5 KONDISI UMUM WILAYAH PENELITIAN 5.1 Letak Geografis
5.4 Komponen Sosial Ekonomi .1 Kecamatan Pulau Sebuku
5.4.3 Kecamatan Pulau Laut Utara Kependudukan
Kecamatan Pulau Laut Utara memiliki luas wilayah 159,3 km2, Desa Mega Sari merupakan desa terluas yaitu 28,65 km2 dan Desa Sebatung merupakan desa dengan luas wilayah terkecil yaitu 0,2 km2. Jumlah penduduk Kecamatan Pulau Laut Utara sebesar 84.460 jiwa yang terdiri dari 23602 KK yang tersebar di 21 desa. Jumlah penduduk terbanyak ada di Desa Semayap sebesar 15.199 jiwa atau sebesar 18 % dari total penduduk Kecamatan Pulau Laut Utara dan jumlah penduduk terkecil berada di Desa Tirawan sebesar 852 jiwa atau hanya 1 % dari total penduduk Kecamatan Pulau Laut Utara. Namun Desa Rampa merupakan desa terpadat yaitu 26017 jiwa/km2 sedangkan Desa Mega Sari merupakan desa yang terkecil kepadatan penduduknya yaitu sebesar 33 jiwa/km2. Distribusi jumlah penduduk, kepadatan dan rumah tangga berdasarkan per desa disajikan pada Tabel 22.
Tabel 22 Distribusi jumlah penduduk, kepadatan dan rumah tangga berdasarkan Kecamatan Pulau Laut Utara
No Desa
Luas Jumlah Kepadatan Rumah Rata-rata
(Km2) penduduk Penduduk Tangga Anggota
(Jiwa) (Jiwa/Km2) Rumah Tangga
1 Mega Sari 28,65 956 33 278 3 2 Sebelimbingan 21,5 1.011 47 275 4 3 Gunung Sari 16,18 1.071 66 331 3 4 Stagen 18,08 3.481 193 1.298 3 5 Gunung Ulin 18,68 1.479 78 386 4 6 Sungai Taib 3,93 2.372 604 593 4 7 Semayap 7,85 15.199 1.936 4.229 4 8 Dirgahayu 6,88 11.884 1.727 2.999 4 9 Baharu Selatan 3,98 5.178 1.437 1.659 3 10 Kotabaru Hulu 0,23 4.181 18.178 1.181 4 11 Rampa 0,23 5.984 26.017 1.675 4 12 Sebatung 0,18 1.315 7.306 384 3 13 Kotabaru Tengah 0,2 5.056 25.280 1.412 4 14 Kotabaru Hilir 0,65 3.820 5.877 1.062 4 15 Hilir Muara 0,5 4.580 9.160 1.321 3 16 Batuah 0,78 2.726 3.495 726 4 17 Baharu Utara 1,6 6.883 4.302 2.066 3 18 Tirawan 6,7 852 127 240 4 19 Gedambaan 11,4 1496 131 386 4 20 Sarangtiung 6,45 3001 465 732 4 21 Sigam 4,65 1395 300 369 4 Jumlah 159,3 84460 530 23.602 4
Dari Tabel 33 dapat juga di ketahui bahwa terdapat 5 desa yang mempunyai tingkat kepadatan penduduk kecamatan yaitu Desa Rampa (26017) dan Desa Kotabaru Tengah (25280 jiwa/km2), Desa Kotabaru Hulu (18178 jiwa/km2), Desa Hilir Muara (9160 jiwa/km2) dan Desa Sebatung (7306 jiwa/km2). Tentu untuk beberapa waktu kedepan akan terjadi pertumbuhan penduduk yang lebih besar sehingga bisa menimbulkan dampak terhadap kehidupan sosial ekonomi di lima desa tersebut. Seperti meningkatnya kebutuhan akan berbagai fasilitas sosial, kesehatan, pendidikan dan juga kebutuhan air bersih. Oleh karena itu pemerintah terkait harus mengantisipasinya dengan cara menyiapkan sarana dan prasarana yang dimaksud misalnya untuk sarana pendidikan setingkat TK dan SD diharapkan tersedia di setiap desa, SMU/SMK dengan asumsi 4.800 jiwa/sekolah maka kedepannya membutuhkan 17-18 SMU/SMK sedangkan untuk sarana kesehatan Kecamatan Pulau Utara membutuhkan 13 orang dokter umum dan tenaga kesehatan lainnya serta fasilitas air bersih yang memadai.
