Advisor I : Prof Dr Ir Yusuf Latief, MT ( )
6. KESIMPULAN DAN SARAN
6.1 Kesimpulan
Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah: a. Struktur Organisasi Direktorat Jembatan
Struktur organisasi Direktorat Jembatan pada saat ini adalah sesuai dengan yang tertera pada Permen PUPR no.15/PRT/M/2015 mengenai Organisasi Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Anggota organisasi yang berada di lingkungan internal Direktorat Jembatan, selanjutnya disebut dengan stakholder internal.
Dalam melaksanakan tugasnya, stakeholder internal Direktorat Jembatan tidak dapat melakukan tugasnya sendirian, sehingga membutuhkan bantuan dari pihak-pihak di luar organisasi internal yang disebut dengan stakeholder eksternal. Stakeholder eksternal Direktorat Jembatan yang berpengaruh terhadap Sistem Manajemen Mutu (SMM) Jembatan, antara lain:
Tahap perencanaan jembatan, terdiri dari: Direktorat Pengembangan Jaringan Jalan (DPJJ) dan balai.
Tahap pembangunan jembatan, terdiri dari: PPK, balai, kontraktor dan konsultan pengawas.
Tahap pembangunan jembatan, terdiri dari: PPK, balai, kontraktor dan konsultan pengawas.
b. Peran dan sasaran stakeholder di lingkungan Direktorat Jembatan.
Peran dan stakeholder yang berpengaruh terhadap SMM jembatan disesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pekerjaan jembatan dimulai dari tahap perencanaan, pembangunan dan preservasi. Peran dan sasaran dari masing-masing stakeholder ini kemudian divalidasi pakar awal untuk mengetahui peran dari aktivitas mana saja yang paling berpengaruh terhadap mutu jembatan.
c. Stakeholder yang paling berpengaruh terhadap mutu jembatan
Berdasarkan hasil validasi pakar awal, didapat stakeholder yang paling berpengaruh terhadap mutu jembatan pada tahap perencanaan,
104
pembangunan dan preservasi. Stakeholder yang paling berpengaruh terhadap mutu jembatan ditunjukkan oleh tabel di bawah ini.
Tabel 6.27. Stakholder yang Paling Berpengaruh Terhadap Mutu Jembatan Stakeholder dan Perannya
Tahap Perencanaan Jembatan Subdit Perencanaan dan Pemrograman
Pengawasan desain secara teknis Subdit Teknik Jembatan Pengawasan desain secara teknis
Pemantauan mutu pelaksanaan perencanaan desain Subdit Teknik Terowongan dan Jembatan Khusus Pengawasan desain secara teknis
Pemantauan mutu pelaksanaan perencanaan desain Subdit Pemantauan dan Evaluasi
Pemantauan pelaksanaan SMM
DPJJ (Direktorat Pengembangan Jaringan Jalan)
Melakukan kegiatan prastudi kelayakan untuk pekerjaan pembangunan jembatan
Memvalidasi hasil kegiatan studi kelayakan Balai
Melakukan kegiatan prastudi kelayakan untuk pekerjaan pembangunan jembatan
Balai menunjuk pihak ketiga untuk melakukan kegiatan survey Balai menunjuk pihak ketiga untuk melakukan kegiatan pembuatan desain jembatan
Tahap Pembangunan Jembatan Subdit Perencanaan dan Pemrograman
Berperan jika terjadi perubahan kontrak dengan penambahan biaya >10%
Subdit Teknik Jembatan
Menerima laporan dari PPK mengenai hasil kegiatan PCM, SCM dan review desain
Subdit Teknik Terowongan dan Jembatan Khusus
Menerima laporan dari PPK mengenai hasil kegiatan PCM, SCM dan review desain
Subdit Pemantauan dan Evaluasi Pemantauan pelaksanaan SMM PPK (Pejabat Pembuat Komitmen)
Menerima dan menindaklanjuti usulan rekayasa lapangan (review design)
Melakukan perubahan kontrak apabila terapat pekerjaan yang tidak sesuai
Menerima hasil perhitungan final quantity
105
Stakeholder dan Perannya Menerima gambar terlaksana(As Bulit Drawing) Balai
Melakukan pengawasan pelaksanaan konstruksi dan pengendalian mutu
Melakukan rapat pembuktian (SCM) untuk hasil yang telah dikerjakan oleh kontraktor
