• Tidak ada hasil yang ditemukan

Judul Cadangan

Dalam dokumen Metode Peneitian Sosial (Halaman 189-194)

PENULISAN PROPOSAL DAN SKRIPSI

10. Judul Cadangan

Judul cadangan maksimal berjumlah dua judul yang berupa rencana penelitian yang memuat abstraksi dari judul tersebut. Judul cadangan ini perlu disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan ditolaknya judul utama.

Penulisan Skripsi Persyaratan Skripsi

Bahasa yang digunakan dalam skripsi adalah Bahasa Indonesia, Inggris atau Arab. Bahasa Indonesia yang dipergunakan dalam penulisan skripsi adalah Bahasa

Indonesia baku dan yang telah terserap dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Untuk Bahasa Inggris dan Arab harus mengikuti kaidah bahasa tersebut dengan baik dan benar. Skripsi yang menggunakan bahasa Indonesia harus ditulis minimal 60 halaman termasuk daftar kepustakaan dengan menggunakan kertas A4 atau kuarto dengan spasi ganda. Bagi yang menggunakan bahasa asing minimal 40 halaman kertas A4 atau kuarto dengan spasi ganda.

Ketentuan Bimbingan

Dalam hal pelaksanaan bimbingan, maka ditetapkan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :

1. Mahasiswa yang telah memperoleh SK pembimbing skripsi harus menjumpai pembimbing (utama dan kedua) selambat-lambatnya 15 hari setelah SK diterimakan oleh jurusan.

2. Jika dalam masa 15 hari mahasiswa tidak melakukan konsultasi dengan pembimbing karena kelalaiannya, maka:

a. Pembimbing yang bersangkutan dapat menolak untuk melanjutkan bimbingan.

b. Mahasiswa yang bersangkutan harus menunggu penetapan pembimbing pengganti pada semester berikutnya.

3. Jika dalam masa satu bulan, calon pembimbing yang telah ditentukan tidak menyediakan waktu atau karena kelalaian pembimbing melakukan bimbingan maka: a. Mahasiswa dapat mengajukan keberatan kepada

Ketua Jurusan bersangkutan.

b. Ketua Jurusan dapat mengajukan usulan pengganti pembimbing kepada Dekan.

4. Waktu dan cara bimbingan dilakukan berdasarkan kesepakatan antara mahasiswa dengan pembimbing. 5. Lamanya waktu bimbingan skripsi ditetapkan

selamalamanya 1 (satu) semester (enam bulan) dan dapat diperpanjang untuk satu semester berikutnya.

Apabila tidak selesai dalam waktu ditentukan, maka judul skripsi tersebut dianggap batal.

Tanggung Jawab Pembimbing

Tanggung jawab pembimbing dalam melaksanakan bimbingan terhadap mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi adalah sebagai berikut:

1. Dalam proses penulisan skripsi, mahasiswa dibimbing oleh dua orang dosen yang memenuhi kompetensi keilmuan tertentu. Mereka adalah tenaga pengajar tetap Fakultas Ushuluddin IAIN Ar-Raniry yang memiliki kecakapan dalam disiplin ilmu yang berhubungan dengan tema skripsi. Pembimbing pertama adalah dosen senior di bidangnya dan dibantu oleh tenaga pengajar lainnya sebagai pembimbing kedua. Dalam keadaan tertentu dibolehkan mendapat pembimbing dari luar lingkungan Fakultas Ushuluddin IAIN Ar-Raniry.

2. Dosen sebagai pembimbing utama adalah Profesor, Doktor dan Magister berpangkat minimal Lektor/Penata Tk.I (III/d).

3. Pembimbing utama bertanggung jawab terhadap keseluruhan proses bimbingan skripsi sesuai prosedur dan standar skripsi yang ditetapkan Fakultas Ushuluddin, yang meliputi:

a. Kesesuaian antara judul dengan keseluruhan pembahasan skripsi.

b. Penggunaan teori, metode penelitian dan teknik penulisan.

c. Penggunaan bahasa/istilah yang benar.

d. Penggunaan jangka waktu pembimbingan yang tepat. 4. Sebahagian dari tanggung jawab sebagaimana tersebut

di atas dapat dibebankan kepada pembimbing kedua sesuai kesepakatan. Tanggung jawab pembimbing kedua diarahkan pada teknik penulisan, yang meliputi : format penulisan, penggunaan bahasa/istilah yang benar, sistem

kutipan yang relevan serta penggunaan transliterasi bahasa yang baku dan konsisten.

