Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kupang Tahun 2014-2019 NO. IV yang memiliki Misi tentang untuk mengembangkan jangkauan pelayanan dan Meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkecil kesenjangan kesempatan belajar antara penduduk pedesaan dan perkotaan. Tujuan dari misi ini Meningkatkan kualitas pendidikan Pendidikan
Anak Usia Dini (PAUD - HI) tentang Pembentukan Kebijakan dan Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD - HI) Holistik Integratif serta Fasilitasi atau monitoring pelaksanaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD -HI) dan Tempat Penitipan Anak (TPA).
Pendidikan Anak Usia Dini Holistik dan Integratif atau PAUD-HI merupakan kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud) dengan UNICEF Indonesia untuk mengembangkan PAUD - HI di daerah-daerah yang kurang mampu.Program 3K (kebun, kantin, koperasi) merupakan inovasi yang melengkapi dalam upaya membangun PAUD - HI berintegritas di kawasan daerah tertinggal di Kupang Tengah.
Fakta pelaksanaan program 3K (Kebun, Kantin, Koperasi) sebagai salahsatu hal yang dapat meningkatkan kesadaran orang tua dan masyarakat mengenai gizi anak, melalui Kebun digunakan untuk membiasakan budaya tanam dan kemandirian mengkonsumsi hasil Kebun sendiri dan juga dapat dijual hasil Kebun sebagai ke kekhasan lembaga PAUD - HI , Kantin diharapkan para orang tua dan masyarakat bekerja sama dengan pihak lembaga PAUD - HI untuk meningkatkan gizi anak, sedangkan Koperasi diharapkan bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan ekonomi serta kemandirian lembaga PAUD - HI agar tidak bergantung pada bantuan dari luar tetapi pada hasil Kebun atau usaha lain yang bisa di kelola untuk disimpan di kas sekolah.
Berdasarkan hasil wawancara dan observasi masalah-masalah tentang Implementasi Program 3K (Kebun, Kantin, Koperasi ) di lembaga TK Marsudirini Fioretti adalah Pelaksanaan Manajemen Program 3K yang dilakukan oleh
struktur organisasi sekolah TK. Marsudirini Fioretti perlu dilakukan pembenahan karena TK Marsudirini karena merupakan TK percontohan untuk pelaksanaan Program 3K (kebun, Kantin, Koperasi) di Kecamatan Kupang Tengah, kurangnya pembinaan yang merata untuk tiap-tiap program 3K dan keterbatasan tenaga untuk pelaksanaan Program 3K.
Untuk itu Program 3K (Kebun, Kantin,Koperasi) diharapkan pemerintah ada kerjasama yang baik dengan lembaga PAUD yang dituju agar dilakukan sosialisasi masing-masing program 3K lalu mengatasi kendala-kendala yang dihadapi saat program 3K itu berjalan disetiap lembaga PAUD terkhususnya di TK Marsudirini yang menjadi sekolah percontohan agar dapat teratasi sehingga tujuan dari program 3K ini dapat terealisasikan dengan baik dilembaga PAUD yang dituju.
Adapun uraian dari kerangka berpikir di atas dapat dijelaskan pada gambar di bawah ini.
