BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 1. Kesimpulan
DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN
A. Temuan Umum
2. PAUD AMBEG PARAMARTA 3. PAUD ANUGRAH MANDIRI
5.1.1 Karakteristik Responden
5.1.1.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Tabel 5.1 Usia Responden
NO Usia Frekuensi Persen (%)
1 30-35 2 9,52%
2 36-40 7 33,33%
3 41-45 5 23,80%
4 46-50 7 33,33%
Jumlah 21 100
Sumber: Kuesioner, Agustus 2018
Berdasarkan data yang disajikan pada Tabel 5.1 diketahui bahwa responden yang terbanyak mengikuti Program Penguatan Keluarga adalah antara usia 46-50 tahun sebanyak 7 responden (33,33%) dan atara usia 36-40 tahun sebanyak 7 responden (33,33%), kemudia antara usia 41-45 tahun sebanyak 5 responden (23,80%) dan antara usia 30-35 tahun sebanyak 2 responden (9,52%).
Mayoritas responden berada di rentang usai 46-50 tahun dan 36-40 tahun. Dapat diidentifikasi bahwa semua responden masih berada di usia produktif yang mampu bekerja dan berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui Program Penguatan Keluarga.
5.1.1.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Agama responden (85,71%), responden lainnya beragama Kristen Protestan sebanyak 2 responden (9,52%), Kristen Katolik sebanyak 1 responden (4,76%). Meskipun perbedaan agama dalam kelompok warga binaan Desa Sidomulyo ini terlihat mencolok, namun hal ini tidak menjadi pemisah antar sesama warga binaan.Mereka tetap saling menghargai dan menghormati, hidup berdampingan dengan aman, damai dan tentram.
5.1.1.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamain
Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan di lapangan oleh peneliti mengenai jenis kelamin yang menjadi anggota Program Penguatan Keluarga di Desa Sidomulyo yang keseluruhan respondennya berjumlah 21 responden (100%) merupakan perempuan. Program Penguatan Keluarga mengutamakan perempuan/ibu-ibu untuk menjadi anggota binaan dan berperan aktif melakukan usaha untuk membantu perekonomian keluarga.Melalui terlaksananya Program Penguatan Keluarga diharapkan setiap keluarga dapat mandiri dan dapat menemukan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
5.1.1.4 Karakteristik Berdasarkan Suku Bangsa
Tabel 5.3 Suku Responden
No Suku Bangsa Frekuensi Persen (%)
1 Batak 5 23,80%
2 Jawa 15 71,42%
3 Minang 1 4,76%
Jumlah 21 100
Sumber: Kuesioner, Agustus 2018
Berdasarkan data yang disajikan pada Tabel 5.3 diketahui bahwa mayoritas responden adalah suku jawa sebanyak 15 responden (71,52%), suku batak sebanyak 5 responden (23,80%) dan suku minang sebanyak 1 responden (4,76%).Terlihat jelas perbedaan suku di Desa Sidomulyo.Hal ini tidak menjadi masalah bagi mereka, karena rasa kekeluargaan dan toleransi yang dimiliki masyarakat sehingga tercipta kerukunan antar suku bangsa di desa ini.
5.1.1.5 Karakteristik Berdasarkan Pendidikan Terakhir
Tabel 5.4 Pendidikan Terakhir Responden
No Pendidikan Terakhir Frekuensi Persen (%)
1 SD 2 9,52%
2 SMP 5 23,80%
3 SMA/SMK 13 61,90%
4 D III 1 4,76%
Jumlah 21 100
Sumber: Kuesioner, Agustus 2018
Berdasarkan data yang disajikan pada Tabel 5.4 diketahui bahwa mayoritas tingkat pendidikan terakhir responden adalah tingkat SMA/SMK sebanyak 13 responden (61,90%), pendidikan SMP sebanyak 5 responden (23,80%), pendidikan SD sebanyak 2 responden (9,52%) dan pendidikan D III sebanyak 1 responden (4,76%). Dari semua jumlah responden yang ada, hal ini membuktikan bahwa masyarakat masih belum sadar akan pentingnya pendidikan.
