• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar disingkat KKG PAI SD adalah wadah kegiatan professional untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan serta untuk membina hubungan kerjasama secara koordinatif dan fungsional antara sesama GPAI yang bertugas pada Sekolah Dasar.55

Dasar pijakan organisasi profesi guru tersebut adalah dukungan pemerintah yang tertuang dalam Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010 yang menyatakan bahwa diklat fungsional adalah kegiatan guru dalam mengikuti pendidikan atau pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan keprofesian guru yang bersangkutan dalam kurun waktu tertentu. Sedangkan kegiatan kolektif guru adalah kegiatan guru dalam mengikuti kegiatan pertemuan ilmiah atau mengikuti kegiatan bersama yang dilakukan guru baik di sekolah maupun di luar sekolah (seperti KKG/MGMP/MGBK) dan bertujuan untuk meningkatkan keprofesian guru.56 Dasar lain berdirinya KKG PAI adalah Edaran Bersama Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor E/HMI/ed/40/1994 tentang Pedoman Pelaksanaan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) pada Sekolah Dasar. 57

55

Departemen Agama RI, Pedoman Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar (KKG PAI SD), Jakarta: Direktorat Jendera Pendidikan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah, 2008, 3-4.

56

Donni Juni Priansa, Kinerja dan Profesionalisme …, 118-119.

57

Bentuk kegiatan terdiri atas hal-hal yang terkait dengan peningkatan kompetensi guru sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagai berikut:58 bentuk kegiatan tersebut antara lain; Kegiatan dalam bidang Peningkatan Kompetensi Pedagogik, yang mencakup: Pemahaman KTSP. Dalam kegiatan ini mencakup: Analisis SK-KD dan Materi PAI, Penjabaran dalam Indikator pencapaian hasil belajar, Penyusunan silabus, Penyusunan RPP, Penyusunan Program Tahunan dan Semester, Analisis Hari efektif, Pembahasan tentang Pembuatan dan Pemanfaatan Media. Kegiatan dalam bidang Peningkatan Kompetensi Kepribadian, Kegiatan dalam bidang Peningkatan Kompetensi Sosial, dan Kegiatan dalam bidang Peningkatan Kompetensi Profesional; yang meliputi: menyelenggarakan seminar-seminar yang relevan, menyelenggarakan lokakarya/workshop, menyelenggarakan diklat, dan mengkoordinasikan Penulisan Karya Tulis Ilmiyah (PTK).59

58

Departemen Agama RI, Pedoman Kelompok Kerja Guru …, 15-17.

59

BAB III

GAMBARAN UMUM KELOMPOK KERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (KKG PAI) DI LINGKUNGAN KKG PAI KECAMATAN NGAWEN

DAN DI KKG PAI KECAMATAN BANJAREJO

A. Gambaran Umum KKG PAI Kecamatan Ngawen dan KKG PAI Kecamatan Banjarejo

1. Letak dan Keadaan Geografis

Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora adalah salah satu organisasi profesi guru yang bertujuan untuk peningkatan kompetensi guru professional secara kolegial. Pengurus KKG PAI Kecamatan Ngawen memberikan nama pada organisasinya dengan sebutan “ABU BAKAR” sebagai pemacu dan

pendorong para guru-guru PAI supaya mempunyai jiwa teladan seperti sahabat Rasulullah SAW. Hal ini diharapkan supaya para pengurus KKG PAI gigih, ulet, sabar, dan tawakal dalam menghidupkan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dibidani oleh KKG PAI “ABU BAKAR”

Kecamatan Ngawen.60

KKG PAI Kecamatan Ngawen memiliki kantor sekretariat yang

strategis, yaitu Aula Koperasi “Dwija Mulya Ngawen yaitu tepatnya di

lingkungan Kantor UPTD Pendidikan Kecamatan Ngawen yang berada tepat di Jalan Blora Purwodadi. Namun, aktifitas dan koordinasi antara

60

Hasil wawancara dengan Ketua KKG PAI Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora, Bapak Wagiman, S. Pd. I., di SDN Punggursugih hari Senin tanggal 07 Maret 2016 Pkl. 11. 30 Wib.

