• Tidak ada hasil yang ditemukan

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian penerapan pendekatan Quantum Learning untuk meningkatkan penguasaan konsep yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa:

1. Keterlaksanaan pembelajaran dengan pendekatan Quantum Learning pada perlakuan pertama dan kedua dikategorikan sangat baik, dengan besar persentase keduanya berturut-turut 82,00% dan 87,50%.

2. Terdapat pengaruh pada penguasaan konsep setelah diterapkan pembelajaran dengan pendekatan Quantum Learning, yang ditunjukkan oleh peningkatan persentase rata-rata hasil tes penguasaan konsep yaitu sebesar 11,73%.

3. Efektivitas peningkatan penguasaan konsep pada tiap sub kelompok atas dan sedang dikategorikan rendah, yang ditunjukkan oleh nilai <g> pada kelompok atas dan sedang berturut-turut adalah 0,14 dan 0,16. Sedangkan efektivitas peningkatan penguasaan konsep pada kelompok bawah dikategorikan sedang, yang ditunjukkan oleh nilai <g> yaitu 0,32. B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti memberikan beberapa saran agar penelitian selanjutnya menjadi lebih baik, yaitu sebagai berikut:

1. Peningkatan penguasaan konsep pada penelitian ini hanya dilakukan pada sub kelompok, oleh karena itu akan lebih baik jika pada penelitian selanjutnya peningkatan penguasaan konsep yang diukur adalah dimensi dari konsep menurut Flavell sehingga dapat mengetahui peningkatan pada tiap dimensi konsep, dengan syarat kisi-kisi soal dan penyebaran soalnya merata.

2. Peningkatan penguasaan konsep pada penelitian ini hanya dilakukan pada sub kelompok, oleh karena itu akan lebih baik jika pada penelitian

55

Ismu Umi Hanni, 2014

Pengaruh pendekatan quantum learning terhadap penguasaan konsep fisika siswa SMP

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

selanjutnya peningkatan penguasaan konsep yang diukur pada tingkatan ranah kognitif Taksonomi Anderson karena dapat melihat peningkatan pada tiap ranah kognitif siswa, dengan syarat kisi-kisi soal dan

penyebaran soalnya merata.

3. Pada penelitian ini soal dibuat mengacu pada Taksonomi Anderson, oleh karena itu akan lebih baik lagi jika pada penelitian selanjutnya soal dibuat mengacu pada Taksonomi Pendidikan Sains karena Fisika merupakan mata pelajaran yang termasuk dalam rumpun sains, dan peningkatan yang diukur pun sebaiknya berdasarkan domain sains pada Taksonomi Pendidikan Sains tersebut dengan syarat kisi-kisi soal dan

penyebaran soalnya merata.

4. Pada penelitian ini sub kelompok siswa tidak diidentifikasi terlebih dahulu gaya belajarnya, karenanya akan lebih baik lagi jika pada penelitian selanjutnya peneliti mengidentifikasi terlebih dahulu kecenderungan gaya belajar tiap siswa dengan membuat angket yang mengacu pada ciri-ciri seseorang berdasarkan modalitas belajarnya (Lampiran A.1) menurut Bobbi De Porter sehingga lebih terlihat pengaruh Quantum Learning pada aspek gaya belajar terhadap penguasaan konsep Fisika siswa.

Ismu Umi Hanni, 2014

Pengaruh pendekatan quantum learning terhadap penguasaan konsep fisika siswa SMP

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA

Anderson, L.W. dkk. (2001). A Taxonomy For Learning, Teaching, And

Assessing. New York: Addison Wesley Longman, Inc.

Arikunto, S. (2009). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. Arikunto, S. (2009). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Badan Standar Nasional Pendidikan. (2006). Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

Jakarta: BSNP.

Buzan, T. (2005). Buku Pintar Mind Map. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Buzan, T. (2007). Buku Pintar Mind Map untuk Anak. Jakarta: PT Gramedia

Pustaka Utama.

Dahar, R.W. (1998). Teori-Teori Belajar. Jakarta: Erlangga.

Davis, A.W. (2012). The Effect of Quantum Learning on Standardized Test Scores

versus schools that do not use Quantum Learning. [PDF]. Tersedia di:

http://www.nwmissouri.edu/library/researchpapers/2012/Davis,%20Andre

w%20W.pdf. Diakses 4 Maret 2013.

Departemen Pendidikan Nasional. Salinan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2007 Tentang Standar

Penilaian Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Departemen Pendidikan Nasional. Salinan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Standar

Proses Untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah. Jakarta:

Depdiknas.

Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Buku Percobaan IPA Pedoman Untuk

Guru SD Kelas 4. Jakarta: Depdiknas.

DePorter, B. (2002). Quantum Teaching: Mempraktikan Quantum Learning di

Ruang-Ruang Kelas. Bandung: Kaifa.

DePorter, B. & Hernacki. (2012). Quantum Learning Membiasakan Belajar

Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Kaifa.

De Young, R. (2013). Using The Stroop Effect To Test Our Capacity To Direct Attention:Managing the mental vitality needed for a rapid yet civil

57

Ismu Umi Hanni, 2014

Pengaruh pendekatan quantum learning terhadap penguasaan konsep fisika siswa SMP

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

http://www.snre.umich.edu/eplab/demos/st0/stroopdesc.html#sthash.i85V2 7Eb.dpuf. Diakses 4 April 2013.

