• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESEJAHTERAAN KARYAWAN

Dalam dokumen TELKOM SR08Final (Halaman 38-42)

PROFIL SDM TELKOM

TELKOM sangat menghargai kompetensi dan keahlian setiap karyawannya yang tercermin dalam paket remunerasi dan tunjangan komprehensif yang diberikan oleh Perusahaan. Paket remunerasi ini juga didukung oleh beragam tantiem dan penghargaan bagi karyawan, termasuk yang berkaitan dengan kinerja unit usaha masing-masing karyawan.

Dari waktu ke waktu, TELKOM melakukan survei terhadap gaji karyawan untuk menjaga standar remunerasi yang kompetitif, terutama untuk manajemen senior dan karyawan. Tidak ada perbedaan antara tingkatan gaji antara karyawan laki-laki dan wanita.

Antara tahun 2004 dan 2008, jumlah karyawan TELKOM, tidak termasuk karyawan anak perusahaan, mengalami penurunan rata-rata

sebesar 3,9% setiap tahunnya setelah TELKOM menerapkan program multi exit, terutama program pension dini yang dilaksanakan antara tahun 2003 sampai dengan 2005 dan juga di tahun 2007 dan 2008.

Sampai dengan 31 Desember 2008, TELKOM dan anak perusahannya memiliki 30.213 karyawan, dimana 25.016 adalah karyawan yang langsung berada dibawah manajemen TELKOM dan sisanya, 5.197 adalah karyawan anak perusahaan. Hal tersebut menunjukkan penurunan dari tahun 2007, ketika TELKOM memiliki 32.465 karyawan, dimana 25.361 adalah karyawan yang langsung berada di bawah TELKOM dan sisanya sebanyak 7.104 orang adalah karyawan anak perusahaan. Pada tahun 2008, sebanyak 972 karyawan dipekerjakan di unit korporat TELKOM, dimana perusahaan joint-venture terhitung sebanyak 443 karyawan. Sampai dengan Desember 2008, sebanyak 2.641 karyawan bekerja pada Divisi Regional I, 4.854

( EC7, HR6) ( EC7, HR6) ( EC5, LA14) ( LA2) ( LA2) ( EC5, LA14)

In 2008 a total of 972 employees were employed in TELKOM’s corporate unit, while joint venture companies accounted for 443 employees. As of December 2008, a total of 2,641 people were employed by Regional Division I, 4,854 employees by Regional Division II, 1,242 employees by Regional Division III, 1,443 employees by Regional Division IV, 1,820 employees by Regional Division V, 688 employees by Regional Division VI and 2,056 employees by Regional Division VII.

In other business units during 2008, TELKOM positioned 278 employees in the Carrier & Interconnection Service Division, 1,443 employees in the Enterprise Service Division, 489 employees in the Fixed Wireless Network Division, 3,097 employees in the Telecommunication Infrastructure Division, and 319 employees in the Multimedia Division. TELKOM also employed 175 employees in the Community Development Center, 13 employees in the Construction Center, 705 employees in the Finance Center, 551 employees in the HR Center, 746 employees in the Information System Center, 286 employees in the Learning Center, 196 employees in the Maintenance Service Center, 163 employees in the Management Consulting Center, 179 employees in the Research & Development Center, 178 employees in the Supply Center, 16 employees in the Training Center and 33 employees in the Human Resource Assessment Service Unit.

karyawan bekerja pada Divisi Regional II, 1.242 karyawan bekerja pada Divisi Regional III, 1.443 karyawan bekerja pada Divisi Regional IV, 1.820 karyawan bekerja pada Divisi Regional V, 688 karyawan bekerja pada Divisi Regional VI dan 2.056 karyawan bekerja pada Divisi Regional VII.

