BAB III METODE PENELITIAN

E. Instrumen Penelitian

Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini adalah bertujuan untuk membantu peneliti dalam mengumpulkan data. Instrumen merupakan alat ukur dalam penelitian (Sugiyono, 2010). Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini akan diuraikan sebagai berikut.

1. Lembar Kuesioner

Instrumen yang disusun dalam penilitian ini meliputi: kuesioner penilaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH), kuesioner penilaian silabus, kuesioner validasi produk RPPH, dan kuesioner tanggapan siswa terhadap pembelajaran. Instrumen-instrumen tersebut akan dijelaskan secara lengkap pada bagian di bawah ini.

a) Kuesioner Penilaian RPPH dan Kuesioner Validasi Produk

Kuesioner yang digunakan untuk penilaian RPPH dan kuesioner validasi produk kepada para pakar menggunakan instrumen yang telah terstandar.

Instrumen tersebut diambil dari buku materi pelatihan guru implementasi Kurikulum 2013 (Kemendikbud, 2014). Kisi-kisi kuesioner tersebut dapat dilihat pada tabel 3.1 di bawah ini.

Tabel 3.1

Kisi-kisi Kuesioner Penliaian RPPH dan Validasi Produk

Tabel 3.1 merupakan kisi-kisi penilaian yang digunakan untuk menilai kualitas RPPH yang ada di lapangan dan kualitas produk yang dibuat oleh peneliti. Terdapat sembilan komponen dalam penilaian. Komponen identitas mata pelajaran meliputi analisis: (1) satuan pendidikan, (2) semester, (3) program/program keahlian, (4) tema pelajaran, (5) subtema, dan (6) jumlah pertemuan. Komponen perumusan indikator meliputi penilaian mengenai: (1) kesesuaian dengan kompetensi yang diukur, (2) kesesuaian penggunaan kata kerja operasional dengan kompetensi yang diukur, (3) kesesuaian rumusan dengan aspek pengetahuan, dan (d) kesesuaian rumusan dengan aspek keterampilan. Perumusan tujuan pembelajaran meliputi penilaian: (1) kesesuaian dengan indikator, (2) kesesuaian perumusan dengan aspek Audience, Behaviour,

Conditional, dan Degree. Pemilihan materi ajar meliputi penilaian: (1) kesesuaian

dengan tujuan pembelajaran, (2) kesesuaian dengan karakteristik peserta didik,

No Komponen Penilaian

1 Identitas Mata Pelajaran

2 Perumusan Indikator

3 Perumusan Tujuan Pembelajaran

4 Pemilihan Materi Ajar

5 Pemilihan Sumber Belajar

6 Pemilihan Media Belajar

7 Metode Pembelajaran

8 Skenario Pembelajaran

(3) keruntutan uraian materi ajar. Sedangkan pada komponen pemilihan sumber

belajar penilaian meliputi: (1) kesesuaian dengan tujuan pembelajaran, (2) kesesuaian materi pembelajaran, (3) kesesuaian dengan pendekatan saintifik,

dan (4) kesesuaian dengan karakteristik peserta didik.

Komponen pemilihan media pembelajaran meliputi aspek penilaian: (1) kesesuaian media dengan tujuan pembelajaran, (2) kesesuaian media dengan materi pembelajaran, (3) kesesuaian media dengan pendekatan saintifik, (4) kesesuaian media dengan karakteristik peserta didik. Komponen metode pembelajaran meliputi penilaian (1) kesesuaian dengan tujuan pembelajaran, (2) kesesuaian dengan pendekatan saintifik, (3) kesesuaian dengan karakteristik peserta didik. Permainan yang digunakan peneliti dalam mengembangkan produk RPPH masuk ke dalam komponen metode pembelajaran. Sedangkan komponen skenario pembelajaran meliputi aspek penilaian: (1) menampilkan kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup dengan jelas, (2) kesesuaian kegiatan dengan pendekatan saintifik (mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan informasi, mengkomunikasikan), (3) kesesuaian dengan metode pembelajaran, (4) kesesuaian kegiatan dengan sistematika/keruntutan materi, (5) kesesuaian alokasi waktu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup dengan cakupan materi.

