Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Dalam aanwijzing melalui SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elek tronik) terdapat fenomena yang unik yaitu cy- berbully pada aanwijzing. Akan tetapi, anomali-anomali seperti cyberbully tidak selalu terjadi dalam sebuah lelang melalui SPSE. Ini adalah bentuk konsekuensi ada- nya realitas sosial ala cyberspace.
2. Adanya cyberbully dalam aanwijz- ing melalui SPSE terjadi karena adanya
anonim-identity, yaitu identitas yang benar-benar terpisah dan tidak bisa diru- juk kepada siapa identitas itu dimilik.
3. Anonim-identity merupakan re- produksi identitas yang terjadi pada saat aanwijzing melalui SPSE akibat metamorfosis ruang komunikasi dari dunia nyata (offl ine) ke arah cyberspace
(online).
4. Penelitian ini menemukan banyak- nya jumlah pertanyaan pada saat aanwi- jzing melalui SPSE tidak membuat kasus
cyberbully meningkat dan sedikitnya peserta yang mengikuti aanwijzing tidak menjamin kasus cyberbully tidak akan terjadi pada lelang tersebut.
5. Cyberbully dalam virtual chat pada
aanwijzing melalui SPSE (Sistem Penga- daaan Secara Elektronik) berbentuk teks– teks atau pesan percakapan yang bersifat memprovokasi, menyakiti, mengancam, memfi tnah, dan menuduh kepada panitia lelang yang dilakukan oleh peserta lelang melalui virtual chat pada SPSE.
6. Jenis cyberbully yang terjadi dalam melalui SPSE bervariasi. Bisa dalam kombinasi 1 jenis cyberbully (homogen)
dan 1 jenis cyberbully (heterogen). Pada keseluruhan data aanwijzing, hanya dite- mukan 2 kategori cyberbully yang terjadi, yaitu jenis fl aming dan denigration. Flam- ing adalah pesan yang berapi-api, sedang- kan denigration adalah memfi tnah.
7. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cyberbully yang terjadi pada aan- wijzing melalui SPSE menggunakan me- dia chatroom. Hal itu karena pelaku dan korban (victim) menggunakan virtual chat pada SPSE untuk berkomunikasi. 8. Pelaku utama dari cyberbully dalam
virtual chat pada aanwijzing melalui SPSE adalah peserta lelang atau penyedia, se- dangkan victim atau korbannya adalah panitia lelang. Dalam melakukan cyber- bully, peserta lelang dapat melakukannya berkali-kali.
9. Faktor pemicu pelaku cyberbully
dalam virtual chat pada aanwijzing me- lalui SPSE beragam, di antaranya kare- na ketidakpuasan penyedia atau peserta lelang atas keputusan atau hal-hal ter- tentu pada SPSE. Bullying dilakukan agar keinginannya difasilitasi atau di- penuhi oleh panitia lelang dalam SPSE, serta waktu menjawab pertanyaan yang lama oleh panitia.
10. Cyberbully dalam aanwijzing ini merupakan sebuah risiko yang harus di- hadapi panitia lelang. Dalam cyberbully
yang terjadi dalam SPSE, sikap panitia lelang berbeda-beda dalam menghadapi
cyberbully yang terjadi. Beberapa panitia cenderung mendiamkan, tidak menang- gapi, dan dalam lelang yang lain ada pa- nitia menanggapi dengan serius dan men- jawab balik dengan meminta bukti terkait hal-hal yang dituduhkan.
11. Implikasi sosial dari cyberbully terha- dap panitia lelang memberikan dampak yang signifi kan terhadap mental panitia lelang. Mereka kadang merasa resah dan gelisah ter- hadap cyberbully yang terjadi dalam SPSE.
Saran untuk penelitian selanjutnya adalah: 1. Pengembangan tentang penelitian seje- nis masih bisa dilakukan dengan peneli- tian lain dengan membandingkan sistem pengadaan barang dan jasa yang lain, misalnya sistem e-procurement milik Ko- rea Selatan yaitu KONEPS (Korea Online E-Procurement System).
