• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN PUSTAKA

E. Kepribadian Ekstrovert dan Introvert

3. Kepribadian Introvert

terperinci sifat-sifat dari tipe ekstrovert antara lain sebagi berikut : 73 1) Lancar/ lincah dalam berbicara; 2) Bebas dari kekhawatiran/ kecemasan; 3) Tidak lekas malu dan tidak canggung; 4) bersifat konservatif; 5) Mempunyai minat pada atletik; 6) dipengaruhi oleh data objektif; 7) Ramah dan suka berteman; 8) suka berkerja sama dengan orang lain; 9) Kurang memperdulikan penderitaan dan milik sendiri; 10) Mudah menyesuikan diri dan fleksibel.

Dalam aktivitas sehari-hari seseorang yang berkepribadian ekstrovert cenderung berpartisipasi, bersikap spontan dan wajar dalam berekspresi, menguasai perasaan, tidak banyak pertimbangan, cenderung memberikan respon secepat mungkin. Oleh karena itu ekstrovert adalah seseorang yang suka berpraktik. Akan tetapi, kekurangannya adalah sulit berkonsentrasi dalam waktu yang lama.74

Ciri-ciri tipe kepribadian ekstrovert adalah sifat sosial menyukai pesta, memiliki banyak teman, membutuhkan teman bicara, tidak menyukai belajar sendiri, menyukai kegembiraan, suka mengambil kesempatan, cenderung mengambil resiko, sering bertindak sesuai situasi dan implusif. Mereka senang bercanda, selalu memliki jawaban yang siap, menyukai perubahan, ingin bebas, optimis, selalu bergembira, selalu bergerak, cenderung agresif dan mudah marah, perasaan mereka tidak terkait pada satu kontrol.75

3. Kepribadian Introvert

Introvert adalah kepribadian bertipe orang yang pemalu dan lebih suka hidup sendiri.76 Berpengalaman kepada subjektif memusatkan diri pada dunia dalam dan privat dimana realita hadir dalam bentuk hasil amatan, cenderung menyendiri, pendiam/tidak ramah. Umumnya orang introvert sibuk dengan dunia internal mereka sendiri.77

73 Ngalim Purwanto, Psikologi Pendidikan, h. 151

74 Rafy Sapuri, Psikologi Islam, h. 153.

75 Ibid., h. 155.

76 Dwi Sunar Prasetyono, “ Ragam Tes Psikologi untuk Pelajar.., h. 230.

Menurut Jung dalam Alwisol mengatakan introvert mengarahkan pribadi ke pengalaman subjektif, memuaskan diri sendiri pada dunia dalam dan privasi dimna realita hadir dalam bentuk hasil pengamatan, cenderung menyendiri, pendiam atau tidak ramah, bahkan antisosial.78 Umumnya orang introvert itu sering instropekstif dan sibuk dengan dunia internal mereka senidiri. Mereka juga mengunci dirinya dari dunia luar, dalam memasukkan seorang dari dunia luar, mereka melakukannya sangat selektif dan memakai pandangan subjektif menurut dirinya sendiri.

Secara singkat seorang introvert adalah orang yang cenderung menarik dirinya dari kontak dengan dunia luar.79 Minat dan perhatiannya lebih terfokus pada pikiran dan pengalamannya sendiri. Menurut Jung dalam kurniawan orang introvert memfokuskan dirinya ke dalam dan larut kedalam dirinya sendiri, khususnya ketika mengalami ketengan dan tekanan batin. Seorang introvert cenderung merasa mampu dalam upaya mencukupi diri sendiri.80

Seorang introvert melakukan segala sesuatu dengan caranya sendiri, menutup diri terhadap pengaruh dunia luar. Orang introvert merupakan orang yang tidak mudah percaya, kadang menderita perasaan rendah diri oleh karena itu orang introvert gampang cemburu dan iri hati. Orang introvert menghadapi dunia luar dengan suatu sistem ilmuwan, cermat, berhati-hati, menurut kata hati, sopan santun dan penuh curiga.81