Responden menyatakan alasan rendahnya pendidikan karena masalah ekonomi keluarga, kurangnya minat masyarakat untuk bersekolah serta keterampilan yang kurang membuat mereka sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, dengan berjalannya Program Penguatan Keluarga ini mereka terbantu dalam hal pemenuhan kebutuhan hidup dan menjadikan mereka mandiri.
5.1.1.6 Karakteristik Berdasarkan Pekerjaan
Tabel 5.5 Pekerjaan Responden
No Pekerjaan Frekuensi Persen (%)
1 IRT 12 57,14%
2 Guru 2 9,52%
3 Wiraswasta 5 23,80%
4 Bertani 2 9,52%
Jumlah 21 100
Sumber: Kuesioner, Agustus 2018
Berdasarkan data yang disajikan pada Tabel 5.5, diketahui bahwa mayoritas responden bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 12 responden (57,14%), wiraswasta sebanyak 5 responden (23,80%), guru dan bertani sebanyak 2 responden (9,52%). Diketahui bahwa responden yang berprofesi sebagai
wiraswasta bekerja sebagai penjual makanan keliling, jualan rujak, salon kecantikan dan usaha pembuatan payet jilbab.Sedangkan responden yang berprofesi sebagai petani semuanya bertani jagung.Responden yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga menjadi sasaran utama Program Penguatan Keluarga dan diharapkan bisa membantu perekonomian keluarga.
5.1.1.7 Karakteristik Responden Berdasarkan Jumlah Anggota Keluarga Tabel 5.6 Jumlah Anggota Keluarga
No Jumlah Anggota Keluarga Frekuensi Persen (%)
1 1 sampai 1 4,76%
2 3 sampai 4 4 19,04%
3 5 sampai 6 14 66,66%
4 7 sampai 8 2 9,52%
Jumlah 21 100
Sumber: Kuesioner, Agustus 2018
Berdasarkan data yang disajikan pada Tabel 5.6 diketahui bahwa responden yang mempunyai jumlah anggota keluarga yang berbeda-beda. Dapat dilihat bahwa anggota keluarga terbanyak antara 5-6 orang sebanyak 14 responden (66,66%), 3-4 orang 4 responden (19,04%), 7-8 orang 2 responden (9,52%) dan paling sedikit antara 1-2 oranga sebanyak 1 responden (4,76%).
Jumlah anggota keluarga berpengaruh besar terhadap pengeluaran keluarga sehari-hari baik untuk konsumsi, biaya sekolah dan biaya hidup lainnya dan hal ini mempengaruhi kondisi kesejahteraan keluarga.
5.1.1.8 Karakteristik Responden Berdasarkan Jumlah Anak yang Bersekolah Tabel 5.7 Jumlah Anak yang Bersekolah
No Jumlah Anak yang Bersekolah Frekuensi Persen (%)
1 1 sampai 2 6 28,57%
2 3 sampai 4 14 66,66%
3 5 sampai 6 1 4,76%
Jumlah 21 100
Sumber: Kuesioner, Agustus 2018
Berdasarkan data yang disajika pada Tabel 5.7 diketahui bahwa anggota keluarga terbanyak yang bersekolah yakni antara 3-4 orang 14 responden yakni (66,66%), antara 1-2 orang 6 responden (28,57%) dan antara 5-6 orang 1 responden (4,76%).Jumlah keluarga yang bersekolah berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan sehari-hari dalam menangani biaya pendidikan serta berpengaruh terhadap kondisi kesejahteraan keluarga.Semakin banyak jumlah anak yang bersekolah semakin besar pula biaya yang dikeluarkan untuk pendidikan anak.