Pada unit bisnis lainnya, selama tahun 2008, TELKOM memiliki sebanyak 278 karyawan di Divisi Layanan Carrier & Interconnection, 1.443 karyawan di Divisi Layanan Korporasi, 489 karyawan di Divisi Jaringan Tetap Nirkabel, 3.097 karyawan di Divisi Infrastruktur Telekomunikasi dan 319 karyawan di Divisi Multimedia. TELKOM juga memiliki 175 karyawan di Pusat Pengembangan Masyarakat, 13 karyawan di Pusat Konstruksi, 705 karyawan di Pusat Keuangan, 551 karyawan di Pusat SDM, 746 karyawan di Pusat Sistem Informasi, 286 karyawan di Pusat Pembelajaran, 196 karyawan di Pusat Layanan Pemeliharaan, 163 karyawan di Pusat Konsultasi Manajemen, 179 karyawan di Pusat Penelitian dan Pengembangan, 178 karyawan di Pusat Persediaan, 16 karyawan di Pusat Pelatihan dan 33 karyawan di Unit Layanan Penilaian SDM.

Jika dilihat dari pembagian berdasarkan usia, maka pada tahun 2008, karyawan TELKOM dengan usia 45 tahun keatas menunjukkan kelompok terbesar dari seluruh sumber daya Perusahaan. Kelompok usia ini adalah sebanyak 51,5% dari seluruh sumber daya TELKOM. Karyawan yang berusia antara

Senior Manajemen berdasarkan Gender

Senior Management by Gender

Jumlah Karyawan berdasarkan Gender

Total Employees by Gender

( LA1)

By age group, TELKOM’s employees in 2008 showed a greater representation in the number of employees aged 45 years and above. This age group accounted for 51.5% of the total workforce. Employees aged 31-45 accounted for 44.5% of the total workforce and those below 30 years of age accounted for just 3.9% of TELKOM’s total workforce.

In terms of gender composition, in 2008 male employees accounted for a total of 20,917 employees or 83.6% of TELKOM’s total workforce while there were 4,099 female employees, representing 16.4% of TELKOM’s total workforce.

LEVEL OF EDUCATION

A breakdown of the educational background of TELKOM employees in 2008 shows the following statistics: pre-college 40.9%; diploma graduates (D1-D3) 25.9%; university undergraduates (S1) 27.2%; post-graduates 6.0%.

The composition of TELKOM’s employees on the basis of their education underwent a slight shift in 2008. There was a decrease in the number of pre-college, Diploma 1, D Diploma 2 and D Diploma 3-educated personnel, and an increase in graduates and postgraduates, signifying the shift towards higher educated personnel. This rel ects the success of TELKOM’s current recruitment policy and the early retirement program that is of ered to employees who have only a pre-college or diploma level of education.

TINGKAT PENDIDIKAN

Uraian latar belakang pendidikan karyawan TELKOM pada tahun 2008 menunjukkan statistik sebagai berikut: pra-kuliah 40,9%; lulusan diploma (D1-D3) 25,9%; lulusan universitas (S1) 27,2%; pasca sarjana 6,0%.

Komposisi karyawan TELKOM berdasarkan pendidikan mengalami sedikit perubahan di tahun 2008. Jumlah karyawan dengan latar belakang pendidikan pra-kuliah, D1, D2 dan D3 mengalami penurunan dan karyawan dengan pendidikan S1 dan S2 mengalami peningkatan, yang menunjukkan perubahan signii kan yang condong ke arah karyawan dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Hal ini mencerminkan keberhasilan kebijakan rekrutmen TELKOM dan juga program pensiun dini yang ditawarkan kepada para karyawan yang hanya memiliki pendidikan pra-kuliah dan tingkat diploma.

Tingkat Pendidikan

Level of Education

31 sampai 45 tahun adalah sebanyak 44,5% dari seluruh sumber daya dan karyawan yang berusia dibawah 30 tahun adalah sebanyak 3,9% dari seluruh sumber daya TELKOM. Sementara itu, komposisi berdasarkan jenis kelamin, pada tahun 2008 menunjukkan jumlah karyawan laki-laki adalah sejumlah 20.917 orang atau 83,6% dari seluruh karyawan TELKOM dimana jumlah karyawan wanita adalah sebanyak 4.099 orang yang menunjukkan 16,4% dari seluruh karyawan TELKOM.

