BAB VI PEMBAHASAN
6.1 Hasil Implementasi dan Evaluasi Penyuluhan
6.1.2 Hasil Evaluasi Penyuluhan
Analisis data yang digunakan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan petani dilakukan melalui analisis data kuantitatif menggunakan Skala Guttman dengan penyataan benar dan salah yaitu, jika jawaban responden benar mendapat skor 1 dan jika responden salah mendapatkan skor 0.
Rumus tersebut, dapat ditentukan skor maksimum dan minimum yang diperoleh dari responden. Skor yang diperoleh dari responden, akan diketahui apakah ada peningkatan pengetahuan responden dari pre test dan post test penyuluhan. Tabulasi data pre-test pengetahuan dapat dilihat pada Lampiran 26. Tabulasi data post-test pengetahuan dapat dilihat pada Lampiran 27.
Analisis skoring digunakan untuk mengukur pengetahuan sasaran melalui rata-rata respon terhadap kuesioner yang dijawab responden. Pernyataan yang diberikan sebanyak 16 butir yang berkaitan dengan materi penyuluhan yaitu penggunaan karagenan dalam pembuatan fruit leather belimbing manis. Hasil pre-test dari responden, sebagai berikut :
Skor Maksimum = 1 x 16 (pernyataan) x 20 (responden) = 320 Skor Minimum = 0 x 16 (pernyataan) x 20 (responden) = 0
Skor yang diperoleh = 155
Median = (Nilai Maks – Nilai Min) / 2 + Nilai Min = 160
Kuadran 1 = (Nilai Min + Median) / 2 = 80
Kuadran 2 = (Nilai Maks + Median) / 2 = 240
61
0% 20% 40% 60% 80% 100%
SR R C T ST
0% 16% 34% 53% 70% 88%
Jika didistribusikan pada garis kontinum, maka terlihat letak aspek pengetahuan pada responden sebagai berikut :
0 80 160 240 320
Berdasarkan data diatas diperoleh total skor sebesar 155, untuk mengetahui persentase pengetahuan dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :
Persentase Skor = Total Skor / Skor Maks x 100%
= 155 / 320 x 100%
= 48%
48%
Keterangan :
SR : Sangat Rendah : 0-20%
R : Rendah : 21-40%
C : Cukup : 41-60%
T : Tinggi : 61-80%
ST : Sangat Tinggi : 81-100%
Jika dilihat dari aspek pengetahuan menurut Taksonomi Bloom adalah sebagai berikut :
SALAH BENAR
100%
Mengingat Memahami Aplikasi Analisis Evaluasi Kreasi 48%
Keterangan : Mengingat : 0-16%
Memahami : 17-34%
Aplikasi : 35-53%
Analisis : 54-70%
Evaluasi : 71-88%
Kreasi : 89-100%
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh hasil skor pre-test menunjukkan persentase 48% dengan kategori cukup. Menurut teori Taksonomi Bloom pada tingkatan aplikasi bahwa responden mampu dalam menerapkan materi yang telah diperoleh. Selanjutnya untuk mengetahui perubahannya, dilakukan analisis data dalam bentuk post test setelah dilaksanakan penyuluhan.
Kuesioner diberikan langsung setelah kegiatan penyuluhan. Tabulasi data kuesioner post-test pada Lampiran 18.
Berdasarkan pernyataan responden yang telah ditabulasi, maka diperoleh perhitungan hasil post-test dapat dilihat sebagai berikut :
Skor Maksimum = 1 x 16 (pernyataan) x 20 (responden) = 320 Skor Minimum = 0 x 16 (pernyataan) x 20 (responden) = 0
Skor yang diperoleh = = 230
Median = (Nilai Maks – Nilai Min) / 2 + Nilai Min = 160
Kuadran 1 = (Nilai Min + Median) / 2 = 80
Kuadran 2 = (Nilai Maks + Median) / 2 = 240
Jika didistribusikan pada garis kontinum, maka terlihat letak aspek pengetahuan pada responden sebagai berikut :
0 80 160 240 320
SALAH BENAR
63
0% 20% 40% 60% 80% 100%
SR R C T ST
0% 16% 34% 53% 70% 88%
Berdasarkan data diatas memperoleh total skor 230, untuk mengetahui persentase skor dapat dihitung menggunakan rumus :
Persentase Skor = Total Skor / Skor Maks x 100%
= 230 /320 x 100%
= 72%
72%
Keterangan :
SR : Sangat Rendah : 0-20%
R : Rendah : 21-40%
C : Cukup : 41-60%
T : Tinggi : 61-80%
ST : Sangat Tinggi : 81-100%
Jika dilihat dari aspek pengetahuan menurut Taksonomi Bloom dapat dilihat sebagai berikut :
Keterangan :
Mengingat : 0-16%
Memahami : 17-34%
Aplikasi : 35-53%
Analisis : 54-70%
Evaluasi : 71-88%
Kreasi : 89-100%
100%
Mengingat Memahami Aplikasi Analisis Evaluasi Kreasi 72%
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh hasil dari total skor post-test menunjukkan persentase 72% dengan kategori tinggi. Terdapat peningkatan pengetahuan antara setelah dilakukan post-test dan pre-test : Peningkatan Pengetahuan = Persentase Post test – Persentase Pre test
= 72 - 48%
= 24%
Dari hasil tersebut, diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan responden mengenai materi penyuluhan penggunaan karagenan dalam pembuatan fruit leather belimbing manis sebesar 24%.