Orientasinya terutama tertujuh kedalam pikiran, perasaan, serta tindakan-tindakanya terutama ditentukan oleh faktor-faktor subjektif. Penyesuaian diri dengan dunia luar kurang baik, jiwanya tertutup, sukar bergaul, sukar berhubungan dengan orang lain, kurang dapat menarik hati orang lain.82 Penyesuaian dengan hatinya sendiri baik. Kekurangan dari tipe introvert adalah

78 Ibid., h. 45.

79 Bressinta Kusuma Wardani, “Hubungan Antara Kepribadian Introvert Dengan Rasa Percaya

Diri Peserta Didik Kelas Xi Smk Negeri 2 Kediri Tahun Pelajaran 2018/2019” Artikel simpi upkediri. (2018),5.

80 Mochammad Fajar Kurniawan, Skripsi : “Perilaku Pro- Sosial ditinjau Dari Tipe Kepribadian

Introvert dan Ekstrovert (Studi pada MahaPeserta didik Psikologi UNNES), (Semarang, 2016)

81 Ibid., h. 37

terlalu jauh dari dunia objektifnya, sehingga lepas dari dunia objektif dan terlalu subjektif dalam berbagai hal.

Sedangkan pendapat Jung dalam Fiest mengungkapkan bahwa introversi adalah aliran energi psikis kearah dalam yang memiliki orintasi subjektif.83 Introvert memiliki pemahaman yang baik terhadap dunia dalam diri sendiri dengan semua bias, fantasi, mimpi dan perspsi yang bersifat individu. Orang-orang introvert akan menerima dunia luar dengan sangat selekstif dan dengan pandangan subjektif.

Berdasarkan pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa kepribadian introvert mengarahkan kepribadian pengalaman subjektif, memuaskan diri sendiri pada dunia dalam dan privasi dimana realita hadir dalam bentuk amatan, cenderung menyendiri, pendiam atau tidak ramah bahkan antisosial. Penyesuaian diri dengan dunia luar kurang baik, jiwanya tertutup, sukar bergaul, sukar berhubungan dengan orang lain, kurang dapat menarik hati orang lain. Jung dalam Rahmat mengungkapkan bahwa ciri-ciri orang dengan tipe kepribadian introvert adalah memiliki sifat pemalu, tidak banyak bicara, dan cenderung berpusat pada diri mereka sendiri.84

Seseorang yang bertipe kepribadian introvert tidak banyak bicara, mawas diri, memiliki rencana sebelum melakukan sesuatu, tidak percaya dengan faktor kebetulan, memikirkan masalah kehidupan sehari-hari secara serius, menyukai keteraturan dalam hidup mereka, jarang berperilaku agresif, tidak mudah hilang kesabaran, dan menempatkan standar etis yang tinggi dalam hidup mereka.85

Orang-orang yang introvert ditandai antara lain: cenderung mudah tersinggung,perasaan gampang terluka, mudah gugup, rendah diri, mudah melamun, sukar tidur. Intelegensia relatif tinggi, perbendaharaan kata-kata baik, cenderung tetap pada pendirian (keras kepala), umumnya teliti tapi

83 Fiest & Fiest. 2011. Teori Kepribadian Theory of Personality Jilid 1. (Jakarta: Salemba Humanika), h. 137.

84 Wahyu Rahmat, Tipe Kepribadian dan Kualitas Persahabatan Dengan Kepercayaan Pada

Remaja Akhir, eJournal Psikologi, 2(2) (2014), h. 206-216.

85 Rasman Sastra Wijaya, Perbandingan Penyesuaian Diri MahaPeserta didik Berkepribadian

lambat, dan mereka agak kaku. Orang introvert lebih suka menyendiri dan tidak terlalu suka bergaul dengan banyak orang. Golongan ini merupakan golongan yang mengutamakan untuk memikirkan diri sendiri tanpa memikirkan orang lain.Sifat ini berusaha untuk selalu mencukupi kebutuhan dirinya dengan sedikit sekali tidak menghiraukan orang lain.86

Dokumen terkait