Penasaran dengan beberapa jenis bunga anggrek yang
populer di Indonesia? Simak langsung ulasan
singkatnya di bawah ini, ya!
VANDA
Bunga Anggrek - Anggrek Vanda
Tanaman berbunga cantik ini pertama kali ditemukan
oleh William Roxburgh pada tahun 1795. Terkenal
dengan sebutan Vanda, kembang ini sebenarnya
memiliki nama panjang Vanda tesselata roxb yang
29
Vanda merupakan salah satu jenis monopodial di
mana batang utamanya terus tumbuh ke atas tanpa
batas. Untuk media pertumbuhannya, kembang ini
bisa tumbuh di tanah atau menempel pada pohon lain.
Tanaman ini tersebar di India, Himalaya, Indonesia,
Filipina, Nugini, dan Australia.
Ukuran daun dari vanda ini bervariasi, ada yang lebar
dan ada pula yang berbentuk runcing. Selain itu,
kembang ini populer dengan ukuran bunganya yang
besar dan memiliki ragam bentuk serta warna. Foto
bunga anggrek di atas adalah salah satu jenis dari
30
CATTLEYA
Bunga Anggrek - Anggrek Cattleya
Kembang yang dibudidayakan pada tahun 1824 oleh
William Cattley ini disebut dengan Queen of Orchid.
Sebutan tersebut diilhami oleh keindahan dan
kecantikan bunganya.
Tidak seperti vanda yang termasuk monopodial,
cattleya merupakan simpodial sehingga pertumbuhan
batangnya terbatas. Cattleya tumbuh menumpang
pada pohon lain, atau lebih sering disebut dengan
31
kemampuan berbunga yang berbeda-beda tergantung
dari bentuk daunnya.
Apabila daunnya berbentuk lebar dan pendek, maka
tanaman ini akan sering berbunga. Sebaliknya, bila
daunnya sempit dan panjang, kembang ini akan jarang
berbunga.
BULAN
Bunga Anggrek - Anggrek Bulan
Ciri khas dari pemilik nama Latin Phalaenopsis
amabilis ini adalah kelopak bunganya yang lebar,
32
memiliki daun yang berwarna hijau tua dengan
bentuk bulat memanjang,
Kecantikan mahkotanya inilah yang menjadikan
anggrek bulan populer di Indonesia. Selain itu,
sewaktu mekar, kembang ini memiliki aroma yang
wangi semerbak. Waktu mekarnya pun lebih lama dari
bunga-bunga yang lainnya.
Salah satu alasan kenapa disebut anggrek bulan
adalah karena tanaman ini tidak terlalu membutuhkan
banyak asupan cahaya matahari. Oleh sebab itulah
kembang ini lebih baik diletakkan pada tempat yang
33
TANAH
Bunga Anggrek - Anggrek Tanah
Sesuai dengan namanya, anggrek tanah, kembang ini
bisa tumbuh dengan baik di media tanah. Dengan kata
lain, ia bisa hidup secara mandiri tanpa menumpang
pada pohon lain.
Kembang yang memiliki nama ilmiah Spathiphyllum
ini berasal dari daerah tropis seperti Asia Tenggara.
Tak heran jika bunga-bunga ini dapat ditemui dengan
34
Pertumbuhan tanaman ini bisa mencapai ketinggian
kurang lebih 45 cm dengan daun yang bisa memanjang
hingga 65 cm. Selain itu, ketika mekar, bunganya akan
tumbuh dari pucuk batang.
DENDROBIUM
Bunga Anggrek - Anggrek Dendrobium
Salah satu tanaman anggrek yang rajin berbunga ini
memiliki banyak varian warna serta aroma yang khas.
Cara pertumbuhan dendrobium epifit, yaitu
35
media yang ditumpanginya. Perawatan dari bunga ini
relatif lebih mudah dibanding dengan jenis lainnya.
Selain mudah perawatannya, dendrobium populer
dipelihara oleh masyarakat Indonesia karena rajin
berbunga dan tahan lama. Bahkan, ada beberapa
spesies anggrek dendrobium yang mekarnya bisa
bertahan selama 2-4 minggu. Hal tersebutlah yang
menjadi salah satu alasan kembang ini sering
dibudidayakan.
Kembang ini memiliki beberapa spesies dari hasil
persilangan yang disebut dengan dendrobium hybrid.
Hasil persilangannya pun tampak lebih cantik dan
memiliki warna yang lebih indah dari jenis aslinya.
Selain itu, ia memiliki ciri khas berupa mahkota yang
36
tipis. Itulah mengapa jenis ini lebih digemari dari pada
lainnya.
ONCIDIUM
Bunga Anggrek – Oncidium
Saat kamu melihat mahkota bunga pada gambar, apa
yang terlintas di benakmu? Mungkin, kamu berpikir
bentuk mahkotanya menyerupai pakaian dari gadis
Meksiko yang sedang menari. Tak heran karena
spesies ini memang ditemukan di Meksiko oleh
37
Selain disebut dengan oncidium, kembang ini juga
akrab dikenal dengan sebutan dancing-lady orchid.
Sebutan tersebut tentu berasal dari bentuk
mahkotanya yang menyerupai pakaian dari seorang
perempuan Meksiko yang sedang menari.
Kembang jenis ini tidak membutuhkan banyak cahaya
untuk bisa tumbuh dengan baik. Hal terpenting adalah
tinggal di tempat yang tidak terlalu lembap atau
kering.
Di Indonesia, beberapa contoh jenis oncidium yang
populer adalah oncidium sharry baby, oncidium wild
cat rainbow, oncidium white fiary, oncidium wild cat,
oncidium green valley, oncidium hawaian Sunset, dan
38
TEBU
Bunga Anggrek - Anggrek Tebu
Spesies yang satu ini merupakan yang terbesar dan
paling berat di antara jenis lainnya. Beratnya saja bisa
mencapai 1 ton dengan tinggi mencapai 3 meter.
Sangat besar dan tinggi, bukan? Tak ayal jikalau
anggrek tebu ini dinobatkan menjadi bunga anggrek
terbesar di dunia. Hanya saja, jenis ini sangat sulit
39
Bunga anggrek langka yang memiliki nama ilmiah
Grammatophyllum speciosum ini pertama kali
ditemukan di Papua. Dikarenakan ukurannya yang
besar, kembang yang memiliki ciri berwarna kuning
dengan bintik-bintik seperti hewan macan ini disebut
dengan anggrek macan.
Fakta menarik lainnya
dari kembang ini adalah
bisa bertahan lama.
Bahkan, ketika bunganya
sudah dipotong dari batang, kembang raksasa ini bisa
bertahan hingga dua bulan. Menakjubkan banget, ya?
Meskipun berukuran besar, kembang ini ternyata
40
untuk tumbuh. Biasanya, ia akan tumbuh di sela-sela
pohon besar.