KASUS TB PARU
8. Kegiatan Pembinaan masyarakat
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pembinaan kepada masyarakat dilaksanakan melalui kegiatan MPA-PHAST, penyuluhan POKMAIR dan khusus pada tahun ini dilaksanakan pelatihan TOT STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) bagi petugas Sanitarian dan Promkes Puskesmas untuk meningkatkan kemampuan petugas dalam melakukan pemicuan kepada masyarakat agar masyarakat memahami dan merasa membutuhkan sarana sanitasi dasar bagi kesehatan mereka masing-masing. Selain itu, pembinaan dan fasilitasi bagi Forum Kota Sukabumi Sehat tahun 2012 bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan Kota Sukabumi menuju Kota Sukabumi sehat, cerdas dan sejahtera.
a. MPA-PHAST
Pada Tahun 2012, kegiatan MPA-PHAST (Methodologi Phartisipatory Assesment – Participatory for Hygiene And Sanitation Transformation) adalah kegiatan yang bertujuan meningkatkan peran serta masyarakat dalam mencukupi kebutuhan sanitasi dasarnya masing-masing. Kegiatan ini dilaksanakan di 3 (tiga) wilayah yang dipilih sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan dorongan/motivasi bagi terciptanya sarana sanitasi yang sehat di masyarakat. Ketiga lokasi tersebut yaitu :
i. Kelurahan Babakan. ii. Kelurahan Subang Jaya. iii. Kelurahan Citamiang.
b. POKMAIR
Kegiatan POKMAIR adalah kegiatan Kelompok Pemakai Air yang bertujuan mengembangkan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan sumber air bersih di masyarakat. Dinas Kesehatan dalam hal ini berperan sebagai mediator dan fasilitator bagi terciptanya POKMAIR-POKMAIR di masyarakat guna mencukupi kebutuhan sarana air bersih yang sehat di masyarakat. Pada Tahun 2012, kegiatan POKMAIR dilaksanakan di 3 (tiga) kelurahan, yaitu :
1) Kelurahan Citamiang. 2) Kelurahan Karang Tengah. 3) Kelurahan Limus Nunggal.
c. STBM ( Sanitasi Total Berbasis Masyarakat)
STBM adalah kegiatan yang bertujuan memicu masyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhan sanitasi dasarnya masing-masing dengan kemampuan sendiri. Petugas kesehatan dalam hal ini berperan memberikan pemicuan secara terus menerus sehingga pada akhirnya dapat tercipta 5 pilar STBM, yakni :
1) ODF (Open Defecation Free) = Bebas dari buang air sembarangan.
2) CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun).
3) PAM-RT (Penyediaan Air Minum Rumah Tangga). 4) Pengelolaan limbah cair rumah tangga.
5) Pengelolaan makanan yang sehat.
Kegiatan STBM di Tahun 2012 adalah kegiatan permulaan di Kota Sukabumi. Oleh karena itu, pada tahun ini kegiatan diarahkan untuk melatih petugas Sanitarian dan Promkes Puskesmas untuk dapat melakukan pemicuan kepada masyarakat. Kegiatan pelatihan ini menghadirkan nara sumber provinsi yang merupakan fasilitator STBM tingkat Provinsi Jawa Barat sehingga diharapkan petugas yang dilatih dapat menerapkan ilmunya untuk melakukan pemicuan kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing sehingga tercipta 5 pilar STBM di masyarakat yang akan mendukung terciptanya masyarakat sehat di Kota Sukabumi.
BAB V
SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN KOTA SUKABUMI
Sumber daya kesehatan merupakan tatanan yang menghimpun berbagai upaya perencanaan, pendidikan dan pelatihan, serta pendayagunaan tenaga kesehatan secara terpadu dan salingmendukung guna mencapai derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya.