2. LKPP sebagai pihak utama dalam pengembangan SPSE seyogianya memper- hatikan tentang realitas sosial yang terjadi dalam sistem e-procurement yang mereka bangun sehingga perlindungan petugas ter- hadap hal-hal yang menghambat di lapang- an seperti cyberbully dapat dicegah.
BUKU:
Burhan Bungin. 2012. Analisis Data Pene litian Kualitatif. Jakarta: PT Rajagrai n do Persada
Boje, David M. 2001. Narrative Methods for Organizational & Communication Research. London: Sage Publication
Bell, David. 2005. Cyberculture h eorist. Canada: Routledge
Echols, John M dan Hassan Shadily.1992.
Kamus Inggris Indonesia. Jakarta: PT.Gramedia
Eriyanto. 2006. Analisis Wacana:
Pengantar Analisis Teks Media. Yogya- karta: LKIS
Fahmal, Muin. 2006. Peran Asas-asas Umum Pemerintahan Yang Layak Dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Bersih. Yogyakarta: UII Press
Grii n, Em. 2003. A First Look at Commu nicatin h eory. New York: Mc.Graw- Hill
Geraci, Laura M, Fitzgerald, Carrie B 2012. Bullying: An assoult On Human Dignity. Oxford:Inter-Disciplinary Press
Habibie, Baharuddin Jusuf. 2006. Detik-
Detik yang Menentukan. Jalan Panjang Indonesia Menuju Demokrasi. Jakarta: THC Mandiri
Hadi, A. 2005. Matinya Dunia Cyberspace: Kritik Mark Slouka terhadap Jagat Maya. Yogyakarta: LKIS
Hardiman. Fransisco Budi. 2010. Ruang Publik. Surabaya : Kanisius
Holmes, David. 2012. Teori Komunikasi:
Media. Teknologi. dan Masyarakat.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Jaf e, et al. 2004. Language and Women’s Place. Harper & Row. New Hamsphire
John W, Santrock.1990. Psikologi Pendi dikan Edisi Kedua. University of Texas at Dallas
Kriyantono Rachmat. 2012. Tehnik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Martin, Judith N. and h omas K. Nakaya ma. 2003. Intercultural Communica- tion in Contexts. United States: h e McGraw-Hill Companies
Martin, William J. 1995. Global Informa tion Society. London: Aslib Gower
Mosse, Julia Cleves. 2004. Gender dan Pembangunan. Yogyakarta: Pustaka Pe- lajar
McQuail, D.2011. Teori Komunikasi Mas- sa. Jakarta: Salemba Humanika
Nasrullah, Rulli. Dr. M.Si. 2014. Teori dan Riset Media Siber(cyber media). Jakarta : Kencana Prenadamedia Group
Nayar, Pramod K. 2010. h e New Media and Cybercultures Anthology. Hoboken: John Wiley & Sons
Porter, Richard E. dan Larry A. Samovar. 1993. Suatu Pendekatan terhadap KAB..
dalam buku Komunikasi Antarbudaya.
Penyunting: Deddy Mulyana dan Jalal- udin Rakhmat.PT Remaja Rosdakarya. Bandung: 1993
Rachmah Ida.2011. Metode Penelitian Ka- jian Media Dan Budaya. Surabaya: Air- langga Univesity Press
Rakhmat. Jalaludin. (2009). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Ramli, Samsul. 2013. Bacaan Wajib Para Praktisi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Jakarta: Visimedia
Ramadhan, Arief.2005. Pengenalan Jari - ng an Komputer. PT. Media Elex Com- putindo: Jakarta
Raharjo, Agus.2002. Cybercrime: Pema haman dan Upaya Pencegahan Keja- hatan Berteknologi. Bandung: Cita Ad- itya Bakti
Ritzer, George & Douglas J, Goodman. 2008. Teori Sosiologi. Dari Teori So- siologi Klasik Sampai Perkembangan Mutakhir Teori Sosial Modern. Yogya- karta: Kreasi Wacana
Sutarman, 2007. CyberCrime Modus Ope- randi dan Penanggulangannya. Yogya- karta: Laksbang pressindo
Sedarmayati. 2003. Good Govermance: Kepemerintahan Yang Baik Dalam Rangka Otonomi Daerah Upaya Mem- bangun Organisasi Efektif dan Ei sien Melalui Restrukturisasi dan Pember- dayaan. Bandung : Mandar Maju
Sugihartati, Rahma. 2014. Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial
Kontemporer. Jakarta: Kencana
Shedletsky, Leonard J & Aitken. Joan. 2004. E. Human Communication on h e Internet.USA: Pearson Education
Wibowo, I. 2010. Negara Centeng : Negara dan Saudagar di Era Globalisasi. Yog- yakarta: Penerbit Kanisius
JURNAL :
Hanewald, Ria. Confronting the Pedagogi cal Challenge of Cyber Safety. Vol. 33. 2008. University of Melbourne: Aus- tralian Journal of Teacher Education.