5.1.1.9 Distribusi Responden Berdasarkan Lama Bertempat Tinggal Tabel 5.8 Lama tinggal
No Lama Bertempat Tinggal Frekuensi Persen %
1 1-5 Tahun 6 28,57%
2 6-10 Tahun 4 19,04%
3 Lebih dari 10 Tahun 11 52,38%
Jumlah 21 100
Sumber: Kuesioner, Agustus 2018
Berdasarkan data yang disajikan Tabel 5.8, diketahui bahwa sebanyak 11 responden (52,38%) menetap di Desa Sidomulyo selama lebih dari 10 tahun, sebanyak 6 responden (28,57%) menetap kurang lebih 5 tahun dan sebanyak 4 responden (19,04%) menetap kurang lebih 10 tahun. Ini menunjukan bahwa responden yang mengikuti Program Penguatan Keluarga di Desa Sidomulyo merupakan warga yang telah lama menetap di lokasi penelitian.
5.1.1.10 Distribusi Responden Berdasarkan Jumlah Penghasilan Sebelum Mengikuti Program Penguatan Keluarga
Tabel 5.9 Penghasilan Responden
No Penghasilan/Bulan Frekuensi Persen (%)
1 Rp200.000- Rp500.000 3 14,28%
2 Rp600.000- Rp1.000.000 12 57,14%
3 Lebih dari Rp1.000.000 6 28,57%
Jumlah 21 100
Sumber: Kuesioner, Agustus 2018
Berdasarkan data yang disajikan dalam Tabel 5.9, bahwa penghasilan terbesar antara Rp600.000-Rp1.000.000 yakni 12 responden (57,14%), penghasilan yang lebih dari Rp1.000.000 yakni 6 responden (28,57%) dan penghasilan antara Rp200.000- Rp500.000 yakni 3 responsen(14,28%).
Penghasilan yang diperoleh digunakan untuk keperluan rumah tangga dan biaya sekolah anak-anak mereka serta digunankan sebagai modal usaha bagi responden yang menjalankan usaha.
5.1.1.11 Distribusi Responden Berdasarkan Pemenuhan KebutuhanKeluarga Tabel 5.10 Pemenuhan Kebutuhan
No
Pemenuhan Kebutuhan
Keluarga Frekuensi Persen (%)
1 Memenuhi 7 33,33%
2 Kurang memenuhi 12 57,14%
3 Tidak memenuhi 2 9,52%
Jumlah 21 100
Sumber: Kuesioner, Agustus 2018
Berdasarkan data yang disajikan dalam Tabel 5.10,kesesuai pendapatan dengan pemenuhan kebutuhan yakni sebanyak 12 responden (57,14%) menjawab kurang memenuhi kebutuhan, sebanyak 2 responden (9,52%) menjawab tidak memenuhi kebutuhan dan sebanyak 7 responden (33,33%) menjawab pendapatan yang diperoleh memenuhi kebutuhan sehari-hari. Perbedaan pendapatan dikarenakan pekerjaan dan kebutuhan yang berbeda-beda antar sesama responden.Hal ini pulalah yang mendasari para responden mengikuti Program Penguatan Keluarga yang dilaksanakan oleh Yayasan SOS Medan dengan caramemberdayakan keluarga miskin melalui kegiatan yang bermanfaat dan berdampak positif bagi kehidupan mereka.
5.1.1.12 Distribusi Responden Berdasarkan Kegunaan Pendapatan Tabel 5.11 Kegunaan Pendapatan
No
Kegunaan Pendapatan yang
diperoleh Frekuensi Persen (%)
1 Keperluan rumah tangga 12 57,14%
2 Biaya sekolah anak 9 42,85%
Jumlah 21 100
Sumber: Kuesioner, Agustus 2018
Berdasarkan data yang disajikan pada Tabel 5.11, pendapatan yang diperoleh paling banyak digunakan untuk keperluan rumah tangga yakni 12 responden (57,14%) seperti kebutuhan sehari-hari & biaya-biaya lainnyadan 9 reponden (42,85%) menggunakan pendapatannya untuk biaya sekolah anak.
Kesadaran orang tua terhadap hak-hak anak mereka membuat responden harus memenuhi kebutuhan anak dalam bidang pendidikan.