Permasalahan Pelaksanaan di TK Marsudirini Fioretti
Perencanaan, Pelaksanaan hingga evaluasi Program 3K perlu dilakukan pembenahan
Kurangnya pembinaan yang merata untuk tiap-tiap program 3K
Keterbatasan tenaga untuk pelaksanaan Program 3K
Program 3K
Kebun untuk membiasakan budaya tanam dan kemandirian mengkonsumsi hasil Kebun sendiri
Kantin untuk meningkatkan gizi anak
Koperas untukmeningkatkan ketahanan ekonomi serta kemandirian lembaga PAUD - HI
Gambar 2.1 Kerangka Berpikir
Pelaksanaan program 3K (Kebun, Kantin, Koperasi) pada TK Marsudirini disesuaikan dengan standar SOP dan juknis Program 3K dengan memasukan ciri khas nilai kebudayaan dan kebiasaan masyarakat kecamatan kupang Tengah
Faktor–faktor penghambat pelaksanaan program 3K (Kebun, Kantin, Koperasi) yaitu sumber daya manusia, finansial dan sarana
Berdasarkan pembahasan mengenai Implementasikan Program 3K (Kebun, Kantin, Koperasi) di TK Marsudirini Fioretti Kabupaten Kupang-NTT dapat di simpulkan bahwa:
a. Implementasi program 3K (Kebun, Kantin, Koperasi) dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan hingga tahap evaluasi. Tahapan Perencanaan mulai dari tujuan program sesuai dengan visi-misi dari TK Marsudirini, membuat rencana kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan TK Marsudirini serta sumber dana yang didapat dari Dinas-dinas terkait. Tahapan Pelaksanaan Program 3K di TK Marsudirini dilaksanakan dengan kerjasama antara kepala, guru dan orang tua dalam hal pengenalan program 3K (Kebun) pada anak, kepala dan guru-guru bertanggung jawab mengenalkan kebun dari menanam, merawat dan menyiram, kantin anak diajarkan mengkonsumsi makanan sehat yang disiapkan oleh orang tua sesuai menu-menu yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah dan koperasi melalui menabung untuk anak setiap hari dan iuran setiap bulan oleh guru di Koperasi Tabua Tafena. Serta Tahap Evaluasi dilakukan secara internal antara mentor dan pihak TK Marsudirini, monitoring juga dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian berkerjasama dengan UNICEF dan yayasan Alfa Omega setiap 3 bulan sekali.
149
b. Faktor–faktor penghambat pelaksanaan program 3K (Kebun, Kantin, Koperasi) yaitu sumber daya manusia, finansial dan sarana , program 3K (Kebun) yaitu tenaga tambahan untuk membantu merawat kebun, masih kesulitan membagi waktu mengajar dan merawat kebun, penghambat pelaksanaan program 3K (Kantin) yaitu alat masak yang masih kurang sehingga untuk memasak orang tua masih menggunakan alat-alat mereka, sedangkan faktor penghambat Program 3K (Koperasi) pada modal cadangan selain hasil kebun masih bergantung pada gaji guru dari les yang diadakan disekolah. .
5.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan diatas maka saran yang dapat diberikan dalam pembenahan Implementasi Program 3K ( Kebun, Kantin Koperasi) pada TK Marsudirini Fioretti yaitu
a. Bagi pemerintah terkait perlu penetapan jadwal pembinaan untuk Implementasi Program 3K (Kebun, Kantin, Koperasi) dari Pemerintah kabupaten kupang dalam hal ini dinas pendidikan serta dinas-dinas terkait agar tujuan program 3K (Kebun, Kantin, Koperasi) dapat terlaksana di lembaga PAUD HI yang dituju.
b. Bagi lembaga PAUD dapat mengimplementasikan program 3K (Kebun, Kantin, Koperasi) lebih baik lagi dari sebelumnya dan menjadi PAUD percontohan yang benar-benar mandiri
c. Bagi pengelola dan guru harus selalu berkoordinasi dan menjaga kerja sama yang baik agar kedepannya pelaksanaan implementasi Program 3K (Kebun,Kantin, Koperasi) lebih kreatif dan berinovasi kedepannya dan mempunyai dampak pada anak-anak.
Masyarakat: Optimalisasi Paud Holistik Di Desa Lemahmulya Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang. Vol 22 No 2 2018 Desember 2018
Anam, K., & Sakiyati, I. D. (2019). Kantin Kejujuran Sebagai Upaya Dalam Pembentukan Karakter. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 21-32.
Aimah, S., & Ulvie, Y. N. S. (2015). Peran Orang Tua Terhadap Optimalisasi Jajanan Sehat Pada Tumbuh Kembang Anak. In Prosiding Seminar Nasional & Internasional
Andri, K. B. (2017). Konsep Pendidikan Muatan Lokal Kecakapan Hidup Berbasis Pertanian Melalui Kebun Sayur Sekolah. Jinotep (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran) Kajian dan Riset dalam Teknologi Pembelajaran, 1(1), 31-49.
