• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keamanan dan Keselamatan Kerja di Laboratorium

Dalam dokumen KESEHATAN LINGKUNGAN (Halaman 19-0)

BAB I. PENDAHULUAN

G. Keamanan dan Keselamatan Kerja di Laboratorium

1. Untuk dapat mencegah terjadinya kecelakaan di laboratorium/ bengkel kerja diperlukan pengetahuan tentang jenis-jenis kecelakaan yang mungkin terjadi di dalam laboratorium, serta pengetahuan tentang penyebabnya.

Jenis-jenis kecelakaan yang dapat terjadi di laboratorium/bengkel kerja yaitu:

a. Terluka, disebabkan terkena pecahan kaca dan/atau tertusuk oleh benda-benda tajam.

b. Terbakar, disebabkan tersentuh api atau benda panas, dan oleh bahan kimia.

c. Terkena racun (keracunan). Keracunan ini terjadi karena bekerja menggunakan zat beracun yang secara tidak sengaja dan/atau kecerobohan masuk ke dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa beberapa jenis zat beracun dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit.

d. Terkena zat korosif seperti berbagai jenis asam, misalnya asam sulfat pekat, asam format, atau berbagai jenis basa.

e. Terkena radiasi sinar berbahaya, seperti sinar dari zat radioaktif (sinar X).

f. Terkena kejutan listrik pada waktu menggunakan listrik bertegangan tinggi.

2. Alat keselamatan kerja di laboratorium

a. APD (alat pelindung diri) seperti baju praktik, sarung tangan, masker, alas kaki

b. APAR (Alat pemadam kebakaran) berikut petunjuk penggunaan c. Perlengkapan P3K

d. Sarana instalasi pengolahan limbah

3. Langkah-langkah menghindari Kecelakaan

Kecelakaan di laboratorium dapat dihindari dengan bekerja secara berdisiplin, memperhatikan dan mewaspadai hal-hal yang yang dapat menimbulkan bahaya atau kecelakaan, dan mempelajari serta mentaati aturan-aturan yang dibuat untuk menghindari atau mengurangi terjadinya kecelakaan. Aturan-aturan yang perlu diperhatikan dan ditaati untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan di dalam laboratorium perlu dibuat aturan/peraturan untuk diketahui dan dipelajari, dan ditaati oleh semua yang terlibat di laboratorium. Bila perlu dicetak dengan huruf-huruf dan ditempel di tempat-tempat yang strategis di dalam dan di luar laboratorium.

Aturan yang perlu diketahui dan ditaati adalah :

a. Semua yang terlibat dalam kegiatan laboratorium harus mengetahui letak keran utama gas, keran air, dan saklar utama listrik

b. Harus mengetahui letak alat-alat pemadam kebakaran, seperti tabung pemadam kebakaran, selimut tahan api, dan pasir untuk memadamkan api

c. Gunakan APD [Alat pelindung diri] sesuai dengan jenis kegiatan di

laboratorium.

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 15

d. Mentaati peraturan perlakuan terhadap bahan kimia yang mudah terbakar dan berbahaya lainnya

e. Jangan meletakkan bahan kimia/reagen di tempat yang langsung terkena cahaya matahari.

f. Jika mengenakan jas/baju praktik, janganlah mengenakan jas yang terlalu longgar.

g. Dilarang makan dan minum di dalam laboratorium.

h. Jangan menggunakan perhiasan selama praktik di laboratorium/

bengkel kerja.

i. Jangan menggunakan sandal atau sepatu terbuka atau sepatu hak tinggi selama di laboratorium.

j. Tumpahan bahan kimia apapun termasuk air, harus segera dibersihkan karena dapat menimbulkan kecelakaan.

k. Bila kulit terkena bahan kimia, segera cuci dengan air

banyak-banyak sampai bersih. Jangan digaruk agar zat tersebut tidak

menyebar atau masuk kedalam badan melalui kulit.

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 16 BAB IV

JENIS LABORATORIUM, PERALATAN DAN BAHAN HABIS PAKAI DIPLOMA III KESEHATAN LINGKUNGAN

Standar Laboratorium D.III Kesehatan Lingkungan terdiri dari : A. Laboratorium Mikrobiologi Lingkungan

B. Laboratorium Kimia Lingkungan

C. Laboratorium Pengendalian Vektor dan Binatang Pengganggu D. Laboratorium Parasitologi

E. Laboratorium Fisika Lingkungan

F. Laboratorium Sanitasi Industri dan Keselamatan Kerja G. Laboratorium Bengkel Kerja

Dalam implementasinya sesuai fungsi laboratorium, maka ruang laboratorium tersebut dapat sebagai berikut :

