• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

4.1.11 Distribusi Karakteristik Alasan Sampel Penelitian

Tabel 4.11 Distribusi Karakteristik Alasan Sampel Penelitian Memilih Obat Tradisional dibandingkan dengan Obat Kimia

Harga lebih terjangkau 12 17,4

Lebih mempercayai

Berdasarkan Tabel 4.11 diketahui bahwa mayoritas orang tua murid Sekolah Kenanga Medan ebih memilih obat tradisional daripada obat kimia karena terbuat dari bahan alami dengan presentasse 39,1% (sebanyak 27 responden). Hal ini sejalan dengan penelitian penelitian Ratna (2019) tentang Penggunaan Obat Tradisional oleh Masyarakat di Kelurahan Tuah Karya Kota Pekan Baru dengan alasan masyarakat menggunakan obat tradisional paling banyak karena terbuat dari bahan alami yaitu (37,50%). Hal ini dikarenakan banyak masyarakat yang beranggapan bahwa penggunaan obat dengan bahan

alami dianggap lebih aman dari pada obat sintetis dan hal ini sesuai dengan pernyataan yang digemakan pemerintah yaitu masyarakat untuk kembali ke alam atau lebih dikenal dengan istilah back to nature. Penelitian yang dilakukan oleh Hedi (2007) juga menunjukkan hasil bahwa masyarakat lebih memilih obat tradisional sebagai alternatif pengobatan karena adanya anggapan bahwa pengobatan dengan obat tradisional lebih baik dan aman dari pada obat sintetis.

Sedangkan responden yang memilih obat tradisional dibandingkan dengan obat kimia karena alasan lebih mempercayai khasiat obat tradisional adalah sebanyak 5 responden (7,2%).

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan mengenai gambaran penggunaan ramuan herbal sebagai peningkat daya tahan tubuh di kalangan orang tua murid Sekolah Kenanga Medan.

1. Karakteristik gambaran pengunaan ramuan herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh didapatkan pada usia 43-45tahun sebesar 65,2%, jenis kelamin mayoritas perempuan sebanyak 85,5%, tingkat pendidikan pasien terbanyak adalah Sarjana (S1) sebesar 56,5%.

2. Sumber informasi sampel penelitian mengenai tentang tumbuhan obat adalah melalui sumber media cetak/elektronik yaitu sebanyak 29 jawaban (42%).

3. Jenis tumbuhan obat yang paling banyak digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah jahe sebanyak 30 jawaban (25,4%).

4. Pengolahan tanaman obat oleh responden dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu direbus kemudian diminum seperti jahe, kunyit, dan kencur.

5. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah daun sebanyak 35 jawaban (33,7%).

6. Cara penggunaan tumbuhan obat dengan cara diminum sebanyak 48 jawaban (65,7%).

5.2 Saran

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penulis memberikan saran agar menjadi bahan evaluasi, sebagai berikut:

1. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikatakan bahwa jahe merupakan jenis tumbuhan yang banyak digunakan oleh responden, sehingga diharapkan bagi masyarakat untuk lebih memfaatkan khasiat yang terdapat dalam kandungan jahe untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Perlu adanya penelitian lanjutan untuk mengetahui khasiat tanaman obat tersebut dan kandungan kimia sehingga perlu dilakukannya uji fitokimia pada setiap jenis tanaman obat.

3. Perlu adanya penelitian mendalam untuk mengetahui cara pemakain dengan dosis yang tepat, agar terjamin keamanan kesehatan penggunanya.

4. Perlu penelian lanjutan untuk mengetahui dan mengembangkan cara pengegolahan yang praktis, agar penggunaanya lebih simpel dan obat herba tahan lama.

DAFTAR PUSTAKA

Abbas AK, Lichtman AH, Pillai S.Basic Imunology: Function and Disorders ofthe Immune System. (5th Edition). Philladelphia: Elsevier- SaundersPublishing; 2016.