Andriani, B., Sutrisno, S., & Sunarto, S. (2017). Peran Guru PPKN Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Karakter Melalui Kantin Kejujuran Di Mts Muhammadiyah 01 Tegalombo Kabupaten Pacitan. Edupedia, 1(1), 50-66.
Atika, N. (2016). Pengaruh Pelaksanaan Kantin Kejujuran dalam Membentuk Akhlak Siswa di SDN 114 Palembang. El-Idare: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(2), 105-119.
Arifin, M. (2017). Strategi Manajemen Perubahan dalam Meningkatkan Disiplin di Perguruan Tinggi. EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(1).
Adiarti, W., Astuti, H. P., & Handayani, S. S. D. (2016, November). The Implementation of Holistic Integrative Services in Early Childhood Education (ECE): Perspective on 2013 ECE Curriculum in Indonesian Preschool. In 3rd International Conference on Early Childhood Education (ICECE 2016). Atlantis Press.
152
Aminuyati, A. (2017). Manajemen Satuan Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 8(1).9-19
Alfina, A., & Hanum, F. (2014). Keefektifan manajemen kelompok kerja guru taman kanak-kanak gugus I TK Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 2(1), 1-11.
Arikunto, Suharsimi. (2014). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik (Cetakan Kelimabelas). Jakarta: Rineka Cipta.
Amrullah, A. (2019). Analisis Manajemen Pengelolaan Koperasi Pesantren dalam Mewujudkan Kemandirian Pesantren Ummul Ayman Samalanga. Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam, 1(2), 257-277.
Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal.2017. //www.banpaudpnf.or.id. Diakses pada tanggal 17 Oktober 2018
Bafadal Ibrahim.2009. Manajemen peningkatan mutu Sekolah Dasar.Jakarta:PT.Bumi Aksara.
Baharun, H.(2016). Manajemen Kinerja Dalam Meningkatkan Competitive Advantage Pada Lembaga Pendidikan Islam. At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah, 5(2), 243-262.
Bustami, B., Murniati, M., & Harun, C. Z. (2012). Manajemen Pendidikan Paud Al-Fath Sabang. Jurnal Administrasi Pendidikan Program Pascasarjana Unsyiah, 1(2).
Bunu, H. Y. (2012). Masalah Anak Taman Kanak-Kanak Menurut Guru Dan Orang Tua Serta Implementasiya Dalam Bimbingan Dan Konseling. Jurnal Bimbingan Konseling, 1(2).
Ciptasari, D. R., & Utsman, U. (2015). Manajemen Program Pendidikan Kesetaraan Kejar Paket C “Harapan Bangsa” di UPTD SKB Ungaran Kabupaten Semarang. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 4(2).
Effendi Usman.2015. Asas Manajemen. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta
Davis, J. N., Spaniol, M. R., & Somerset, S. (2015). Sustenance and sustainability: maximizing the impact of school gardens on health outcomes. Public health nutrition, 18(13), 2358-2367.
Denico, A. (2018). Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini Di Kb Cerdas Kecamatan Batu Hampar Kabupaten Rokan Hilir. Generasi Emas, 1(2), 102-119.
Eki Titu Ayub.2017. Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2019 Kabupaten Kupang.
Firmansyah, E. A., & Wardhana, W. (2016). Penguatan Manajemen Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Garawangi dan Desa Rancaputat Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka. Jurnal Penelitian, 10(2).
Farohi, Siti Latifah & Novi Widiastuti. 2018. Peran Himpaudi Dalam Meningkatkan Manajemen Paud Di Kober Darul . Jurnal Comm-Edu ISSN : 2615-1480 Vol. 1 No 2, Mei: Hal 72-81 (hal 75)
Fauziah Puji Yanti Sugito .2016. Pemetaan Mutu Paud Fullday Untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Dan Kelembagaan Program Paud.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 20(70-79) No 1, Juni Graham, H., Beall, D. L., Lussier, M., McLaughlin, P., & Zidenberg-Cherr, S.