A. Laboratorium Mikrobiologi Lingkungan B. Laboratorium Kimia Lingkungan

C. Laboratorium Pengendalian Vektor dan Binatang Pengganggu dan Laboratorium Parasitologi

D. Laboratorium Fisika Lingkungan dan Laboratorium Sanitasi Industri dan Keselamatan Kerja

E. Laboratorium Bengkel Kerja

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 17 A. Laboratorium Mikrobiologi Lingkungan

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA KULIAH SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT

KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT 1 Mampu melakukan

pemeriksaan kualitas Mikrobiologis Air dan Limbah Cair

1.1 Pengambilan sampel air untuk pemeriksaan kualitas mikrobiologi air dan limbah cair

1 Mikrobiologi lingkungan

I 1 Aerator dan selang Standar Suply oksigen 1 : 13 Akuades 50 liter

2 PAPLC 2 Akuarium ukuran 30 x

30 cm

Standar Wadah contoh

ekosistem air tawar

1 : 13 Air Payau 2 liter

1.2 Pengiriman sampel air

untuk pemeriksaan kualitas mikrobiologi air dan limbah cair

III 3 Anal Swab Standar Mengambil sampel

mikrobiologi air dan limbah cair

mikrobiologi air dan limbah cair

7 Bacteriology Test

Millipore

Standar Hitung Jumlah

Coliform

1 : 10 Antisera A 1 vial

8 Bak pewarnaan Standar Wadah pewarnaan 1 : 1 Antisera AB 1 vial

2 Mampu melakukan pemeriksaan kualitas Mikrobiologi Udara

2.1 pengambilan sampel pemeriksaan mikrobiologis

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 18

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA KULIAH SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT

KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT 3 Mampu melakukan

Pemeriksaan Kualitas Fisik Makanan dan Minuman

3.1 Pengambilan sampel untuk pemeriksaan kualitas fisik makanan dan minuman

pemeriksaan kualitas fisik Mak. & Min

kualitas fisik Mak. & Min

20 Botol Sampel Volume 500 ml Wadah Sampel 1 : 5 Daun

kering/serasah 10 kg

3.4 Pemeriksaan sampel

kualitas kualitas fisik Mak.

& Min

4 Mampu melakukan sampel toksikan dan biomonitoring

4.1 Penggunakan alat pemeriksaan Cholinesterase

1. Toksikologi Lingkungan

5 Mampu melakukan Pemeriksaan Kualitas Mikrobiologi Makanan dan Minuman

5.1 Pengambilan sampel untuk pemeriksaan kualitas mikrobiologi makanan dan minuman

1. Penyehatan makanan dan minuman

29 Clinipet 1000 µl 1 : 5 Kaca benda

cekung

30 buah

5.3 Pemeriksaan sampel

kualitas mikrobiologi makanan dan minuman

30 Colony Counter Standar Menghitung koloni

bakteri

1 : 5 Kaca penutup 10 Dus

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 19

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA KULIAH SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT

KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

5.4 Kalibrasi alat pemeriksaan

mikrobiologi makanan dan minuman

31 Compound mikroskop Standar Mengamati preparat 1 : 5 Kain kassa 10 meter

32 Cool Box Elektrik Membawa sampel 1 : 5 Kapas 5 kg

6 Mampu melakukan Pemeriksaan Kualitas Mikrobiologi terhadap alat makan

6.1 Pengambilan sampel untuk pemeriksaan kualitas mikrobiologi terhadap alat makan

1. Penyehatan

dalam jumlah tertentu

1 : 5 Kertas Label 5 lembar

Standar Membuat suasana

anaerob

1 : 5 Kertas pH Universal

2 kotak

6.4 Kalibrasi alat pemeriksaan

mikrobiologis alat makan

35 Ember Plastik Mengambilan sampel

kualitas mikrobiologis alat makan

7 Mampu melakukan Pemeriksaan rektum secara mikrobiologi

7.1 Pengambilan sampel rektum secara

Standar Pemeriksaan kualitas makanan di lapangan

1 : 5 Korek api 5 Kotak

Mengambil sampel air danau, sungai

1 : 5 Larutan alfa naftol

50 ml

8 Mampu mengidentifikasi makro dan mikro bentos di badan air

8.1 Persiapan alat dan bahan pengambilan makro dan mikro bentos di badan air

Ekologi I 43 Gelas Ukur 50 ml Stainless steel Mengukur pereaksi 1 : 5 Larutan Kinyoun

100 ml

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 20

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA KULIAH SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT

KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

8.2 Pengambilan contoh

makro dan mikro bentos di badan air

44 Gelas Ukur 100 ml Standar Mengukur pereaksi 1 : 5 Larutan

Kovach

25 ml

8.3 Pengidentifikasian makro

dan mikro bentos di badan air

45 Gelas Ukur 250 ml 1 : 5 Larutan lugol 100 ml

46 Gelas Ukur 500 ml 1 : 1 Larutan Methyl

merah

50 ml

9 Mampu melakukan Pemeriksaan Kualitas mikrobiologi tanah dan limbah padat

9.1 Pengambilan sampel pemeriksaan kualitas mikrobiologi tanah dan limbah padat

pemeriksaan mikrobiologi tanah dan limbah padat

49 Impinger + Tabung Standar Sampling udara 1 : 1 Larva Culex sp 750 ekor

9.3 Pemeriksa sampel

mikrobiologi tanah dan limbah padat

50 Jarum/ Ose/ Sengkelit

berkalibrasi Dia 0,4cm

Standar Mengambil suspensi

kuman ukuran tertentu

1 : 5 LCD 1 buah

9.4 Kalibrasi alat pemeriksaan

mikrobiologi tanah dan limbah padat

51 Jarum/ Ose/ Sengkelit

runcing

Standar Mengambil suspensi

kuman

Standar Penyimpanan

preparat

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 21

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA KULIAH SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT

KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

58 Krustang Stainless

steel

Standar Mengambil Krus 1 : 5 Manitol Salt

Agar

250 gr

59 Laminar air flow Penutup kaca,

blower, UV, stainless steel

Ruang untuk penanaman scr aseptik

1 : 25 Metil Merah 10 ml

60 Lampu spirtus Standar Pemanas 1 : 5 Minyak Imersi 10 ml

61 Loupe ukuran 10 x Standar Mengamati koloni 1 : 5 MRVP 250 gr

62 Loupe ukuran 20 x Standar Mengamati koloni 1 : 5 NaCl 100 ml

63 Meteran gulung Panjang 50 m Mengukur luas lahan 1 : 5 Nutrien agar 250 gr

64 Mikroskop dengan

kamera

Standar Mengabadikan hasil pewarnaan

1 : 25 Pasir hitam 3 kg

65 Oven Standar Sterilisasi alat gelas 1 : 25 PCA 250 gr

66 Panci lurik 50 liter Standar Memanaskan alat

gelas sebelum dicuci

1 : 25 Perbenihan SIM

100 gr

67 Penjepit kayu Standar Menjepit tabung

reaksi

2 : 1 pH Universal 3 Kotak

68 Penjepit kue makanan Stainless steel Mengambil sampel

makanan

1 : 5 Pipet tetes 20 buah

69 Pinset Stainless steel Standar Menjepit kaca benda 1 : 5 Plasma darah 3 ml

70 Pipet Ukur 1 ml Standar Mengambil sampel

dalam jumlah tertentu

1 : 5 Plate Count Agar

250 gr

71 Pipet Ukur 5 ml 1 : 5 R/ Kovach 50 ml

72 Pipet Ukur 10 ml 1 : 5 Sabun Cair 250 ml

73 Pisau anatomi Stainless steel Memotong sampel 1 : 5 Sabun cuci

tangan

4 buah

74 Pisau dapur Stainless steel Memotong sampel 1 : 5 Sakarosa 100 gr

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 22

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA KULIAH SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT

KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

Standar Homogenisasi &

pemanasan media

Standar Wadah media

biokimia

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 23

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA KULIAH SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT

KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

95 Termos es Standar Wadah sampel dari

lapangan

1 : 5

97 Timbangan Kapasitas 1-200 gr

kepekaan 1 gr

Menimbang sampel dan media

1 : 10

98 Timbangan analitik

digital

Kapasitas 1-100 gr, Kepekaan 0,1 gr

Menimbang media secara kuantitatip

1 : 10

99 Timer Standar Mengukur waktu 1 : 5

100 Toples kaca vol 12, 5

liter

Standar Tempat beternak

cacing tanah

1 : 1

101 Tourniquet Standar Membebat lengan

atas saat mengambil darah vena

1 : 5

102 Vortex Standar Menghomogenkan

suspensi kuman

1 : 25

103 Waterbath Standar Menghangatkan

media

1 : 25

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 24 B. Laboratorium Kimia Lingkungan

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA

KULIAH

SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI

ALAT

KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BARANG HABIS PAKAI JENIS JML/SMT 1. Mampu melakukan