pengurus dipusatkan di SDN Punggursugih Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora. Lokasi ini dipilih sebagai pusat kegiatan dan koordinasi guru-guru PAI karena jarak dari pusat kota menuju lokasi tempat kegiatan KKG PAI sekitar 15 Kilometer dan berada di tengah-tengah (centre) titik koordinasi dari seluruh sekolah yang berada di lingkungan KKG PAI Kecamatan Ngawen. Selain itu, sekolah SDN Punggursugih berada tidak jauh dari kediaman ketua KKG PAI Kecamatan Ngawen sehingga dapat mempermudah dan memperlancar koordinasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh KKG PAI Kecamatan Ngawen.

Kondisi geografis yang berada di lingkungan KKG PAI Kecamatan Ngawen terbilang cukup strategis dan kondusif dalam menunjang pelaksanaan kegiatan-kegiatan organisasi KKG PAI. Kondisi ini bisa dilihat bahwa sekolah-sekolah di lingkungan KKG PAI Kecamatan Ngawen bisa diakses oleh transportasi. Namun demikian terdapat sekolah-sekolah yang jauh dari pusat kegiatan dan sulit dijangkau, antara lain: SDN Sambonganyar, SDN Rowobungkul 1, SDN Rowobungkul 2, SDN Sri Gading, SDN Karangjong, sehingga posisi tersebut agak menghambat koordinasi kegiatan KKG PAI maupun kunjungan supervisi oleh pengawas PAI.61

KKG PAI di Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora dipimpin oleh Bapak Wagiman, S. Pd. I sebagai Ketua (yang sampai saat ini telah menjabat selama dua periode, yaitu periode 2010-2013 dan periode

61

Hasil observasi lapangan dan wawancara dengan Ketua KKG PAI dan Pengawas PAI Kecamatan Ngawen di SDN Punggursugih har Senin tanggal 07 Maret 2016 Pukul 10. 00-12. 00 Wib.

2016). Bapak wagiman terpilih kembali dan dipercaya sebagai ketua KKG PAI Kecamatan Ngawen karena dikenal memiliki karakter sebagai guru yang bisa menjadi panutan bagi guru-guru PAI yang lain. Selain itu

kedewasaan dan cara berpikir yang senantiasa „ngemong’ itulah yang menjadi alasan beliau terpilih kembali sebagai pimpinan dalam menahkodai organisasi KKG PAI yang dipimpinnya. 62

Keberadaan KKG PAI berada pada wewenang pembinaan Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora. Bapak Muhaimin, S. Ag., ditunjuk sebagai Pengawas PAI Sekolah Dasar untuk membina dan membimbing guru-guru PAI di Kecamatan Jepon, Kecamatan Tunjungan, dan Kecamatan Ngawen. Namun Bapak Muhaimin mendapat mendapat musibah kecelakaan dari kendaraan sehingga tugas beliau difokuskan pada pembinaan guru PAI di lingkungan Kecamatan Ngawen.

KKG PAI Kecamatan Banjarejo berlokasi tidak jauh dari jantung kota di Kabupaten Blora. Jarak tempuh Kota Blora menuju Kecamatan Banjarejo sekitar 10 km. KKG PAI Kecamatan Banjarejo berkantor di SDN Gedongsari sekitar 5 kilometer dari Kota Blora. Sekolah ini dipilih sebagai tempat pusat koordinasi dan pelaksanaan kegiatan-kegiatan KKG PAI, karena sangat strategis dan berada di pinggir jalan utama dari Kabupaten

62

Hasil wawancara dengan Ketua KKG PAI Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora, Bapak Wagiman, S.Pd. di SDN Punggursugih hari Senin tanggal 07 Maret 2016 Pkl. 11. 30 Wib.