(2005). Use of school gardens in academic instruction. Journal of Nutrition Education and behavior, 37(3), 147-151
Hasbi Sjamsir dan Baldwine Honest Gunarto .2017. Implementasi Strategi 7 Ps (Marketing Mix) dalam Membangun Kemitraan Menuju Lembaga Mandiri Di Pendidikan Anak Usia Dini. Manajemen dan Supervisi Pendidikan. Volume 1, Nomor 2 Maret : 165 – 170
Hajati Kartika. 2018. Pelaksanaan Pendidikan Holistik-Integratif dalam Pelayanan Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini di Kabupaten Mamuju Sulawesi-Barat. Indonesian Journal of Educational Science (IJES) Volume 1, No 1 September ISSN 2622-6197.Hal 17-24
Hanifah, H. (2018). Penerapan Manajemen Program Pembelajaran Bagi Guru Paud Dalam Meningkatkan Kinerja Pendidik. Comm-Edu (Community Education Journal), 1(3), 24-29.
Harum, W., Manullang, R. R., & Hartiwi, D. C. (2015). Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru (Studi Kasus di KB-TK-SD Santa Theresia I Pangkalpinang). Jurnal Progresif Manajemen Bisnis, 8(2), 44-54
Hafsah, E., & Heriyanto, M.(2010). Implementasi Program Kebun Bibit Rakyat (KBR). Jurnal Demokrasi Dan Otonomi Daerah, 10(2).
Hijriyani Salis Yuli & Machali Imam .2017. Pembelajaran Holistik Integratif Anak Usia Dini dengan Pendekatan Cashflow Quadrant di RA Al Muttaqin Tasikmalaya. Jurnal Pendidikan Anak, Vol.3 No.2 .Hal 119-134
Hikmah, L., Syamsulhuda, B. M., & Cahyo, K. (2017). Gambaran Kondisi Kantin Sekolah Pada Sekolah Dasar Di Wilayah Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (E-Journal), 5(3), 578-586 Hasibuan S.P Malayu H .(2007).Organisasi dan Motivasi Dasar Peningkatan
Produktivitas. Jakarta: PT Bumi Aksara
Handayani, O.W.K., Macdonald, D., McCuaig, L., Rahayu, T., Budiono, I., Windraswara, R., Fauzi, L. & Siyam, N. (2017). Substitution Program in Indonesia and Australia as Health Promotion Model at Schools. KEMAS:
Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 183-188
Huys, N., De Cocker, K., De Craemer, M., Roesbeke, M., Cardon, G., & De Lepeleere, S. (2017). School gardens: A qualitative study on implementation practices. International journal of environmental research and public health, 14(12), 1454.
Husnah, H. (2010). Implementasi Strategi Melalui Penyusunan Program, Partisipasi Anggaran Dan Prosedur Terhadap Kinerja Koperasi Di Kota Palu. MEDIA LITBANG SULTENG, 3(1), 57-63
Istiqomah Laelatul.2016. Tiga Pilar Kebijakan Pemerintah Dalam Pembinaan Paud. Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Volume. 1 No. 2.
Juni 2016.Hal 57-66
Ismail, E. (2014). Implementasi Program Kebun Bibit Rakyat (Kbr) di Kabupaten Kayong Utara. Jurnal Program Magister Ilmu Sosial Universitas Tanjungpura, 4(0004).
Juwita, T., Suminar, T., & Handayani, S. S. D. (2020). Parental Involvement in School Program at Bintang Juara Early Childhood Education (ECE). Journal of Primary Education, 217-227
Kuntariningsih, A. (2018). Impact Analysis of School Garden Program to Overcome Malnutrition of Children. Jurnal Kesehatan Komunitas, 4(1), 26-32.
Kurniadi, Y., Saam, Z., & Afandi, D. (2013). Faktor Kontaminasi Bakteri E. Coli Pada Makanan Jajanan Dilingkungan Kantin Sekolah Dasar Wilayah Kecamatan Bangkinang. Jurnal Ilmu Lingkungan, 7(1), 28-37.