Abror, Y. K., Woelansari, E. D., & Suhariyadi, S. 2018. Immunomodulator of Ethanol Extracts of The Leaves Azadirachta indica Against Macrophage Peritoneal Cell in Mice Induced The Vaccine BCG. Jurnal

TeknologiLaboratorium, 7(1), 8.

https://doi.org/10.29238/teknolabjournal.v7i1.110.

Ali, R., Yesmin, R., Satter, M.A., Habib, R., & Yeasmin, T. (2018). Antioxidant and antineoplastic activities of methanolic extract of Kaempferia galanga Linn. Rhizome against Ehrlich ascites carcinoma cells. Journal of King Saud University Science 30, 386- 392.

Amitava., Oellereric., 2015. Personalized Immunosupresion in Transplantation:

Role of Biomarker Monitoring and Therapeutics Drug Monitoring.United States of America : Elsevier.

Andersen, M., Markham, KR., 2006, Flavonoid: Chemistry, Biochemistry andApplications. Boca Raton: CRC Pr.

Arute, J. E., Adje, U. D., Akonoghrere, R., Akhpoh, S. O. 2013. Self Medication Practice Among Adults in Delta State Nigeria. Africa Journal of Pharmaceutical Research and Development, 5(1): 73-80.

Bagad, V. S. 2008. Management Information Systems.Bandung. PT refika Adama.

Baratawidjaja K. G., 2012. Imunomodulasi. Dalam: Imunologi dasar. Edisi 5.

Berto, U., 2010, Imunomodulator - imunosupresan, http://bertousman.blogspot.com/2010/ 05/immunomodulator imunosupresan. Html. 18 Mei 2020

Block, K.I. and M.N. Mead., 2003. Immune system effects of Echinacea, Ginseng and Astragalus: A review. Integrative cancer therapies. 2(3): 247–267.

Boroumand, Z., Moradian, M. 2018. MnFe2O4-Graphene Oxide Magnetic Nanoparticles as a HighPerformance Adsorbent for Rare Earth Elements:

Synthesis, Isotherms, Kinetics, Thermodynamics and Desorption. Journal of Hazardous Materials, 1–30.

Carrasco, F. R., G. Schmidt, A. L. Romero, J. L. Sartoretto, S. M. Caparroz-Assef, C. A Bersani and R. K. Cuman. 2009. Immunomodulatory Activity of

Zingiber officinale Roscoe, Salvia officinalis L. and Syzygium AromaticumL. Essential oils: Evidence Forhumor-and Cell-Mediated Responses. J Pharm Pharmacol. 61(7), 961-967.

Colville, T. dan Bassert, J.M. 2008.Clinical Anatomy & Physiology for Veterinary Technician. Missouri: Elsevier.

Damayanti, M. 2008. Kaempferia galangal L.

SebagaiTanaman Herbal.

Dewi, R. S., Aryani, F., Pratiwi, E., & Agustini, T. T. (2019). Persepsi Masyarakat Mengenai Obat Tradisional di Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru:Penelitian Farmasi Indonesia, 8(2).

Ding, S., Jiang, H., & Fang, J. (2018). Regulation of immune function by Dorland. 2015. Kamus Saku Kedokteran Dorland (29 ed.). Singapura: Elsevier.

Gendrowati, F. 2013. Tanaman Obat Keluarga. Jakarta: Padi.

Handayani, S. & Pratiwi, N.L. 2015. Health Seeking Behaviour pada Persalinan Suku Kaili Da’A Desa Wulai Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat.

Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan, Balitbangkes;

Kementerian Kesehatan.

Hapsoh, Y.Hasanah, E.Julianti. 2010. Budidaya dan Teknologi Pasca Panen Jahe.

Hayati, T. 2018. Uji Toksisitas Akut Ekstrak Kencur Terhadap Hewan Percobaan Mencit Jantan Galur Swiss Webster. Skripsi. Program Studi Farmasi Bandung: Sekolah Tinggi farmasi Indonesia. Hal. 6-7;10.

Hernani dan Winarti, C. 2013. Kandungan Bahan Aktif Jahe dan Pemanfaatnya dalam Bidang Kesehatan. Bogor: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian.