Pemeriksaan Kualitas Fisik Air dan Limbah Cair

1.1 Pengiriman sampel pemeriksaan kualitas fisik air dan limbah cair

1. Kimia

1.2 Kalibrasi alat pemeriksaan fisik

air dan limbah cair

2. PAPLC A, B III, IV

2 Aerator Standar Suplay oksigen di air 1;3 Air hasil Olahan 50 liter

1.3 Penggunaan alat

pemeriksaan sampel kualitas fisik air dan limbah cair

3 Analytical Balance Kapasitas 0.1-100 gr, kepekaan 0,1 gr

Menimbang secara kwantitatif

1:13 Air Kotor 100 liter

1.4 Pemeriksaan sampel kualitas

fisik air dan limbah cair

4 Aqua Analizer Standar

pemeriksaan untuk lapangan

Pemeriksaan air di lapangan

2 Mampu melakukan Pemeriksaan Kualitas Kimia Air dan Limbah Cair

2.1 Pengiriman sampel pemeriksaan kimia air dan limbah cair

1. PAPLC A, B III, IV

6 Beaker Glass 100 ml Bahan gelas, tahan panas

Pembuatan larutan 1;1 Alkohol 96%

p.a

5 liter

2.2 Kalibrasi alat pemeriksaan

kimia air dan limbah cair

sampel kualitas kimia air dan limbah cair

8 Beaker Glass 600 ml 1;3 AlSO4 1 Kg

2.4 Pemeriksaan sampel kualitas

kimia air dan limbah cair

3 Mampu melakukan Pemeriksaan Kualitas Kimia Udara

3.1 Pengiriman sampel udara untuk pemeriksaan kualitas kimia udara

kualitas kimia udara

12 Botol COD Standar Pemeriksaan COD 1;5 Asam oksalat 100 gr

3.3 Penggunaan alat pemeriksaan

kualitas kimia udara

13 Botol Timba Plastik Standar Mengambil sampel air 1;3 Asam Sulfat 100 ml

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 25

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA

KULIAH

SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI

ALAT

KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BARANG HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

3.4 Pemeriksaan sampel kualitas kimia udara

Standar Wadah menimbang

bahan yang mudah menguap

1;3 BaOH2 6 gr

4 Mampu melakukan Pemeriksaan Kualitas Kimia tanah dan limbah padat

4.1 Pengiriman sampel pemeriksaan kimia sampah

1. PTSP A III 16 Burette (biasa) 50

18 Cawan mortar Standar Menggerus 1;1 Bromothymol

blue

25 gr

5 Mampu melakukan Pemeriksaan Kualitas Kimia Makanan dan Minuman

5.1 Pengiriman sampel

pemeriksaan kimia Makanan &

Minuman

kimia Makanan & Minuman

20 Centrifus Standar Pemisahan endapan 1;25 Buffer pH 12 1 vial

5.3 Pengenalan alat pemeriksaan

sampel kualitas kimia Mak. &

Min

21 Comparator Standart Mengukur kualitas air 1;3 Ca(NO3)2 100 gr

5.4 Pemeriksaan sampel kualitas

kimia Mak. & Min

22 Conductivitymeter Standart Mengukur kualitas air 1;3 Calsium

Carbonate

100 gr

23 Corong kaca Bahan gelas Membantu menyaring 1;5 Calsium

Chloride

100 gr

6 Mengelola program hygiene industri, kesehatan dan keselamatan kerja

6.1 Pengiriman Kadar Debu Di ruang Kerja

Kadar Debu Di Ruang Kerja

25 DO meter Standar Mengukur kualitas air 1;3 CCL4 100 ml

6.3 Pengenalan alat pemeriksaan

Kadar Debu Di Ruang Kerja

26 Desicator Standar Pengering bahan baku

primer

1;5 Citroen Zuur 100 gr

6.4 Mampu melakukan

pemeriksaan sampel Kadar Debu Di Ruang Kerja

27 Destilator Standar Proses destilasi 1;13 COD Cell test 50 Tube

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 26

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA

KULIAH

SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI

ALAT

KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BARANG HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

33 Gas Chromatografi Standar Mengukur elemen berbahaya

40 High Pressure Liquid Chromotograph

Standar Mengukur elemen

berbahaya

42 Kolorimeter Standar Mengukur kualitas air 1;3 Hydrogen

nitrat

43 Kompor Gas Standar Memanaskan 1;13 Hydrogen

Sulfat

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 27

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA

KULIAH

SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI

ALAT

KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BARANG HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