5. Pembimbing kedua dapat melakukan bimbingan terlebih ahulu, dan setelah tugas dan tanggung jawab bimbingannya selesai, maka dapat diserahkan kepada pembimbing utama.

6. Tanggung jawab pembimbing dianggap selesai setelah perbaikan skrisi yang dilakukan pasca pelaksanaan ujian munaqasyah.

7. Setiap bimbingan harus dibuktikan dengan tanda tangan pembimbing pada formulir yang telah disediakan oleh Jurusan. Formulir ini harus ditandatangani oleh kedua pembimbing setiap kali selesai tatap muka bimbingan. Contoh format kartu bimbingan dapat dilihat dalam

lampiran 3 (tiga).

8. Jika proses bimbingan tidak berjalan sebagaimana mestinya karena suatu dan lain hal, maka Ketua Jurusan dapat melakukan penggantian pembimbing tanpa harus mengganti judul atau perubahan kerangka materi pembahasan skripsi yang dilakukan di bawah pembimbing sebelumnya.

Sidang Munaqasyah

Sidang munaqasyah dapat dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Skripsi yang telah selesai penulisannya dan telah disahkan oleh pembimbing akan diuji oleh Panitia Ujian Munaqasyah Skripsi, yang diusulkan oleh Ketua Jurusan kepada Dekan.

2. Surat penunjukan penguji ditetapkan oleh Ketua Jurusan.

3. Tim penguji skripsi beranggota empat orang yang terdiri dari:

a. Dua orang dosen pembimbing.

4. Penentuan jadwal munaqasyah ditetapkan oleh Jurusan.

5. Persyaratan untuk mengikuti sidang munaqasyah: a. Mahasiswa harus telah lulus semua mata kuliah

atau kegiatan akademik lainnya.

b. Menyerahkan fotocopy skripsi yang telah disempurnakan setelah bimbingan kepada jurusan sebanyak empat buah, dan diteruskan kepada dewan penguji selambat-lambatnya tiga hari sebelum munaqasyah.

c. Dalam mengikuti ujian munaqasyah mahasiswa memakai pakaian lengkap yaitu:

1. Mahasiswa memakai peci, kemeja putih lengan panjang dan celana berwarna gelap, dilengkapi dengan jas, dasi dan peci.

2. Mahasiswi memakai pakaian muslimah yang sopan (baju warna putih dan rok berwarna gelap dan warna kerudung disesuaikan).

d. Memenuhi semua persyaratan sidang, yaitu: 1) Slip SPP sebanyak 5 lembar.

2) Transkrip nilai terakhir (asli).

3) Bukti lulus ujian komprehensif 5 lembar.

4) Bukti bebas pustaka IAIN, pustaka Wilayah, dan pustaka Baitturrahman (Asli).

5) Bukti pembayaran sidang 5 lembar. 6) SK Pembimbing 5 Lembar.

7) Ijazah terakhir (SLTA/MA) 2 Lembar.

8) Pas Foto 3x4 hitam putih 3 lembar dan Pas Foto 3 x 4 yang berwarna 3 lembar.

Bagian Skripsi 1. Pembukaan

Bagian pembukaan berupa lembaran-lembaran yang diberi nomor halaman Romawi kecil (i, ii, iii, dst.) dan terdiri dari lembaran :

b. Lembar Pernyataan Keaslian c. Lembaran Pengesahan Pembimbing

d. Lembaran Pengesahan Panitia Sidang Munaqasyah e. Abstrak f. Kata Pengantar g. Pedoman Transliterasi h. Daftar Isi i. Daftar Tabel j. Daftar Lampiran

Dalam skripsi tidak selamanya terdapat tabel, gambar, grafik ataupun lampiran, oleh karenanya poin tersebut tidaklah merupakan suatu keharusan.

2. Abstrak

a. Abstrak merupakan inti sari mengenai isi skripsi dan berfungsi untuk menjelaskan secara singkat kepada pembaca tentang apa yang terdapat dalam skripsi, isi abstrak meliputi: Permasalahan penelitian, Tujuan penelitian, Metode yang digunakan dan Hasil penelitian. b. Abstrak secara teknik bukan bagian dari suatu skripsi,

maka lembaran abstrak tidak perlu diberi nomor halaman dan tidak dihitung sebagai suatu halaman judul. c. Abstrak ditulis dengan spasi tunggal.

d. Abstrak ditulis dalam beberapa paragraf sebagai hasil kongkret dari penulisan skripsi.

e. Abstrak ditulis maksimal dalam satu halaman.

Dalam dokumen Metode Peneitian Sosial (Halaman 189-194)