BAB III METODE PENELITIAN
3.4 Instrumen Peelitian
3.4.2 Instrumen Nontes
Keterangan pada tabel 3.3 di atas menunjukkan bahwa keterampilan menulis puisi peserta didik dengan menggunakan model kreatif dan produktif melalui media gambar dibagi dalam beberapa kategori, yaitu kategori sangat baik, kategori baik, kategori cukup, dan kategori kurang. Peserta didik termasuk dalam kategori sangat baik apabila memperoleh nilai 85-100. Peserta didik termasuk dalam kategori baik apabila memperoleh nilai 70-84. Peserta didik termasuk dalam kategori cukup apabila memperoleh nilai 85-100. Peserta didik termasuk dalam kategori kurang apabila memperoleh nilai kurang dari 59.
3.4.2 Instrumen Nontes
Bentuk instrumen nontes yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, pedoman wawancara, lembar jurnal, dan dokumentasi foto. Instrumen nontes digunakan untuk mengungkapkan semua kejadian dan peristiwa pembelajaran serta perilaku peserta didik ketika kegiatan pembelajaran berlangsung.
Masing-masing instrumen yang digunakan pada siklus I dan siklus II diuraikan sebagai berikut.
3.4.2.1 Lembar Observasi
Lembar observasi digunakan untuk memperoleh data mengenai perilaku peserta didik selama mengikuti pembelajaran menulis puisi. Observasi dilakukan dengan memperhatikan sikap positif dan sikap negatif peserta didik selama mengikuti pembelajaran. Kegiatan observasi dalam penelitian ini dibagi dalam beberapa langkah. Setiap langkah dibagi dalam tiga kategori dan akan dipilih satu dari ketiga kategori tersebut. Adapun langkah-langkah dan kategori yang harus dipilih dalam kegiatan observasi dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1) Langkah 1:
Peserta didik siap mengikuti pembelajaran, dengan kategori sebagai berikut: (1) Peserta didik sudah menyiapkan alat tulis dan duduk tenang ketika guru sudah
memasuki ruangan.
(2) Peserta didik sudah tenang tetapi belum menyiapkan peralatan untuk pembelajaran.
(3) Peserta didik masih sangat gaduh walaupun guru sudah memberikan apersepsi.
2) Langkah II:
Peserta didik memperhatikan materi dan contoh yang diberikan guru, dengan kategori sebagai berikut:
(1) Peserta didik memperhatikan penuh semangat dan apresiasi. (2) Peserta didik hanya memperhatikan tanpa apresiasi.
(3) Peserta didik tidak memperhatikan tetapi melakukan aktivitas lain, misalnya berbicara dengan teman sebangku.
3) Langkah III:
Peserta didik mendengarkan beberapa pertanyaan pancingan yang diberikan oleh guru agar lebih memahami materi tentang menulis puisi, dengan kategori sebagai berikut:
(1) Peserta didik mendengarkan pertanyaan dengan baik dan langsung bisa menjawab.
(2) Peserta didik mendengarkan pertanyaan namun kesulitan dalam menjawab. (3) Peserta didik tidak mendengarkan pertanyaan dan tidak bisa menjawab.
4) Langkah IV:
Guru meminta Peserta didik untuk berkelompok dan berdiskusi, dengan kategori sebagai berikut:
(1) Peserta didik terlihat antusias dalam berdiskusi dan aktif menyampaikan pendapat.
(3) Peserta didik tidak antusias, hanya mendengarkan dan tidak ikut berpendapat.
5) Langkah V:
Sikap saat berdiskusi terhadap kelompoknya, dengan kategori sebagai berikut: (1) Peserta didik terlihat antusias dalam mendengarkan pendapat teman.
(2) Peserta didik terlihat kurang antusias dalam mendengarkan pendapat teman. (3) Peserta didik terlihat malas dalam mendengarkan pendapat teman, bahkan
mengganggu teman yang lain.
6) Langkah VI:
Masing-masing peserta didik menulis puisi dengan menggunakan media berupa gambar, dengan kategori sebagai berikut:
(1) Peserta didik terlihat antusias dalam menulis puisi.
(2) Peserta didik terlihat kurang antusias dalam menulis puisi. (3) Peserta didik terlihat tidak antusias dalam menulis puisi.
3.4.2.2 Lembar Jurnal
Jurnal yang digunakan dalam penelitian ini ada dua macam, yaitu jurnal peserta didik dan guru. Jurnal peserta didik berupa daftar pertanyaan yang dibagikan guru kepada peserta didik pada akhir siklus I dan akhir siklus II. Jurnal peserta didik berisi respon peserta didik terhadap pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model kreatif dan produktif melalui media gambar.
Hal-hal yang ingin diketahui guru melalui jurnal peserta didik antara lain: (1) ketertarikan peserta didik terhadap materi pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model kreatif dan produktif melalui media gambar, (2) ketertarikan peserta didik terhadap cara yang digunakan guru dalam mengajarkan materi pembelajaran menulis puisi, (3) manfaat yang diperoleh peserta didik selama pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model kreatif dan produktif melalui media gambar, dan (4) kesan peserta didik terhadap pembelajaran yang telah dilakukan oleh guru.
Jurnal guru digunakan untuk mengetahui kondisi peserta didik dan situasi kelas saat pembelajaran berlangsung. Jurnal guru berisi catatan mengenai: (1) kesiapan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model kreatif dan produktif melalui media gambar, (2) respon peserta didik terhadap pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model kreatif dan produktif melalui media gambar, (3) perilaku peserta didik selama mengikuti pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model kreatif dan produktif melalui media gambar, (4) situasi kelas saat pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model kreatif dan produktif melalui media gambar, dan (5) kejadian-kejadian yang muncul pada saat pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model kreatif dan produktif melalui media gambar.
3.4.2.3 Pedoman Wawancara
Pedoman wawancara digunakan untuk mendapatkan data tentang pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model kreatif dan produktif melalui media gambar. Pedoman wawancara dalam penelitian ini berisi sejumlah pertanyaan yang diajukan kepada beberapa peserta didik. Adapun hal-hal yang ditanyakan meliputi: (1) pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran menulis puisi, (2) perasaan peserta didik ketika mengikuti pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model kreatif dan produktif melalui media gambar, (3) kesulitan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model kreatif dan produktif melalui media gambar, (4) minat peserta didik terhadap pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model kreatif dan produktif melalui media gambar, (5) manfaat yang diperoleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model kreatif dan produktif melalui media gambar, dan (6) saran peserta didik terhadap penerapan model kreatif dan produktif melalui media gambar dalam pembelajaran menulis puisi.
3.4.2.4Dokumentasi Foto
Foto digunakan untuk mendokumentasikan kegiatan peserta didik saat pembelajaran berlangsung. Hasil foto dapat mempermudah untuk mendeskripsikan hasil dalam peelitian ini, khususnya berkaitan dengan tingkah laku peserta didik saat proses pembelajaran. Dokumentasi foto ini merupakan wujud nyata yang dapat dilihat
dari pedoman observasi, sehingga dapat digunakan untuk mengingat data kualitatif yang mungkin terlewatkan dan tidak teramati saat penelitian.