• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.2 Penyajian Data dan Analisis Data

4.2.1 Karakteristik Responden

Dalam penelitian ini, peneliti akan memaparkan tentang karakteristik responden dari obyek penelitian yaitu masyarakat Surabaya yang menonton iklan calon presiden Prabowo – Hatta di televisi sebanyak 100 orang.

Adapun data tentang karakteristik yang disajikan oleh peneliti antara lain berdasarkan usia, pendidikan terakhir dan pekerjaan yang dapat diuraikan sebagai berikut :

Tabel 4.1

Karakteristik Responden Berdasar kan Usia No Usia J umlah Pr osentase (% )

1 17 – 25 tahun 30 30 2 26 – 35 tahun 34 34 3 36 – 45 tahun 18 18 4 45 tahun 18 18 Total 100 100 Sumber : Kuisoner

Dalam penelitian ini usia responden digunakan untuk mengetahui usia rata-rata masyarakat Surabaya yang melihat iklan calon presiden Prabowo – Hatta di televisi. Dimana pada usia 17 tahun ke atas atau sudah nikah adalah persyaratan yang diperbolehkan untuk menggunakan hak pilih nya pada Pemilihan Umum ( Pemilu ) Pemilihan Presiden dan Wakil

Presiden Tahun 2014. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden ini diadakan pada tanggal 9 Juli 2014 serentak seluruh Indonesia dan langsung.

Dan berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa kebanyakan responden berusia 26 – 35 tahun yaitu sebanyak 34 orang atau sebesar 34 %, sedangkan yang berusia antara 17 – 25 tahun yaitu sebanyak 30 orang atau sebesar 30%, serta yang berusia antara 36 – 45 tahun yaitu sebanyak 18 orang atau sebesar 18%, lalu sisanya sebanyak 18 orang atau sebesar 18% berusia diatas 45 tahun.

Tabel 4.2

Karakteristik Responden Berdasar kan Pendidikan Ter akhir No Pendidikan Ter akhir J umlah Pr osentase(% )

1 SD 1 1 2 SLTP 5 5 3 SMA 40 40 4 Akademi / Diploma 13 13 5 Sarjana 41 41 Total 100 100 Sumber : Kuisoner

Identitas responden yang berkaitan dengan tingkat pendidikan bertujuan untuk mengetahui tingkat pendidikan apa yang banyak melihat iklan calon presiden Prabowo – Hatta di televisi. Tingkat pendidikan mempengaruhi bagaimana responden dalam memilih acara televisi yang disukainya. Semakin tinggi tingkat pendidikan responden, semakin berani

dalam memilih iklan televisi. Tingkat pendidikan mempengaruhi bagaimana pola pemikiran responden untuk melihat dan mengolah maksud dari iklan Calon Presiden Prabowo – Hatta ini. Biasanya yang memiliki tingkat pendidikan yang rendah , pola berpikirnya hanya sebatas apa yang bisa dia lakukan dan selalu merasa tidak mampu melakukan apapun. Yang memiliki tingkat pendidikan tinggi ini mereka mampu menganalisis apa yang dari iklan Calon Presiden Prabowo – Hatta, apakah sesuai dengan yang diinginkan masyarakat Indonesia. Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa sebagian besar responden dalam penelitian ini mempunyai pendidikan terakhir setingkat Sarjana adalah sebanyak 41 orang atau sebesar 41%, yang mempunyai pendidikan terakhir setingkat SMA adalah sebanyak 40 orang atau sebesar 40%, dan yang mempunyai pendidikan terakhir setingkat Akademi / Diploma sebanyak 13 orang atau sebesar 13%, serta yang mempunyai pendidikan terakhir setingkat SMP adalah sebanyak 5 orang atau sebesar 5%. Lalu sisanya sebanyak 1 orang atau sebesar 1% mempunyai pendidikan terakhir setingkat S1.