BENEFITS PACKAGE

TELKOM provides its employees with a basic salary and salary-related allowances, bonuses and various benefits, including a pension plan, post-retirement health care plan, medical allowance for individual employees and certain members of their immediate family, housing allowance and other rewards, including those tied to the performance of their individual working units. These benefits are not provided to temporary employees.

TELKOM’s permanent employees who were hired prior to July 1, 2002 are entitled to a dei ned benei t pension plan, while all other permanent employees receive a dei ned contribution pension plan. The dei ned contribution pension plan is calculated on a certain percentage of the participant’s salary and the fund amounted to Rp.1,858.0 million, Rp.2,196.0 million and Rp.3,001.2 million in 2006, 2007 and 2008, respectively. Employees who have dedicated a certain number of years of service to the Company are entitled to receive cash awards at the time of their termination. All retired permanent employees can also claim post-retirement healthcare benei ts that are also eligible for their immediate family. TELKOM provides the health services to its employees through the TELKOM Healthcare Foundation (“Yakes”). As of December 31, 2008, Yakes operated a total of 947 healthcare facilities, consisting of 17 TELKOM health centers and 930 other healthcare facilities. TELKOM’s contributions to the plan, funded by the TELKOM Healthcare Foundation, reached Rp.714.8 billion, Rp.900.0 billion and Rp.1,100.0 billion for the years ending December 31, 2006, 2007 and 2008, respectively. TELKOM’s healthcare contributions in the form of an insurance allowance during the year 2008 amounted to Rp.24.2 billion.

Permanent employees are also eligible for a number of other bonuses, the amount of which is determined by the Board of Directors and the Board of Commissioners and is paid out in the year following the year in which they were accrued. Over the past i ve years, the annual bonus pool has ranged from Rp.113.5 billion to Rp.391.3 billion. TELKOM will pay bonuses for 2008 after the completion of 2008 audited i nancial report. The 2009 AGM will decide the size of the bonus pool before distribution to all employees based on their position and rank. Under the TELKOM Employee Reward (TER) scheme, high-achieving employees or units may receive awards and accolades for distinguished performance in religious activities as well as productivity. In October 2008, TELKOM issued its new reward policy, under which it can grant not only internal but also external rewards. In addition to individual awards, TELKOM also gives the Smart Campus Award and CSR Award for groups or communities as well as awards for the Healthiest Family, Best Tactical Innovator, Champion, and Best Regional Oi ce. PAKET KESEJAHTERAAN

TELKOM memberikan remunerasi dasar dan tunjangan lainnya, bonus dan manfaat lainnya termasuk program pension, program kesehatan pasca pension, tunjangan kesehatan untuk setiap karyawan termasuk beberapa anggota keluarga langsung, tunjangan perumahan dan penghargaan terkait kinerja setiap karyawan dari sebuah unit kerja. Tunjangan tersebut tidak tersedia bagi karyawan sementara.

Karyawan tetap TELKOM yang direkrut sebelum tanggal 1 Juli 2002 berhak mendapat program pensiun manfaat pasti, sedangkan karyawan tetap lainnya mendapat program pensiun iuran pasti. Program pensiun iuran pasti dihitung berdasarkan persentase tertentu dari gaji karyawan dengan jumlah masing-masing sebesar Rp.1.858,0 juta, Rp.2.196,0 juta dan Rp.3.001,2 juta pada tahun 2006, 2007 dan 2008.

