5 KONDISI UMUM WILAYAH PENELITIAN 5.1 Letak Geografis
5.4 Komponen Sosial Ekonomi .1 Kecamatan Pulau Sebuku
5.4.4 Kecamatan Pulau Laut Selatan Kependudukan
Kecamatan Pulau Laut Selatan memiliki luas wilayah 378,07 km2, Desa Tanjung Serudung merupakan desa terluas yaitu 181,22 km2 dan Desa Alle-alle merupakan desa dengan luas wilayah terkecil yaitu 3,47 km2. Jumlah penduduk Kecamatan Pulau Laut Selatan sebesar 9874 jiwa yang tersebar di 8 desa. Jumlah penduduk terbanyak ada di Desa Tanjung Seloka sebesar 3301 jiwa atau sebesar 33,43 % dari total penduduk Kecamatan Pulau Laut Selatan dan jumlah penduduk terkecil berada di Desa Tanjung Serudung sebesar 584 jiwa atau hanya 5,01 % dari total penduduk Kecamatan Pulau Laut Selatan. Namun Desa Alle-alle merupakan desa terpadat yaitu 302 jiwa/km2 sedangkan Desa Tanjung Serudung merupakan desa yang terkecil kepadatan penduduknya yaitu sebesar 3 jiwa/km2. Distribusi jumlah penduduk, kepadatan dan jumlah rumah tangga berdasarkan per desa selengkapnya disajikan pada Tabel 26. Tabel 26 Distribusi jumlah penduduk, kepadatan dan jumlah rumah tangga Kecamatan Pulau Laut Selatan
No Desa
Luas Jumlah Kepadatan Rumah Rata-rata
(Km2) penduduk Penduduk Tangga Anggota
(Jiwa) (Jiwa/Km2) Rumah Tangga
1 Teluk Sirih 49,12 830 17 198 4 2 Sungai Bulan 21,42 725 34 188 4 3 Sungai Bahim 23,74 708 30 165 4 4 Alle-alle 3,47 1.048 302 253 4 5 Tanjung Seloka 22,31 3.301 148 731 5 6 Tanjung Serudung 181,22 495 3 128 4 7 Labuan Mas 35,32 1.116 32 315 4 8 Tj. Seloka Utara 41,38 1.651 40 337 5 Jumlah 378,07 9.874 13 2315 4
Dari Tabel 37 dapat juga di ketahui bahwa terdapat 5 desa yang mempunyai tingkat kepadatan penduduk kecamatan yaitu Desa Alle-alle (302 jiwa/km2), Desa Tanjung Seloka (148 jiwa/km2), Desa Tanjung Seloka Utara (40 jiwa/ km2), Desa Sungai Bulan (34 jiwa/km2) dan Desa Labuan Mas (32 jiwa/km2). Tentu untuk beberapa waktu kedepan akan terjadi pertumbuhan penduduk yang lebih besar sehingga bisa menimbulkan dampak terhadap kehidupan sosial ekonomi di lima desa tersebut. Seperti meningkatnya kebutuhan akan berbagai fasilitas sosial, kesehatan, pendidikan dan juga kebutuhan air bersih. Oleh karena itu pemerintah terkait harus mengantisipasinya dengan cara menyiapkan sarana dan prasarana yang dimaksud misalnya untuk sarana pendidikan setingkat TK dan SD diharapkan tersedia di setiap desa, SMU/SMK dengan asumsi 4.800 jiwa/sekolah maka kedepannya membutuhkan1 SMU/SMK sedangkan untuk sarana kesehatan Kecamatan Pulau Selatan membutuhkan 2 orang dokter umum dan tenaga kesehatan lainnya serta fasilitas air bersih yang memadai.
Dilihat berdasarkan tingkat kesejahteraan keluarga, keluarga masyarakat di Kecamatan Pulau Laut Selatan dapat dikategorikan dalam keluarga pra sejahtera, keluarga sejahtera I, II dan sejahtera III serta III plus. Berdasarkan keempat kategori tersebut, keluarga masyarakat di Pulau Laut Selatan didominasi oleh keluarga sejahtera II yang berjumlah 838 keluarga, keluarga sejahtera III 564 keluarga, keluarga sejahtera III Plus 564 keluarga, keluarga sejahtera I 223 keluarga dan keluarga pra sejahtera sebanyak 99 keluarga (KCA 2014).
Dari data ini pula dapat kita ketahui bahwa sekitar 14,07 % penduduk Kecamatan Pulau Laut Selatan masih berada dalam kategori belum mampu. Dan karena faktor ini juga diduga angka kematian di Kecamatan Pulau Laut Selatan masih sangat tinggi dan penduduk usia sekolah tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, oleh karena itu pemerintah harus terus mendorong keluarga kategori pra KS dan KS I ke arah keluarga sejahtera dengan demikian diharapkan pemenuhian angka kebutuhan gizi masyarakat tercapai sehingga meningkatkan angka harapan hidup (AHH) masyarakat serta menekan angka kematian bayi baru lahir di Kecamatan Pulau Laut Selatan.