Hasil tahapan keluarga sejahtera di Kecamatan Pulau Laut Utara 2013 adalah sebagai berikut, keluarga kategori keluarga pra KS 2458 KK atau 10.31 % , kategori keluarga sejahtera I sebanyak 4654 KK atau 19.53 %, kategori keluarga sejahtera II 9144 KK atau 38.37 %, kategori keluarga sejahtera III sebanyak 6964 KK atau 29.22 %. Dan kategori sejahtera III Plus sebanyak 612 KK atau 2.57 %.
Dari data ini pula dapat kita ketahui bahwa sekitar 29.84 % penduduk Kecamatan Pulau Laut Utara masih berada dalam kategori belum mampu. Dan karena faktor ini juga diduga angka kematian di Kecamatan Pulau Laut Utara masih sangat tinggi dan penduduk usia sekolah tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, oleh karena itu pemerintah harus terus mendorong keluarga kategori pra KS dan KS I ke arah keluarga sejahtera dengan demikian diharapkan pemenuhian angka kebutuhan gizi masyarakat tercapai sehingga meningkatkan angka harapan hidup (AHH) masyarakat serta menekan angka kematian bayi baru lahir di Kecamatan Pulau Laut Utara.
Pendidikan
Secara umum sarana dan prasarana pendidikan di Kecamatan Pulau Laut Utara terdapat 56 unit sarana pendidikan setingkat TK atau sebesar 54.37 % dari sarana dan pasarana pendidikan yang ada dan memiliki sebanyak 122 kelas, 40 unit sarana pendidikan setingkat SD atau sebesar 38.83 % dari sarana yang ada dan memiliki sebanyak 240 kelas, 10 unit pendidikan setingkat SMP atau sebesar 9.71 % dari sarana yang ada dan memiliki sebanyak 30 kelas serta 6 unit pendidikan setingkat SMU/SMK atau sebesar 5,83 % dari sarana yang ada dan memiliki sebanyak 18 kelas.Distribusi lokasi sekolah berdasarkan tingkatan pendidikan per desa disajikan pada Tabel 23.
Tabel 23 Distribusi lokasi sekolah Kecamatan Pulau Laut Utara
No Desa TK/PAUD SD/MI SLTP/MTs
SMU/SMK/MA Sklh Kls Mrd Gr Sklh Kls Mrd Gr Sklh Kls Mrd Gr Sklh Kls Mrd Gr
1 Mega Sari Tidak ada data lengkap 1 6 115 11 0 0 0 0 0 0 0 0
2 Sebelimbingan Tidak ada data lengkap 1 6 110 12 0 0 0 0 0 0 0 0 3 Gunung Sari Tidak ada data lengkap 1 6 122 13 0 0 0 0 0 0 0 0 4 Stagen Tidak ada data lengkap 2 12 424 28 1 3 255 24 2 6 1014 59 5 Gunung Ulin Tidak ada data lengkap 1 6 115 17 1 3 62 15 0 0 0 0 6 Sungai Taib Tidak ada data lengkap 1 6 261 18 0 0 0 0 1 3 129 10 7 Semayap Tidak ada data lengkap 3 16 919 80 2 6 1138 90 0 0 0 0 8 Dirgahayu Tidak ada data lengkap 6 36 1496 89 2 6 591 42 0 0 0 0 9 Baharu Sel. Tidak ada data lengkap 4 24 857 59 0 0 0 0 0 0 0 0
10 Ktb Hulu Tidak ada data lengkap 2 12 625 49 0 0 0 0 0 0 0 0
11 Rampa Tidak ada data lengkap 1 6 391 21 0 0 0 0 0 0 0 0
12 Sebatung Tidak ada data lengkap 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 Ktb Tengah Tidak ada data lengkap 2 12 217 29 1 3 220 14 0 0 0 0 14 Ktb Hilir Tidak ada data lengkap 3 18 596 49 1 3 43 10 0 0 0 0 15 Hilir Muara Tidak ada data lengkap 2 12 511 30 0 0 0 0 0 0 0 0
16 Batuah Tidak ada data lengkap 2 12 511 24 0 0 0 0 0 0 0 0
17 Baharu Utara Tidak ada data lengkap 4 24 826 65 1 3 330 32 1 3 256 18
18 Tirawan Tidak ada data lengkap 1 6 84 14 0 0 0 0 0 0 0 0
19 Gedambaan Tidak ada data lengkap 1 6 208 11 0 0 0 0 0 0 0 0
20 Sarangtiung Tidak ada data lengkap 1 6 402 21 0 0 0 0 0 0 0 0 21 Sigam Tidak ada data lengkap 1 6 105 13 1 3 219 21 2 6 1597 89
Jumlah 56 112 2672 246 40 240 8895 653 10 30 2858 248 6 18 2996 176
Sumber : Kecamatan Pulau Laut Utara Dalam Angka, 2014
Untuk sarana dan prasarana pendidikan khususnya ketersediaan intitusi pendidikan dari TK di Kecamatan Pulau Laut Utara semua desa telah memiliki satuan pendidikan setingkat TK. Sedangkan untuk tingkat SD sekitar 95.24 % desa telah tersedia tingkat satuan pendidikan Sekolah Dasar (atau hanya 1 desa yang belum tersedia tingkat satuan pendidikan Sekolah Dasar). Untuk tingkat SLTP ketersediannya sekitar 38.1 % desa telah mempunyai satuan pendidikan setingkat SLTP, namun jumlah ini sudah mencukupi dari total kebutuhan satuan pendidikan setingkat SMP di Kecamatan Pulau Laut Utara. Sedangkan untuk tingkat SMU/SMK hanya terdapat 6 unit satuan pendidikan setingkat SMU/SMK yang terdapat di Desa Stagen, Sungai Taib, Baharu Utara, dan Sigam atau masih kurang sebanyak 12 unit fasilitas pendidikan setingkat SMU/SMK di Kecamatan Pulau Laut Utara.