Pembangunan kesehatan harus selalu dilakukan mengingat pertumbuhan setiap tahunnya. Ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan seperti Puskesmas, Rumah Sakit, Apotek, dan tenaga kesehatan merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
A. Sarana Kesehatan
1. Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan Menurut Kepemilikan/Pengelola Sarana pelayanan kesehatan yang dimaksud tersebut terdiri dari rumah sakit umum, rumah sakit bersalin, puskesmas, puskesmas pembantu, puskesmas keliling, praktek perorangan, praktek bersama/berkelompok, rumah bersalin, balai pengobatan/klinik, apotek, toko obat, gudang farmasi kota, industri obat tradisional, industri kecil obat tradisional. Secara rinci jumlah sarana pelayanan kesehatan menurut kepemilikan di Kota Sukabumi Tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 5.1
Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan Menurut Kepemilikan di Kota Sukabumi Tahun 2012
No Fasilitas Kesehatan Kepemilikan / Pengelola
PEMKOT TNI/Polri BUMN Swasta Jumlah
1 2 3 4 5 6 7
1 Rumah Sakit Umum 1 2 4 7
2 Rumah Sakit Jiwa 0
3 Rumah Sakit Bersalin 1 1 4 Rumah Sakit Khusus Lainnya 0
5 Puskesmas Perawatan 1
6 Puskesmas Non Perawatan 14
7 Puskesmas Keliling 15
No Fasilitas Kesehatan Kepemilikan / Pengelola
PEMKOT TNI/Polri BUMN Swasta Jumlah
1 2 3 4 5 6 7
9 Rumah Bersalin 1 1
10 Balai Pengobatan/Klinik 0
11 Praktik Dokter Bersama 0
12 Praktik Dokter Perorangan 233 233 13 Praktk Pengobatan Tradisional 42 42 14 Poskesdes 0
15 Pos UKK 0
16 Polindes 0
17 Pos Obat Desa 0
18 Puskesmas Dengan PONED 4
19 Rumah Sakit Dengan PONEK 1
20 Posyandu 446
21 Apotek 1 44 45 22 Toko Obat 14 14 23 Gudang Farmasi Kesehatan 1 1
24 Industri Obat Tradisional 0
25 Industri Kecil Obat Tradisional 5 5 26 Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) 0
27 Produsen Industri Rumah Tangga Pangan (PIRTP) 0
28 Produsen Alat Kesehatan 0
29 Pedagang Besar Farmasi (PBF) 0 0 30 Industri Farmasi 0
Sumber : Bidang PKSK 2. Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat dilakukan dengan menerapkan berbagai pendekatan, termasuk di dalamnya dengan melibatkan potensi masyarakat. Hal ini sejalan dengan konsep pemberdayaan pengembangan masyarakat. Salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) yang telah sejak lama dikembangkan dan mengakar dimasyarakat adalah posyandu. Dalam menjalankan fungsinya, posyandu diharapkan dapat melaksanakan 5 program prioritas yaitu kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, perbaikan gizi, imunisasi, dan penanggulangan diare. Keberadaan Posyandu diharapkan dapat membantu meningkatkan cakupan program kesehatan seperti Program Kesehatan Ibu dan Anak, Imunisasi, Gizi,
Promosi Kesehatan dan sebagainya. Di Kota Sukabumi, pada tahun 2012 tercatat ada 446 Posyandu.
Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) lain diantaranya, TOGA (Tanaman Obat Keluarga), Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren), SBH (Saka Bakti Husada). Termasuk sarana kesehatan lain yang tidak ada di Kota Sukabumi seperti Poskesdes (Pos Kesehatan Desa), POD (Pos Obat Desa), Polindes (Pos Bersalin Desa) dan lain sebagainya. Hal ini disebabkan karena wilayah Kota Sukabumi relatif kecil dan akses ke sarana kesehatan baik Puskesmas maupun Rumah Sakit relatif terjangkau.
Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) di Kota Sukabumi dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 5.2
Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Menurut Kecamatan di Kota Sukabumi
Tahun 2012
No Puskesmas
Jumlah Pos
yandu Kader Toma Toga
Yang Dilatih Kader Toma Toga
1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 Cipelang 28 149 2 18 2 Karang Tengah 30 70 35 33 30 33 33 3 Selabatu 31 193 4 Sukabumi 48 220 43 43 48 43 43 5 Tipar 31 6 Nanggeleng 18 11 7 Gedong Panjang 23 8 Benteng 38 167 78 73 11 1 9 Pabuaran 18 79 18 18 36 10 Sukakarya 16 89 14 11 30 11 Baros 48 12 Lembursitu 34 142 13 Cikundul 27 120 112 14 Cibeureum Hilir 26 98 2 1 98 15 Limus Nunggal 24 Jumlah 440 1338 192 179 383 77 76 Sumber : Bidang PKSK