• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Penelitian

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

A. KESIMPULAN

Berdasarkan uraian dan permasalahan hasil penelitian, maka dapat di simpulkan bahwa pelaksanaan penilaian autentik pada mata pelajaran seni tari dalam implementasi kurikulum 2013 untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 1 mampu membangkitkan semangat siswa dalam pembelajaran seni tari agar mendapatkan nilai yang lebih baik.

Penelitian ini bermuara pada konsep penilaian autentik pada proses pembelajaran seni tari dalam implementasi kurikulum 2013 untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Sukarame, proses penilaian autentik pada proses pembelajaran seni tari dalam implementasi kurikulum 2013 untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Sukarame, faktor-faktor pendukung dan penghambat penilaian autentik pada pembelajaran seni tari dalam implementasi kurikulum 2013 untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Sukarame, dan produk penilaian autentik pada pembelajaran seni tari dalam impelemntasi kuriklum 2013 untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Sukarame.

Konsep penilaian autentik yang digunakan oleh guru mata pelajaran seni budaya khusunya seni tari di SMP Negeri 1 Sukarame mengacu pada standar penilaian yang sudah ditetapkan. Antara lain penilaian kompetensi sikap antara lain penilaian sikap spiritual, penilaian sikap sosial, penilaian diri sendiri dan penilaian antar teman, penilaian pengetahuan di lihat dari hasil tes tulis dan tes lisan, dan penilaian keterampilan di lihat dari keterampilan siswa dalam praktek di kelas.

Proses penilaian autentik yang dilaksanakan oleh guru mata pelajaran seni budaya khususnya seni tari di SMP Negeri 1 Sukarame dilaksanakan sebagaimana mengacu pada konsep yang telah di buat oleh guru seni budaya tersebut. Proses yang dilaksanakeun meliputi penilaian kompetensi sikap meliputi observasi,

Zia Siti Nurlatifah, 2014

Penilaian Autentik Pada Mata Pelajaran Seni Tari Dalam Implementasi Kurikulum 2013 Untuk Siswa Kelas Vii Di Smp Negeri 1 Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

penilaian diri sendiri, penilaian antar teman dan penilaian jurnal, penilaian pengetahuan melalui tes tulis, tes lisan dan penguasaan, dan penilaian keterampilan melalui keterampilan kinerja, dilihat dari segi praktik siswa dalam kelompok pembelajaran seni tari dan projek siswa dari hasil kreasi masing-masing kelompok.

Faktor pendukung penilaian autentik pada pembelajaran seni tari dalam implementasi kurikulum 2013 untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Sukarame seperti dukungan berupa motivasi, fasilitas, work shop, dan MGMP. Faktor penghambatnya adalah dalam proses penilaian autentik tersebut karena pada penilaian autentik terlalu banyak aspek yang harus dihitung sehingga guru merasa kesulitan dalam mengisi format penilaian dan tidak tersedianya ruang aula sebagai tempat apresisi siswa secara live.

Produk yang dihasilkan dari penilaian autentik di SMP Negeri 1 Sukarame pada kelas VII berupa tugas terstruktur seperti tugas portofolio dan tugas tidak terstruktur seperti tugas mengeksplorasi gerak dalam pembelajaran seni tari secara praktek. Dan hasil dari pengolahan data yang mengacu pada tiga aspek penilaian autentik menunjukan nilai paling tinggi ada pada aspek penilaian autentik afektif, kemudian tahapannya mengalami penurunan pada aspek penilaian autentik psikomotor, dan paling rendah terlihat pada aspek penilaian autentik kognitif.

B. REKOMENDASI

Berdasarkan hasil penelitian dilakukan, pelaksanaan penilaian autentik pada mata pelajaran seni tari dalam implementasi kurikulum 2013 untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Sukarame mampu membangkitkan semangat siswa dalam pembelajaran seni tari agar mendapatkan nilai yang lebih baik.

Dari hasil kesimpulan data di atas, ada beberapa saran yang inin peneliti rekomendasikan, diantaranya sebagai berikut :

Zia Siti Nurlatifah, 2014

Penilaian Autentik Pada Mata Pelajaran Seni Tari Dalam Implementasi Kurikulum 2013 Untuk Siswa Kelas Vii Di Smp Negeri 1 Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Peneliti menyarankan agar sekolah ini tetap mempertahankan dalam penerapan sistem kurikulum 2013 dan berupaya untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai penilaian autentik dalam implementasi kurikulum 2013.

2. Bagi Peneliti Berikutnya

Dalam hal ini peneliti mengharapkan adanya tindak lanjut dari para calon peneliti lainnya, yang menjadikan penelitian ini sebagai landasan dan acuan untuk penelitian berikutnya dengan menggunakan penelitian atau sampel objek yang berbeda.

Dalam hal ini peneliti mengharapkan penelitian ini bermanfaat bagi para guru dalam mengevaluasi proses penilaian autentik dan bagi para siswa untuk menjadi lebih giat belajar agar nilai yang didapatkan menjadi lebih baik.

Zia Siti Nurlatifah, 2014

Penilaian Autentik Pada Mata Pelajaran Seni Tari Dalam Implementasi Kurikulum 2013 Untuk Siswa Kelas Vii Di Smp Negeri 1 Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA

Arikunto Suharsimi. (1998). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Gultom Syawal. (2013). Meteri Pelatihan Guru Implemantasi Kurikulum 2013. Jakarta: Badan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan.

Hamalik Oemar. (2008). Belajar Pembelajaran. Dalam Ardhanayudidtira.blogspot.com/... /... (13-05-2014)

Malhotra. (2007). Marketing Research : an applied orientation, person education,

inc., fifth edition. New Jearsey :USA

Maksum. (2012). Instrumen Penelitian

Muhammad Hamid. (2013). Model Penilaian Pencapaian Kompetensi Peserta

Didik Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Kementrian

Pendidikan dan Kebudayaan.

Noor Juliansyah. (2011). Metodologi Penelitian. Jakarta: Kharisma Putra Utama. Purnomo Eko, Rohmanto Duyung. Dkk. (2013). Seni Budaya. Jakarta:

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Ridwan. (2006). Tipe Skala Pengukuran.

Ruhimat Toto. (2009). Kurikulum dan Pembelajaran. Bandung: Hj. Mulyani Sumantri.

Sugiono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Surakhmad. (1990). Pengantar Penelitian Ilmiah. Dasar Metode Teknik. Bandung: Tarsito.

Susilo. (2007). Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher. Tim Penyusun. (2013). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandung : Universitas

Pendidikan Indonesia.

Widoyoko Eko Putra. (2009). Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zia Siti Nurlatifah, 2014

Penilaian Autentik Pada Mata Pelajaran Seni Tari Dalam Implementasi Kurikulum 2013 Untuk Siswa Kelas Vii Di Smp Negeri 1 Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Sumber Lain/Internet : (13 Mei 2014) http://edukasi.kompasiana.com/2013/09/11/implementasi-kurikulum-2013--591644.html (12 Mei 2014) http://edukasi.kompas.com/read/2013/02/12/15255699/Kurikulum.2 013.Mulai.Diterapkan.di.Lebih.100.000.Sekolah (13 Juni 2014) http://id.m.wikipedia.prg/wiki/sikap (13 Juni 2014) http://kamriantiramli.wordpress.com/2013/05/04/pengertian-sikap-menurut-para-ahli/ (14 Juni 2014 http://penelitiantindakankelas.blogspot.com/2013/01/pengertian-evaluasi-penilaian-pengukuran.html?m=1

Dokumen terkait