Komponen yang terakhir adalah rancangan penilaian autentik yang di dalamnya meliputi aspek penilaian: (1) kesesuaian bentuk, teknik dan instrumen dengan indikator pencapaian kompetensi, (2) kesesuaian antara bentuk, teknik, dan instrumen penilaian sikap, (3) kesesuaian antara bentuk teknik dan

innstrumen penilaian pengetahuan, dan (4) kesesuaian antara bentuk teknik dan instrumen penilaian keterampilan.

b) Kuesioner Penilaian Silabus

Penilaian silabus menggunakan lembar kuesioer yang sudah tervalidasi oleh pakar/ahli. Penilain silabus bertujuan untuk mengetahui kualitas perangkat pembelajaran berupa silabus yang digunakan oleh guru. Kisi-kisi penilaian silabus dapat dilihat pada tabel 3.2 berikut ini.

Tabel 3.2

Kisi-kisi Kuesioner Penliaian Silabus

No Komponen Penilaian

1 Kelengkapan unsur-unsur silabus 2 Kesistematisan kegiatan pembelajaran 3 Kualitas perumusan pengalaman belajar

4 Ketetapan pilihan perilaku esensial dalam indikator

5 Kualitas perilaku yang dituntut dalam indikator mencerminkan keutuhan perkembangan siswa

6 Tingkat kecukupan sumber belajar yang digunakan 7 Ketepatan dalam memilih media

8 Kesesuaian teknik penilaian yang digunakan dengan indikator 9 Penggunaan bahasa Indonesia dan tata tulis baku

10 Kesesuaian antar KI, KD, dan indikator

Tabel 3.2 merupakan kriteria penilaian perangkat pembelajaran silabus yang digunakan oleh SD tempat dilakukannya penilitian. Penilaian silabus digunakan untuk mengetahui kesesuaian antara peyusunan silabus dan RPPH.

c) Kuesioner Tanggapan Siswa

Kuesioner digunakan untuk mengetahui tanggapan siswa setelah dilakukan uji coba produk RPPH berbasis permainan anak. Kuesioner tersebut telah melalui tahap validasi oleh ahli. Kisi-kisi kuesioner untuk siswa dapat dapat dilihat pada tabel 3.3 di bawah ini.

Tabel 3.3

Kisi-kisi Kuesioner Tanggapan Siswa

No Komponen Penilaian

1 Pemahan terhadap materi yang diajarkan 2 Perasaan terhadap kegiatan permainan 3 Pemahaman materi melalui permainan

Tabel 3.3 merupakan komponen penilaian dari hasil uji coba terbatas yang diberikan kepada siswa. Kuesioner yang digunakan merupakan pertanyaan mengenai tanggapan siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan produk RPPH berbasis permainan anak. Tujuan dari kuesioner tanggapan siswa adalah untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan. Kuesioner tanggapan siswa juga digunakan untuk mengetahui pendapat siswa ketika mengikuti pembelajaran. Hal tersebut digunakan agar melihat apakah terdapat kesesuaian metode yang digunakan dengan karakteristik siswa.

2. Pedoman Wawancara

Pedoman wawancara dilakukan mulai dari merumuskan tujuan wawancara, membuat kisi-kisi yang memuat indikator, dan menyusun daftar pertanyaan yang akan digunakan dalam wawancara.

a) Pedoman Wawancara

Pedoman wawancara untuk analisis kebutuhan guru dan siswa menggunakan instrumen wawancara yang telah tervalidasi. Kisi-kisi pedoman wawancara untuk analisis kebutuhan guru dapat dilihat pada tabel 3.4 dan kisi-kisi pedoman wawancara untuk analisis kebutuhan siswa dapat dilihat pada tabel 3.4 berikut.