Tabel 4.3

Karakteristik Responden Berdasar kan Pekerjaan

No Pekerjaan J umlah Pr osentase (% )

1 Pegawai Negeri 7 7

2 Swasta 44 44

3 Wiraswasta 14 14

4 Ibu Rumah Tangga 10 10

5 Mahasiswa 20 20

6 Pengangguran 5 5

Total 100 100

Sumber : Kuisoner

Sedangkan identitas responden yang berkaitan dengan tingkat pekerjaan bertujuan untuk mengetahui tingkat pekerjaan apa yang banyak melihat iklan calon presiden Prabowo – Hatta di televisi. Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa sebagian besar responden dalam penelitian ini mempunyai pekerjaan swasta yaitu sebanyak 44 orang atau sebesar 44%, untuk responden yang masih mahasiswa sebanyak 20 orang atau sebesar 20%, yang mempunyai pekerjaan sebagai wiraswasta yaitu sebanyak 14 orang atau sebesar 14%. Dan sebanyak 10 orang atau sebesar 10% sebagai ibu rumah tangga. Lalu sisanya sebanyak 7 orang atau sebesar 7% mempunyai pekerjaan sebagai pegawai negeri dan sebanyak 5 orang atau 5% sebagai pengangguran.

4.2.2 Penyajian Data dan Analisis Data

Untuk menguji hipotesis yang telah diajukan dalam Bab II, maka diperlukan adanya data yang cukup menunjang. Oleh karena itu kan disajikan rekapitulasi jawaban responden sebagaimana terlihat dalam uraian berikut ini.

4.2.2.1 Variabel Terpaan Iklan Calon Pr esiden Pr abowo – Hatta di Televisi (X)

Dari hasil penyebaran kuisoner mengenai variabel terpaan iklan calon presiden Prabowo – Hatta di televisi yang diindikatori oleh frekuensi penayangan dan durasi penayangan, diperoleh data sebagai berikut :

Tabel 4.4

Fr ekuensi Menonton Iklan Calon Pr esiden Pr abowo – Hatta di Televisi Dalam Satu Minggu

No Berapa Kali Jumlah Persentase ( % )

1 1 – 5 Kali 24 24

2 6 – 10 Kali 25 25

3 11 – 15 Kali 36 36

4 16 – 20 Kali 15 15

Total 100 100

Sumber : Kuisoner Sub I No 1

Dari tabel diatas, menunjukkan frekuensi masyarakat Surabaya dalam menonton iklan calon Presiden Prabowo – Hatta dalam satu minggu

terakhir ini antara lain : 11 – 15 kali sebanyak 36 orang atau sebesar 36% dan 16 – 20 kali sebanyak 15 orang atau sebesar 15%. Data ini menunjukkan seberapa seringnya responden dalam menonton iklan calon presiden Prabowo – Hatta di televisi dalam satu minggu. Responden menonton iklan calon Presiden Prabowo – Hatta melalui beberapa stasiun televisi swasta maupun negeri yang menayangkan iklan tersebut. Semakin banyak stasiun televisi yang menayangkan iklan calon Presiden Prabowo – Hatta, semakin sering pula responden menonton iklan tersebut.

Sedangkan indikator durasi yang dihabiskan dalam setiap kali menonton iklan calon presiden Prabowo – Hatta di televisi adalah diperoleh sebagai berikut :

Tabel 4.5

Durasi Iklan Calon Pr esiden Prabowo – Hatta di Televisi dalam 1 kali penayangan minimal satu detik

No Berapa Detik Jumlah Persentase ( % )

1 1 – 7 Detik 22 22

2 8 – 14 Detik 41 41

3 15 – 21 Detik 26 26

4 22 – 30 Detik 11 11

TOTAL 100 100

Sumber : Kuisoner Sub I no 2

Dan data diatas memuat durasi masyarakat Surabaya yang menonton iklan calon presiden Prabowo - Hatta dalam tiap kali penayangan yang terbagi menjadi 8 - 14 detik sebanyak 41 orang atau

sebesar 41%. Sedangkan pada durasi 22 – 30 detik hanya sebanyak 11 orang atau sebesar 11. Responden yang menonton iklan diatas 15 detik, biasanya mereka menikmati apa yang disajikan iklan calon Presiden Prabowo – Hatta dan bisa juga mereka yakin untuk memilih pasangan Prabowo – Hatta pada Pemilu Pilpres tahun 2014. Semakin lama responden melihat tayangan iklan itu, memperlihatkan bahwa responden yakin akan memilih calon presiden Prabowo – Hatta.

