data keaktifan siswa dari kelas

VIII C Rendah dari atau sama dengan kelas VIII B.

c) Menentukan α

Taraf signifikan (α) yang digunakan peneliti dalam

penelitian ini adalah 5%

d) Menentukan daerah penolakan

H0 ditolak jika nilai sig (1-tailed) pada tabel independent

sample t test< 2.α (karena 1 arah)

e) Output SPSS

Tabel 4.12Group statistics keaktifan

Tabel 4.13Independent samples keaktifan

Dari tabel independent sample t test diatas diperoleh

nilai Sig. (1-tailed) yaitu 0,000. Nilai sig. (1-tailed) kurang dari

H0ditolak. Jadi dapat disimpulkan rata-rata data keaktifan siswa

dari kelas VIII C lebih dari kelas VIII B

b. Analisis Hasil Post-test

1) Uji Normalitas Nilai Post-test Kelas VIII C

a) Hipotesis yang digunakan

H0 : Nilai post-test siswa kelas eskperimen berdistribusi

normal

H1 : Nilai post-test siswa kelas eskperimen berdistribusi

tidak normal

b) Menentukan statistik yang dipakai

Peneliti menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov

c) Menentukan α

Taraf signifikan (α) yang digunakan peneliti dalam

penelitian ini adalah 5%

d) Menentukan daerah penolakan

H0 ditolak jika nilai Sig. Kolmogorov-Smirnov< α

e) Output SPSS

Tabel 4.14Tests of normality post-test kelas VIII C

Dari tabel diatas diperoleh nilai Sig.

Kolmogorov-Smirnov untuk nilai pre test kelas VIII C adalah 0,065 lebih dari α (α=0,05). Dapat disimpulkan bahwa H0 diterima,

sehingga nilai post-test siswa kelas eskperimen berdistribusi

normal.

2) Uji Normalitas Nilai Post-test Kelas VIII B

a) Hipotesis yang digunakan

H0 : Nilai post-test siswa kelas VIII B berdistribusi normal

H1 : Nilai post-test siswa kelas VIII B berdistribusi tidak

normal

b) Menentukan statistik yang dipakai

Peneliti menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov

c) Menentukan α

Taraf signifikan (α) yang digunakan peneliti dalam

penelitian ini adalah 5%

d) Menentukan daerah penolakan

H0 ditolak jika nilai Sig. Kolmogorov-Smirnov< α

e) Output SPSS

Tabel 4.15Tests of normality post-test kelas VIII B

Dari tabel diatas diperoleh nilai Sig.

Kolmogorov-Smirnov untuk nilai post-test kelas VIII B adalah 0,200 lebih dari α (α=0,05). Dapat disimpulkan bahwa H0 diterima, sehingga nilai post-test siswa kelas VIII B berdistribusi normal.

3) Uji Homogenitas

a) Hipotesis yang digunakan

H0 : variansi nilai post-test siswa dari kelas VIII C dan

kelas VIII B sama

H1 : variansi nilai post-test siswa dari kelas VIII C dan kelas VIII B tidak sama

b) Menentukan statistik yang dipakai

Peneliti menggunakan uji Levene untuk menghitung

variansi nilai siswa kelas eskperimen dan kelas VIII B.

c) Menentukan α

Taraf signifikan (α) yang digunakan peneliti dalam

penelitian ini adalah 5%

d) Menentukan daerah penolakan

H0 ditolak jika nilai signifikasinya ( Sig.) pada tabel test of homogeneity of variances< α

e) Output SPSS

Tabel 4.16Test of homogeneity of variances post-test

Dari hasil diatas, pada tabel test of homogeneity of variances diperoleh nilai signifikasinya ( Sig.) yaitu 0.108 Nilai

Sig. lebih dari α (α =0,05) maka H0 diterima. Jadi variansi nilai

post-test dari kelas VIII C dan kelas VIII B sama.

Setelah pengujian persyaratan analisis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas dilakukan, telah didapat bahwa nilai post-test dari kelas VIII C dan kelas VIII B berdistribusi normal dan keduanya memiliki variansi yang sama. Kemudian dilanjutkan dengan uji rata-rata post-test dari kelas VIII C dan kelas VIII B untuk melihat apakah ada perbedaan rata-rata yang signifikan antara kelas VIII C dan kelas VIII B, selanjutnya akan diuji apakah lebih baik kelas VIII C dibandingkan kelas VIII B, atau sebaliknya.

4) Uji Perbedaan Rata-rata Nilai Post-test

a) Hipotesis yang digunakan

H0 : Rata-rata nilai post-test siswa dari kelas VIII C

Rendah dari atau sama dengan kelas VIII B (µe≤ µk)

H1 : Rata-rata nilai post-test siswa dari kelas VIII C lebih

dari kelas VIII B (µe> µk)

b) Menentukan statistik yang dipakai

Peneliti menggunakan uji Independent Sample T Test satu

arah untuk menguji membandingkan rata-rata kelas VIII C

dan kelas VIII B, apakah nilai post-test siswa dari kelas

VIII C Rendah dari atau sama dengan kelas VIII B.

Taraf signifikan (α) yang digunakan peneliti dalam

penelitian ini adalah 5%

d) Menentukan daerah penolakan

H0 ditolak jika nilai sig (1-tailed) pada tabel independent

sample t test< 2.α (karena 1 arah)

e) Output SPSS

Tabel 4.17Group statistics post-test

Tabel 4.18Independent samples test post-test

Dari tabel independent sample t test diatas diperoleh nilai

Sig. (1-tailed) yaitu 0,010. Nilai sig. (1-tailed) kurang dari 2.α (α=0,05) yaitu 0,010< 2.0,05 atau 0,010< 0,1 , maka H0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan rata-rata nilai post-test siswa dari kelas VIII

Dokumen terkait