Karyawan Perusahaan yang telah memenuhi masa jabatan tertentu berhak menerima penghargaan sejumlah uang kontan yang dibayarkan pada saat karyawan yang dimaksud mengakhiri masa jabatan atau pada saat pensiun. TELKOM juga menyediakan manfaat kesehatan pasca-pensiun untuk seluruh karyawan yang pensiun, termasuk istri atau suami dan anak mereka. TELKOM menyediakan layanan kesehatan kepada para karyawannya melalui Yayasan Kesehatan TELKOM (Yakes). Sampai dengan 31 Desember 2008, Yakes mengoperasikan sebanyak 947 fasilitas pelayanan kesehatan yang terdiri dari 17 pusat kesehatan TELKOM dan 930 fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Kontribusi TELKOM untuk program yang didanai oleh Yayasan Pelayanan Kesehatan TELKOM adalah sebesar Rp.714,8 miliar, Rp.900,0 miliar dan Rp.1.100,0 miliar, masing-masing untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2006, 2007, dan 2008. Kontribusi TELKOM untuk program yang diberikan dalam bentuk asuransi sejak tahun 2008 berjumlah Rp.24,2 miliar.

Karyawan tetap juga berhak untuk mendapat bonus yang jumlahnya ditentukan oleh Direksi dan Dewan Komisaris dan dibayarkan pada tahun berikutnya setelah tahun dimana jumlah bonus tersebut diakumulasi. Dalam lima tahun terakhir ini, jumlah bonus tahunan telah mencapai antara Rp.113,5 miliar dan Rp.391,3 miliar. TELKOM akan membayar bonus-bonus untuk tahun 2008 setelah laporan keuangan tahun 2008 selesai di audit. RUPS tahun 2009 akan memutuskan besaran jumlah bonus sebelum didistribusikan kepada seluruh karyawan berdasarkan jabatan dan tingkatan.

Berdasarkan skema penghargaan yang dikenal sebagai TELKOM Employee Reward (TER) karyawan atau unit kerja dengan pencapaian tertinggi akan menerima penghargaan di bidang keagamaan serta dalam hal produktivitas. Pada bulan Oktober 2008, TELKOM melakukan perubahan kebijakan terhadap pemberian reward yaitu tidak hanya diberikan kepada internal TELKOM, tapi juga diberikan kepada pihak eksternal. TELKOM juga memberikan penghargaan selain kepada individu, juga kepada kelompok atau masyarakat, antara lain Smart Campus Award dan Corporate Social Responsibility (“CSR”) Award. Selain itu TELKOM juga menyediakan penghargaan The Healthiest Family, Best Tactical Innovator, Champion Award dan Best Regional Oi ce Award.

Permanent employees of TELKOM have the opportunity to join the Employee Shares Management (ESOP) Program. Upon TELKOM’s IPO on November 14, 1995, 43,218 employees were able to obtain as many as 116,666,475 shares. As of December 31, 2008, 15,442,126 TELKOM shares had been obtained by 12,212 employees and TELKOM retirees.

COMPOSITION OF BOC/BOD AND EMPLOYEES BY GENDER, AGE GROUP

In 2008 TELKOM’s Board of Commissioners and Board of Directors comprised 100% male employees. Of those board members, all were aged 40 and above.

Karyawan tetap TELKOM memiliki kesempatan untuk turut berpartisipasi dalam Program Pengelolaan Saham Karyawan (ESOP). Pada saat penawaran saham perdana TELKOM pada tanggal 14 November 1995, sebanyak 43.218 karyawan mendapat kesempatan untuk memiliki sebanyak 116.666.475 lembar saham TELKOM. Sampai dengan 31 Desember 2008, sebanyak 15.442.126 lembar saham TELKOM telah dimiliki oleh 12.212 karyawan dan pensiunan TELKOM.

KOMPOSISI BOC/BOD DAN KARYAWAN BERDASARKAN JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR.

Pada tahun 2008, anggota Dewan Komisaris dan Direksi TELKOM terdiri dari 100% karyawan laki-laki. Dari semua anggota dewan, semua berusia 40 tahun keatas.

Dalam dokumen TELKOM SR08Final (Halaman 38-42)

Dokumen terkait