Kumayang Sari Anggun dkk .2016. Upaya Guru Untuk Mengembangkan Kemandirian Anak Usia Dini Di Gugus Hiporbia. Jurnal Ilmiah Potensia, 2016, Vol. 1 (1), 1-6
Khairunnisa, S. (2014). Peran Koperasi Sekolah dalam Menumbuhkan Karakter Wirausahawan Pada Siswa di SMKN 1 Kota Tangerang.
Kusumawati, D. (2017). Manajemen Sarana Prasarana di Day Care Baby’s Home Salatiga. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 7(1), 17-25 Korpershoek Hanke, Truus Harms dkk.2016. A Meta-Analysis of the Effects of
Classroom Management Strategies and Classroom Management Programs on Students’ Academic, Behavioral, Emotional, and Motivational Outcomes. Journal:Sage. Vol. 86, No. 3, pp. 643– 680 Latifah Siti & Widiastuti Novi .2018. Peran HIMPAUDI Dalam Meningkatkan
Manajemen PAUD Di Kober Darul Farohi. Jurnal Comm-Edu.Volume 1 Nomor 2,72-81
Latifah, E., Boga, K., & Maryono, J. (2014). Pengenalan model kebun sayur sekolah untuk peningkatan konsumsi sayuran bagi para siswa di Kediri-Jawa Timur. Agriekonomika, 3(1), 34-44.
Linawati, A. I. (2012). Hasil Belajar Klasifikasi Tumbuhan dengan Memanfaatkan Kebun Wisata Pendidikan Unnes. Journal of Biology Education, 1(2)
Minarti Sri.2011. Manajemen Sekolah: Mengelola Lembaga Pendidikan Secara Mandiri. AR-RUZZ Media:Jogjakarta
Mensink, F., Schwinghammer, S. A., & Smeets, A. (2012). The Healthy School Canteen programme: a promising intervention to make the school food environment healthier. Journal of environmental and public health, 2012.
Monks F.J & Rahayu Siti Hadinoto. 2014. Psikologi Perkembangan. Gadjah Mada Univrsity Press
Moleong, L. J. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya
Monikasari, C. (2013). Pelaksanaan program parenting bagi orang tua peserta didik di PAUD permata hati. Diklus, 17(1).
Mulyasa H.E. 2016.Manajemen PAUD. Bandung: Remaja Rosdakarya
Mukminin Amirul. 2010. Manajemen Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini.Universitas Negeri Semarang
Nurranto, H., & Saputro, F. B. (2015). Pengukuran Tingkat Partisipasi Anggota dan Pengaruhnya terhadap Keberhasilan Koperasi. Sosio e-kons, 7(2),111-127
Nurdin, D. (2017). Implementasi Manajemen Pendidikan Karakter di Taman Kanak-kanak Khas Daarut Tauhid, Bandung. SOSIOHUMANIKA, 10(1), 35-44 Nutrition and Dietetics), 4(1), 49-55.
Purnama, B. J. (2016). Optimalisasi Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Upaya Peningkatan Mutu Sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan UNY, 12(2).27-36
Pedoman Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017 Tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2009 Tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Edisi 8 Vol.VI Tahun 2017, hal 852-861
Puspitasari, E. (2012). Menyusun Perencanaan Pembelajaran Anak Usia Dini. Educhild: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Budaya, 1(1), 67-76
Rifa, M. N., Rusmiati, R., & Mursilah, M. (2017). Analisis Manajemen Koperasi Sekolah Di Smk Taqwa Belitang. Utility: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Ekonomi, 1(2), 143-156.
Rifa'i, M., Fadhli, M., & Wijaya, C. (2013). Manajemen Organisasi.
Bandung:Citapustaka Media Perintis
Ridho, R., Markhamah, M., & Darsinah, D. (2016). Pengelolaan pembelajaran pendidikan anak usia dini (PAUD) di KB “Cerdas” Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal. Jurnal Penelitian Humaniora, 16(2), 58-69.
Rachmawati, D. W. (2018). Manajemen Pengelolaan Kinerja Keuangan Koperasi Sekolah Smk Swakarya Palembang. Jurnal PROFIT Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi, 5(2), 111-118.