Hudayani, M., 2008, Efek Antidiare Ekstrak Etanol Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) Pada Mencit Jantan Galur Swiss Webster, Skripsi, Fakultas Farmasi Universitas Muhammadyah Surakarta, Solo.Jakarta:

Balai Penerbit FKUI; h. 372-390.

Jane T, S., Rosye H.R. T. 2010. Keragaman Tumbuhan Obat Tradisional di Kampung Nansfori Distrik Supiori Utara, Kabupaten Supiori-Papua.

Jurnal Biologi Papua. Vol 2(2).39-46.

Janeway, C. A. 2001. How the immune system protects the host from infection. In Microbes and Infection. https://doi.org/10.1016/S1286-4579(01)01477-0

Karmilasanti & Supartini. 2011. Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Obat dan Pemanfaatan di Kawasan Tane‟ Oleh Desa Setulang Malinau, Kalimantan Timur.Jurnal Penelitian Dipterokarpa. Vol 5(1).23-38.

Kaushik, Sulochana, Jangra, G., Kundu, V., Yadav, J.P. & Kaushik, Samander, 2020, „Anti-viral activity of Zingiber officinale (Ginger) ingredients against the Chikungunya Virus‟, VirusDisease, 31(3), 270-276.

Kim et al., 2018. [6]-Gingerol, a pungent ingredient of ginger, inhibts angiogenesis in vitro and in vivo. Biochemical and Biophysical Research Communications. 335: 300-308.

Koswara, Deni. 2011. Partisipasi Anggota dan Kinerja Gabungan Kelompok Tani Angropurna Mitra Mandiri di Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat.Institut Pertanian Bogor.

Lakshmanan, D., Werngren, J., Jose, L., Suja, K.P., Nair, M.S., Varma, R.L., Mundayoor, S., Hoffner, S., & Kumar, R.A. 2011. Ethyl p- methoxycinnamate isolated from a traditional anti-tuberculosis medicinal herb inhibits drug resistant strains of Mycobacterium tuberculosis in vitro.

Fitoterapia (82) 757-761.

Lee, J., N. Koo, D.B. Min. 2017. Reactive oxygen species, aging, and antioxsidative nutreceuticals.Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety. 3. 21-33.

Mulyani, H., Widyastuti, S.H. & Ekowati V.I. 2016. Tumbuhan Herbal sebagai Jamu Pengobatan Tradisional terhadap Penyakit dalam Serat Primbon Jampi Jawi Jilid I. Jurnal Penelitian Humaniora. Vol. 21 (2) 73 – 91.

Nugroho, dan S. Karama. 1998. Optimalisasi pemanfaatan sumber daya lahan untuk mendukung program Gema Palagung 2001. Prosiding Seminar Nasional dan Pertemuan Tahunan Komda HITI 1998. Buku 1. hlm. 1-11.

Nuria, M., Faizaitun, A.C., Sumantri. 2009. Uji aktivitas antibakteri.

Oktanengsih.2012. Tumbuhan Obat di Desa Gunung Agung Kabupaten Seluma oleh Masyarakat suku Serawai.

Oktarlina, R. Z., Tarigan A., Carolia, N., & Utami, E.R. 2018.Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Penggunaan Obat Tradisional di Desa Nunggalrejo Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah.JK Unila, Vol 2(1), 5.

Pangestika, D., Mirani, E., & Mashoedi, I. D. 2012. PengaruhPemberian Kunyit ( Curcuma domestica Val .) terhadap Aktivitas Fagositosis Makrofag psada Mencit BALB / C yang Diinokulasi Bakteri Listeria monocytogenes. 4(1), 63–70.

Peraturan Menteri Kesehatan RI. 2016. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat, Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan, Jakarta.

polyphenols. Journal of Immunology Research,

2018.https://doi.org/10.1155/2018/1264074.

Ratna, S. D., Wahyuni., Erniza, P., Septi M. 2019. Penggunaan Obat Tradisional oleh Masyarakat di Kelurahan Tuah Karya Kota Pekanbaru.Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia, Vol 8(1), 41-45.