Blora menuju Kecamatan Banjarejo dan langsung ke arah Kabupaten Grobogan.63

KKG PAI Kecamatan Banjarejo diketuai oleh Bapak Drs. HM. Djauhari. Beliau adalah guru PAI yang telah berpengalaman selama bertahun-tahun mengabdikan dirinya dalam dunia pendidikan sehingga beliau dipilih menjadi Ketua KKG PAI Kecamatan Banjarejo dan Ketua KKG PAI Kabupaten Blora sekaligus. Guru-guru PAI memberi kepercayaan kepada beliau sebagai Ketua KKG PAI baik tingkat Kecamatan maupun tingkat Kabupaten karena memiliki wawasan yang luas dan memiliki hubungan yang baik (sumeh), interaktif, dan komunikatif terhadap para guru dan masyarakat baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan sekolah.

Disamping itu beliau berkarakter dan menjadi „Wong tuo’ di lingkungan guru-guru PAI di Kecamatan Banjarejo. Beliau juga memiliki hubungan yang baik dengan guru-guru PAI dari Kecamatan-Kecamatan lain di Kabupaten Blora, oleh sebab itu beliau dipercaya menjabat Ketua KKG PAI Kabupaten Blora Periode 2006-2011 dan terpilih kembali pada Periode 2011-2016.64

Ketua KKG PAI Kecamatan Banjarejo memiliki jadwal kegiatan yang padat, hal ini dikarenakan beliau menjabat rangkap jabatan sebagai Ketua KKG PAI Kecamatan Banjarejo yang harus mengkoordinir pengurus dan kegiatan-kegiatan di lingkungan KKG PAI Kecamatan Banjarejo juga harus

63

Hasil observasi dan wawancara dengan ketua KKG PAI Kecamatan Banjarejo, Bapak Drs. HM. Djauhari hari Senin tanggal 07 Maret 2016 Pukul 14. 15 Wib.

64

Hasil observasi lapangan dan wawancara dengan Bapak Drs. HM. Djauhari, Ketua KKG PAI Kecamatan Banjarejo di Kediaman beliau hari Senin tanggal 07 Maret 2016 Pukul 14. 15 Wib.

membagi waktu untuk mengadakan koordinasi dan konsolidasi sesame pengurus KKG PAI tingkat Kabupaten Blora. Dengan posisi dan jabatan rangkap jabatan tersebut, Ketua KKG PAI Kecamatan Banjarejo yaitu Bapak Drs. HM. Djauhari sering mendapatkan undangan baik yang bersifat organisasi maupun untuk mengikuti Diklat dan Seminar-seminar tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dengan demikian, pengetahuan dan wawasan serta hubungan beliau menjadi sangat luas dan selalu dinantikan oleh-oleh ilmiahnya oleh para pengurus KKG PAI baik di tingkat Kecamatan Banjarejo maupun di tingkat Kabupaten Blora.65

KKG PAI Kecamatan Banjarejo berada dalam wewenang binaan Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora. Pengawas PAI yang bertugas di lingkungan KKG PAI Banjarejo adalah Bapak Asnawi, S.Pd.I. Jabatan Bapak Asnawi, S. Pd.I tidak hanya sekedar sebagai Pengawas PAI di Kecamatan Banjarejo, namun beliau mendapat mandat dari Kemenag Blora atau rangkap jabatan dengan membina KKG PAI Kecamatan Bogorejo dan KKG PAI Kecamatan Jepon Kabupaten Blora dengan membina 60 guru PNS bersertifikasi dan beberapa guru honorer yang belum bersertifikasi. Rangkap jabatan yang disematkan pada Pengawas PAI Kecamatan Banjarejo terjadi karena Pengawas PAI yang bertugas di kedua Kecamatan tersebut berhalangan

65

Hasil wawancara dengan Ketua KKG Kabupaten Blora sekaligus sebagai Ketua KKG PAI Kecamatan Banjarejo, Bapak Drs. HM. Djauhari hari Kamis tanggal 10 Maret 2016 Pukul 11. 30 Wib.

