• Tidak ada hasil yang ditemukan

LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Plagiarisme

4. Kompetensi Profesional

2.5 Kerangka Berfikir

Plagiarisme pada hakikatnya sama dengan tindakan mencuri karya orang lain baik berupa gagasan, tulisan, pemikiran, pendapat, kalimat, atau kata-kata tanpa menyebutkan referensi sumbernya dan mengakui sebagai karyanya sendiri. Plagiarisme adalah suatu bentuk kejahatan di dalam dunia pendidikan yang dapat dilakukan oleh siapa saja baik itu tenaga kependidikan seperti guru dan dosen, serta individu yang mengenyam pendidikan seperti murid dan mahasiswa. Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apapun karena tidak mengandung nilai-nilai positif serta menghambat kreativitas individu dalam berkarya.

Plagiarisme seringkali tidak disadari oleh orang yang melakukan tindakan plagiat atau biasa disebut dengan plagiator. Begitu juga bagi pendidik yang kerapkali melakukan tindakan plagiat tanpa sadar, seperti sebagian pendidik yang seringkali hanya copy-paste dan mengacu perencanaan pembelajaran tanpa menyebutkan sumber referensi dari Gugus Inti ataupun lembaga lain yang sebenarnya sama-sama memiliki kesadaran dan tanggung jawab lebih terhadap kewajibannya sebagai seorang pendidik. Padahal, tindak plagiarisme yang masih terjadi di kalangan pendidik dapat menghambat kreativitas individu itu sendiri dalam mengembangkan proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan mengoptimalkan aspek-aspek perkembangan yang harus dicapai bersamaan dengan tujuan lembaga pendidikan itu sendiri.

Nilai-nilai negatif dalam tindakan plagiarisme yang menghambat kreativitas seorang pendidik menjadi hal yang menarik untuk diangkat bagi peneliti sehingga

peneliti dapat mengetahui seberapa besar pengaruh plagiarisme pada pembuatan perencanaan pembelajaran dalam menghambat kreativitas pendidik khususnya pendidik PAUD di Gugus Cut Nyak Dien. Padahal menjadikan pribadi individu yang kreatif merupakan langkah awal dari pengembangan kreativitas sejalan dengan hal tersebut perlu adanya dukungan, dorongan, atau rangsangan kreativitas yang diberikan pada individu dengan baik. Dari berbagai uraian tersebut, maka kerangka berpikir dalam penelitian ini dapat digambarkan sebagai berikut :

Kerangka berpikir “Pengaruh Plagiarisme dalam Membuat Perencanaan Pembelajaran Pada Pendidik PAUD di Gugus Cut Nyak Dien Kecamatan Margadana Kota Tegal”

2.6 Hipotesis

Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, dimana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat pernyataan (Sugiyono, 2012: 96). Sedangkan menurut Suharsimi Arikunto (2006: 111) hipotesis merupakan jawaban yang bersifat sementara terhadap permasalahan penelitian, sampai terbukti melalui data yang terkumpul.

Berdasarkan landasan teori di atas, maka dapat dibuat rumusan hipotesis komparatif, yaitu :

Kreativitas Pendidik PAUD di Gugus Cut

Nyak Dien Plagiarisme

Perencanaan Pembelajaran

1. H0 : Terdapat pengaruh plagiarisme pada pembuatan perencanaan pembelajaran dalam menghambat kreativitas pendidik PAUD.

2. H1 : Tidak terdapat pengaruh plagiarisme pada pembuatan perencanaan pembelajaran dalam menghambat kreativitas pendidik PAUD.

