BAB III RENCANA AKSI PERUBAHAN
D. Keberlanjutan Aksi Perubahan
Tindaklanjut kegiatan jangka pendek dengan menetapkan target jangka menengah dan jangka panjang. Pada pelaksanaan aksi perubahan kinerja organisasi berupa pembuatan aplikasi sistem informasi pelayanan organisasi kemasyarakatan pada Badan Kesbangpol Daerah Provinsi Sulawesi Utara, semua tahapan jangka
pendek sudah dapat dilaksanakan dengan baik. Untuk pengembangan berikutnya merupakan target jangka menengah dan jangka panjang yaitu:
1. Target jangka menengah diharapkan dapat dilaksanakan launching SIPOMAS, dan terlaksannya Sosisalisasi aplikasi SIPOMAS di beberapa Kesabangpol Kabupaten/Kota se Provinsi Sulut kemudian penyempurnaan aplikasi SI POMAS berbasis android dan IOS mencapai 100% sehingga dapat meningkatkan kinerja pelayanan publik sejalan dengan program pemerintah provinsi Sulut Digital Government.
2. Target jangka panjang diharapkan aplikasi SI POMAS dapat digunakan untuk seluruh pelayanan publik pada Badan Kesbangpol Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara.
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Keberhasilan pelaksanaan aksi perubahan dengan pembuatan aplikasi sistem informasi pelayanan organisasi kemasyarakatan (SI POMAS) untuk peningkatan kinerja pelayanan publik terhadap pendaftaran/pendataan dan pelaporan Ormas, LSM, Yayasan dan Organisasi lainnya di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Provinsi Sulawesi Utara sangat ditentukan dari kemampuan project leader memobilisasi dukungan dari seluruh stakeholder di Badan Kesbangpol Sulut. Selain kemampuan manajerial kepemimpinan serta strategi komunikasi yang baik, diperlukan juga keputusan yang terarah dan terukur dalam pelaksanaan aksi perubahan ini.
1. Dari hasil komunikasi yang dilakukan selama Aksi Perubahan, semua stakeholders mendukung terlaksananya aksi perubahan. Hal ini ditunjukkan melalui surat dukungan dan banyaknya masukan pada sosialisasi eksternal dengan stakeholders.
2. Hasil dari aksi perubahan tahapan jangka pendek ini masih belum sempurna, sehingga diperlukan komunikasi dalam bentuk sosialisasi dan koordinasi lebih lanjut dengan stakeholders. Hal ini bertujuan agar adanya revisi SOP dan sistem informasi pelayanan Ormas (SIPOMAS) berbasis Web dapat bermanfaat secara optimal bagi stakeholders.
3. Hasil dari tahapan jangka pendek ini merupakan tahapan antara yang masih perlu ditindaklanjuti kemudian pada jangka menengah dan jangka panjang.
Keberhasilan aksi perubahan sangat ditentukan pada tahap jangka menengah dan jangka panjang sehingga tujuan akhir dari aksi perubahan ini dapat tercapai.
4. Pencapaian target jangka pendek yang telah ditetapkan diperlukan strategi komunikasi khusus yang melibatkan mentor, coach tim efektif dan project leader baik secara langsung maupun tidak langsung melalui berbagai sarana komunikasi. Sedangkan untuk target jangka menengah dan target jangka panjang selanjutnya yang direncanakan dalam aksi perubahan ini akan dilaksanakan secara konsisten dengan pengembangan dan penyempurnaan aplikasi SI POMAS
sehingga tujuan dari peningkatan pelayanan public di bidang Ketahanan, Ekonomi, Sosial, BUdaya dan Ormas untuk mendukung proses peningkatan kinerja di Badan Kesbangpolda Sulut dapat tercapai.
5. Project leader sebagai peserta mendapatkan pembelajaran yang inovatif dan adaptif untuk peningkatkan kompetensi komunikasi yang efektif dan penerapan kepemimpinan kinerja yang efektif, efisien dan bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas sebagai Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Provinsi Sulawesi Utara
B. Saran
Project Leader mendapatkan banyak hal dalam pelaksanaan aksi perubahan, namun hal terutama yang dapat menjadi pelajaran berharga dalam kepemimpinan dan pelaksanaan tugas dan fungsi yang diemban di masa yang akan datang adalah sebagai berikut:
1. Koordinasi dan kolaborasi antara atasan dan bawahan serta stakeholders terkait sangat menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi serta pencapaian organisasi.
Kerjasama yang baik antara semua unsur menjadi hal penting dalam pencapaian tujuan bersama.
2. Perlunya pemanfaatan teknologi yang adaptif dan peningkatan kompetensi SDM berbasis IT untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terhadap kinerja pelayanan publik sebagai stakeholeder Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Provinsi Sulawesi Utara
3. Untuk mencapai efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi dapat dilaksanakan melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi. Kemampuan untuk berpikir secara kreatif dan inovatif merupakan salah satu kunci dalam pelaksanaan tugas dan fungsi serta dalam menghadapi kendala dan tantangan dalam pencapaian target organisasi.
4. Perlu adanya integrasi secara menyeluruh terhadap inovasi pelayanan digital di Badan Kesbangpol Sulut dengan dengan dashboard digital government di Dinas Kominfo dan Persandian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
DAFTAR PUSTAKA
Effendi, Taufiq., 2009. Percepat Peningkatan Pelayanan Publik Melalui Best Practices. www.menpan.go.id., diakses tanggal 11 Mei 2010.
Komaruddin, 2010. Mendorong Best Practices Pemerintahan Daerah.
http://www.madina-sk.com., diakses pada tanggal 1 Mei 2010.
Mahmudi, 2007. Manajemen Kinerja Sektor Publik. UPP. STIM YKPN.
Yogyakarta.
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Utara.
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 38 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 108 Tahun 2017 tentang Kompetensi Pemerintahan
Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Pelatihan Kepemimpinan Administrator.
Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi irokrasi (PAN-RB) No. 15 Tahun 2008 tentang Pedoman Umum Reformasi Birokrasi.
Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Apartaur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
Peraturan Presiden (PP) Nomor 81 tahun 2010 tentang Grand Desain Reformasi Birokrasi 2010-2025.
Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Utara
Peraturan Gubernur Sulawesi Utara Nomor 86 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organsasi Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Sulawesi Utara
PP No. 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah
Lampiran 1 SK Tim Efektif Aksi Perubahan Kinerja Organisasi
Lampiran 2 Undangan Rapat Tim Efektif Aksi Perubahan
Lampiran 3 Undangan Sosialisasi Eksternal Aplikasi SI POMAS
Lampiran 4 Notulensi Rapat Tim Efektif
Lampiran 5 Daftar Hadir Undangan Sosilaisasi Eksternal Aplikasi SI POMAS
Lampiran 6 SOP dan Flowchart Aplikasi SI POMAS