http://ro.ecu.edu.au/cgi/viewcontent. cgi?article=1467&context=ajte. 6 Okto- ber 2014 jam 10:03
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. 2005. Komunika – Warta Ilmiah Populer Komunikasi Dalam Pembangunan Vol. 8.
No 1. Jakarta: Lipi Press
M, Irsyad Sudiro. Pendidikan Agama da- lam Masyarakat Modern. Seminar dan Lokakarya Nasional Revitalisasi Pendi- dikan Agama Luar Sekolah dalam Ma- syarakat Modern. Cirebon. tanggal. 30- 31 Agustus 1995
Nancy Willard. M.S.. J.D. 2007. Educator’s Guide to Cyberbullying and Cyber- threats Center for Safe and Responsible Use of the Internet.Center for Safe and Responsible Use of the Internet. https:// education.ohio.gov/ getattachment/ Topics/Other-Resources/School-Safe- ty/Safe-and-Supportive- Learning/ Anti-Harassment-Intimidation-and- Bullying-Resource/Educator-s-Guide- Cyber-Safety.pdf.aspx. 26 Juni 2015 jam 10:03
Nocera, Jose L, A 2002. Ethnography and Hermeneutics in Cybercultural Research
Accessing IRS Virtual Communities. [journal on-line]. Journal of Computer Mediated Communication. 7 (2). http://jcmc.indiana.edu/. 26 Juni 2015 jam 10:03
Prasetyo, Antonius Galih. 2012. Menuju Demokrasi Rasional: Melacak Pemiki- ran Jurgen Habermas tentang Ruang Publik. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 16. No 2. Jogja: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universi- tas Gadjah Mada
P Saunders, A Huynh and J. Good
man-Delahunty. 2007. Dei ning Work- place Bullying Behaviour Lay Dei ni- tions of Workplace Bullying. Vol. 30. No 341. Sydney: International Journal of Law and Psychiatry
Sheri Bauman. 2007. Cyberbullying A Vir tual Menance. Arizona: National Co- alition Against Bullying National Conference. http://ncab.org.au/Assets/ Files/Bauman,%20S.%20Cyberbullying. pdf. 26 Juni 2015 jam 10:03
WEBSITE :
Computer Fraud Working Group, http:// www.ussc.gov/sites/default/i les/pdf/re- search/working-group-reports/intellec- tual-property-andtech/199309_Com- puter_Fraud_Report_Summary.pdf
diakses tanggal 17 Oktober 2014 jam 10:03
Cyberbullying juga terjadi di dunia ker ja, http://www.merdeka.com/gaya/ cyberbullying-juga-terjadi-di-dunia- kerja.html diakses pada tanggal 3 juni 2015 jam 00:46
Chatroom, http://www.thefreedictionary. com/chatroom diakses pada tanggal 25 juni 2015 jam 18:50
Dipa, http://bpp.its.ac.id/bpp/ perencanaa/ dipa/ diakses pada tanggal 27 mei 2015 jam 21:56
Facebook’s Randi Zuckerberg: Anonymity Online ‘Has To Go Away’, http:// www.huffingtonpost.com/2011/07/27/
r a n d i - z u c k e r b e r g - a n o n y m i t y - online_n_910892.html diakses pada tanggal 25 juni 2015 jam 23:05
How to be polite while you’re online (practicing good netiquette), http:// www.simplehelp.net/2006/08/14/how- to-be-polite-while-youre-online-prac- ticing-good-netiquette/ diakses pada tanggal 31 mei 2015 jam 15:49