Standar Pembuatan larutan

secara kwantitatip

47 Labu Volumetric 100 ml

48 Labu Volumetric 250 ml

49 Labu Volumetric 500 ml

50 Labu Volumetric 1000 ml

51 Labu Volumetric 2000 ml rata, sudut cekung

Penyimpanan dan ruang kerja yang berhubungan dengan

54 Lemari Es Standar Penyimpanan sampel

dan reagen

56 Penjepit test tube Standar Menjepit tabung reaksi 1;1 korek api 2 buah

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 28

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA

KULIAH

SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI

ALAT

KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BARANG HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

61 Pipet Gondok 10 ml 1;1 Magnesium

Sulfat

25 gr

62 Pipet Gondok 15 ml Standar Mengambil larutan secara kwantitatip

1;1 Maltose 250 gr

63 Pipet Gondok 25 ml 1;1 Mercury 2

Sulfat

25 gr

64 Pipet Gondok 100 ml 1;5 Methyl Merah 25

65 pH meter Standar Mengukur pH 1;3 Methylen Blue 50 gr

66 Rak piring Standar Mengeringkan alat 1;25

67 Rak tabung nessler Standar Wadah tabung nessler 1 ; 1

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 29 C. Laboratorium Pengendalian Vektor dan Binatang Pengganggu

NO KOMPETENSI SUBTANSI KAJIAN MATA

KULIAH

SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT 1 Mampu melakukan Survai

Vektor dan Binatang Pengganggu

1.1 Pemetaan wilayah untuk survai vektor dan binatang pengganggu.

dan pengiriman sample vektor dan binatang pengganggu.