Berdasarkan tabel diatas maka rekapitulasi jawaban responden untuk variabel terpaan iklan calon presiden Prabowo – Hatta di televisi ( frekuensi dan durasi ) adalah sebagai berikut :

Tabel 4.6

Ter paan Iklan Calon Pr abowo – Hatta di Televisi ( X )

No Ter paan Iklan J umlah Persentase

1 Tinggi 13 13

2 Sedang 54 54

3 Rendah 33 33

J umlah 100 100

Sumber : Lampiran

Dari tabel diatas dapat diketahui secara keseluruhan responden yang diterpa iklan calon presiden Prabowo – Hatta termasuk dalam kategori tinggi yakni dengan jumlah 13 orang atau 13%, selanjutnya sebanyak 54 orang atau 54% pada kategori sedang dan 33 orang atau 33%

ada dalam kategori rendah. Pada kategori rendah, karena mereka menganggap iklan tersebut tidak menarik sehingga mereka menonton dengan frekuensi dan durasi yang pendek serta adanya calon presiden lain yang mampu menarik minat responden untuk menonton iklan calon presiden lain. Sebaliknya sebesar 13 responden menganggap iklan itu menarik sehingga mereka menonton dengan frekuensi dan durasi yang tinggi sehingga terkena terpaan iklan calon presiden Prabowo – Hatta dalam kategori tinggi. Sedangkan yang paling banyak adalah 54 orang termasuk dalam kategori sedang karena variasi iklan calon presiden yang semakin banyak, sehingga responden bebas memilih iklan yang mereka suka, responden tidak hanya tertuju pada iklan calon presiden Prabowo – Hatta saja, tetapi iklan – iklan lain yang disukainya. Responden juga bebas menentukan hak pilih pada Pemilu Pilpres 2014. Terkadang responden yang menonton lama iklan calon Presiden Prabowo – Hatta itu belum tentu mereka suka dengan pasangan tersebut.

4.2.2.2 Var iabel Partisipasi Politik Masyarakat Dalam Pilpr es 2014 (Y) Berikut ini akan penjabaran dari frekuensi jawaban yang diberikan oleh responden terhadap beberapa pertanyaan yang diajukan :

1. Tayangan iklan calon presiden Pr abowo-Hatta membuat masyar akat menjadi tahu akan adanya calon pr esiden yang mengikuti Pemilu

Berdasarkan jawaban kuisoner yang disebarkan pada 100 responden maka dapat diperoleh frekuensi mengenai pertanyaan “Saya berusaha memahami tayangan iklan calon presiden Prabowo – Hatta di televisi”, dirinci sebagai berikut :

Tabel 4.7

Fr ekuensi J awaban Pertanyaan Tentang

Responden Menjadi Tahu Akan Adanya Calon Presiden Yang Mengikuti Pemilu

No Pernyataan F %

1 Sangat Setuju 18 18

2 Setuju 66 66

3 Tidak Setuju 13 13

4 Sangat Tidak Setuju 3 3

J umlah 100 100

Sumber : Kuisoner Sub II No 1

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa sebanyak 66 responden atau 66% menjawab setuju mengetahui calon Presiden Prabowo – Hatta yang dimana responden selalu melihat tayangan iklannya muncul di televisi setiap hari Dan sebanyak 3 responden atau sebesar 3% menjawab sangat tidak setuju karena responden juga melihat iklan calon presiden Prabowo – Hatta di media lain selain televisi. Media massa khususnya televisi mampu memberikan dampak langsung kepada responden walaupun tidak ada efek timbal balik. Responden menjadi lebih

cepat mengetahui siapa sajakah calon presiden yang maju dalam Pemilu Pilpres 2014 ini.