Emzir. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Hake, R.R. (1998). Interactive-engagement vs traditional methods: A six- thousand student survey of mechanics test data for introductory physics

courses. American Journal of Physics. (66), hlm. 64-74.

Halim, A. (2012). Pengaruh Strategi Pembelajaran Dan Gaya Belajar Terhadap

Hasil Belajar Fisika Siswa SMPN 2 Secanggang Kabupaten Langkat.

Jurnal Tabularasa PPS UNIMED. 9, (2), hlm. 141-158.

Hamalik, O. (2011). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamid, S. (2011). Metode Edutainment: Menjadikan Siswa Kreatif dan Nyaman

di Kelas. Yogyakarta: Diva Press.

JogjaCamp. (1970). Pengertian Definisi Konsep Menurut Para Ahli. [Online].

Tersedia di:

http://carapedia.com/pengertian_definisi_konsep_menurut_para_ahli_info 402.html. Diakses 22 Mei 2012.

Judarwanto, W. (2013). Inilah Berbagai Jenis Musik Klasik Menstimulasi

Kecerdasan dan Emosi Anak. [Online]. Tersedia:

http://growupclinic.com/2013/04/29/inilah-berbagai-jenis-musik-klasik-menstimulasi-kecerdasan-dan-emosi-anak/. Diakses 20 April 2013.

Muhclisin, F. (2013). Pengaruh Metode Pembelajaran Quantum Learning Dengan Pendekatan Peta Pikiran (Mind Mapping) Terhadap Prestasi Siswa Pada Mata Pelajaran Teknologi Motor Diesel Di SMK

Muhammadiyah 3 Yogyakarta. [PDF]. Tersedia di:

http://eprints.uny.ac.id/10156/1/JURNAL.pdf. Diakses 30 Januari 2014. Mulyono, A.W., Purwandari H., & Permana R.H., (2007). Pengaruh Pelatihan

Gaya Belajar Terhadap Peningkatan Indeks Prestasi Mahasiswa. Jurnal

Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing). 2, (3), hlm. 134-140.

Novianti, D.S.(2012). Pembelajaran IPA Terpadu Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Penguasaan Konsep

Siswa SMA. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan

Indonesia. Bandung.

Nurichsan, A.J. & Agustin, M. (2011). Dinamika Perkembangan Anak dan

58

Ismu Umi Hanni, 2014

Pengaruh pendekatan quantum learning terhadap penguasaan konsep fisika siswa SMP

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Putri, D.H. (2011). Pengaruh Metode Quantum Learning Terhadap Hasil Belajar

Mahasiswa Pada Matakuliah Fismat I. Jurnal Exacta. 9, (1), hlm. 16-22.

Rahayu, E. (2009). Pembelajaran Konstruktivisme Ditinjau Dari Gaya Belajar

Siswa. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan

Matematika. Madiun, UNM, hlm. 252-269.

Roussel, L. (2011). The Accelerated Learning Fieldbook. Bandung: Nusa Media. Somantri, A. & Muhidin, A.S. (2006). Aplikasi Statistika Dalam Penelitian.

Bandung: Pustaka Setia.

Sugiarto, I. (2004). Mengoptimalkan Daya Kerja Otak Dengan Berpikir Holistik

dan Kreatif. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono. (2001). Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2011). Statistik Nonparametrik Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Suharjono. (2007). Keseimbangan Otak Kiri dan Otak Kanan. [PDF]. Tersedia:

http://suharjono.wordpress.com/2007/04/24/kunci-sukses-keseimbangan-otak-kanan-%E2%80%93-otak-kiri/. Diakses24 Oktober 2012.

Sujarwo & Delnitawati. (2013). Pengaruh Metode Pembelajaran Dan Gaya

Belajar Terhadap Hasil Belajar. [PDF]. Tersedia di:

http://www.umnaw.ac.id/wp-content/uploads/2013/01/laporan-sujarwo.pdf. Diakses 1 Januari 2014.

Sukardi. (2004). Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Sumantri, M. dan Syaodih. (2007). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Universitas Terbuka.

Supangat, A. (2010). Statistika Dalam Kajian Deskriptif, Inferensi, dan

Nonparametrik. Jakarta: Prenada Media.

Syah, M. (2010). Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru. Bandung: Rosda Karya.

Wahab, A. A. (2006). Manajemen Kelas: Upaya Menciptakan Kelas Sebagai

Tempat Yang Menyenangkan Untuk Belajar Dan Bekerja. Jurnal Tenaga

59

Ismu Umi Hanni, 2014

Pengaruh pendekatan quantum learning terhadap penguasaan konsep fisika siswa SMP

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Wijaya. (2001). Statistika Non Parametrik (Aplikasi Program SPSS). Bandung: Alfabeta.

William, H. M. (2012). Physical Webbing: Collaborative kinesthetic

three-dimensional Mind Maps®. Journal of Active Learning in Higher

Education. 13, (1), hlm. 35-49.

Wiyono, K., dkk. (2012). Model Multimedia Interaktif Berbasis Gaya Belajar

Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Pendahuluan Fisika Zat Padat.

Dokumen terkait