Tabel 3.4

Kisi-kisi Pedoman Wawancara Analisis Kebutuhan Guru

No Kisi – kisi pertanyaan

1. Informasi yang berkaitan dengan kurikulum 2013 yang dilaksanakan di sekolah 2. Pemahaman guru terhadap perangkat pembelajaran pada kurikulum 2013 3. Persiapan guru mengajar berdasarkan kurikulum 2013

4. Pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 oleh guru

5. Kesulitan yang dialami guru dengan adanya kurikulum 2013 di sekolah

6. Kebutuhan guru terhadap perangkat pembelajaran terkait dengan kurikulum 2013 7. Usaha yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan dalam menyampaikan materi

pada kurikulum 2013

Kisi-kisi pedoman wawancara terhadap guru digunakan untuk menggali informasi terkait dengan implementasi Kurikulum 2013. Kisi-kisi ang dibuat bertujuan untuk menggali informasi mulai dari pemahaman guru terhadap Kurikulum 2013, pelaksanaan Kurikulum 2013, kendala yang dialami dalam pengimplementasian Kurikulum 2013, serta kebutuhan guru terkait dengan kendala yang dialami dalam pengimplementasian Kurikulum 2013. Selain menggali informasi dari guru, peneliti juga melakukan wawancara kepada siswa kelas I SD terkait dengan pembelajaran dengan menerapkan Kurikulum 2013. Berikut kisi-kisi pedoman wawancara terhadap siswa dapat dilihat pada tabel 3.5 berikut.

Tabel 3.5

Kisi-kisi Pedoman Wawancara Analisis Kebutuhan Siswa

No Kisi – kisi pertanyaan

1. Suasana belajar di kelas

2. Kegiatan belajar di kelas yang diinginkan 3. Media yang digunakan guru untuk mengajar 4. Cara mengajar guru

Wawancara kepada siswa dilakukan untuk memperoleh data mengenai pelaksanaan pembelajaran di kelas dengan menerapkan Kurikulum 2013. Wawancara terhadap siswa bertujuan untuk melihat kesesuaian data hasil

wawancara terhadap guru. Hasil data wawancara guru dan siswa kemudian dianalisis agar mendapatkan sebuah data yang menjadi kebutuhan krusial dari guru dan siswa.

b) Pedoman Focus Group Discussion

Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data Focus Group Discussion.

Focus Group Discussion bertujuan untuk mengumpulkan data dari kelompok

kolaboratif terkait dengan implementasi Kurikulum 2013. Kisi-kisi topik diskusi dalam Focus Group Discussion dapat dilihat pada tabel 3.6

Tabel 3.6

Kisi-kisi Topik dalam Focus Group Discussion

No Tanggal Pertemuan Topik

1. 2 September 2014 Studi literature dan potensi masalah

2. 5 September 2014 Instrumen studi pendahuluan

3 12 September2014 Analisis kebutuhan

4 16 September 2014 Pembagian kelompok

5 19 September2014 Fokus objek penelitian kelas 1 & 4

6 24 September 2014 Mendaftar permainan

7 27 September 2014 Revisi objek penelitian menjadi kelas 1

8 29 September 2014 Pembagian tema dan subtema

9 2 Oktober 2014 Diskusi format penyusunan produk

Tabel 3.6 di atas merupakan tabel topik bahasan pada Focus Group

Discussion. Kisi-kisi topik disusun karena penelitian ini merupakan penelitian

kolaboratif yang di dalamnya terdapat 15 orang peneliti. Setiap pertemuan, kelompok kolaboratif membahas topik penelitian seperti yang ada pada tabel 3.6 di atas.

3. Pedoman Observasi

Instrumen yang digunakan peneliti dalam melakukan observasi pembelajaran adalah instrumen yang telah terstandar. Instrumen tersebut terdapat pada buku materi pelatihan guru implementasi Kurikulum 2013 (Kemendikbud, 2014: 128). Peneliti menggunakan lembar observasi untuk mengamati kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Kisi-kisi pedoman observasi dapat dilihat pada tabel 3.7 berikut.

Tabel 3.7

Kisi-kisi Pedoman Observasi Pembelajaran di Kelas

No Aspek yang diamati Kegiatan Pendahuluan

1 Apersepsi dan motivasi

2 Penyampaian kompetensi dan rencana kegiatan

Kegiatan Inti

4 Penguasaan Materi

5 Penerapan strategi pembelajaran yang mendidik 6 Penerapan pendekatan saintifik

7 Penerapan proses pembelajaran tematik terpadu

8 Pemanfaatan sumber belajar / media dalam pembelajaran 9 Pelibatan peserta didik dalam pembelajaran

10 Penggunaan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran

Kegiatan Penutup

11 Penutup pembelajaran

Tabel 3.7 merupakan kisi-kisi penilaian terhadap observasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Aspek yang diamati pada saat observasi pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup. Observasi dilakukan untuk mengetahui kegiatan pembelajaran yang dilakukan terkait implementasi Kurikulum 2013 yang ada di lapangan.