82 BAB V

PENUTUP

5.1 Simpulan

Penelitian tentang Pengaruh Plagiarisme dalam Membuat Perencanaan Pembelajaran pada Pendidik PAUD di Gugus Cut Nyak Dien, Kecamatan Margadana, Kota Tegal menghasilkan kesimpulan sebagai berikut :

1. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa rata-rata nilai untuk responden plagiarisme pada pembuatan perencanaan pembelajaran adalah 96.78. Hasil tersebut menunjukkan bahwa rata-rata perilaku plagiat pendidik di Gugus PAUD Cut Nyak Dien berada pada tingkat sangat tinggi. Hal ini berarti bahwa masih diperlukan pemahaman pendidik PAUD dalam merancang perencanaan pembelajaran dengan tata cara mengutip yang baik dan benar, sehingga tingkat plagiarisme dalam membuat perencanaan pembelajaran di lingkup Gugus Cut Nyak Dien dapat berada di kategori rendah.

2. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa rata-rata nilai untuk responden kreativitas pendidik PAUD adalah 115.84. Hasil tersebut menunjukkan bahwa rata-rata hambatan kreativitas pendidik di Gugus PAUD Cut Nyak Dien berada pada tingkat tinggi. Hal

ini berarti bahwa masih diperlukan beberapa usaha untuk memperbaiki kualitas layanan pendidikan lembaga PAUD di lingkup Gugus Cut Nyak Dien, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, sehingga hambatan pada kreativitas pendidik PAUD di lingkup Gugus Cut Nyak Dien dapat berada di kategori rendah.

3. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa plagiarisme memberikan pengaruh dalam menghambat kreativitas pendidik PAUD sebesar 66,4%. Plagiarisme memberikan andil pengaruh negatif yang cukup besar dalam menghambat kreativitas pendidik PAUD, meskipun ada faktor lain yang dapat mempengaruhinya sebesar 33,6%. Faktor lain tersebut antara dorongan dari dalam diri sendiri (internal), dorongan dari luar (eksternal), dan faktor-faktor lain yang tidak penulis teliti.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang dicapai, dapat diperoleh saran-saran sebagai berikut :

1. Bagi Lembaga

Lembaga hendaknya mengetahui latar belakang dan kualitas pendidik. Berdasarkan latar belakang dan kualitas diri tersebut, lembaga dapat memaksimalkan tingkat pencapaian kurikulum yang diterapkan. Lembaga dapat

membekali pengetahuan tentang merancang perencanaan pembelajaran serta cara mengutip sumber referensi yang baik dan benar.

2. Bagi Pendidik

Pendidik hendaknya bersikap lebih percaya diri terhadap kemampuannya dan meningkatkan kualitas diri. Pendidik dapat mengikuti pelatihan atau diklat di bidang kepaudan, mengambil studi lanjutan, dan memperbaharui cara mengajar dan media yang digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut,pendidik dapat memaksimalkan pembelajaran agar anak berkembang sesuai dengan tumbuh kembang dan kurikulum yang diterapkan.

3. Bagi Peneliti Selanjutnya

Peneliti selanjutnya dapat menindak lanjuti penelitian ini dengan memperkaya literatur dan referensi yang lebih mendalam guna mendapatkan perbaikan dan kesimpulan yang lebih akurat. Perlunya penelitian lanjutan dengan lebih mendalam dan lebih intens untuk membuktikan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kreativitas pendidik PAUD, seperti faktor dorongan dari dalam diri (internal) dan faktor dari luar (eksternal). Setiap kalangan masyarakat mempunyai latar belakang budaya berbeda sehingga hasil penelitian yang dilakukan tidak jarang menghasilkan kesimpulan yang berbeda.

Daftar Pustaka

Agung, Iskandar. (2010). Meningkatkan Kreativitas Pembelajaran Bagi Guru. Jakarta: Bestari Buana Murni.

AlHajjaj, Yusuf Abu. (2010). Kreatif atau Mati. Surakarta: Al-Jadid.

Angmalisang, Harycoon. (2011). Pengaruh Kepribadian Guru terhadap Kinerja Mengajar, Elektromatika, 1 (1), pp. 30-32.