Pendidikan
Secara umum sarana dan prasarana pendidikan di Kecamatan Pulau Laut Selatan terdapat 13 unit sarana pendidikan setingkat TK atau sebesar 48.15 % dari sarana dan pasarana pendidkan yang ada dan memiliki sebanyak 28 kelas, 10 unit sarana pendidikan setingkat SD atau sebesar 37.04 % dari sarana yang ada dan memiliki sebanyak 70 kelas, 3 unit pendidikan setingkat SMP atau sebesar 11,11 % dari sarana yang ada dan memiliki sebanyak 13 kelas serta 1 unit pendidikan setingkat SMU/SMK atau sebesar 3.7 % dari sarana yang ada dan memiliki sebanyak 7 kelas. Distribusi jumlah sekolah, guru dan murid berdasarkan per desa selengkapnya disajikan pada Tabel 27.
Tabel 27 Distribusi jumlah sekolah, guru dan murid Kecamatan Pulau Laut Selatan
No Desa TK/PAUD SD/MI SLTP/MTs
SMU/SMK/MA Sklh Kls Mrd Gr Sklh Kls Mrd Gr Sklh Kls Mrd Gr Sklh Kls Mrd Gr
1 Teluk Sirih Tidak ada data lengkap 1 7 148 12 0 0 0 0 0 0 0 0
2 Sungai Bulan Tidak ada data lengkap 1 6 80 10 1 3 81 7 0 0 0 0
3 Sungai Bahim Tidak ada data lengkap 1 6 126 12 0 0 0 0 0 0 0 0
4 Alle-alle Tidak ada data lengkap 1 5 142 9 0 0 0 0 0 0 0 0
5 Tjg Seloka Tidak ada data lengkap 4 32 750 71 1 10 297 18 1 7 371 22
6 Tjg Serudung Tidak ada data lengkap 1 6 69 16 0 0 0 0 0 0 0 0
7 Labuan Mas*
Tidak ada data lengkap 1 8 221 16 0 0 0 0
8 Tj. Seloka Utara8*
Tidak ada data lengkap
Jumlah 13 28 529 56 10 70 1536 146 3 13 378 25 1 7 371 22
Sumber : Kecamatan Pulau Laut Selatan Dalam Angka, 2014 * : Data untuk SLTP/MTs belum masuk
** : Datanya masih gabung dengan desa Tanjung Seloka
Untuk sarana dan prasarana pendidikan khususnya ketersediaan intitusi pendidikan dari TK hingga SLTA di Kecamatan Pulau Laut Selatan sekitar 100 % desa yang tersebar pada 7 desa telah memiliki satuan pendidikan setingkat TK. Sedangkan untuk tingkat SD sekitar 100 % desa telah tersedia tingkat satuan pendidikan Sekolah Dasar. Untuk tingkat SLTP ketersediannya sekitar 37.5 % desa telah mempunyai satuan pendidikan setingkat SLTP, jumlah ini sudah mencukupi dari total kebutuhan satuan pendidikan setingkat SMP di Kecamatan Pulau Laut Selatan. Sedangkan untuk tingkat SMU/SMK hanya terdapat 1 unit satuan pendidikan setingkat SMU/SMK yang terdapat di Desa Tanjung Seloka atau masih kurang sebanyak 1 unit fasilitas pendidikan setingkat SMU/SMK di Kecamatan Pulau Laut Selatan.
Jumlah siswa yang terdapat di Kecamatan Pulau Laut Selatan sebanyak 2570 orang siswa atau sebesar 26.03 % dari total jumlah penduduk yang ada di Kecamatan Pulau Laut Selatan yang terdiri dari 529 orang siswa satuan pendidikan setingkat TK, 1.536 orang siswa satuan pendidikan setingkat SD, 378 orang siswa satuan pendidikan setingkat SMP, 371 orang siswa satuan pendidikan setingkat SMU/SMK. Jumlah guru di Kecamatan Pulau Laut Selatan terdapat 249 orang guru yang terdiri dari 56 orang guru TK atau 22.49 % dari total guru kecamatan, 146 orang guru SD atau 58.63 % dari total guru kecamatan, 25 orang guru SMP atau 10,04 % dari dari total guru kecamatan, 22 orang guru SMU/SMK atau 8.84 % dari total guru kecamatan.