Jaringan LPSE di Kabupaten Batang Ru sak, Rekanan Dirugikan, http://www. radarpekalonganonline.com/77731/jar- ingan-lpse-di-kabupaten-batang-rusak- rekanan-dirugikan/ diakses pada tang- gal 7 juni 2015 jam 02:55
Learn About h e WELL, http://www.well. com/aboutwell.html diakses pada tang- gal 21 juni 2015 jam 04:47
Nah ini Efek dari era reformasi, https:// twitter.com/HMI_Pekalongan/sta- tus/568382703399088128 diakses pada tanggal 28 mei 2015 jam 04:52
Nettiqutte, http://www.albion.com/neti quette/book/index.html diakses tanggal 2 Oktober 2014 jam 12:22
Petunjuk penyusunan dan pengesahan dat ar isian pelaksanaan anggaran, http://www.sjdih.depkeu.go.id/fullTex t/2011/164~PMK.05~2011PerLamp1. htm diakses pada tanggal 27 mei 2015 jam 23:03
Penerapan Teknologi Informasi dan
Komunikasi untuk mendukung pengembangan e-Government Pemer- intah Kota Bogor 2014-2018, http:// kominfo.kotabogor.go.id/asset/i le/sop/ penerapan-tik-2014-2018.pdf
Sejarah dan latar belakang, http://www. lkpp.go.id/v3/#/page/3 diakses tanggal 2 Oktober 2014 jam 10:03
Standar Dokumen Pengadaan , http://
w w w.lkpp.go.id/v2/f iles/content/ file/26042011130711SBD_PEKER- J A A N % 2 0 K O N S T R U K S I _ P E N - GADAAN%20LANGSUNG.doc diak-
ses pada tanggal 31 mei 2015 jam 15:49
Tertangkapnya Nazaruddin Pacu
Semangat KPK Tangkap Nunun dan Anggoro, http://news.detik.com/re ad/2011/08/09/113359/1699721/1 0/tertangkapnya-nazaruddin-pacu- semangat-kpk-tangkap-nunun-dan- anggoro diakses pada tanggal 27 mei 2015 jam 01:34
Tenth United Nations Congress on the Pre vention of Crime and the Treat- ent of Of enders, https://www.unodc. org/documents/congress//Previous_ Congresses/10th_Congress_2000/017_ ACONF.187.10_Cr imes_Related_ to_Computer_Networks.pdf diakses tanggal 17 Oktober 2014 jam 10:03
Tol er Interview: Information Technology Seen as Power to Workers , http://www. net4dem.org/cyrev/archive/issue6/ar- ticles/Tol erInterview/Tol erInterview. pdf diakses pada tanggal 21 juni 2015 jam 01:52
Urgensi convention on cybercrime ta hun 2001 dalam rangka pembentukan undang-undang informasi dan tran- saksi elektronik di indonesia, http:// download.portalgaruda.org/article.ph p?article=166997&val=6114&title= urgensi%20convention%20on%20cy- bercrime%20tahun%202001%20%20 d al am % 2 0 rang k a % 2 0 p e mb e nt u - kan%20undangundang%20%20infor- masi%20dan%20transaksi%20%20 elektronik%20%20indonesia diakses 17 Oktober 2014 jam 10:03
UU Republik Indonesia No 24 tahun 2009, http://badanbahasa.kemdikbud. go.id/lamanbahasa/sites/default/files/ UU_2009_24.pdf diakses pada tanggal 2 juni 2015 jam 24:20
What Can Be Done About cyberbully ing?, http://www.cyberbullying.org /info.html diakses pada tanggal 25 juni 2015 jam 00:02
What does ID mean?, http://www.inter netslang.com/ID-meaning-definition. asp diakses pada tanggal 25 juni 2015 jam 18:50