2. Pemahaman Visi dan Misi Calon Presiden Prabowo - Hatta

Berdasarkan jawaban kuisoner yang disebarkan pada 100 memahami visi dan misi Calon Presiden Prabowo – Hatta lewat tayangan iklan di televisi”, dirinci sebagai berikut :

Tabel 4.8

Fr ekuensi J awaban Pertanyaan Tentang Visi dan Misi Calon Presiden Prabowo - Hatta

No Pernyataan F %

1 Sangat Setuju 22 22

2 Setuju 56 56

3 Tidak Setuju 17 17

4 Sangat Tidak Setuju 5 5

J umlah 100 100

Sumber : Kuisoner Sub II No 2

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa sebanyak 56 responden atau 56% menjawab setuju memahami visi dan misi calon presiden Prabowo – Hatta supaya mengetahui apa yang dijanjikan kepada masyarakat apabila menang dalam Pemilu 2014. Dan 5 responden atau sebesar 5% menjawab sangat tidak setuju dikarenakan tidak sesuai apa yang diharapkan responden dari pemaparan visi dan misi calon presiden Prabowo – Hatta. Responden harus mengetahui apa saja yang dijanjikan

calon Presiden Prabowo – Hatta melalui visi misinya, supaya responden tidak menjadi salah pilih pada Pemilu Pilpres 2014.

3. Calon Pr esiden Pr abowo – Hatta membuat Indonesia menjadi negar a maju.

Berdasarkan jawaban kuisoner yang disebarkan pada 100 responden maka dapat diperoleh frekuensi mengenai pertanyaan “Saya yakin calon Presiden Prabowo – Hatta membuat Indonesia menjadi negara maju”, dirinci sebagai berikut :

Tabel 4.9

Fr ekuensi J awaban Pertanyaan Tentang Membuat Indonesia menjadi negara maju

No Pernyataan F %

1 Sangat Setuju 12 12

2 Setuju 8 8

3 Tidak Setuju 56 56

4 Sangat Tidak Setuju 24 24

J umlah 100 100

Sumber : Kuisoner Sub II No 3

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa sebanyak 56 responden atau 56% yang menunjukkan bahwa responden tidak percaya atau pesimis bahwa calon presiden Prabowo – Hatta dapat menjadikan negara Indonesia menjadi salah satu negara maju jika menang dalam Pemilu 2014 dengan situasi dan kondisi saat ini yang masih kacau di

berbagai bidang dengan utang negara yang semakin menumpuk. Tetapi ada 8 responden atau sebesar 8% yakin calon presiden Prabowo – Hatta bisa memajukan negara Indonesia dengan program-program yang sudah direncanakan sebelumnya. Tingkat kepercayaan responden ini masih rendah kepada para calon presiden, karena responden merasa mereka dibohongi dengan kejadian – kejadian yang sebelumnya di Negara Indonesia.

4. Ikut memberikan suara dalam Pemilu 2014 yang merupakan bagian dar i kegiatan par tisipasi politik

Berdasarkan jawaban kuisoner yang disebarkan pada 100 responden maka dapat diperoleh frekuensi mengenai “Saya akan memberikan suara dalam Pemilu 2014 yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Juli 2014”, dirinci sebagai berikut :

Tabel 4.10

Fr ekuensi J awaban Pertanyaan Tentang Penggunaan Hak Pilih Suar a Pemilu 2014

No Pernyataan F %

1 Sangat Setuju 58 58

2 Setuju 42 42

3 Tidak Setuju 0 0

4 Sangat Tidak Setuju 0 0

J umlah 100 100

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa sebanyak 58 responden atau sebesar 58% yang menjawab sangat setuju untuk memanfaatkan hak pilihnya untuk mencoblos pada pemilihan presiden dan wakil presiden Pemilu 2014. Dengan kata lain, tayangan iklan politik diasumsikan sebagai stimulus yang dapat menimbulkan reaksi tertentu kepada responden, dalam hal ini partisipasi dalam proses pemilu 2014. Sehingga di dalam penelitian kali ini 0% orang tidak menjawab golput atau dengan kata lain mereka akan mencontreng di Pemilu 2014 tanggal 9 Juli 2014. Responden sudah bisa menentukan siapa yang cocok menjadi Presiden Negara Indonesia dengan melalui kampanye – kampanye sebelumnya yang diadakan para calon presiden. Dunia internasional akan merasa kagum dengan masyarakat Indonesia yang mampu menjalankan azas demokrasi khusunya Pemilu 2014 ini berjalan dengan lancar dan tidak ada konflik apapun dari massa pendukung para calon presiden dan wakil presiden.