Jumlah siswa yang terdapat di Kecamatan Pulau Laut Utara sebanyak 16.819 orang siswa atau sebesar 13.8 % dari total jumlah penduduk yang ada di Kecamatan Pulau Laut Utara yang terdiri dari 2.672 orang siswa satuan pendidikan setingkat TK, 8.895 orang siswa satuan pendidikan setingkat SD, 2.858 orang siswa satuan pendidikan setingkat SMP, 2996 orang siswa satuan pendidikan setingkat SMU/SMK. Jumlah guru di Kecamatan Pulau Laut Utara terdapat 1.275 orang guru terdiri dari 246 orang guru TK, 653 orang guru SD, 248 orang guru SMP, 176 orang guru SMU/SMK.
Dari jumlah siswa yang ada dari tingkat TK sampai dengan tingkat SMU/SMK terlihat bahwa terjadi penurunan kuantitas siswa yang melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi terutama dari jenjang SD ke SMP dan dari SMP ke SMU/SMK hal ini di sebabkan oleh beberapa faktor antara lain pertama masih kurangnya fasilitas pendidikan yang tersedia sarana pendidikan setingkat SMP dan SMU/SMK harus tersedia 1 unit/4800 jumlah penduduk yang ada sehingga untuk sarana pendidikan setingkat SMU/SMK Kecamatan Pulau Laut Utara masih kekurangan 12 unit sarana pendidikan setingkat SMU/SMK. Kedua, kesadaran pentingnya pendidikan bagi masyarakat masih rendah hal ini bisa dilihat dari jumlah penduduk yang melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi masih rendah. Ketiga, kemampuan ekonomi penduduk yang belum merata, hal ini bisa dilihat dari komposisi penduduk Kecamatan Pulau Laut Utara sebanyak 2458 KK masuk kategori keluarga pra sejahtera dan 4654 KK dalam kategori sejahtera satu atau sebesar 29.84 % KK di Kecamatan Pulau Laut Utara berada pada keluarga Pra KS dan KS 1 sehingga mempengaruhi minat penduduk untuk mendorong anak-anak usia sekolah melanjutkan studinya.