4. Dokumentasi

Dokumentasi digunakan untuk menghimpun dan menganalisis dokumen. Data yang didokumentasikan dalam penelitian ini adalah berupa dokumentasi tes yang diberikan kepada siswa saat uji coba terbatas. Soal tes yang diberikan kepada siswa merupakan soal yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Instrumen pada dokumentasi tes ini adalah berupa kisi-kisi soal. Kisi-kisi soal yang digunakan dapat dilihat pada tabel 3.8 berikut.

Tabel 3.8

Kisi-kisi soal tes

No Mapel Kompetensi Dasar Materi Pokok Indikator Soal No soal

1 PJOK . 3.1 Mengetahui konsep gerak dasar lokomotor sesuai dengan dimensi anggota tubuh yang digunakan, arah, ruang gerak, hubungan, dan usaha dalam berbagai bentuk permainan

sederhana dan atau tradisional Gerak lokomotor 3.1.1 Menyebutkan gerakan lokomotor 1, 2, 3 3.1.2 Meyebutkan permainan anak atau permainan tradisional 4,5,6 3.8 Mengetahui bagian-bagian tubuh sendiri, kegunaan, dan cara menjaga

kebersihannya terutama badan, kuku, kulit, gigi, rambut, hidung, telinga, tangan, dan kaki, serta menjaga kebersihan pakaian yang digunakannya Anggota tubuh 3.8.1Mengidentifi- kasi bagian bagian tubuh 7,8,9 3.8.2 Menunjukkan cara menjaga kebersihan anggota tubuh 10,11,12

No Mapel Kompetensi Dasar Materi Pokok Indikator Soal No soal 2 Bahasa Indonesia 3.1 Mengenal teks deskriptif tentang anggota tubuh dan panca indra, wujud dan sifat benda, serta peristiwa siang dan malam dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu pemahaman Teks deskriptif mengenai anggota tubuh 3.1.1 Membaca teks deskriptif tentang anggota tubuh 13,14 3.1.2 Menyebutkan fungsi anggota tubuh 15, 16, 17 3 Matematika 3.2 Mengenal bilangan asli sampai 99 dengan menggunakan benda-benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain Mengenal bilangan 1-10 dan mengenal operasi hitung penjumlahan 3.2.1Menghitung banyak benda 18, 19,20 3.2.2 Melakukan penjumlahan dua angka yang hasilnya kurang dari 99 21, 22, 23, 24 3.2.3 Melakukan pengurangan dua angka kurang dari 99 25, 26, 27, 28 4 PPKn 3.2 Mengenal tata tertib dan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan sekolah Tata tertib di rumah dan di sekolah 3.2.1 Menyebutkan tata tertib yang ada di sekolah 29, 30, 31 3.1.2 Menyebutkan tata tertib yang ada di rumah 32, 33, 34 5 SBdP 3.1 Mengenal cara dan hasil karya seni ekspresi Mengenal alat musik sederhana dan karya seni 3.1.1 Menyebutkan alat yang dapat digunakan untuk membuat sebuah karya seni 35, 36 3.1.2 Menyebut-kan alat musik sederhana 37, 38 3.1.3 Melengkapi teks lagu anak-anak 39, 40

Tabel 3.8 di atas merupakan kisi-kisi persebaran soal yang akan disebarkan kepada 30 responden siswa kelas I SD. Soal yang disusun mencakup kompetensi inti 3 pada jenjang kelas I SD. Terdapat lima muatan pembelajaran dalam pembuatan soal, yaitu PJOK, Bahasa Indonesia, Matematika, PPKn, dan SBDB. Hasil dari penyebaran 40 soal kepada 30 responden kemudian diolah menggunakan rumus validitas. Soal yang masuk dalam kategori valid digunakan untuk menyusun soal pretest dan posttest.

Dalam dokumen Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) berbasis permainan anak kelas I SD pada Tema Diriku Subtema Tubuhku. (Halaman 79-89)