Dari jumlah siswa yang ada dari tingkat TK sampai dengan tingkat SMU/SMK terlihat bahwa terjadi penurunan kuantitas siswa yang melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi terutama dari jenjang SD ke SMP, hal ini di sebabkan oleh beberapa faktor antara lain pertama masih kurangnya fasilitas pendidikan yang tersedia, untuk sarana pendidikan setingkat SMP dan SMU/SMK harus tersedia 1 unit/4800 jumlah penduduk yang ada sehingga untuk sarana pendidikan setingkat SMU/SMK Kecamatan Pulau Laut Selatan masih kekurangan 1 unit sarana pendidikan setingkat SMU/SMK. Kedua, kesadaran pentingnya pendidikan bagi masyarakat masih rendah hal ini bisa dilihat dari jumlah penduduk yang melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi masih rendah. Ketiga, kemampuan ekonomi penduduk yang belum merata, hal ini bisa di lihat dari komposisi penduduk Kecamatan Pulau Laut Selatan sebanyak 99 KK
masuk kategori keluarga pra sejahtera dan 223 KK dalam kategori sejahtera satu atau sebesar 14,07 % KK di Kecamatan Pulau Laut Selatan masih berada pada keluarga Pra KS dan KS 1 sehingga mempengaruhi minat penduduk untuk mendorong anak-anak usia sekolah untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Kesehatan
Untuk pelayanan kesehatan di Kecamatan Pulau Laut Selatan hanya terdapat 1 puskesmas yang berada di Tanjung Seloka atau 12.25 % desa yang memiliki sarana kesehatan jenis ini, untuk puskesmas pembantu terdapat 4 unit yaitu di Desa Sungai Bulan, Desa Alle-alle, Desa, Labuan Mas dan Desa Tj. Seloka Utara atau hanya tersedia 50 % dari desa yang ada. Untuk sarana kesehatan jenis polindes terdapat 2 unit yang tersebar di 8 desa atau 25 % desa di Kecamatan Pulau Laut Timur telah mempunyai fasilitas ini (Tabel 28).
Dari data tabel di bawah ini dapat dilihat bahwa Kecamatan Pulau Laut Selatan masih kekurangan sarana kesehatan jenis puskesmas pembantu sebanyak 4 unit, 7 unit sarana kesehatan jenis balai pengobatan, 6 unit sarana kesehatan jenis polindes karena idealnya untuk satu desa minimal memiliki masing-masing 1 unit sarana kesehatan jenis puskesmas pembantu, balai pengobatan, polindes dan poskesdes.
Tabel 28 Fasilitas Kesehatan Kecamatan Pulau Laut Selatan
No Desa Puskesmas Pustu Balai Polindes
Pengobatan 1 Teluk Sirih 0 0 0 0 2 Sungai Bulan 0 1 0 0 3 Sungai Bahim 0 0 0 0 4 Alle-alle 0 1 0 1 5 Tanjung Seloka 1 0 1 1 6 Tanjung Serudung 0 0 0 0 7 Labuan Mas 0 1 0 0 8 Tj. Seloka Utara 0 1 0 0 Jumlah 1 4 1 2
Sumber : Kecamatan Pulau Laut Selatan Dalam Angka, 2014
Kekurangan fasilitas kesehatan ini akan membawa dampak negatif pada angka harapan hidup (AHH) penduduk serta mendorong kasus kematian bayi baru lahir. Untuk meningkatkan angka harapan hidup dan menekan kasus kematian bayi baru lahir maka peningkatan dan perbaikan status kesehatan penduduk, ketersediaan dan keterjangkauan jenis obat-obatan, sarana kesehatan dan fasilitas atau tempat pelayanan kesehatan merupakan faktor penentu utama untuk mewujudkannya.
Sebagian besar penduduk yang mengalami keluhan kesehatan masih mempercayakan pengobatannya secara tradisional, baik jenis obat-obatan tradisional maupun tempat pengobatan yang bukan tenaga medis/kesehatan, seperti: dukun dan praktek pengobatan tradisional. Hal ini terjadi karena beberapa kemungkinan pertama, karena kurangnya fasilitas kesehatan yang ada atau lokasi yang jauh dari tempat tinggal
penduduk. Kedua, karena kurangnya tenaga kesehatan yang tersedia hal ini bisa dilihat dari 21 orang tenaga penolong kesehatan yang ada di Kecamatan Pulau Laut Selatan sebanyak 10 orang atau 47,62 % adalah dukun kampung dan hanya 9 orang atau 42.86 % yang merupakan tenaga medis/bidan desa. Hal inilah yang mungkin di duga menyebabkan angka harapan hidup rendah dan tingkat kematian menjadi tinggi di Kecamatan Pulau Laut Selatan.Distribusi tenaga medis berdasarkan per desa selengkapnya disajikan pada Tabel 29.
Tabel 29 Tenaga Medis Kecamatan Pulau Laut Selatan
No Desa Dokter Paramedis Dukun Bidan
Umum Kampung Desa
1 Teluk Sirih 0 0 1 0 2 Sungai Bulan 0 0 1 0 3 Sungai Bahim 0 0 1 0 4 Alle-alle 0 0 2 0 5 Tanjung Seloka 2 4 1 5 6 Tanjung Serudung 0 0 1 0 7 Labuan Mas 0 0 2 0 8 Tj. Seloka Utara 0 0 1 0 Jumlah 2 4 10 5
Sumber: Kecamatan Pulau Laut Selatan Dalam Angka, 2014
5.4.5 Kecamatan Pulau Laut Kepulauan