(salah satunya mendapat kecelakaan), sehingga tugas dan tanggung jawab tersebut dibebankan pada pundak Bapak Asnawi, S.Pd.I.66

2. Visi dan Misi KKG PAI

a. Visi dan Misi KKG PAI Kecamatan Ngawen

KKG PAI Kecamatan Ngawen memiliki Visi sebagai berikut:

„Profesional dan Teladan dalam Pendidikan‟. Visi ini dijadikan pedoman dalam menjalankan roda organisasi. Sedangkan Misi yang ingin dicapai adalah;

1) Melaksanakan kegiatan dan pertemuan secara efektif sehingga setiap anggota berkembang secara optimal, sesuai dengan potensi yang dimiliki.

2) Menumbuhkan jiwa profesionalisme sebagai pendidik pada angota KKG PAI.

3) Menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif kepada seluruh anggota KKG PAI.

4) Mendorong dan membantu setiap anggota untuk mengenali potensi dirinya sehingga dapat dikembangkan secara optimal.67

b. Visi dan Misi KKG PAI Kecamatan Banjarejo

KKG PAI Kecamatan Banjarejo juga memiliki Visi dan Misi, organisasi. Hal ini diharapkan supaya dijadikan pijakan awal dalam perumusan dan pelaksanaan kegiatan-kegiatan KKG PAI.

66

Hasil observasi lapangan dan wawancara bersama bapak Pengawas PAI Kecamatan Banjarejo, Bapak Asnawi, S. Pd. I, di Desa Adirejo Kecamatan Tunjungan hari Selasa tanggal 01 Maret 2016 dan Senin tanggal 07 Maret 2016 Pukul 14. 00-16. 00 Wib.

67

Hasil penggalian dokumentasi dengan para Pengurus KKG PAI Kecamatan Ngawen hari Senin 07 Maret 2016 pukul 10.00 wib.

Visi KKG PAI Kecamatan Banjarejo adalah : „Pelayanan Prima Menuju Pendidik Profesional, Unggul, dan Bermutu.‟ Visi inilah yang

mendorong para guru PAI di lingkungan Kecamatan Banjarejo untuk mengajar, mendidik, dan membimbing siswa dengan sepenuh hati. Sedangkan Misi yang ingin dicapai KKG PAI Kecamatan Banjarejo adalah :

1) Menumbuhkan jiwa professional sebagai pendidik bagi anggota KKG PAI.

2) Memberikan pelayanan yang prima dalam pembelajaran demi generasi dan lulusan yang unggul dan bermutu.

3) Melaksanakan kegiatan dan pertemuan secara efektif demi perkembangan anggota KKG PAI supaya dapat berkembang secara optimal, sesuai dengan potensi yang dimiliki.

4) Menumbuhkan penghayatan pada Mapel PAI sehingga menjadi sumber inspirasi dan kearifan dalam bertindak.

5) Menerapkan manajemen partisipatif dengan melibatkan seluruh pengurus dan anggota dan kelompok kepentingan yang terkait dengan KKG PAI.68

3. Keadaan Pengurus Organisasi KKG PAI

Dalam menjalankan roda organisasi supaya berjalan dengan lancar, baik KKG PAI Kecamatan Ngawen dan KKG PAI Kecamatan Banjarejo dibantu sejumlah pengurus yang memiliki tugas dan tanggung jawab

68

Hasil wawancara dan penggalian data bersama Bapak Drs. Djauhari, Ketua KKG PAI Kecamatan Banjarejo hari Kamis tanggal 10 Maret 2016 pukul 10. 30.

masing-masing sesuai dengan bidangnya. Hal ini dimaksudkan supaya dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan baik yang bersifat interen maupun eksteren tidak terjadi tumpang tindih (overlapping).