5. Bagian dari simpatisan calon pr esiden Pr abowo - Hatta

Berdasarkan jawaban kuisoner yang disebarkan pada 100 responden maka dapat diperoleh frekuensi mengenai pertanyaan “Saya merupakan bagian dari simpatisan calon presiden Prabowo – Hatta”, dirinci sebagai berikut :

Tabel 4.11

Fr ekuensi J awaban Pertanyaan Tentang Simpatisan Calon Pr esiden Pr abowo - Hatta

No Pernyataan F %

1 Sangat Setuju 11 11

2 Setuju 13 13

3 Tidak Setuju 53 53

4 Sangat Tidak Setuju 23 23

J umlah 100 100

Sumber : Kuisoner Sub II No 5

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa sebanyak 11 responden atau 11% menjawab sangat setuju untuk menjadi bagian simpatisan calon presiden Prabowo – Hatta di Pemilu 2014 yang merupakan bagian dari partisipasi politik. Tetapi ada 53 responden atau sebesar 53% tidak setuju untuk menjadi simpatisan calon presiden Prabowo – Hatta di Pemilu 2014, dikarenakan tidak ada waktu luang untuk ikut menjadi simpatisan. Menjadi simpatisan memang tidak menjadi kewajiban para responden, tetapi dengan mengajak teman atau saudaranya untuk ikut memilih calon Presiden Prabowo – Hatta itu juga termasuk ikut menjadi simpatisan walaupun secara tidak langsung. Ada juga responden yang hanya berdiam diri, tidak kelihatan mendukung siapapun tetapi dia juga mau menyumbangkan hak pilih suaranya secara rahasia.

6. Dengan semboyan Garuda Di Dadaku menjadi tahu ciri khas calon pr esiden Prabowo – Hatta.

Berdasarkan jawaban kuisoner yang disebarkan pada 100 responden maka dapat diperoleh frekuensi mengenai pertanyaan “Saya mengetahui semboyan Garuda Di Dadaku adalah ciri khas calon presiden Prabowo - Hatta”, dirinci sebagai berikut :

Tabel 4.12

Fr ekuensi J awaban Pertanyaan Tentang Semboyan Garuda Di Dadaku

No Pernyataan F %

1 Sangat Setuju 43 43

2 Setuju 32 32

3 Tidak Setuju 20 20

4 Sangat Tidak Setuju 5 5

J umlah 100 100

Sumber : Kuisoner Sub II No 6

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa sebanyak 43 responden sekitar 43% menjadi tahu bahwa semboyan Garuda Di Dadaku yang muncul di iklan televisi adalah ciri khas calon presiden Prabowo – Hatta yang maju pemilihan presiden dan wakil presiden dalam Pemilu 2014. Tetapi ada 5 responden atau sekitar 5% tidak tahu semboyan Garuda Di Dadaku itu calon presiden Prabowo – Hatta yang mungkin jarang sekali menonton televisi. Semua para calon presiden pasti memiliki

ciri khas tersendiri, dimulai dari baju yang mereka kenakan seperti lambing, corak baju, model baju bahkan warna baju mereka. Ada yang memakai kopiah bahkan ada yang bergaya santai memakai kemeja. Dengan ciri khas seperti itu memudahkan calon Presiden siapa yang menggunakan baju safari atau baju kemeja. Kebebasan membuat trendsetter di masa Pemilu ini menjadi sangat menarik perhatian para masyarakat kita.

