G. Prosedur Penelitian
4. Kegiatan ektrakurikuler
a. Latar belakang kegiatan Pondok Senin Sore
Pembinaan dan pengembangan karakter siswa tidak bisa terlepas dengan kegiatan keagamaan yang merupakan upaya penting untuk peningkatan sumber daya manusia. Dalam hal ini kegiatan di mushola Al
–Ikhlas SMP Negeri 10 Malang berusaha berperan aktif untuk menciptakan mengembangkan dan memanfaatkan sumber daya yang ada.
Perkembangan tehnologi yang begitu cepat memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan mental anak. Ada yang menyikapi perkembangan tehnologi tersebut dengan baik ada pula yang justru malah terjerumus pada perilaku yang menyimpang dari tatanan agama. Kenyataan yang terjadi di SMP Negeri 10 Malang meskipun segala bentuk usaha pengawasan dilakukan namun masih acap kali banyak terjadi penyimpangan yang dilakukan baik siswa maupun siswi, Berbagai upaya pembinaan karakter melalui berbagai mata pelajaran dan SOP dalam kegiatan belajar serta perilaku hidup selama di lingkungan sekolah sudah dilakukan, namun demikian penyimpangan-penyimpangan dan pelanggaran siswa masih kerap terjadi.
Hal tersebut di atas merupakan problem tersendiri yang rumit yang kemudian dibutuhkan solusi dan perlunya ditumbuhkan kesadaran pribadi sebagai manusia bermanfaat untuk dirinya dan orang lain yang secara naluri tumbuh dari dalam diri siswa sendiri. Kemauan menyadari akan perlunya dirinya menjadi pribadi yang baik serta bermanfaat untuk dirinya sendiri dan orang lain yang tumbuh secara naluri pada masing-masing diri siswa dapat dilakukan melalui kegiatan keagamaan, dimana Agama merupakan sendi dari segala sendi kehidupan. Untuk itu Remaja Masjid Al-Ikhlas SMP Negeri 10 Malang dibawah naungan Takmir
Masjid Al-Ikhlas SMP Negeri 10 Malang dan dalam tanggungjawab lembaga pendidikan SMP Negeri 10 Malang menyusun serangkaian kegiatan kegamaan yang dikemas dalam program kegiatan IMTAK yang intinya mengajak warga sekolah khususnya siswa dapat mengerti dan bisa mempraktikkan dalam kehidupan sehari –hari perilaku yang baik, dengan tuntunan agama melalui program yang di susun dan di laksanakan secara intensif, sehingga terwujudnya manusia yang mempunyai karakter berbudi pekerti luhur atau dalam istilah lain insan yang berakhlakul karimah SEBAGAI PONDASI PEMBANGUNAN BANGSA DAN NEGARA.
Dari serangkaian keagamaan yang diterapkan di SMPN 10 Malang masih belum maksimal dalam pembentukan sikap, moral peserta didik. Maka dari itu, SMPN 10 malang terus berinovasi untuk memaksimalkan program pembentuk karekter yang di canangkan oleh pemerintah. Untuk pengembangan dari berbagai kegiatan yang belum maksimal, SMPN 10 Malang membuat program Program Pondok Senin sore ini dilaksanakan mulai tahun ajaran baru 2014/2015 bekerjasama dengan Majelis Ta’lim ROBI’UN NUR Malang yang dikhususkan untuk peserta didik baru kelas VII sekaligus sebagai masa orintasi selama satu tahun.60
b. Tujuan
Untuk tujuan pondok senin sore tertulis sebagaimana di Program Pembinaan dan pengembangan karakter siswa melalui kegiatan IMTAK di SMP Negeri 10 Malang ini bertujuan antara lain sebagai berikut:
1. Peningkatan dan pengembangan pengetahuan sikap, perilaku dan akhlak anak didik dalam menjalankan prinsip hidup yang beriman, bertakwa pada kepada Allah SWT
2. Mengantarkan dan memfasilitasi anak didik yang memiliki bakat, kemampuan bidang keagamaan dan peribadatan yang sesuai dengan Al- Qur’an dan hadist yang sahih
3. Peningkatan kemandirian siswa serta daya dan pola pikir yang positif terhadap insiden buruk misalnya penyalahgunaan narkotika, obat terlarang, kenakalan anak dan remaja dll.
4. Mencetak generasi muslim yang bertakwa kepada Allah SWT, cerdas dan berwawasan luas di bidang keagamaan
5. Memberikan pemahaman dan wawasan keagamaan, khusnya masalah fiqih dan adab
6. Mengajarkan aplikasi ibadah secara langsung dan kontekstual, terutama dalam ibadah wajib dan adab pergaulan
c. Manajemen kegiatan Pondok Senin Sore a) Struktur
Dalam sebuah program mesti ada struktur kepengurusan, seperti hal-nya pondok senin sore agar memudahkan untuk mengetahui siapa saja yang terkait, berikut kami sertakan:
Tabel 4.7 Struktur Pondok Senin Sore
b) Keadaan anggota
Untuk keadaan keanggotaan kegiatan Pondok Senin Sore di SMPN 10 Malang dari pihak sekolah hanya menugaskan 3 guru. Satu menjadi coordinator dan yang kedua menjadi pengawas kegiatan serta mengkondisikan peserta didik. Dari pihak Majelis Ta’lim Robi’un Nur, ustad Sayyid Muhammad al-alaydruz selaku Pembina utama mendelegasikan beberapa ustad dan ustadzah untuk mengajar peserta didik. KEPALA SMPN 10 MALANG Supandi, M.Pd Koordinator PSS Kamali, S.pd Ustad/ustadzah MT Robi’un Nur MT Robi’un Nur
Ustad sayyid Muhammad alaydrus
B. Hasil Penelitian
Data tentang Kegiatan Pondok Senin Sore Untuk Pengembangan Karakter Peserta Didik di peroleh dengan cara observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, petugas ekstrakurikuler (guru PAI, guru BK Guru Olahraga), ustad/zah, peserta didik. Selama 5 kali pertemuan dalam kegiatan pondok senin sore. Dalam penerapan kegiatan pondok senin sore di SMPN 10 Malang ini di bimbing oleh guru yang bertugas dan ustad-ustadzah yang didatangkan dari Pondok PesantrenMajelis Ta’lim ROBI’UN NUR Malang yang dikhususkan untuk Peserta Didik baru kelas VII sekaligus sebagai masa orintasi selama satu tahun.61
Peneliti memfokuskan permasalahan pada “Penerapan pondok senin sore untuk pengembangan karakter di SMPN 10 Malang.Dalam penerapan pondok senin sore, pihak sekolah, koordinator lapangan dan Pembina pondok senin sore senantiasa berupaya untuk meningkatkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik secara maksimal dan juga agar tertanam sikap atau akhlak yang sempurna dalam diri peserta didik, sehingga dalam penerapan Pondok senin sore berjalan lancar, maka dari itu pihak sekolah dan terutama koordinator lapangan dan Pembina penerapan pondok senin sore, maka harus menyiapkan suatu upaya atau usaha untuk mengaplikasikan dan menanamkan ilmu keagamaan (fiqih dan Akhlak) kepada peserta didik agar tujuan dari pengembangan Karakter terwujud.
Untuk lebih jelas mengenai data tentang pondok senin sore, berikut penulis sertakan data-data terkait dengan program yang didapat dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi.
1. Perencanaan Penerapan Pondok Senin Sore di SMPN 10 Malang.