Keadaan Kepengurusan KKG PAI “ABU BAKAR” berjumlah 18

orang. 1 orang Ketua dibantu Wakil Ketua, 1 orang Sekretaris, 1 orang Bendahara, 2 orang Pembantu Umum, 3 orang Koordinator, 6 orang Guru Pemandu, dan 3 orang Seksi Kegiatan. Namun jumlah tersebut dapat pula

bertambah sesuai dengan kondisi keorganisasian yang mengadakan „tambal

sulam’ atau reshuffle kepengurusan disebabkan karena ada anggota yang berhalangan atau meninggal dunia. Namun kondisi tersebut tidak

menyurutkan langkah dan semangat para pengurus KKG PAI “ABU BAKAR” Kecamatan Ngawen untuk menyusun program kerja dan

melaksanakan kegiatan tersebut. Kegiatan dalam rangka melengkapi kepengurusan ini dilakukan untuk melakukan konsolidasi antar pengurus secara keseluruhan sehingga tidak ada bagian atau posisi yang kosong sehingga dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Berikut adalah bagan kepengurusan KKG PAI “ABU BAKAR”

Kecamatan Ngawen yang mencakup nama-nama guru PAI (GPAI) yang menjadi pengurus KKG PAI Kecamatan Ngawen Kabupaten . bagan ini penulis tampilkan untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang keaktifan guru-guru PAI dalam mengikuti dan menjadi pengurus KKG PAI sebagai tindakan reflektif dalam peningkatan kompetensi professional.

Gambar 3. 1.

Bagan organisasi Kepengurusan KKG PAI Kecamatan Ngawen69

--- --- Keterangan : : Garis Komando --- : Garis Koordinatif 69

Hasil Penggalian Data dan Dokumentasi dari Bapak Kuslan, S.Pd.I (Sekretaris KKG PAI Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora) hari Kamis tanggal 10 Maret 2016 pukul 13.00 Wib.

. Bendahara Yusuf, S. Pd.I Anggota Sekretaris Kuslan, S. Pd. I Operator Data Arifin, S. Pd. I Pembantu Umum Siti Kumaidah, S.Pd.I Ketua KKG PAI Wagiman, S.Pd.I Penasehat Pengawas PAI Muhaimin, SAg.. Pelindung Kepala UPTD Pendidikan Anggota Anggota Penasehat Pengawas TK/SD

Wakil Ketua KKG PAI Misbah, S. Pd. I, S.H.

Koordinator: Suparmi, S.Pd.I Sunardi, M.Pd.I Siti Sri Susilawati, S.Pd.I

Guru Pemandu: Komari, A.Ma Siti Asiyah, S.Pd.I

Ashadi, S.Ag. Aripin, S. Pd. I Seksi Kegiatan Shofari, S. Pd.I H. Sarjimin,S.Pd.I Priyono,A.Ma.

KKG PAI Kecamatan Banjarejo juga memiliki struktur kepengurusan yang tidak jauh berbeda dengan KKG PAI Kecamatan Ngawen.

Gambar 3. 2.

Bagan organisasi Kepengurusan KKG PAI Kecamatan Banjarejo70

--- --- Keterangan : : Garis Komando --- : Garis Koordinatif 70

Hasil Penggalian Data dan Dokumentasi dari Bapak Drs. HM. Djauhari (Ketua KKG PAI Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora).

Bendahara Hj. Kunsiyati, S. Pd.I Sekretaris Marlan, S. Pd. I Operator Data Abdul Kholik, S.Pd.I Ketua KKG PAI Drs, HM. Djauhari Penasehat Pengawas PAI Asnawi, S.Pd.I Pelindung Kepala UPTD Pendidikan Penasehat Pengawas TK/SD

Wakil Ketua KKG PAI Muhammad Tarhib, S. Pd.I

Guru Pemandu Bidang Studi: Masrukhin, S.Pd.I

Sukemi, S.Pd.I Juwariyah, S.Pd.I

Seksi Kegiatan: Abdul Kholik, S.Ag.

H. Sujari, S.Pd.I Hj. Rohmah, S.Pd.I Anggota: Guru PAI Anggota Guru PAI Anggota: Guru PAI

4. Data Sekolah dan Guru PAI Anggota KKG PAI Kecamatan Ngawen dan KKG PAI Kecamatan Banjarejo

Untuk kelengkapan data dalam penelitian ini, penulis melakukan penggalian data sekolah dan guru PAI di lingkungan KKG PAI Kecamatan Ngawen dengan melakukan wawancara dan dokumentasi dengan Bapak Arifin selaku operator data Emis di KKG PAI Kecamatan Ngawen, karena Ketua KKG PAI Kecamatan Ngawen tidak dapat memberikan data secara langsung dikarenakan beliau ada kegiatan di Kalimantan Barat. Dari operator Emis tersebut diperoleh data bahwa jumlah GPAI di Kecamatan Banjarejo sebanyak 35 orang dengan rincian Guru PNS berjumlah 21 orang dan Guru Honorer berjumlah 14 orang. GPAI berstatus PNS yang menjadi Pengurus KKG PAI adalah 15 orang.