3 Alat ukur panjang Standar Mengukur luas

wilayah yang akan difumigasi

1 : 5 Alkohol 70%

teknis

20 liter

1.1.2 Pemeriksaan vektor dalam

survai vektor dan binatang

4 Anemometer Standar Mengukur kecepatan

Standart Wadah mencuci

larutan antiseptik

penangkapan dari stadium telur, larva, pupa dan nyamuk dewasa

9 Beaker Glass 50 ml Standart Wadah membuat

larutan

1 : 13 Basudin 6 liter

1.3.1 Penggunaan kunci

identifikasi dari stadium telur, larva, pupa dan dewasa

larva, pupa dan nyamuk dewasa

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 30

NO KOMPETENSI SUBTANSI KAJIAN MATA

KULIAH

SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

dan pengiriman sampel vektor dan binatang pengganggu

15 Botol reagen 250 ml Standart Penyimpanan larutan 1 : 1 Bensin solar 20 Liter

16 Botol reagen 100 ml 1 : 1 Busa 12

lembar 2 Mampu melakukan

mengendalikan Vektor dan Binatang Pengganggu

2.1 Persiapan alat pengendalian serangga seperti Fogging

PVBP B IV 17 Botol reagen 1000

pengendalian vektor dan binatang pengganggu

18 Botol semprot Standart Wadah akuades 1 : 3 Casting resin 2 botol

2.1.2 Pembuatan formulasi

pestisida secara tepat

19 Botol tetes 100 ml Standart Penyimpanan larutan 1 : 5 Cenation 4 liter

2.1.3 Pembersihkan kembali alat

pengendalian vektor dan binatang pengganggu

20 Canister Standar Pembuka kaleng 1 : 5 Chlorodane 20 liter

21 Cant Opener Standar Wadah pestisida 1 : 5 Chloroform 20 Liter

3 Mampu mengawasi sanitasi tempat pembuatan, penjualan, penyimpanan, pengangkutan &

penggunaan pestisida

3.1 Penyimpanan pestisida secara aman

Binokuler Identifikasi morfologi telur, larva dan pupa serangga

1 : 5 Cover glass 5 Box

3.3 Persiapan alat untuk uji

susceptibilyty vektor dan binatang pengganggu

24 Corong bersaring Standar Menyaring pelarut 1 : 3 Durban 10 liter

3.3.1 Pemeriksaan uji

susceptibility vektor dan binatang pengganggu

25 Cover Glass 18x 18

mm

Standart Penutup kaca benda 5 : 1 Formalin 5 liter

3.3.2 Pembacaan hasil uji

susceptibilyty vektor dan binatang pengganggu

26 Disekting mikroskop Binokuler Memotong dan

melihat kelenjar ludah nyamuk dewasa

1 : 5 Gula pasir 4 kg

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 31

NO KOMPETENSI SUBTANSI KAJIAN MATA

KULIAH

SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

27 Drop trap Standar Perangkap tikus

dengan lem

1 : 5 Jarum pentul 5 pak

28 Ember saringan Standar Wadah pelarut &

pestisida

1 : 3 Kaca benda 15 Box

29 Erlenmeyer 100 ml Standart Wadah membuat

larutan

2 : 1 Kain Kasa 12 meter

30 Erlenmeyer 300 ml 2 : 1 Kamper 2 Kg

31 Erlenmeyer 600 ml 2 : 1 Kapas 10 kg

32 Erlenmeyer 800 ml 1 : 3 Karet gelang 2 kg

33 Fly grill Standar Menghitung

kepadatan dan populasi lalat

1 : 5 Kassa 30 meter

34 Fly trap Standart Alat menangkap lalat 1 : 5 Kertas Kruf,

hijau,Biru, Kuning,merah

4 Box

35 Gayung plastik Standart Mengambil sampel air 1 : 1

36 Gelas Ukur 5 ml Standart Mengukur larutan

pestisida

1 : 5 Kertas label 100 lembar

37 Gelas Ukur 10 ml 1 : 5 Kertas saring 20

lembar

38 Gelas Ukur 50 ml 1 : 5 Kertas saring

halus

15 lembar

39 Gelas Ukur 100 ml 1 : 5 Killing bottle 20 buah

40 Gelas Ukur 250 ml 1 : 5 Kit 12 botol

41 Gelas Ukur 500 ml Standart Mengukur larutan 1 : 5 Lentreks 10 liter

42 Gunting Standart Menggunting 1 : 5 Lorsban 10 liter

43 Holding tube test Standar Menganalisa tingkat

keterpajanan vektor pada media yang terkena pestisida

1 : 1 Malathion 10 liter

Novan 10 liter

Paper Cup 500 buah

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 32

NO KOMPETENSI SUBTANSI KAJIAN MATA

KULIAH

SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT pada media yang terkena pestisida

Standart Penyimpanan

preparat

1 : 5

56 Kotak serangga Standart Tempat penyimpanan

serangga awetan

1 : 5

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 33

NO KOMPETENSI SUBTANSI KAJIAN MATA

KULIAH

SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

57 Kotak slide box Standar Menyimpan preparat

awetan

1 : 5

58 Kurungan lalat Standart Menyimpan lalat

hidup

1 : 5

59 Kurungan nyamuk Standart Menyimpan nyamuk

hidup

1 : 5

60 Lampu spirtus Standar Pemanas 1 : 5

61 Light trap Standar Alat penangkap lalat

dengan umpan cahaya

1 : 5

62 Loupe ukuran 0.90

mm

Standar Pembesar untuk alat

bantu mengamati identifikasi serangga

1 : 5

63 Loupe ukuran 10 x Standart 1 : 5

64 Loupe ukuran 20 x Standar 1 : 5

65 Masker Kain APD 1 : 1

66 Mesin Fog Standar Penyemprotan

pestisida dalam bentuk asap

1 : 5

67 Mikroskop Binokuler Standar Identifikasi serangga 1 : 5

68 Mikroskop dengan

kamera

Standar Identifikasi serangga

dan mengabadikan hasil identifikasi

1 : 5

69 Mist Blower Standar Penyemprotan

pestisida dalam bentuk kabut

1 : 15

70 Nozzletip HSS 8002 Standar Ukuran besar partikel

pestisida

1 : 2

71 Object Glass Standart Membuat preparat

serangga

2 : 1

72 Perangkap Tikus Standar Menangkap tikus 1 : 3

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 34

NO KOMPETENSI SUBTANSI KAJIAN MATA

KULIAH

SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

umpan dan menjepit tikus

Standart Penyimpanan nyamuk

dewasa dari lapangan

2 : 1

90 Tally counter Standar Alat hitung 1 : 5

91 Timbangan kapasitas 1-200 gr,

Ketelitian 1 gr

Menimbang bahan secara kualitatip

1 : 15

92 Timbangan Neraca Kapasitas 1-200 gr,

Ketelitian 0,01 gr

Menimbang bahan secara kuantitatif

1 : 15

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 35

NO KOMPETENSI SUBTANSI KAJIAN MATA

KULIAH

SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

93 Triplek 10 x 10 cm Standar Alat bantu hitung 1 : 5

94 ULV. FAN Standar Kipas pengering 1 : 25

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 36 D. Laboratorium Parasitologi

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA KULIAH SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT 1 Mampu melakukan

Pemeriksaan Kualitas Makanan dan Minuman dengan pengujian parasit

1.1 Pengambilan sampel makanan dan

diatur, lancet disposible

Mengambil sampel

panas, jarak antar besi 5 cm

Gelas, ukuran panjang 10 cm

Pemeriksaan slide culture jamur

2 : 1 Entelan 100 ml

2 Mampu melakukan Pemeriksaan parasit dari tanah dan limbah sampah

2,1 Pengambilan sampel tanah dan limbah padat untuk

tanah dan limbah padat untuk

dari sampel tanah dan limbah padat

11 Beaker Glass 300 ml 1 : 5 Kapas 5 Kg

12 Beaker Glass 600 ml 1 : 5 Kawat kasa

3x4 cm

25 buah

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 37

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA KULIAH SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