Riset Kesehatan Dasar. 2010. Farmakope Indonesia, Edisi III, Direktorat Jenderal Pengawasan Obat Dan Makanan, Jakarta.

S., B., & Ernawati, F. 2014. Peran Beberapa Zat Gizi Mikro Dalam SistemImunitas. Gizi Indonesia, 36(1), 57–64.

Sahardi, N. F. N. M., & Makpol, S. 2019. Ginger (Zingiber officinale Roscoe) in the Prevention of Ageing and Degenerative Diseases: Review of Current Evidence. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2019. https://doi.org/10.1155/2019/5054395

Saputri, G. Z., Dania, H., & Putranti, W. 2018. Optimalisasi dan Pemanfaatan Jahe (Zingiber officinale) Sebagai Minuman Kesehatan Di Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal Pemberdayaan:

PublikasiHasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 241–248.

Sastroasmoro, S dan Ismael, S. 2011. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis.Binarupa Aksara : Jakarta.

Suryawati, I. 2011. Suatu Pengantar teori dan Praktek.Jurnalitik.Bogor: Ghalia Indonesia.

Wijaya, I. M. K., Agustini, M. N. N., Tisna, G. D. 2014. Pengetahuan, Sikap dan Aktivitas Remaja SMA Dalam Kesehatan Reproduksi Dikecamatan Buleleng. Jurnal KEMAS. 10(1): 33-42.

LAMPIRAN

LAMPIRAN A. Daftar Riwayat Hidup

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama : Rado Reynalda Elisabeth Sitohang

NIM : 1701000131

Tempat / Tanggal Lahir : Medan / 26 September 1999

Agama : Kristen Protestan

Nama Ayah : Hotmangiring Sitohang, S.H.

Nama Ibu : dr.Hotmauli Marpaung, MARS.

Alamat : Jl. Sei Asahan No.10, Medan

Riwayat Pendidikan 1. SD Methodist Binjai (2005 – 2011) 2. SMP St. Thomas 1 Medan (2011 – 2014) 3. SMA Sutomo 1 Medan (2014 – 2017)

4. Pendidikan Dokter FK USU (2017 – sekarang) Riwayat Pelatihan 1. Peserta PKKMB (Pengenalan Kehidupan

Kampus Mahasiswa Baru) FK USU 2017 2. Peserta MMB (Manajemen Mahasiswa Baru)

FK USU 2017

3. Peserta Simposium dan Workshop Pekan Ilmiah Mahasiswa FK USU 2018

4. Peserta Simposium dan Workshop Nasional Scripta Research Festival (SRF) FK USU 2019 5. Peserta Webinar Langkah Awal Menguasai

Elektrokardiografi 2020

Riwayat Kepanitiaan 1. Panitia Pengabdian Masyarakat (PM) SCORA PEMA FK USU 2017

2. Bendahara Pekan Ilmiah Mahasiswa FK USU 2018

3. Panitia Bakti Sosial PMMK FK USU 2018 4. Panitia Porseni FK USU 2018

5. Panitia Porseni FK USU 2019

6. Wakil Kordinator Sponsor Scripta Research

Festival (SRF) FK USU 2019

7. Panitia Scripta Research Festival (SRF) FK USU 2020

iwayat Organisasi 1. SCORE PEMA FK USU (2018 – 2019)

LEMBAR PERMOHONAN RESPONDEN

Yth. Bapak/Ibu Calon Responden Penelitian Di Sekolah Kenanga Medan

Selamat sejahtera, Dengan Hormat,

Saudara yang terhormat, saya adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara yang sedang melakukan penelitian. Kuesioner ini merupakan bagian dari penyelesaian penyusunan skripsi saya. Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan penggunaan herbal sebagai peningkat daya tahan tubuh oleh orang tua murid Sekolah Kenanga Medan. Untuk itu dimohon kesediaan saudara untuk meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner dengan memberikan jawaban yang sebenar-benarnya sesuai dengan apa yang biasanya saudara lakukan atau pikirkan. Dalam kuesioner ini tidak ada jawaban benar atau salah.