7. Mengikuti perkembangan politik dalam hal ini masalah calon pr esiden Prabowo-Hatta yang ikut dalam Pemilu

Berdasarkan jawaban kuisioner yang disebarkan pada 100 responden maka dapat diperoleh frekuensi mengenai “Saya selalu mengikuti perkembangan politik khususnya menyangkut calon presiden Prabowo – Hatta”, dirinci sebagai berikut :

Tabel 4.13

Fr ekuensi J awaban Pertanyaan Tentang

Mengikuti Perkembangan Politik Ikut Dalam Pemilu

No Pernyataan F %

1 Sangat Setuju 22 22

2 Setuju 18 18

3 Tidak Setuju 52 52

4 Sangat Tidak Setuju 8 8

J umlah 100 100

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa sebanyak 52 responden atapun sebesar 52% untuk tidak setuju yang artinya responden tidak selalu mengikuti perkembangan politik yang khususnya calon presiden Prabowo – Hatta dikarenakan responden juga mencari tahu bagaimana perkembangan politik bagi calon presiden yang ikut maju dalam pemilihan presiden dan wakil presiden di Pemilu 2014, sehingga responden dapat menentukan siapa yang akan dipilih calon presiden dan wakil presiden di Pemilu 2014 berdasarkan keinginannya. Responden juga menjawab sangat tidak setuju sebesar 8% atau sebanyak 8 responden, kemungkinan responden tidak ada waktu untuk selalu mengikuti perkembangan politik pada calon presiden. Perkembangan politik memang tidak selalu harus diikuti. Responden bisa memanfaatkan teknologi dan internet yang memudahkan mereka mengakses perkembangan politik calon Presiden Prabowo – Hatta.

8. Membandingkan visi dan misi calon presiden Pr abowo – Hatta dengan calon pr esiden lain yang ikut dalam Pemilu 2014

Berdasarkan jawaban kuisoner yang disebarkan pada 100 responden maka dapat diperoleh frekuensi mengenai pertanyaan “Saya sering membandingkan visi dan misi calon presiden Prabowo – Hatta dengan calon presiden yang lain ikut dalam pemilu 2014”, dirinci sebagai berikut :

Tabel 4.14

Fr ekuensi J awaban Pertanyaan Tentang

Membandingkan Visi Dan Misi Calon Pr esiden Yang Ikut Dalam Pemilu 2014

No Pernyataan F %

1 Sangat Setuju 19 19

2 Setuju 27 27

3 Tidak Setuju 48 48

4 Sangat Tidak Setuju 6 6

J umlah 100 100

Sumber : Kuisoner Sub II No 8

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa sebanyak 47 responden atau 47% menjawab tidak setuju untuk membandingkan visi dan misi calon presiden Prabowo – Hatta dengan calon presiden lain yang ikut dalam pemilu 2014, karena responden sudah merasa yakin dengan apa yang dipilih calon presidennya jadi responden tidak memahami visi dan misi dari calon presiden yang lainnya. Adapun 6 responden atau 6% menjawab sangat tidak setuju karena responden tidak percaya dengan apa yang dijanjikan para calon presiden melalui visi dan misinya tersebut. Semakin jaman ini semakin maju pula tingkat pemikiran para responden untuk menentukan siapa calon presiden yang cocok dengan yang mereka inginkan. Gaya kepemimpinan calon presiden juga menjadi nilai untuk bagaimana calon presiden memimpin Negara Indonesia. Visi dan misi yang disampaikan calon Presiden Prabowo – Hatta inilah yang akan

digunakan sebagai dasar mereka untuk menjadi pemimpin Negara Indonesia. Apabila ingkar janji, maka masyarakat merasa akan dibohongi oleh pemerintah yang membuat rasa kepercayaan masyarakat kepada pemerintah menjadi turun.

9. Semangat nasionalisme tinggi menjadi dasar mencontr eng di Pemilu 2014

Berdasarkan jawaban kuisioner yang disebarkan pada 100 responden maka dapat diperoleh frekuensi mengenai pertanyaan “Saya yakin dengan semangat nasionalisme tinggi menjadi dasar mencontreng di Pemilu 2014 ”, dirinci sebagai berikut :

Tabel 4.15

Fr ekuensi J awaban Pertanyaan Tentang Nasionalisme Tinggi di Pemilu 2014

No Pernyataan F %

1 Sangat Setuju 60 60

2 Setuju 10 10

3 Tidak Setuju 9 9

4 Sangat Tidak Setuju 21 21

J umlah 100 100

Sumber : Kuisoner Sub II No 9

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa sebanyak 9 responden atau 9% menjawab tidak setuju karena responden tidak memiliki jiwa nasionalisme tinggi sehingga responden tidak berminat

untuk ikut dalam berpartisipasi politik . Responden yang menjawab sangat setuju sejumlah 60 orang atau sebesar 60%, karena responden memiliki rasa ingin ikut dalam memberikan hak pilih suara di Pemilu 2014 demi menjadikan negara Indonesia sebagai negara yang sukses menganut demokrasi di mata internasional. Negara yang ber-Bhinneka Tunggal Ika ini selalu bersatu dan menyingkirkan suatu hal yang mampu memecahkan kerukunan hidup di Negara Indonesia.