2,2 Persiapan alat dan

bahan untuk pemeriksaan soil transmitted helminth

3 Mampu melakukan survei vektor dan binatang pengganggu

3.1 Pemeriksaan malaria 1. Parasitologi II 18 Botol reagen 100 ml 1 : 5 Korek api 5 kotak

3.1.1 Persiapan alat dan

bahan untuk pemeriksaan malaria

19 Botol reagen 1000 pemeriksaan filaria

24 Cool Box Standar Pendingin saat

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 38

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA KULIAH SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

pemeriksaan jamur superfisialis

Standar Menanam/mengambil

suspensi jamur

1 : 5 Tabung Widal 25 buah

41 Jarum/ Ose/

Sengkelit berkalibrasi Dia 0,4cm

Gagang steinles steel dibungkus karet

Menanam/mengambil suspensi jamur

1 : 5 Tisue 20 gulung

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 39

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA KULIAH SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

43 Kaca benda Standar Membuat pewarnaan 5 : 1 Xylol 250 ml

44 Karet penghisap Standar Mengambil larutan 1 : 5

45 Kompor gas Standar Pemanas 1 : 25

46 Kotak slide box Standar Menyimpan preparat 1 : 13

47 Krustang Stainless

steel

Standar Menjepit mulut

erlenmeyer dalam kondisi panas

1 : 5

48 Laminar air flow Standar Ruang aseptik untuk

kultur jamur

1 : 25

49 Masker Standar APD 1 : 1

50 Mikroskop Binokuler Standar Mengamati sel parasit 1 : 5

51 Mikroskop dengan

kamera

Standar Identifikasi serangga

dan mengabadikan hasil identifikasi

1 : 25

52 Oven Standar Mensterilkan alat 1 : 25

53 Panci lurik 50 liter Standar Merebus alat gelas

bekas sampel

1 : 25

54 Penjepit kayu Standar Menjepit kaca benda 1 : 1

55 Penjepit kue stainless

steel

Standar Mengambil sampel

makanan

1 : 5

56 Pinset Stainless steel Standar Menjepit kaca benda 1 : 1

57 Pipet kapiler Standar Mengambil sampel

darah kapiler

1 : 1

58 Pipet Ukur 1 ml Standar Mengambil sampel 1 : 5

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 40

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA KULIAH SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI ALAT KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI JENIS JML/SMT

59 Pipet Ukur 10 ml Standar Mengambil larutan 1 : 5

60 Pipet Ukur 5 ml Standar Mengambil larutan 1 : 5

61 Pisau stainless steel Standar Memotong sampel 1 : 5

62 Rak darah Standar Tempat penyimpanan

preparat darah

1 : 5

63 Rak tabung reaksi

stainless steel

Standar Tempat tabung reaksi 1 : 5

64 Refrigerator Standar Penyimpanan media 1 : 25

65 Sarung Tangan Standar APD 1 : 1

66 Sendok makan

stainless steel

Standar Mengambil sampel

makanan

1 : 5

67 Sendok tanduk Standar Mengambil serbuk

media

1 : 5

68 Sentrifuse 8 lubang. 2500 rpm Memisahkan endapan

dari supernatan

1 : 25

69 Sikat Kecil Standar Membersihkan tabung 1 : 5

70 Staining jar Standar Pewarnaan 1 : 5

71 Stop Watch Standar Penghitung waktu 1 : 5

72 Tabung reaksi 10 ml Standar Tempat percobaan 1 : 1

73 Tabung reaksi 20 ml 1 : 1

74 Tabung sentrifus Standar Wadah untuk

memisahkan endapan dari supernatan

1 : 25

75 Timbangan 1-100 gr

kepekaan 1 gr

Standar Menimbang media 1 : 2 5

76 Vortex Standar Menhomogenkan

suspensi jamur

1 : 25

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 41 E. Laboratorium Fisika Lingkungan