Kesehatan
Fasilitas kesehatan Kecamatan Pulau Laut Utara dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel 24 Fasilitas Kesehatan Kecamatan Pulau Laut Utara
No Desa
Rumah
Puskesmas Pustu
Balai Polindes/
Poskesdes BKIA PKBD Posyandu
Sakit Pengobatan 1 Mega Sari 0 0 0 0 1 0 1 1 2 Sebelimbingan 0 0 1 0 1 0 1 1 3 Gunung Sari 0 0 0 0 1 0 1 1 4 Stagen 0 0 1 0 1 0 1 2 5 Gunung Ulin 0 0 0 0 1 0 1 2 6 Sungai Taib 0 0 0 0 1 0 1 2 7 Semayap 1 0 0 2 1 0 1 6 8 Dirgahayu 0 1 0 0 1 0 1 4 9 Baharu Selatan 0 0 0 0 1 0 1 1 10 Kotabaru Hulu 0 0 0 0 1 0 1 1 11 Rampa 0 0 1 0 1 0 1 2 12 Sebatung 0 0 0 0 1 0 1 1 13 Kotabaru Tengah 0 0 0 1 1 1 1 1 14 Kotabaru Hilir 0 1 0 0 1 0 1 2 15 Hilir Muara 0 0 1 0 1 0 1 3 16 Batuah 0 0 0 0 1 0 1 2 17 Baharu Utara 0 0 0 0 1 0 1 3 18 Tirawan 0 0 0 0 1 0 1 2 19 Gedambaan 0 0 0 0 1 1 1 1 20 Sarangtiung 0 0 1 0 1 0 1 2 21 Sigam 0 0 0 0 1 0 1 1 Jumlah 1 2 5 3 21 1 21 41
Untuk pelayanan kesehatan di Kecamatan Pulau Laut Utara terdapat 1 unit rumah sakit di Desa Semayap, 2 unit puskesmas yang berada di Desa Dirgahayu dan Desa Kotabaru Hilir atau 9,52 % desa yang memiliki sarana kesehatan jenis ini, untuk puskesmas pembantu terdapat 5 unit yaitu di Desa Sebelimbingan, Desa Stagen, Desa Rampa, Desa Hilir Muara dan Desa Sarangtiung atau hanya tersedia 23.81 % dari desa yang ada. Fasilitas kesehatan jenis Balai pengobatan terdapat 3 unit yaitu berada di Desa Semayap dan Desa Kotabaru Tengah atau hanya tersedia 9,52 % dari desa yang adadan untuk sarana kesehatan jenis polindes/Poskesdes terdapat 1 unit per desa di Kecamatan Pulau Laut Utara telah mempunyai fasilitas ini.
Sementara Kecamatan Pulau Laut Utara masih kekurangan sarana kesehatan jenis puskesmas pembantu sebanyak 16 unit, 18 unit sarana kesehatan jenis balai pengobatan, karena idealnya untuk satu desa minimal memiliki masing-masing 1 unit sarana kesehatan jenis puskesmas pembantu, balai pengobatan, polindes/poskesdes. Tabel 25 Tenaga Medis Kecamatan Pulau Laut Utara
No Desa Dokter Paramedis Dukun Bidan
Umum/Gigi Kampung Desa
1 Mega Sari 0 0 0 1 2 Sebelimbingan 0 1 0 1 3 Gunung Sari 0 0 0 1 4 Stagen 0 1 0 1 5 Gunung Ulin 0 0 0 1 6 Sungai Taib 0 0 0 1 7 Semayap 0 0 0 1 8 Dirgahayu 4 4 3 1 9 Baharu Selatan 0 0 0 1 10 Kotabaru Hulu 0 0 0 1 11 Rampa 0 0 0 1 12 Sebatung 4 9 0 1 13 Kotabaru Tengah 0 0 0 1 14 Kotabaru Hilir 0 0 1 1 15 Hilir Muara 0 0 1 1 16 Batuah 0 0 1 1 17 Baharu Utara 0 0 0 1 18 Tirawan 0 0 0 1 19 Gedambaan 0 0 5 1 20 Sarangtiung 0 0 4 1 21 Sigam 0 0 2 1 Jumlah 8 15 19 21
Sumber: Kecamatan Pulau Laut Utara Dalam Angka, 2014
Kekurangan fasilitas kesehatan ini akan membawa dampak negatif pada angka harapan hidup (AHH) penduduk serta mendorong kasus kematian bayi baru lahir. Untuk meningkatkan angka harapan hidup dan menekan kasus kematian bayi baru lahir maka
peningkatan dan perbaikan status kesehatan penduduk, ketersediaan dan keterjangkauan jenis obat-obatan, sarana kesehatan dan fasilitas atau tempat pelayanan kesehatan merupakan faktor penentu utama untuk mewujudkannya.
Sebagian besar penduduk yang mengalami keluhan kesehatan masih mempercayakan pengobatannya secara tradisional, baik jenis obat-obatan tradisional maupun tempat pengobatan yang bukan tenaga medis/kesehatan, seperti: dukun dan praktek pengobatan tradisional. Hal ini terjadi karena beberapa kemungkinan pertama, karena kurangnya fasilitas kesehatan yang ada atau lokasi yang jauh dari tempat tinggal penduduk. Kedua, karena kurangnya tenaga kesehatan yang tersedia hal ini bisa dilihat dari 63 orang tenaga penolong kesehatan yang ada di Kecamatan Pulau Laut Utara sebanyak 19 orang atau 30.16 % adalah dukun kampung dan 36 orang atau 44,81 % yang merupakan tenaga medis/bidan desa (Tabel 35). Hal inilah yang mungkin di duga menyebabkan angka harapan hidup rendah dan tingkat kematian menjadi tinggi di Kecamatan Pulau Laut Utara.
5.4.4 Kecamatan Pulau Laut Selatan