10.Ikut berusaha meyakinkan orang untuk ikut serta berpartisipasi politik dalam hal ini mengikuti Pemilu

Berdasarkan jawaban kuisoner yang disebarkan pada 100 responden maka dapat diperoleh frekuensi mengenai pertanyaan “Saya akan berusaha meyakinkan orang lain untuk ikut serta berpartisipasi politik dalam hal ini mengikuti Pemilu”, dirinci sebagai berikut :

Tabel 4.16

Frekuensi J awaban Pertanyaan Tentang

Ikut berusaha meyakinkan orang untuk ikut serta berpartisipasi politik dalam hal ini mengikuti Pemilu

No Pernyataan F %

1 Sangat Setuju 9 9

2 Setuju 10 10

3 Tidak Setuju 67 67

4 Sangat Tidak Setuju 14 14

J umlah 100 100

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa sebanyak 9 responden atau 9% menjawab sangat setuju untuk mengajak ikut berpartisipasi politik dalam Pemilu supaya tidak terjadi fenomena golput yang artinya tidak memilih siapapun dan tidak mau menggunakan hak pilih suaranya di Pemilu 2014 yang nantinya bisa terjadi kasus penambahan suara secara manipulatif yang dilakukan oleh para penyelenggara. Yang menjawab tidak setuju 67 responden atau sebesar 67% kemungkinan membiarkan orang lain untuk sadar diri ikut berpartisipasi dalam Pemilu dan tidak memaksakan kehendaknya yang dimana masyarakat sekarang juga semakin pintar dan maju. Walaupun responden tidak ikut berkampanye tetapi responden mengajak teman ataupun saudaranya untuk ikut berpartisipasi dalam membahas para calon presiden dan wakil presiden. Partisipasi dalam hal politik memang membuat menarik responden, dengan bersaing ikut menjadi panitia pencoblosan suara di lingkungan tempat tinggalnya. Kemudian ikut mengamankan proses pencoblosan di lingkungan tempat tinggalnya. 11.Ikut aksi kampanye yang diadakan calon pr esiden Prabowo - Hatta

Berdasarkan jawaban kuisoner yang disebarkan pada 100 responden maka dapat diperoleh frekuensi mengenai pertanyaan “Saya selalu ikut aksi kampanye yang diadakan calon presiden Prabowo – Hatta”, dirinci sebagai berikut :

Tabel 4.17

Fr ekuensi J awaban Pertanyaan Tentang Ikut Aksi Kampanye

No Pernyataan F %

1 Sangat Setuju 14 14

2 Setuju 8 8

3 Tidak Setuju 56 56

4 Sangat Tidak Setuju 22 22

J umlah 100 100

Sumber : Kuisoner Sub II No 11

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa sebanyak 8 responden atau 8% menjawab setuju untuk mengikuti aksi kampanye yang diadakan calon presiden Prabowo – Hatta karena responden memiliki jiwa loyalitas tinggi terhadap calon presiden Prabowo – Hatta tanpa diberi imbalan apapun dan responden merasa yakin bahwa calon presiden yang dipilihnya dapat mengetahui secara langsung dan tidak melalui televisi dengan apa yang dijanjikan jika menang di Pemilu 2014. Tetapi ada 56 responden atau 56% tidak setuju karena biasanya kampanye diadakan hari kerja, jadi responden tidak ada waktu untuk ikut aksi kampanye tersebut. Responden merasa cukup dengan ikut menggunakan hak pilih di Pemilu 2014 bahwa dapat mendukung calon presiden walaupun secara tidak

Dokumen terkait