Dalam pengisian kuesioner ini, identitas resp onden semata –mata hanya digunakan untuk penelitian dan akan dijamin kerahasiannya. Pemberian dan pengisian jawaban kuesioner akan dilakukan sekitar 10-15 menit. Partisipasi Saudara / Saudari bersifat sukarela dan tanpa paksaan. Setiap data yang ada dalam penelitian ini akan dirahsiakan dan digunakan untuk kepentingan penelitian.

Untuk penelitian ini, Saudara / Saudari tidak akan dikenakan biaya apapun. Bila Saudara / Saudari membutuhkan penjelasan, maka dapat menghubungi saya:

Nama : Rado Reynalda Elisabeth Sitohang Alamat: Jl. Sei Asahan no 10, Medan.

No. HP : 0082369974544

Terima kasih saya ucapkan kepada Saudara / Saudari yang telah ikut berpastisipasi pada penelitian ini. Keikutsertaan Saudara / Saudari dalam penelitian akan menyumbangkan sesuatu yang berguna bagi ilmu pengetahuan.

Setelahmemahami berbagai hal yang menyangkut penelitian ini diharapkan Saudara / Saudari bersedia mengisi lembar persetujuan yang telah saya persiapkan.

Hormat saya,

(Rado Reynalda Sitohang)

Lampiran B. Pernyataan Orisinilitas

PERNYATAAN

Gambaran Penggunaan Ramuan Herbal di Kalangan Orang Tua Murid Sekolah Kenanga Medan

Dengan ini penulis menyatakan bahwa skripsi ini disusun sebagai syarat untuk memperoleh Sarjana Kedokteran pada Program Studi Pendidikan Dokter pada Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara adalah benar merupakan hasil karya penulis sendiri. Adapun pengutipan yang penulis lakukan pada bagian tertentu dari hasil karya orang lain dalam penulisan skripsi ini, jelas penulis cantumkan sumbernya secara jelas sesuai dengan norma, kaidah, dan etika penelitianilmiah.

Apabila dikemudian hari ternyata ditemukan seluruh atau sebagian skripsi ini bukan hasil karya penulis sendiri atau adanya plagiat dalam bagian tertentu, penulis bersedia menerima sanksi pencabutan gelar akademik yang penulis sandang dan sanksi lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yangberlaku.

Medan, 18 Desember 2020 Penulis,

Rado Sitohang 170100131

LAMPIRAN C. Informed Consent

LEMBAR PERSETUJUAN (INFORMED CONSENT) Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama :

Umur :

Alamat :

No. HP :

Setelah mendapat penjelasan dari peneliti mengenai penelitian “Gambaran Penggunaan Ramuan Herbal Sebagai Peningkat Daya Tahan Tubuh oleh Orang tua Murid Sekolah Kenanga Medan.” Maka dengan ini saya secara sukarela dan tanpa paksaan menyatakan bersedia ikut serta dalam penelitiantersebut.

Demikianlah surat pernyataan ini untuk dapat dipergunakan sepenuhnya.

Medan,

Responden,

LAMPIRAN D. Lembar Pernyataan Bersedia Mengikuti Penelitian

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN SETELAH PENJELASAN (INFORMED CONSENT) DAN KESEDIAAN MENGIKUTI PENELITIAN

Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama :

Usia :

Pendidikan :

Pekerjaan :

Setelah mendapat penjelasan dari peneliti tentang penelitian “Gambaran Penggunaan Ramuan Herbal Sebagai Peningkat Daya Tahan Tubuh di Kalangan Orang Tua Murid Sekolah Kenanga Medan”, maka dengan ini saya secara sukarela dan tanpa paksaan bersedia ikut serta dalam penelitian tersebut.

Demikianlah surat pernyataan ini untuk dapat diperlukan seperlunya.