Sedangkan data tentang keadaan sekolah dan GPAI di lingkungan KKG PAI Kecamatan Banjarejo, diketahui bahwa jumlah keseluruhan Guru PAI di lingkungan KKG PAI Kecamatan Banjarejo adalah berjumlah 33 orang, dengan rincian Guru PNS berjumlah 24 orang dan Guru Honorer berjumlah 9 orang, dan GPAI berstatus PNS yang menjadi Pengurus KKG PAI adalah 11 orang. Data Sekolah dan Guru PAI yang menjadi Anggota KKG PAI Kecamatan Banjarejo di atas berhasil penulis dapatkan setelah berkali-kali penulis meminta data kepada Ketua KKG PAI Kecamatan Banjarejo, namun beliau tidak dapat dapat memberikan data secara langsung dikarenakan pada saat itu beliau akan mendapatkan kegiatan mentoring dari Inspektorat Kabupaten Blora guna memeriksa DAK. Kemudian Ketua KKG

PAI Kecamatan Banjarejo menyarankan untuk menemui Bapak Abdul Kholik, S. Pd. I sebagai Petugas Operator Data Emis untuk melengkapi data yang penulis perlukan.

B. Program Kerja Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Ngawen Dan Kecamatan Banjarejo

KKG PAI dapat diketahui keberadaannya ketika ada aksi yang dilakukan. Aksi tersebut dapat dituangkan ke dalam kegiatan-kegiatan yang menjadi agenda dalam program kerja KKG PAI baik KKG PAI Kecamatan Ngawen Maupun KKG PAI Kecamatan Banjarejo. Disamping itu, program-program kerja yang dirilis hendaknya dapat memompa semangat para Guru PAI untuk dapat mengembangkan potensi dan kemampuannya dalam pendidikan dan dalam pengelolaan pembelajaran secara profesional, sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang bermutu.

Dalam penelitian di lapangan, penulis mengadakan observasi dan wawancara dengan pengurus KKG PAI di kedua Kecamatan di mana penulis mengadakan penelitian tesis ini. Penulis bermaksud menggali data-data yang dibutuhkan dengan melakukan teknik pengumpulan yaitu melakukan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Dalam kesempatan dalam penggalian data tersebut, justru penulis mendapat undangan dan permohonan sekaligus sebagai presenter untuk mengisi kegiatan-kegiatan yang dilakukan baik di KKG PAI Kecamatan Ngawen dan KKG PAI Kecamatan Banjarejo. Pada kesempatan ini pula penulis gunakan untuk melakukan observasi, wawancara dan pengumpulan data-data yang penulis perlukan.

Program-program Kerja KKG PAI Kecamatan Ngawen dapat dilihat dari tabel berikut ini.

1. Seksi Kegiatan Bidang Kurikulum Pendidikan mengkoordinir tentang Pengkajian dan pembuatan perangkat Pembelajaran (RPP, Silabus, program Harian, Prota, Promes, kaldik, KKM, dan Pembuatan soal-soal ulangan, program ini diselenggarakan pada awal tahun ajaran baru, per tri wulan, dan per semester.

2. Seksi Teknologi dan Informatika mengkoordinir tentang Pembelajaran dan pelatihan TIK bagaimana cara pengoperasian komputer/laptop, dll 3. Seksi Pengembangan SDM menkoordinir kegiatan Kajian Profesi Guru

Profesional (KPGP) dengan mengadakan pelatihan/seminar/workshop. Kegiatan ini Diadakan selama dua bulan sekali (kondisional).