Menerima berita acara inspeksi jembatan
Menerima Berita Acara FHO proyek selesai dan pencairan jaminan pemeliharaan
Kontraktor
Menandatangani kontrak bersama PPK, setelah dikeluarkan SPPBJ dan jaminan pelaksanaan
Melakukan rapat pra-pelaksanaan kontrak (PCM) Mengajukan memulai pekerjaan (request for works) Mengajukan pembayaran prestasi kerja
Melakukan perhitungan final quantity
Mengajukan gambar terlaksana (as built drawing) Konsultan Pengawas
Melakukan rapat pra-pelaksanaan kontrak (PCM) Melakukan review desaign
Melakukan perubahan kontrak apabila terdapat pekerjaan yang tidak sesuai
Memeriksa pengajuan pembayaran dilakukan oleh Kontraktor atas pekerjaan yang sudah dilakukan untuk mendapatkan sertifikat bulanan pembayaran
Memeriksa hasil perhitungan final quantity Memeriksa gambar terlaksana(As Bulit Drawing)
Tahap Preservasi Jembatan Subdit Perencanaan dan Pemrograman
Berperan jika terjadi perubahan kontrak dengan penambahan biaya >10%
Subdit Teknik Jembatan
Menerima laporan dari PPK mengenai hasil kegiatan PCM, SCM dan review desain
Subdit Teknik Terowongan dan Jembatan Khusus
Menerima laporan dari PPK mengenai hasil kegiatan PCM, SCM dan review desain
Subdit Pemantauan dan Evaluasi Pemantauan pelaksanaan SMM PPK (Pejabat Pembuat Komitmen)
Menerima dan menindaklanjuti usulan rekayasa lapangan (review design)
Melakukan perubahan kontrak apabila terapat pekerjaan yang tidak sesuai
Menerima hasil perhitungan final quantity
106
Stakeholder dan Perannya Menerima gambar terlaksana(As Bulit Drawing) Balai
Melakukan pengawasan pelaksanaan konstruksi dan pengendalian mutu
Melakukan rapat pembuktian (SCM) untuk hasil yang telah dikerjakan oleh kontraktor
Menerima berita acara inspeksi jembatan
Menerima Berita Acara FHO proyek selesai dan pencairan jaminan pemeliharaan
Kontraktor
Menandatangani kontrak bersama PPK, setelah dikeluarkan SPPBJ dan jaminan pelaksanaan
Melakukan rapat pra-pelaksanaan kontrak (PCM) Mengajukan memulai pekerjaan (request for works) Mengajukan pembayaran prestasi kerja
Melakukan perhitungan final quantity
Mengajukan gambar terlaksana (as built drawing) Konsultan Pengawas
Melakukan rapat pra-pelaksanaan kontrak (PCM) Melakukan review desaign
Melakukan perubahan kontrak apabila terdapat pekerjaan yang tidak sesuai
Memeriksa pengajuan pembayaran dilakukan oleh Kontraktor atas pekerjaan yang sudah dilakukan untuk mendapatkan sertifikat bulanan pembayaran
Memeriksa hasil perhitungan final quantity Memeriksa gambar terlaksana(As Bulit Drawing)
Sumber: Olahan Pribadi, 2016
d. Peningkatan peran dan sasaran stakeholder di lingkungan Direktorat Jembatan
Berdasarkan analisa data yang telah dilakukan terhadap hasil kuisioner responden, di dapat pengaruh dan kepentingan dari masing-masing stakeholder, sehingga terlihat tingkat pengaruh dan kepentingan masing- masing stakeholder di setiap tahap SMM jembatan, tahap perencanaan, pembangunan dan preservasi. Selain itu, uji korelasi antar variabel yang berpengaruh terhadap mutu jembatan juga dapat meningkatkan peran dari masing-masing stakeholder. Dengan analisa menggunakan metode RAM
(Responsibility Assignment Matrix), terlihat peran atau tugas masing-masing
stakholder dalam setiap tahap mutu jembatan. e. Alur komunikasi
107
Setelah pembagian peran atau tugas masing-masing stakholder, selanjutnya yaitu mengembangkan alur komunikasi SMM jembatan, dimulai dari tahap perencanaan, pembangunan dan preservasi. Alur komunikasi ini berbeda dengan alur yang ada pada SOP jembatan yang telah dikembangkan sebelumnya. Alur komunikasi ini hanya berisikan aktivitas yang berpengaruh terhadap mutu jembatan.