Ariani, Rachmatul Candra. (2012). Opini Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Terhadap Plagiarisme, Jurnal Sosial dan Politik, Departemen Sosiologi, FISIP, Universitas Airlangga. Website : journal.unair.ac.id/download-fullpapers-JURNAL%20CANDRA.docx

(Diakses 21 Maret 2016).

Aryani, Farida. (2013). Studi Tentang Faktor-Faktor Perilaku Plagiat Mahasiswa UNM. Medan: Unimed Press.

Herqutanto. (2013). Plagiarisme, Runtuhnya Tembok Kejujuran Akademik, Plagiarisme, 1 (1). pp. 1-3. Website :

http://journal.ui.ac.id/index.php/eJKI/article/viewFile/1589/1335 (Diakses 13

Januari 2016)

Hurlock, Elizabeth B. (1978). Perkembangan Anak Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Hurlock, Elizabeth B. (1978). Perkembangan Anak Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Husain, Sapia. (2011). Kreativitas Guru dalam Merancang Lingkungan Sebagai Sumber Belajar pada Mata Pelajaran Produktif di SMK Kota Gorontalo, Jurnal Penelitian dan Pendidikan, 8 (1), pp. 39-50.

Iskandar, Michael. (2009). Penentuan Ciri-Ciri Plagiarisme dalam Makalah Ilmiah yang Mereferensi Sumber dalam Bahasa Asing yang Diterjemahkan, Bina Ekonomi Majalah Ilmiah Fakultas Ekonomi Unpar, 13 (1). pp. 46-57

Juliantine, Tite. (2009). Pengembangan Kreativitas Siswa Melalui Impelementasi Model Pembelajaran Inkuiri dalam Pendidikan Jasmani, FPOK UPI. pp. 5.

Website : Afile.upi.edu/Direktori/FPOK/JUR._PEND._OLAHRAGA/19680707199203 2-pdf (Diakses 11 Februari 2016).

Majid, Abdul. (2013). Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Puspitasari, Enda. (2012). Menyusun Perencanaan Pembelajaran Bagi AUD, Educhild, 1 (1), pp. 67-76. Website : http://www.e-jurnal.com/2015/06/menyusun-perencanaan-pembelajaran-anak.html (Diakses 4 Desember 2014).

Rachmawati, Yeni dan Kurniati, Euis. (2005). Strategi Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini. Jakarta: Prenada Publishing.

Santrock, John W. (2007). Perkembangan Anak Edisi Kesebelas Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Santrock, John W. (2007). Perkembangan Anak Edisi Kesebelas Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Soelistyo, Henry. (2011). Plagiarisme : Pelanggaran Hak Cipta dan Etika. Jogjakarta: Kanisius.

Suganda, Tarkus. (2006). Perihal Plagiarisme dalam Artikel Ilmiah, Agrikultura, 17

(3). Pp 161-164. Website :

http://blogs.unpad.ac.id/tarkussuganda/files/2012/03/Perihal-Plagiarisme-dalam-Artikel-Ilmiah-Agrikultura-17161-164.pdf (Diakses 21 Maret 2016).

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi, Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Sujiono, Yuliani Nurani dan Sujiono, Bambang. (2010). Bermain Kreatif Berbasis Kecerdasan Jamak. Jakarta: PT Indeks.

Suyanto dan Djihad, Asep. (2012). Bagaimana Menjadi Calon Guru dan Guru Profesional. Yogyakarta: Multi Prenada.

Tarsis, dkk. (2011). Etika dan Kepribadian Guru. Semarang: Unnes Press.

Undang-Undang Republik Indonesia. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. Jakarta: NKRI.

Uno, B Hamzah. (2006). Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Usman, Uzer. (2009). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Zalnur, Muhammad. (2012). Plagiarisme di Kalangan Mahasiswa dalam Membuat

Tugas-Tugas Perkuliahan pada Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang, Jurnal Al-Ta’lim, 1 (1). Pp. 55-65. Website : journal.tarbiyahiainib.ac.id/index.php/attalim/article/download/6/ (Diakses 11 Februari 2016)

Dokumen terkait