Rohita, R., Fitria, N., & Nurfadilah, N.(2016). Implementation of Early Childhood Development Integrative and Holistic (Paud Hi) in Daycare. In 3rd International Conference on Early Childhood Education (ICECE 2016).
Atlantis Press.
Raharja, S. (2011). Partisipasi Orang Tua Dalam Manajemen Sekolah: Suatu Perspektif Pendidikan Multikultural. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(1).
Rosalina, R. (2013). Persepsi Guru tentang Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Padang Timur Kota Padang. Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan, 1(1).
Rosyid Ridho, M. D. (2015). Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini di KB Cerdas . Jurnal Penelitian Humaniora, 58-68
Sari, M. N. (2018). Implementasi Manajemen Mutu Terpadu pada Pendidikan Anak Usia Dini (Analisis di Play Group Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Harapan Mulia Palembang). LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan), 8(2), 111-118.
Sari, I. P., & Kartijono, N. E. (2012). Pemanfaatan Kebun sebagai Sumber Belajar dengan Menerapkan Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS). Journal of Biology Education, 1(2).
Sari, D. P. (2013). Efektivitas Peran Koperasi Sekolah sebagai Unit Pembelajaran Kewirausahaan di SMP Negeri 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Economic Education Analysis Journal, 2(1
Said, Y. M. (2015). Ibm Pengolahan Limbah Sampah Organik Sebagai Pupuk Kebun Lingkungan Sekolah Di Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 30(1).
Schreinemachers, P., Bhattarai, D. R., Subedi, G. D., Acharya, T. P., Chen, H. P., Yang, R. Y., ... & Mecozzi, M. (2017). Impact of school gardens in Nepal: a cluster randomised controlled trial. Journal of Development Effectiveness, 9(3), 329-343.(Dampak Kebun)
Sandi, P. A., Sutarto, J., & Yusuf, A. (2018). Homeschooling Model Management (A Study at Anugrah Bangsa Package A Homeschooling Semarang). Journal of Primary Education, 7(2), 204-210.
Sumaryanto Purwidi. 2014. Implementasi Kebijakan Kelembagaan Paud. Edukasi Jurnal Pendidikan Islam. Vol 3., Januari 2014. Hal 533-549
Sule Tisnawati Ernie & Saefullah Kurniawan. (2005). Pengantar Manajemen.
Jakarta: PT Kencana Prenada Media Group
Suyati, E. S. (2016). Pengelolaan Manajemen Koperasi Sekolah. Pedagogik:
Jurnal Pendidikan, 11(2), 88-96.
Sugiyono. 2017.Metode Penelitian Kualitatif . Bandung: Alfabeta Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta.
Suci Sayekti Nugraheni RR, Istikomayanti Yuswa & Mitasari Zuni. 2017.
Pendidikan Perilaku Makan Sehat Melalui Pengembangan Kantin Sehat Di Smp/Mts Kota Malang Jurnal Akses Pengabdian Indonesia Vol 1 No 2: 49-58
Sukidjo, S., Muhson, A., & Mustofa, M. (2016). Koperasi Sekolah sebagai Wadah Pengembangan Karakter Siswa. Jurnal Economia, 12(2), 122-134.
Suharti.2018. Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pembelajaran. TADBIR: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, Vol. 2, No. 1, 2018. Hal 51-69
Sutarto, J. 2011. Learning Behavior Effectiveness Management of Equivalent Education. Jurnal Aplikasi Manajemen, 9(2), 426-433.
Sutarto, J. 2017, Ekosiswoyo, R & RC Rifaii Achmad. Pendidikan Non Formal Teori dan Program. Semarang:Widya Karya
Siagian P. Sondang. 2007. Fungsi-Fungsi Manajerial. Jakarta:Bumi Aksara
Siswadi, S., & Wiyani, N. A. (2018). Manajemen Program Kegiatan PAUD Berbasis Otak Kanan. Awlady: Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), 98-118.
Stephenson LS, Latham MC, Ottesen EA.2000.Malnutrition and Parasitic HelmintInfections. Parasitol.121:S23-S38.