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA

KULIAH

SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI

ALAT

KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI

JENIS JML/SMT

1 Mampu melakukan pemeriksaan kualitas fisik udara/kebisingan, getaran, kelembaban, kecepatan angin dan radiasi

1.1 Pemeriksaan Tekanan gaya 1. Fisika Lingkungan

I 1 Accumulator Standart Menjaga tekanan oli

agar tetap stabil

1 : 25 Air 25 liter

V 4 Ampere meter Standart Pengukur tegangan

listrik

5 Anemometer Standart Pengukur kecepatan

angin

1.3.2 Pemilihan metode Pengukuran

panas

9 Gergaji besi Standart Pemotong pipa besi 1 : 5 Garam 500 gr

10 Hidrometer Standart Pengukur tekanan air 1 : 5 Gayung 3 buah

1.4 Pengukuran kelembaban 11 High Pressure Liquid

Chromatograph

Standart Pemeriksaan polutan kimia berbahaya

1.4.2 Pemilihan metode Pengukuran

kelembaban

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 42

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA

KULIAH

SMT NAMA ALAT SPESIFIKASI

ALAT

KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI

JENIS JML/SMT

bunyi dan kegaduhan

1.Fisika Lingkungan

I 20 Neraca Standart Pangukur berat 1 : 5 Penggaris 3 buah

1.6.2 Pemilihan metode Pengukuran

bunyi dan kegaduhan

2. PAPLC A, B III, IV 21 Obeng Standart Penguat skrup/baut 1 : 5 Saluran air

2 Mampu melakukan kuantitas air dan limbah cair

2.1 Penggunaan alat Pengukuran Debit air

tinggi/rendah debit air

1 : 5

35 Vibriometer Standart Pengukur getar 1 : 5

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 43 F. Laboratorium Sanitasi Industri dan Keselamatan Kerja

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA

KULIAH SMT NAMA ALAT SPEFISIKASI

ALAT KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI

JENIS JML/SMT 1 Mampu mengelola program

sanitasi industri/hygiene industri kesehatan dan keselamatan kerja

1.1 Pemeriksaan getaran di tempat kerja

1.Penyehatan Udara

III 1 Anemometer Standart Mengukur kecepatan

angin

1 : 5 Akuades 2 liter

1.1.1 Pengenalan metode

pemeriksaan getaran di tempat kerja

2. Fisika Lingkungan

II 2 Audiometer Analyzer Standart Mengukur gangguan pendengaran

1 : 5 Baterai kotak

20 buah

1.1.2 Kalibrasi alat pemeriksaan

getaran di tempat kerja

3. Sanitasi Industri dan Keselamatan Kerja

V 3 Busur derajat Standart Menentukan

kemiringan alat kerja

1 : 5 Bateri 1.5 V

30 buah

1.1.3 Penggunaan alat

pemeriksaan getaran di tempat kerja

dan kelembaban pada ruang kerja

6 Data Logging Multi Gas

Monitor

Standart Mengukur sampel gas udara

1 : 25 Filter kecil 50 lembar

1.2.1 Penggunaan alat

Pengukuran panas dan kelembaban pada ruang kerja

7 DREL/2000 Portable

Laboratory

Standart mengukur sampel gas udara

1 : 25 H2O2 500 ml

1.2.2 Pemilihan metode

Pengukuran panas dan kelembaban pada ruang kerja

8 Gas detector Standart Detektor mengukur

kualitas gas udara

1 : 25 Laptop 5 buah

9 Heat Street monitor Standart Mengukur beban

panas udara di tempat kerja

Standart Utk mengambil sampel udara kecepatan Tinggi

1 : 5 Methyl red 1 gr

1.3.1 Penggunaan alat

Pengukuran cahaya dan penerangan pada ruang kerja

Pengukuran cahaya dan penerangan pada ruang kerja

12 Hygrometer Standart Mengukur kelembaban 1 : 25 NaOH 25 gr

Standar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Diknakes 44

NO KOMPETENSI SUBSTANSI KAJIAN MATA

KULIAH SMT NAMA ALAT SPEFISIKASI

ALAT KEGUNAAN RASIO ALAT &

PRAKTIKAN

BAHAN HABIS PAKAI

JENIS JML/SMT

1.4 Pengukuran gas udara di

tempat kerja

13 Impinger Botle terbuat dari gelas Mengukur polutan

udara tempat kerja

1 : 5 NH3SO3 256 gr

1.4.1 Penggunaan alat

Pengukuran gas udara

14 Indoor air quality Standart Mengukur kualitas

Pengukuran gas udara

15 Inkubator Standart Pengeraman sampel 1 : 25 Spirtus 5 liter

16 Lampu spirtus Standart Memanaskan sampel 1 : 5

1.5 Pengukuran ergonomi alat

kerja pada tempat kerja

17 Lemari es Standart Menyimpan sampel

dingin

1 : 25

1.5.1 Penggunaan alat

Pengukuran ergonomi alat

Pengukuran ergonomi alat

Dalam dokumen KESEHATAN LINGKUNGAN (Halaman 19-0)

Dokumen terkait