( )

LAMPIRAN E. Lembar Kuisioner Penelitian

LEMBAR KUESIONER PENELITIAN

Tanggal :

No. Responden :

Nama :

Jenis kelamin : Lelaki/ Perempuan

Usia :

Pekerjaan : Bekerja/ Tidak Bekerja Pendidikan : 1) SD = Sekolah Dasar

2) SMP = Sekolah Menengah Pertengahan 3) SMA = Sekolah Menengah Atas

4) D3 = Diploma 5) S1 = Sarjana 6) S2 = Magister Petunjuk pengisian

Bapak / Ibu diharapkan:

Menjawab setiap pertanyaan yang tersedia pada tempat yangtersediakan

Semua pertanyaan harus dijawab

Setiap pertanyaan diisi dengan satu jawaban

Bila ada yang kurang mengerti silahkan bertanya kepada peneliti Petunjuk pengerjaan: Tuliskan jawaban yang menurut anda benar!

1. Apakah bapak/ibu mengetahui tentang tumbuhan Obat?

……….

2. Darimana bapak/ibu mengetahui tumbuhan obat tersebut?

……….

3. Apakah bapak/ibu pernah menggunakan tumbuhan obat, untuk meningkatkan daya tahan tubuh?

……….

4. Tumbuhan apa yang bapak/ibu gunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh?

……….

5. Bagian tumbuhan apa yang bapak/ibu gunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh?

……….

6. Bagaimana cara pengolahan tumbuhan obat tersebut?

……….

7. Bagaimana cara penggunaan tumbuhan obat tersebut? Diminum, dimakan atau hanya sebagai obat luar?

……….

8. Darimana bapak/ibu mendapatkan tumbuhan obat tersebut?

……….

9. Apakah sulit untuk mendapatkan tumbuhan obat tersebut?

……….

10. Mengapa lebih memilih obat tradisional di bandingkan dengan obat kimia?

……….

LAMPIRAN F. Lembar Persetujuan Komisi Etik

LAMPIRAN G. Surat Izin Penelitian

LAMPIRAN H. Output Hasil SPSS

Jenis_Kelamin

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid IRT (Ibu Rumah Tangga)

37 53.6 53.6 53.6

Pendidikan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid SD 1 1.4 1.4 1.4

SMP 2 2.9 2.9 4.3

SMA 25 36.2 36.2 39.1

S1 39 56.5 56.5 92.7

S2 2 2.9 2.9 100

Total 69 100.0 100.0

Tabel 4.2 Distribusi Gambaran Pengetahuan Tetang Tumbuhan Obat

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Ya 69 100.0 100.0 100.0

Tidak 0 0.0 0.0 100.0

Total 69 100.0 100.0

Tabel 4.3 Distribusi Karakteristik Sumber Informasi Sampel Penelitian Mengenai Tumbuhan Obat

Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid Keluarga

Media cetak/elektronik

Tetangga/teman Tenaga Kesehatan Tradisi Nenek Moyang

Total

Tabel 4.4 Distribusi Karakteristik Sampel Penelitian Berdasarkan Penggunaan Tumbuhan Obat Untuk Meningkatkan Daya Tahan

Tubuh.

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Ya 69 100.0 100.0 100.0

Tidak 0 0.0 0.0 100.0

Total 69 100.0 100.0

Tabel 4.5 Distribusi Jenis Tumbuhan Obat Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Tabel 4.7 Distribusi Bagian Tumbuhan Yang Digunakan Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh.

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Tabel 4.8 Distribusi Cara Penggunaan Tumbuhan Obat oleh orang tua Sekolah Kenanga Medan

Tabel 4.7 Distribusi Sumber Mendapatkan Tumbuhan Obat Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

4.1.10 Distribusi Kesulitan untuk Mendapatkan Tumbuhan Obat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Ya 2 2.9 2.9 2.9

Tidak 67 97.1 97.1 100.0

Total 69 100.0 100.0

4.1.11 Distribusi Karakteristik Alasan Sampel Penelitian Memilih Obat Tradisional Di Bandingkan Dengan Obat Kimia.

Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid Harga lebih terjangkau

Lebih mempercayai khasiat obat tradisional

Terbuat dari Bahan alami Mudah didapat

Mengurangi Efek Samping Total

Dokumen terkait