Syamsi Ibnu. 2010. Pokok-pokok Organisasi dan Manajemen. Jakarta Rineke Cipta
Suteki, M. (2014). Pelaksanaan Layanan Khusus Kantin Di Smp Negeri 1 Diwek Jombang. Inspirasi Manajemen Pendidikan, 1(1).
Triwijayati, A., Setiyati, E. A., Setianingsih, Y., & Luciana, M. L. (2016). Anak dan Jajanan Sekolah: Program Pemberdayaan Kesehatan Anak Sekolah dalam Perspektif Pemerintah Daerah. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 12(3), 170-180.
Terry, George R. Rue, Leslie W & Ticoalu, G.A. 2015. Dasar-dasar Manajemen/
Pri ciples of Management. Jakarta:Bumi Aksara
Terry R George .(2006). Prinsip-Prinsip Manajemen. Jakarta: PT Bumi Aksara Triyono, A., & Yudistiro, S. E. (2017). Efektifitas Komunikasi Penyuluh dalam
Implementasi Program Kebun Gizi Mandiri oleh Rumah Zakat. URECOL, 151-166.
Ulfah Fari.2015.Manajemen PAUD:Pengembangan Jejaring Kemitraan belaja, Yogyakarta:Pustaka Pelajar
Usman Husaini.2009. Manajemen ( Teori, Praktik dan riset pendidikan ). Jakarta:
Bumi Aksara
Usnawati, N., Setiyani, A., & Subagyo, S. (2016). Pembinaan Paud Holistik Integratif Dalam Perspektif Pencapaian Target SDIDTK. Jurnal Penelitian Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal of Health Research"
Forikes Voice"), 7(3), 131-135.
Widyastuti Titiek dkk.2016. Penataan Halaman Sekolah Sebagai Ekoedukasi.
Jurnal Berdikari. Vol.4 No.1 Februari
Wulandari Heny, Supriyati Yetti, Jalal Fasli .2018. Evaluation of Holistic Integrative Program in Early Childhood Education and Development (PAUD HI). International Journal of Multidisciplinary and Current Research. Vol.6 May/June 2018, hal 406-412
Widiasih, E. M., Sutarto, J., & Suminar, T. (2017). The Establishment of Independence and Creativity Value of Early Childhood at TPA Taman Belia Candi Semarang. Journal of Nonformal Education, 3(2), 117-124.
Wiyani Ardy Wiyani. 2015. Manajemen Paud Bermutu: Konsep Dan Praktik MMT Di KB, TK/RA. Gava Media:Yogyakarta
Wasono, R., & Sutarto, J. (2015). Improving Human Resourcesthrough The Internalization Of Cultural Values Organization. The Journal of Educational Development, 3(2).83-90
Widyastuti, T., & Astuti, R. J. (2016). Penataan Halaman Sekolah Sebagai Ekoedukasi. BERDIKARI: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks, 4(1), 54-62.
Wu, J. H., Berg, J., & Neeson, M. (2016). Overview of development and implementation of school canteen nutrition guidelines in Australia. Journal of the Home Economics Institute of Australia, 23(1), 2.
Yasin, S. M., & Kasim, N. N. (2018). Pemanfaatan Pekarangan Menjadi Kebun Sayur Produktif Di Daerah Pesisir Di Kecamatan Wara Timur. To Maega| Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1).
Yuniarto, J. T., & Khasanah, U. (2014). Integrative Holistic Development Program in School Integral Hidayatullah Yaa Bunayya Batang. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 3(1), 41-48.
Yin, Robert. (2014). Studi kasus: Desain dan Metode. Jakarta: Rajawali Pers Vitiello, D., & Brinkley, C. (2014). The hidden history of food system
planning. Journal of Planning History, 13(2), 91-112.
Lampiran 1 SK Pembimbing
Lampiran 2 Surat Izin Penelitian
Lampiran 3 Pedoman Observasi
Judul Penelitian: IMPLEMENTASI PROGRAM 3K (KEBUN, KANTIN, KOPERASI) PADA TK MARSUDIRINI FIORETTI KABUPATEN KUPANG-NTT