2. Sikap
Analisis data yang digunakan untuk mengetahui tingkat sikap responden yaitu dengan analisis data kuantitatif menggunakan skala likert dengan 5 opsi jawaban, dengan keterangan sebagai berikut :
Sangat Setuju : Skor 5
Setuju : Skor 4
Ragu-ragu : Skor 3 Tidak Setuju : Skor 2 Sangat Tidak Setuju : Skor 1
Skor yang diperoleh dari responden akan dapat mengetahui tingkat sikap responden tentang penggunaan karagenan dalam pembuatan fruit leather belimbing manis. Tabulasi data sikap dapat dilihat pada Lampiran 28.
Analisa skoring digunakan untuk pengukuran sikap sasaran dengan cara menghitung jawaban yang diperoleh dari responden, maka perhitungan hasil pre-test sebagai berikut :
65
Skor Maksimum = 5 x 12 (pernyataan) x 20 (responden) = 1200 Skor Minimum = 1 x 12 (pernyataan) x 20 (responden) = 240
Skor yang diperoleh = 928
Median = (Nilai Maks – Nilai Min) / 2 + Nilai Min = 720
Kuadran 1 = (Nilai Min + Median) / 2 = 480
Kuadran 2 = (Nilai Maks + Median) / 2 = 960
Jika didistribusikan pada garis kontinum, maka terlihat letak aspek pengetahuan pada responden sebagai berikut :
240 480 720 960 1200 Berdasarkan data tersebut, diperoleh total skor 928, untuk mengetahui persentase skor dapat dihitung menggunakan rumus
Persentase Skor = Total Skor / Skor Maks x 100%
= 928 / 1200 x 100%
= 77%
Menerima Merespon Menghargai Tanggung Jawab
Keterangan :
Menerima : 0-25%
Merespon : 26-50%
Menghargai : 51-75%
Tanggung Jawab : 76-100%
SALAH BENAR
0% 25% 50% 75% 100%
Analisis data yang telah dilakukan didapatkan bahwa hasil dari nilai atau skor yang diperoleh menunjukkan persentase sebesar 77%. Pada tingkat tanggung jawab, dikatakan petani mau dan mampu berproses dalam menerapkan penggunaan karagenan dalam pembuatan fruit leather belimbing manis meski tahu resiko yang akan dialami.
3. Keterampilan
Analisis data yang digunakan untuk mengetahui tingkat keterampilan responden dilakukan dengan cara analisis data kuantitatif menggunakan Skala Guttman. Jika responden terampil akan mendapat skor 1 dan jika responden tidak terampil mendapat skor 0.
Skor yang didapatkan dari responden, akan mengetahui tingkat keterampilan responden menggunakan karagenan dalam pembuatan fruit leather belimbing manis. Tabulasi data keterampilan dapat dilihat pada Lampiran 29.
Analisa skoring digunakan untuk mengetahui tingkat keterampilan responden dengan cara observator mengisi opsi pada cheklist observasi. Item pernyataan cheklist observasi sebanyak 16 butir pernyataan yang berkaitan dengan penggunaan karagenan dalam pembuatan fruit leather belimbing manis.
Berdasarkan dari observasi yang dilakukan observator, maka perhitungan tingkat keterampilan sebagai berikut :
Skor Maksimum = 1 x 16 (pernyataan) x 20 (responden) = 320 Skor Minimum = 0 x 16 (pernyataan) x 20 (responden) = 0
Skor yang diperoleh = 272
Median = (Nilai Maks – Nilai Min) / 2 + Nilai Min = 320
Kuadran 1 = (Nilai Min + Median) / 2 = 320
Kuadran 2 = (Nilai Maks + Median) / 2 = 320
67
0% 25% 50% 75% 100%
Jika didistribusikan pada garis kontinum, maka terlihat posisi aspek pengetahuan pada responden sebagai berikut :
0 320
Berdasarkan data diatas diperoleh total skor sebesar 320, untuk mengetahui persentase skor yang diperoleh dapat dihitung menggunakan rumus :
Persentase Skor = Total Skor / Skor Maks x 100%
= 272 / 320 x 100%
= 84%
Jika dilihat aspek keterampilan menurut Robbins adalah sebagai berikut:
Keterangan :
Keterampilan Dasar (Basic Literacy Skill) : 0-25%
Keahlian Teknik (Technical Skill) : 26-50%
Keahlian Interpersonal (Interpersonal Skill) : 51-75%
Menyelasaikan Masalah (Problem Solving) : 76-100%
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan diperoleh hasil persentase tingkat keterampilan sebesar 84% dengan katergori menyelesaikan masalah (problem solving). Berdasarkan dari hasil tersebut, sebagian responden telah aktif dan memahami mengenai penggunaan karagenan dalam pembuatan fruit
SALAH BENAR
Basic Literacy Skill
Technical Skill
Interpersonal Skill
Problem Solving 84%
272
leather belimbing manis. Nilai skor kuesioner dan cheklist observasi dapat dilihat pada Lamapiran 30.