4. Seksi Dakwah dan Seni Budaya mengkoordinir program yang berkaitan dengan kejuaraan, Porseni, dan seni Islami lainnya, Pengiriman delegasi peserta didik dikoordinir Guru PAI dalam mengikuti perlombaan; LCT

PAI, Kaligrafi, Musabaqoh Tilawatil Qur‟an (MTQ), Muhafadhoh,

Hafalan Surah-surah Pendek, Wirausaha Islami, Mocopat Islami, Khitobah/Pidato, Adzan, Hadroh/Seni Rebana, TIK, GEBSA (Gerakan Bacaan Solat), BTQ, Pantun Berbalas Islami, Lomba Qishosh

Al-Anbiya‟.

5. Bidang Humas mengkoordinir kegiatan yang berhubungan dengan informasi dan partisipasi dalam masyarakat. Program ini termasuk

memberikan bantuan baik moril maupun materiil kepada keluarga anggota KKG PAI yang sedang kesusahan/terkena musibah.

Sedangkan Program-program kerja KKG PAI Kecamatan Banjarejo antara lain:

1. Pada awal tahun ajaran baru, kegiatan terfokus pada Pembahasan dan pembuatan perangkat pembelajaran, antara lain; RPP, Silabus, program Harian, Prota, Promes, Kaldik, KKM, Pembuatan soal-soal ulangan, Pembahasan Kisi-Kisi Soal. Kegiatan ini dilanjutkan pada setiap triwulan dan etiap semester.

2. Pembelajaran dan pelatihan TIK yang mengupas Cara pengoperasian Komputer/Laptop. Program ini memberikan bekal pada anggota mengenai cara-cara mengetik dengan lancer, cara membuat power point, dll.

3. Mengadakan kegiatan bakti social dengan silaturrahim/kunjungan lapangan dengan memberikan bantuan baik moril, maupun materiil kepada keluarga anggota KKG PAI yang sedang kesusahan/terkena musibah.

4. Koordinasi kegiatan lomba, program ini dikoordinir oleh pengurus seksi kegiatan yang mengkoordinir penyelenggaraan MAPSI, PORSENI, dan lain-lain.

5. Program pengembangan SDM, kegiatan ini bersifat kolegial dengan mengumpulkan pengurus KKG PAI dan anggota untuk forum-forum ilmiah, diskusi, seminar, workshop, dan lain-lain.

BAB IV

PELAKSANAAN SUPERVISI PAI DAN DAMPAKNYA SEBAGAI PENGENDALI MUTU KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAI

Bab ini membahas tentang teknik supervisi PAI yang digunakan oleh Pengawas PAI dalam memantau, menilai, membina, dan membimbing guru-guru PAI, dampak-dampak dari pelaksanaan supervisi PAI atas kompetensi profesional guru, dan faktor-faktor yang dapat mendukung dan menghambat pada pelaksanaan kegiatan supervisi PAI yang dapat berfungsi sebagai pengendali mutu kompetensi professional guru PAI di lingkungan KKG PAI Kecamatan Ngawen dan di lingkungan KKG PAI Kecamatan Banjarejo akan penulis uraikan secara rinci dalam pembahasan berikut ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui secara riil kondisi pelaksanaan supervisi di lapangan dan implikasinya dan kemudian diambil kesimpulan yang disuguhkan pada bab selanjutnya.

Analisa SWOT penulis pergunakan dalam menganalisa beberapa faktor yang dapat mendukung maupun faktor-faktor yang dapat menghambat pelaksanaan supervisi PAI. SWOT adalah singkatan dari Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats. Analisa SWOT bertujuan untuk menemukan aspek-aspek penting yang meliputi; Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman. Tujuan pengujian ini adalah untuk memaksimalkan kekuatan dan meminimalisir kelemahan, mereduksi ancaman dan membangun peluang.71

71

A. Teknik Supervisi PAI 1. Teknik supervisi Individual

Pada prinsipnya kegiatan supervisi atau kepengawasan diorientasikan pada upaya pemberian bantuan dan layanan profesional dalam rangka kemajuan

Dokumen terkait